wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Status Wanita dalam Agama Buddha

Total questions: 23

Worksheet time: 55mins

Name
Class
Date
1.

Apa peran wanita dalam ajaran Buddha?

a)

Wanita dilarang untuk berlatih ajaran Buddha.

b)

Wanita berperan sebagai pengikut, praktisi, dan dapat mencapai pencerahan dalam ajaran Buddha.

c)

Wanita tidak memiliki peran dalam ajaran Buddha.

d)

Wanita hanya berfungsi sebagai pengamat dalam ajaran Buddha.

2.

Siapa tokoh wanita penting dalam sejarah Buddha?

a)

Khema

b)

Sujata

c)

Ananda

d)

Mahapajapati Gotami

3.

Bagaimana pandangan Buddha terhadap kesetaraan gender?

a)

Buddha tidak memiliki pandangan khusus tentang kesetaraan gender.

b)

Buddha menolak kesetaraan gender dan menganggap wanita inferior.

c)

Buddha mendukung kesetaraan gender dan mengakui potensi spiritual wanita.

d)

Buddha percaya bahwa hanya pria yang memiliki potensi spiritual.

4.

Apa yang diajarkan Buddha tentang pernikahan?

a)

Buddha mengajarkan bahwa pernikahan harus didasarkan pada cinta, saling pengertian, dan komitmen.

b)

Buddha mengajarkan bahwa pernikahan harus berdasarkan kekayaan dan status.

c)

Buddha mengajarkan bahwa pernikahan harus dilakukan tanpa cinta.

d)

Buddha menyatakan bahwa pernikahan tidak penting dalam kehidupan.

5.

Sebutkan salah satu sutra yang membahas wanita!

a)

Sutra Suci Dhammapada

b)

Sutra Kehidupan Bahagia

c)

Sutra Cinta Sejati

d)

Sutra Agama Buddha

6.

Apa yang dimaksud dengan 'Sangha' dalam konteks wanita?

a)

Organisasi wanita dalam tradisi Islam.

b)

Kelompok wanita dalam agama Hindu.

c)

Perkumpulan wanita dalam ajaran Kristen.

d)

Komunitas wanita dalam ajaran Buddha.

7.

Bagaimana wanita dapat mencapai pencerahan menurut ajaran Buddha?

a)

Dengan mengikuti Jalan Tengah dan praktik meditasi.

b)

Dengan berfokus pada kekayaan dan status sosial.

c)

Dengan mengikuti ajaran Veda dan ritual puja.

d)

Dengan menghindari semua bentuk meditasi dan kontemplasi.

8.

Apa saja tantangan yang dihadapi wanita dalam praktik Buddhisme?

a)

Kemandekan dalam karir, dukungan komunitas yang kuat, dan kesempatan yang sama dalam praktik.

b)

Diskriminasi gender, akses terbatas ke pendidikan, kurangnya representasi, dan norma budaya patriarkal.

c)

Kesulitan dalam berkomunikasi, akses mudah ke sumber daya, dan pengakuan yang tinggi.

d)

Keterbatasan akses ke teknologi, kurangnya dukungan finansial, dan norma sosial yang inklusif.

9.

Sebutkan contoh praktik spiritual yang dapat diikuti wanita!

a)

Menggambar, menulis novel, berolahraga, berkumpul dengan teman, berwisata

b)

Meditasi, yoga, puasa, membaca kitab suci, mengikuti komunitas spiritual

c)

Berkebun, memasak, berbelanja, menonton film, bermain game

d)

Mendengarkan musik, berfoto, berinternet, berpartisipasi dalam seminar, berdebat

10.

Apa perbedaan peran wanita dalam tradisi Theravada dan Mahayana?

a)

Kedua tradisi memberikan kesempatan yang sama bagi wanita dalam semua aspek.

b)

Peran wanita dalam Theravada dan Mahayana tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

c)

Peran wanita dalam Mahayana lebih terbatas dibandingkan dengan Theravada, yang lebih inklusif.

d)

Peran wanita dalam Theravada lebih terbatas dibandingkan dengan Mahayana, yang memberikan lebih banyak kesempatan dan pengakuan.

