NEW
Font size
WorksheetsQuiz Proses Bubut
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Jika kamu ingin membuat permukaan benda kerja menjadi rata menggunakan mesin bubut, gerakan apa yang harus kamu gunakan dan mengapa?
Gerakan berputar saja, karena cukup untuk meratakan permukaan.
Gerakan memanjang, karena arah pemotongan sejajar dengan sumbu kerja sehingga permukaan bisa diratakan.
Gerakan melintang, karena arah pemotongan tegak lurus terhadap sumbu kerja.
Tidak perlu menggunakan gerakan apapun, cukup diamkan benda kerja.
Jika kamu ingin memproses permukaan bola pada benda kerja menggunakan mesin bubut, langkah strategis apa yang harus kamu lakukan?
Menggunakan gerakan memanjang saja.
Menggunakan gerakan melintang saja.
Mengatur kombinasi gerakan memanjang dan melintang secara terencana agar pahat membentuk permukaan bola.
Tidak perlu mengatur gerakan apapun.
Strategi yang tepat untuk mengatur panjang pemakanan dan kedalaman potong saat proses pembubutan agar hasil akurat adalah...
Mengatur eretan dengan membaca skala garis ukur (nonius) pada roda pemutar untuk mendapatkan ketelitian tertentu.
Mengatur eretan secara acak tanpa memperhatikan skala garis ukur.
Mengabaikan penggunaan nonius karena tidak penting dalam proses pembubutan.
Menggunakan eretan hanya untuk menghidupkan mesin tanpa mengatur panjang pemakanan.
Bayangkan kamu sedang mengoperasikan mesin bubut. Jika kamu ingin memotong benda kerja secara melintang, bagian eretan mana yang harus kamu gunakan dan mengapa?
Eretan atas, karena digunakan untuk membuat tirus
Eretan lintang, karena berfungsi untuk pemotongan melintang
Eretan memanjang, karena berfungsi untuk penyayatan memanjang
Bed mesin, karena tempat kedudukan pembawa
Bagian mesin mana yang harus diatur untuk melakukan proses pemotongan melintang (facing) agar permukaan benda kerja menjadi rata?
Mengatur eretan memanjang untuk pemotongan melintang
Mengatur eretan atas untuk pemotongan memanjang
Mengatur eretan lintang untuk pemotongan melintang
Mengatur bed mesin untuk pemotongan tirus
Mengapa tool post sangat penting dalam proses pembubutan, dan bagaimana kamu akan merencanakan penempatan pahat pada tool post agar hasil pembubutan maksimal?
Tool post berfungsi sebagai rumah pahat, sehingga pahat dapat ditempatkan dengan stabil untuk penyayatan yang presisi.
Tool post digunakan untuk mengatur kecepatan mesin bubut.
Tool post berfungsi sebagai pendingin mesin bubut.
Tool post digunakan untuk menahan benda kerja agar tidak bergerak.
Apa yang kemungkinan terjadi pada pahat dan permukaan benda kerja jika pahat digunakan untuk membubut baja mesin dengan kecepatan potong yang terlalu tinggi?
Pahat akan cepat tumpul dan permukaan benda kerja menjadi kasar karena laju keausan pahat meningkat.
Pahat akan tetap tajam dan permukaan benda kerja menjadi sangat halus karena kecepatan tinggi.
Pahat akan patah dan permukaan benda kerja tidak berubah.
Pahat tidak terpengaruh dan permukaan benda kerja menjadi lebih keras.
Strategi apa yang sebaiknya dilakukan operator untuk membubut aluminium agar pekerjaan selesai lebih cepat, dan apa konsekuensinya terhadap hasil permukaan?
Meningkatkan kecepatan makan, pekerjaan selesai lebih cepat tetapi permukaan lebih kasar.
Menurunkan kecepatan makan, pekerjaan selesai lebih cepat dan permukaan lebih halus.
Tidak mengubah kecepatan makan, hasil permukaan tetap sama.
Menghentikan kecepatan potong, pekerjaan selesai lebih cepat.
Agar pahat bubut tahan lama saat digunakan untuk memotong logam keras, apa yang harus diperhatikan dalam pemilihan pahat?
Memilih pahat dari bahan yang sesuai seperti cemented carbide atau ceramic cutting material, serta memperhatikan bentuk sisi potong dan pengasahannya.
Menggunakan pahat dari kayu karena lebih murah.
Menggunakan pahat tanpa memperhatikan bahan dan bentuknya.
Memilih pahat berdasarkan warna favoritnya.
Bayangkan kamu sedang memilih pahat bubut untuk mengerjakan proses pemotongan logam yang membutuhkan ketahanan terhadap panas dan keausan. Jelaskan alasan mengapa sifat tahan panas dan tahan aus sangat penting untuk pahat bubut, dan bagaimana kedua sifat ini dapat mempengaruhi hasil kerja jika tidak dimiliki oleh pahat tersebut.
Karena pahat yang tahan panas dan tahan aus akan bertahan lebih lama dan menghasilkan potongan yang lebih baik.
Karena pahat yang tidak tahan panas akan mudah patah, tetapi tidak mempengaruhi hasil kerja.
Karena pahat yang tahan panas dan tahan aus hanya penting untuk pahat kayu, bukan pahat bubut.
Karena pahat yang tahan panas dan tahan aus membuat pahat menjadi lebih berat.
Jelaskan mengapa pahat roughing harus dibuat kuat dan bagaimana bentuknya dapat mempengaruhi proses pemotongan pada pengerjaan kasar!
