wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asesmen Guru (Kognitif)

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Dalam proses pembelajaran, seorang guru PAI menemukan siswanya kurang antusias saat membaca Al-Qur’an. Tindakan paling tepat untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah …

a)

Memberi tugas tambahan hafalan tanpa penjelasan

b)

Menjelaskan keutamaan membaca Al-Qur’an dengan kisah inspiratif

c)

Menegur siswa di depan teman-temannya

d)

Mengurangi jam pelajaran Al-Qur’an

2.

Ketika guru PAI mendapati peserta didik berbeda pendapat dalam hal fikih, langkah terbaik adalah …

a)

Menyalahkan siswa yang pendapatnya berbeda

b)

Memaksakan satu pendapat sebagai yang paling benar

c)

Menjelaskan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah dalam Islam

d)

Menghindari pembahasan agar tidak terjadi perdebatan

3.

Salah satu siswa sering datang terlambat salat berjamaah di sekolah. Sebagai guru PAI, sikap yang paling efektif adalah …

a)

Memberi hukuman fisik

b)

Memanggil orang tuanya tanpa penjelasan

c)

Memberikan bimbingan tentang pentingnya disiplin dalam ibadah

d)

Membiarkan karena sudah menjadi kebiasaan siswa

4.

Dalam mengajarkan materi zakat, guru PAI menggunakan simulasi pengumpulan dan pendistribusian zakat di kelas. Metode tersebut menunjukkan kemampuan guru dalam …

a)

Menghafal teori zakat

b)

Mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi

c)

Menilai siswa secara kognitif

d)

Menekankan aspek hafalan

5.

Jika guru hanya menilai hafalan ayat tanpa memahami maknanya, maka yang diabaikan adalah aspek …

a)

Afektif

b)

Kognitif tinggi

c)

Psikomotor

d)

Spiritual

6.

Guru PAI mengaitkan materi iman kepada takdir dengan pengalaman siswa menghadapi kegagalan. Pendekatan ini termasuk penerapan …

a)

Kontekstual learning

b)

Ceramah tradisional

c)

Hafalan dan drill

d)

Metode klasikal

7.

Saat siswa terlihat kurang menghargai teman yang berbeda kemampuan, guru PAI dapat menanamkan nilai QS. Al-Hujurat ayat 13 melalui kegiatan …

a)

Menghafal ayat dan artinya

b)

Diskusi tentang keberagaman dan saling menghormati

c)

Tes tulis tentang isi ayat

d)

Penugasan hafalan individu

8.

Dalam pembelajaran, guru PAI meminta siswa menganalisis penyebab turunnya perintah zakat. Soal seperti ini termasuk kategori …

a)

LOTS (Lower Order Thinking Skills)

b)

HOTS (Higher Order Thinking Skills)

c)

Psikomotor

d)

Afektif

9.

Ketika guru mengaitkan kisah Nabi Yusuf dengan pentingnya menjaga amanah di era digital, hal ini menunjukkan penerapan prinsip …

a)

Integrasi nilai-nilai Islam dengan kehidupan modern

b)

Pembelajaran berbasis hafalan

c)

Pendekatan monoton

d)

Evaluasi kognitif murni

10.

Dalam menilai keberhasilan siswa memahami akhlak, guru PAI sebaiknya menggunakan teknik …

a)

Tes pilihan ganda saja

b)

Observasi perilaku dan refleksi sikap

c)

Tes hafalan ayat

d)

Tanya jawab klasikal

11.

Saat guru menggunakan video kisah sahabat Nabi untuk menumbuhkan nilai kejujuran, hal itu menunjukkan penerapan …

a)

Pembelajaran berbasis proyek

b)

Pembelajaran berbasis media dan nilai

c)

Strategi drill

d)

Metode konvensional

12.

Guru PAI ingin menanamkan nilai tawakal kepada siswa setelah ujian. Kegiatan paling tepat adalah …

a)

Mengingatkan untuk berdoa dan menerima hasil dengan ikhlas

b)

Memberikan nilai setinggi mungkin agar siswa senang

c)

Tidak mengumumkan nilai

d)

Menyuruh siswa diam saja

13.

Dalam merancang RPP, guru PAI memasukkan kegiatan refleksi akhir yang menuntut siswa menilai sikap dirinya. Komponen ini termasuk dalam aspek …

a)

Evaluasi HOTS

b)

Analisis kognitif rendah

c)

Penilaian afektif

d)

Psikomotor dasar

14.

Saat membahas tentang takwa, guru meminta siswa menulis contoh perilaku takwa di rumah dan sekolah. Langkah ini termasuk kemampuan …

a)

Mencipta (Create)

b)

Mengingat (Remember)

c)

Memahami (Understand)

d)

Menghafal (Recall)

15.