11.

Bagaimana wanita diperlakukan dalam komunitas Buddha?

a)

Perlakuan wanita dalam komunitas Buddha bervariasi, dengan beberapa tradisi menghormati mereka dan yang lain memberlakukan batasan.

b)

Wanita tidak memiliki peran dalam komunitas Buddha dan diabaikan sepenuhnya.

c)

Semua tradisi Buddha memperlakukan wanita dengan cara yang sama tanpa batasan.

d)

Wanita dalam komunitas Buddha selalu diperlakukan dengan sama seperti pria.

12.

Apa yang diajarkan Buddha tentang hak-hak wanita?

a)

Buddha mengajarkan bahwa wanita tidak memiliki hak dalam kehidupan spiritual.

b)

Buddha menyatakan bahwa wanita harus mengikuti peran tradisional tanpa kebebasan.

c)

Buddha mengajarkan bahwa wanita memiliki hak yang sama untuk mencapai pencerahan dan berpartisipasi dalam kehidupan spiritual.

d)

Buddha mengajarkan bahwa wanita hanya dapat mencapai pencerahan melalui peran suami.

13.

Sebutkan salah satu ajaran Buddha yang mendukung wanita!

a)

Hanya pria yang dapat mencapai nirwana.

b)

Wanita dapat mencapai pencerahan sama seperti pria.

c)

Wanita tidak diperbolehkan menjadi biksu.

d)

Wanita harus mengikuti peran tradisional dalam masyarakat.

14.

Bagaimana wanita berkontribusi dalam penyebaran ajaran Buddha?

a)

Wanita berperan sebagai penulis dan pemikir ajaran Buddha.

b)

Wanita hanya terlibat dalam kegiatan sosial tanpa ajaran.

c)

Wanita tidak memiliki peran dalam penyebaran ajaran Buddha.

d)

Wanita berkontribusi sebagai pengikut, pendukung, dan penyebar ajaran Buddha.

15.

Apa yang dimaksud dengan 'Bodhisattva' dan peran wanita di dalamnya?

a)

Bodhisattva adalah individu yang bertekad untuk mencapai pencerahan dan membantu makhluk lain, dan wanita dapat berperan penting dalam peran ini.

b)

Bodhisattva adalah dewa yang mengatur kehidupan manusia.

c)

Bodhisattva adalah makhluk yang hanya mencari pencerahan untuk diri sendiri.

d)

Peran wanita dalam Bodhisattva tidak ada dan tidak relevan.

16.

Sebutkan tokoh wanita yang menjadi pemimpin dalam komunitas Buddha!

a)

Mahapajapati Gotami

b)

Khema

c)

Ananda

d)

Siddhartha Gautama

17.

Apa pandangan Buddha tentang pendidikan untuk wanita?

a)

Buddha menentang pendidikan untuk wanita sebagai hal yang tidak perlu.

b)

Buddha menganggap pendidikan wanita hanya untuk kepentingan rumah tangga.

c)

Buddha percaya wanita tidak perlu mendapatkan pendidikan formal.

d)

Buddha mendukung pendidikan untuk wanita sebagai bagian dari pencapaian pencerahan.

18.

Bagaimana wanita dapat terlibat dalam kegiatan keagamaan?

a)

Dengan mengikuti ibadah, berpartisipasi dalam kelompok studi, dan menjadi sukarelawan.

b)

Dengan hanya berdoa di rumah, tidak mengikuti acara, dan tidak berinteraksi dengan komunitas.

c)

Dengan menghindari pertemuan, tidak berpartisipasi dalam kegiatan, dan menolak ajakan.

d)

Dengan fokus pada pekerjaan, mengabaikan ibadah, dan tidak mendukung kegiatan sosial.