Karena pahat roughing harus memotong benda dalam waktu singkat dan bentuknya dapat lurus atau bengkok untuk menyesuaikan kebutuhan pemotongan.
Karena pahat roughing hanya digunakan untuk finishing dan bentuknya harus selalu bulat.
Karena pahat roughing tidak memerlukan kekuatan khusus dan bentuknya harus selalu tajam.
Karena pahat roughing hanya digunakan untuk perawatan alat dan bentuknya tidak penting.
Bagaimana cara memperoleh permukaan benda kerja yang halus menggunakan pahat finishing, dan apa yang harus dilakukan setelah penggerindaan?
Menggunakan pahat finishing titik dengan sisi potong bulat atau datar, lalu menggosok sisi potong dengan oil stone secara hati-hati.
Menggunakan pahat roughing dan membiarkan permukaan tanpa pengolahan lebih lanjut.
Menggunakan pahat finishing tanpa perlu menggosok sisi potong setelah penggerindaan.
Menggunakan pahat finishing dengan sisi potong tajam saja tanpa memperhatikan proses selanjutnya.
Tujuan strategis dari proses facing pada sisi benda kerja setelah pembuatan ulir adalah...
Supaya tepi benda kerja menjadi tajam dan rapi.
Agar benda kerja bisa langsung digunakan tanpa finishing.
Untuk mempercepat proses pelepasan benda kerja dari spindle.
Agar mesin bubut tidak perlu dibersihkan setelah proses selesai.
Sebuah benda kerja ingin dibuat permukaannya halus dan rata pada bagian tepi penampangnya. Proses apa yang paling tepat digunakan, dan bagaimana cara kerja proses tersebut?
Pembubutan Muka (Facing), dengan menggerakkan alat potong secara lurus terhadap sumbu benda kerja.
Pembubutan Ulir (Threading), dengan menggunakan pahat ulir.
Pembubutan Tirus (Taper), dengan memutar eretan atas.
Pembubutan Rata (Silindris), dengan menggerakkan alat potong sejajar sumbu benda kerja.
Jika kamu ingin membuat sebuah benda kerja berbentuk silinder dengan permukaan yang sangat halus, langkah-langkah strategis apa yang harus kamu lakukan dalam proses pembubutan?
Melakukan pembubutan silindris secara kasar terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan pemakanan halus atau finishing.
Langsung melakukan pembubutan ulir dengan pahat ulir.
Membuat permukaan tirus dengan menggeser eretan atas.
Melakukan pemotongan (cutoff) pada benda kerja.
Sebuah benda kerja akan dibubut tirus sepanjang seluruh panjangnya. Jika diameter besar (D) adalah 40 mm dan diameter kecil (d) adalah 20 mm, berapakah besar pergeseran kepala lepas (x) yang diperlukan menurut rumus yang diberikan?
A. 10 mm
B. 20 mm
C. 30 mm
D. 60 mm
Bandingkan dua metode pembubutan tirus yang dijelaskan pada materi: menggeser kepala lepas dan menggunakan perlengkapan tirus. Dalam situasi seperti apa sebaiknya digunakan metode perlengkapan tirus dibandingkan menggeser kepala lepas?
A. Jika sudut tirus yang diinginkan lebih besar dan panjang tirus melebihi jarak pergerakan eretan atas.
B. Jika benda kerja sangat pendek dan tidak memerlukan sudut tirus.
C. Jika hanya ingin membuat permukaan rata pada benda kerja.
D. Jika tidak ada alat bantu apapun di bengkel.
Bagaimana cara menentukan sudut perlengkapan tirus agar sesuai dengan kemiringan benda kerja pada proses bubut tirus, dan mengapa langkah ini penting dalam menghasilkan hasil yang presisi?
Sudut perlengkapan tirus diatur sebesar 1/2 sudut tirus sejajar kemiringan benda kerja agar gerakan eretan atas mengikuti kemiringan tirus, sehingga hasilnya presisi.
Sudut perlengkapan tirus diatur sembarangan karena tidak mempengaruhi hasil akhir.
Sudut perlengkapan tirus diatur sebesar 90 derajat terhadap benda kerja agar lebih cepat selesai.
Sudut perlengkapan tirus diatur berdasarkan warna benda kerja.
Sebuah benda kerja memiliki diameter besar (D) 40 mm, diameter kecil (d) 20 mm, dan panjang tirus (l) 100 mm. Gunakan rumus tgα = (D-d)/2l untuk menghitung besar kemiringan tirus (tgα) dan jelaskan langkah-langkah perhitungannya.
tgα = (40-20)/200 = 0,1; Langkah: Kurangi D dengan d, lalu bagi hasilnya dengan 2l.
tgα = (40+20)/100 = 0,6; Langkah: Tambahkan D dan d, lalu bagi dengan l.
tgα = (40-20)/100 = 0,2; Langkah: Kurangi D dengan d, lalu bagi dengan l.
tgα = (40x20)/200 = 4; Langkah: Kalikan D dan d, lalu bagi dengan 2l.
Proses apa yang harus dipilih dan alat apa yang digunakan untuk membuat pola atau profil khusus pada permukaan luar benda kerja secara silindris?
Proses knurling dengan menggunakan pahat khusus (kartel)
Proses boring dengan menggunakan pahat bubut dalam
Proses pengeboran dengan menggunakan bor tangan
Proses pengelasan dengan menggunakan alat las