Dalam pembelajaran PAI, guru yang menekankan kerja kelompok dan diskusi berarti mengembangkan …

a)

Kecerdasan sosial dan kolaboratif

b)

Hafalan ayat

c)

Disiplin waktu

d)

Ketergantungan siswa

16.

Guru PAI memberi tugas proyek sosial: “Buatlah kegiatan berbagi makanan kepada yang membutuhkan.” Tujuan utama tugas ini adalah …

a)

Melatih kreativitas dan empati siswa

b)

Mengukur kemampuan akademik

c)

Menghafal dalil sedekah

d)

Melatih kemampuan menulis laporan

17.

Seorang guru PAI menemukan siswa berbohong. Langkah yang paling mendidik adalah …

a)

Menegur dengan marah di depan kelas

b)

Menasihati dengan lemah lembut dan memberi contoh kejujuran

c)

Memberi sanksi tanpa penjelasan

d)

Mengabaikannya karena masih anak-anak

18.

Ketika guru mengaitkan konsep iman dengan tantangan teknologi dan media sosial, hal ini termasuk dalam …

a)

Pembelajaran abad 21 yang kontekstual

b)

Pembelajaran tradisional

c)

Pendekatan hafalan

d)

Penilaian sumatif

19.

Guru PAI memberikan studi kasus tentang siswa yang menyontek, lalu meminta siswa mencari solusi berdasarkan nilai Islam. Jenis penilaian ini adalah …

a)

Penilaian autentik berbasis HOTS

b)

Penilaian hafalan

c)

Penilaian pilihan ganda

d)

Penilaian sumatif tertulis

20.

Dalam mengembangkan karakter religius, guru PAI tidak cukup hanya mengajarkan teori, tetapi harus …

a)

Menjadi teladan nyata dalam perilaku sehari-hari

b)

Menuntut siswa menghafal banyak dalil

c)

Mengulang-ulang ceramah setiap hari

d)

Menilai dengan ujian tertulis saja

21.

Seorang guru mendapati hasil asesmen formatif menunjukkan sebagian besar siswa tidak mencapai KKM. Langkah pertama yang paling tepat adalah …

a)

Menambah tugas individu

b)

Menganalisis penyebab rendahnya hasil belajar

c)

Memberi remedial tanpa evaluasi

d)

Mengganti seluruh materi pembelajaran

22.

Dalam refleksi pembelajaran, guru menemukan siswa pasif saat diskusi kelompok. Analisis terbaik terhadap kondisi ini adalah …

a)

Siswa tidak memahami materi

b)

Guru kurang memfasilitasi peran setiap anggota

c)

Media pembelajaran kurang menarik

d)

Waktu diskusi terlalu panjang

23.

Ketika hasil observasi menunjukkan siswa hanya aktif jika ada reward, guru perlu menganalisis bahwa …

a)

Motivasi intrinsik siswa rendah

b)

Strategi belajar sudah optimal

c)

Pembelajaran berbasis proyek tidak efektif

d)

Reward harus dihapus

24.

Guru menyadari nilai keterampilan siswa rendah pada rubrik “kerjasama”. Berdasarkan analisis, penyebab paling mungkin adalah …

a)

Instruksi penilaian tidak jelas

b)

Rubrik terlalu tinggi standarnya

c)

Aktivitas tidak menuntut kolaborasi

d)

Penilaian dilakukan di akhir saja

25.

Jika hasil asesmen menunjukkan variasi nilai yang ekstrem, guru perlu …

a)

Memperbanyak soal mudah

b)

Menurunkan KKM

c)

Menganalisis validitas dan reliabilitas soal

d)

Menambah waktu ujian

26.

Dalam penilaian hasil belajar, tindakan guru yang menunjukkan kemampuan evaluasi adalah …

a)

Menentukan KKM

b)

Membandingkan hasil asesmen dengan tujuan pembelajaran

c)

Mengoreksi jawaban siswa

d)

Memberikan nilai akhir

27.

Seorang guru mempertimbangkan untuk mengganti metode ceramah dengan diskusi. Langkah evaluatif yang tepat sebelum perubahan adalah …

a)

Langsung mencoba pada kelas berikutnya

b)

Mengkaji efektivitas ceramah berdasarkan hasil belajar

c)

Menghapus metode ceramah seluruhnya

d)

Menyusun RPP baru tanpa evaluasi

28.

Dalam supervisi pembelajaran, guru menerima umpan balik bahwa asesmen belum autentik. Tindakan evaluatif yang tepat adalah …

a)

Menghapus asesmen tertulis

b)

Menganalisis kesesuaian asesmen dengan kompetensi

c)

Mengganti semua soal dengan esai

d)

Memperbanyak tugas rumah

29.