19.

Apa yang diajarkan tentang kasih sayang dan empati terhadap wanita?

a)

Kasih sayang dan empati mengajarkan penghargaan dan dukungan terhadap wanita.

b)

Kasih sayang dan empati mengajarkan dominasi dan kontrol terhadap wanita.

c)

Kasih sayang dan empati mengajarkan ketidakpedulian terhadap wanita.

d)

Kasih sayang dan empati mengajarkan penolakan dan pengabaian wanita.

20.

Sebutkan salah satu festival Buddha yang melibatkan wanita!

a)

Vesak

b)

Asalha Puja

c)

Magha Puja

d)

Buddha Jayanti

21-24.

Answer the questions below after watching the video

21.

Apa perbedaan utama antara Gharavasa dan Pabbajita dalam ajaran Buddha?

a)

Gharavasa adalah umat awam, sedangkan Pabbajita adalah orang yang meninggalkan kehidupan berumah tangga.

b)

Gharavasa adalah biksu, sedangkan Pabbajita adalah umat awam.

c)

Gharavasa adalah orang yang meninggalkan kehidupan berumah tangga, sedangkan Pabbajita adalah umat awam.

d)

Gharavasa dan Pabbajita adalah istilah yang sama untuk umat awam.

22.

Berapa jumlah aturan yang harus dipatuhi oleh seorang Bhikkhuni dalam tradisi Theravada?

a)

227 aturan

b)

311 aturan

c)

250 aturan

d)

348 aturan

23.

Menurut Dhammananda (2003: 416), bagaimana kedamaian dapat tercapai?

a)

Kedamaian dapat dicapai jika setiap individu mengamankan dirinya sendiri dan berkembang dalam lingkungan yang lebih luas.

b)

Kedamaian hanya dapat dicapai melalui intervensi negara.

c)

Kedamaian tercapai ketika semua orang mengikuti satu agama.

d)

Kedamaian adalah hasil dari kekuatan militer yang kuat.

24.

Pasal berapa dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu?

a)

Pasal 28 Ayat 1

b)

Pasal 29 Ayat 1

c)

Pasal 29 Ayat 2

d)

Pasal 30 Ayat 1

25-32.

Answer the questions below after watching the video

25.

Apa tujuan pembelajaran utama dari video ini?

a)

Memahami sejarah agama Buddha.

b)

Mempelajari tokoh-tokoh Buddhis terkenal.

c)

Memahami konsep gender dan penerapannya dalam kesetaraan gender menurut ajaran Buddha.

d)

Mengetahui cara melakukan doa pembuka pelajaran.

26.

Apa tujuan utama dari doa pembuka pelajaran yang dibacakan?

a)

Memohon kekayaan dan kemakmuran.

b)

Memohon kebijaksanaan untuk belajar Dharma dan menjadi pedoman hidup.

c)

Meminta perlindungan dari bahaya.

d)

Mengucapkan terima kasih atas makanan.

27.

Siapakah Bhikkhuni pertama dalam sejarah Sangha Bhikkhuni?

a)

Putri Mahamaya.

b)

Raja Suddhodana.

c)

Mahapajapati Gotami.

d)

Ananda Buddha.

28.

Berapa jumlah peraturan berat yang harus dipatuhi oleh Mahapajapati Gotami untuk memasuki Sangha, yang dikenal sebagai Garudhamma?

a)

5 peraturan.

b)

8 peraturan.

c)

10 peraturan.

d)

12 peraturan.

29.

Dari mana Ratu Khema berasal?

a)

Desa Sagala Magadha

b)

Kota Kapilawastu

c)

Kerajaan Kosala

d)

Hutan Weluwana

30.

Mengapa Ratu Khema awalnya menghindari pertemuan dengan Sang Buddha?

a)

Dia sibuk dengan urusan kerajaan

b)

Dia tidak menyukai ajaran Buddha

c)

Dia mendengar Buddha mengatakan kecantikan bukan hal utama

d)

Dia takut pada Sang Buddha

31.

Apa yang dilakukan Sang Buddha untuk membuat Ratu Khema memahami ajaran tentang ketidakkekalan?

a)

Memberikan ceramah panjang

b)

Menunjukkan dayang-dayang yang menua dan meninggal

c)

Mengirim Raja Bimbisara untuk membujuknya

d)

Membawanya ke hutan yang indah

32.

Pelajaran utama apa yang didapatkan Ratu Khema setelah menyaksikan dayang-dayang yang diciptakan Sang Buddha?

a)

Pentingnya kekuasaan

b)

Keindahan alam semesta

c)

Ketidakkekalan kecantikan dan kehidupan

d)

Kekuatan cinta sejati

33-40.

Answer the questions below after watching the video

33.

Siapakah Mahaprajapati Gotami?

a)

Istri Raja Suppabuddha dan ibu kandung Pangeran Siddhartha.

b)

Putri Raja Suppabuddha dan ibu tiri Pangeran Siddhartha.

c)

Putri Raja Suddhodana dan ibu kandung Pangeran Siddhartha.

d)

Istri Raja Suddhodana dan ibu tiri Pangeran Siddhartha.

34.

Apa yang terjadi pada para istri pangeran dari kerajaan Koliya setelah suami mereka menjadi Bhikkhu?

a)

Mereka mencari suami baru.

b)

Mereka menjadi Bhikkhuni.

c)

Mereka menjadi janda.

d)

Mereka kembali ke keluarga asal mereka.

35.

Apa permohonan Mahaprajapati Gotami kepada Sang Buddha di Vihara Nigrodharama?

a)

Meminta Sang Buddha untuk kembali ke istana.

b)

Memohon agar para wanita diizinkan menjadi Bhikkhuni.

c)

Meminta Sang Buddha untuk menikahi para permaisuri yang menjadi janda.

d)

Memohon perlindungan bagi para wanita yang ditinggalkan suaminya.

36.

Bagaimana tanggapan awal Sang Buddha terhadap permohonan Mahaprajapati Gotami untuk menjadi Bhikkhuni?

a)

Sang Buddha langsung menyetujui permohonan tersebut.

b)

Sang Buddha menolak permohonan tersebut sebanyak tiga kali.

c)

Sang Buddha meminta waktu untuk mempertimbangkan.

d)

Sang Buddha menyarankan mereka untuk mencari suami baru.

37.

Bagaimana sikap awal Sang Buddha terhadap permohonan Mahaprajapati Gotami untuk menjadi Bhikkhuni?

a)

Menerima permohonannya secara langsung.

b)

Menolak permohonannya.

c)

Meminta Bhikkhu Ananda untuk memutuskan.

d)

Meminta waktu untuk berpikir sebelum memberi jawaban.

38.

Syarat apa yang ditetapkan Sang Buddha agar Mahaprajapati Gotami dapat diupasampada sebagai pabbajjita?

a)

Menerima 5 sila.

b)

Menerima 8 Garudhamma.

c)

Menerima 10 sila.

d)

Menerima 227 sila.

39.

Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai salah satu dari 8 Garudhamma?

a)

Bhikkhuni tidak boleh berkata kasar kepada Bhikkhu.

b)

Bhikkhuni harus mengajar Bhikkhu.

c)

Bhikkhuni tidak perlu menghormati Bhikkhu yang baru.

d)

Bhikkhuni boleh ber-vassa di tempat tanpa Bhikkhu.

40.

Apa hasil dari penerimaan 8 Garudhamma oleh Mahaprajapati Gotami?

a)

Sangha Bhikkhu dibubarkan.

b)

Terbentuknya Sangha Bhikkhuni.

c)

Sang Buddha menolak semua wanita menjadi Bhikkhuni.

d)

Bhikkhu Ananda menjadi pemimpin Sangha Bhikkhuni.