Seorang guru menilai efektivitas media pembelajaran digital. Indikator evaluatif terbaik adalah …

a)

Jumlah fitur media

b)

Kesesuaian media dengan tujuan dan karakter siswa

c)

Popularitas media

d)

Kemudahan unduhan

30.

Dalam program peningkatan mutu guru, indikator keberhasilan yang menunjukkan hasil evaluasi adalah …

a)

Banyaknya pelatihan diikuti

b)

Peningkatan praktik reflektif dan hasil belajar siswa

c)

Jumlah modul yang disusun

d)

Ketersediaan fasilitas belajar

31.

Seorang guru ingin menciptakan strategi baru agar siswa lebih kritis dalam berpikir. Tindakan kreatif yang paling tepat adalah …

a)

Mengulang metode sebelumnya

b)

Mendesain model pembelajaran berbasis masalah (PBL)

c)

Mengandalkan ceramah interaktif

d)

Menambah soal latihan

32.

Guru membuat asesmen yang menilai kolaborasi dan inovasi siswa. Bentuk kreasi asesmen yang sesuai adalah …

a)

Tes pilihan ganda

b)

Proyek kolaboratif berbasis produk nyata

c)

Ujian esai tertulis

d)

Tes lisan individual

33.

Seorang guru merancang RPP yang mengintegrasikan literasi digital dan karakter. Tindakan ini menunjukkan kemampuan …

a)

Menganalisis kebutuhan

b)

Mengevaluasi hasil belajar

c)

Menciptakan inovasi pembelajaran

d)

Melaksanakan pembelajaran

34.

Guru PAI menciptakan media digital interaktif yang menggabungkan ayat Al-Qur’an dengan kuis reflektif. Hal ini mencerminkan …

a)

Evaluasi materi

b)

Analisis kebutuhan

c)

Kreasi berbasis teknologi pembelajaran

d)

Penerapan metode konvensional

35.

Dalam penelitian tindakan kelas (PTK), guru membuat solusi baru dari masalah pembelajaran. Langkah ini termasuk …

a)

Analisis hasil belajar

b)

Evaluasi pembelajaran

c)

Kreasi tindakan perbaikan

d)

Pelaporan hasil

36.

Guru mendesain rubrik penilaian baru agar lebih objektif. Ini termasuk kemampuan …

a)

Menganalisis kebutuhan asesmen

b)

Mengevaluasi instrumen

c)

Menciptakan alat penilaian autentik

d)

Melaksanakan asesmen

37.

Guru menciptakan kegiatan pembelajaran yang memadukan proyek lingkungan dengan pendidikan karakter. Ini menunjukkan …

a)

A. Evaluasi kurikulum

b)

B. Analisis materi

c)

C. Kreasi lintas disiplin

d)

D. Adaptasi metode

38.

Seorang guru membuat modul digital interaktif agar siswa belajar mandiri. Langkah ini mencerminkan …

a)

A. Analisis kebutuhan

b)

B. Evaluasi efektivitas

c)

C. Kreasi inovasi pembelajaran

d)

D. Implementasi metode

39.

Dalam upaya meningkatkan literasi siswa, guru merancang program “Jumat Membaca dan Menulis Reflektif”. Ini contoh …

a)

Evaluasi budaya sekolah

b)

Kreasi kegiatan berbasis karakter

c)

Analisis kemampuan siswa

d)

Implementasi kurikulum

40.

Guru mengembangkan model pembelajaran kolaboratif hasil adaptasi dari beberapa pendekatan. Hal ini menunjukkan kemampuan …

a)

Menganalisis efektivitas

b)

Mengevaluasi teori

c)

Menciptakan model inovatif

d)

Menilai hasil belajar

41.

Dalam refleksi pembelajaran akhlak, guru mendapati siswa hanya menghafal tanpa memahami makna kejujuran. Analisis terbaik terhadap kondisi ini adalah …

a)

Materi terlalu sulit dipahami

b)

Guru belum mengaitkan nilai dengan konteks kehidupan nyata

c)

Siswa kurang motivasi belajar

d)

Media pembelajaran tidak menarik

42.

Saat pembelajaran fikih, guru menemukan siswa lebih hafal hukum daripada mampu menerapkannya. Hal ini menunjukkan bahwa …

a)

Metode ceramah sudah efektif

b)

Pembelajaran belum menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi

c)

Siswa kurang disiplin

d)

Soal terlalu mudah

43.

Hasil penilaian menunjukkan siswa sulit memahami makna toleransi dalam Islam. Guru perlu menganalisis bahwa …

a)

Materi terlalu abstrak

b)

Guru kurang memberi contoh konkrit dalam kehidupan sosial

c)

Siswa tidak memperhatikan pelajaran

d)

Nilai karakter sudah baik

44.

Dalam evaluasi RPP, guru menemukan tujuan pembelajaran “siswa memahami makna zakat” tidak sesuai dengan kegiatan “siswa menghitung zakat”. Analisis yang tepat adalah …

a)

Tujuan dan kegiatan sudah sesuai

b)

Kegiatan belum mendukung capaian tujuan kognitif

c)

Indikator perlu dihapus

d)

Soal sudah cukup menilai

45.

Hasil observasi menunjukkan siswa lebih antusias saat belajar melalui proyek sosial. Analisis guru yang tepat adalah …

a)

Siswa suka kegiatan luar kelas

b)

Metode kontekstual lebih efektif dalam menanamkan nilai Islam

c)

Materi terlalu mudah

d)

Guru perlu menambah jam pelajaran

46.

Guru PAI menilai efektivitas metode diskusi dalam menumbuhkan sikap saling menghargai. Indikator evaluatif yang paling tepat adalah …

a)

Banyaknya kelompok yang terbentuk

b)

Perubahan sikap siswa dalam berinteraksi

c)

Hasil tes kognitif siswa meningkat

d)

Banyaknya media yang digunakan

47.

Dalam penilaian hasil belajar Al-Qur’an, guru menemukan banyak siswa salah tajwid. Langkah evaluatif terbaik adalah …

a)

Menambah jam hafalan

b)

Mengevaluasi strategi pembelajaran membaca Al-Qur’an

c)

Menurunkan nilai siswa

d)

Menghapus indikator membaca

48.

Saat supervisi, guru PAI dinilai terlalu menekankan hafalan doa tanpa pemahaman makna. Evaluasi yang tepat terhadap praktik tersebut adalah …

a)

Sudah baik karena menumbuhkan kebiasaan berdoa

b)

Kurang ideal karena belum menanamkan nilai spiritual

c)

Perlu lebih banyak soal hafalan

d)

Perlu menambah target hafalan

49.

Guru sedang menilai efektivitas media video dakwah yang digunakan di kelas. Kriteria evaluasi yang tepat adalah …

a)

Durasi video tidak terlalu panjang

b)

Kesesuaian isi dengan nilai Islam dan tujuan pembelajaran

c)

Banyaknya siswa yang menonton

d)

Kualitas gambar dan suara

50.

Guru membandingkan hasil belajar sebelum dan sesudah menerapkan model “Problem Based Learning” dalam materi akhlak. Langkah ini termasuk …

a)

Analisis kebutuhan

b)

Evaluasi efektivitas metode pembelajaran

c)

Penerapan model inovatif

d)

Penilaian ranah afektif

51.

Guru PAI ingin menumbuhkan karakter jujur dan disiplin. Strategi kreatif yang paling tepat adalah …

a)

Memberi tugas tambahan

b)

Mendesain proyek integratif “Jurnal Kejujuran Harian”

c)

Menambah jam pelajaran akhlak

d)

Memberi hukuman bagi yang tidak jujur

52.

Dalam pembelajaran sejarah Islam, guru ingin membuat siswa berpikir kritis. Bentuk kreasi pembelajaran yang sesuai adalah …

a)

Menyusun soal hafalan

b)

Membuat simulasi debat tentang strategi dakwah Rasulullah

c)

Memberikan ceramah tambahan

d)

Memperbanyak tugas ringkasan

53.

Guru menciptakan media digital interaktif berisi tafsir tematik dan kuis reflektif. Inovasi ini termasuk …

a)

Analisis kebutuhan

b)

Evaluasi media

c)

Kreasi teknologi pembelajaran PAI

d)

Implementasi kurikulum

54.

Guru membuat rubrik penilaian sikap spiritual berbasis observasi nyata. Ini menunjukkan kemampuan …

a)

Analisis hasil belajar

b)

Evaluasi ranah afektif

c)

Kreasi instrumen autentik

d)

Implementasi penilaian

55.

Dalam pembelajaran zakat, guru menciptakan simulasi pengelolaan zakat di sekolah. Hal ini termasuk ...

a)

Evaluasi kegiatan sosial

b)

Kreasi pembelajaran berbasis praktik

c)

Analisis perilaku siswa

d)

Penerapan teori zakat

56.

Guru merancang pembelajaran Al-Qur’an dengan pendekatan digital recitation journal yang memadukan hafalan, refleksi, dan catatan makna. Ini menunjukkan ...

a)

Evaluasi hafalan

b)

Kreasi model pembelajaran integratif

c)

Analisis teks

d)

Implementasi strategi

57.

Guru membuat modul “Fiqih Ekonomi Modern” yang mengaitkan prinsip syariah dengan fenomena finansial digital. Ini merupakan contoh ...

a)

Analisis sosial

b)

Kreasi inovasi kurikulum kontekstual

c)

Evaluasi hukum fikih

d)

Penguatan karakter

58.

Dalam pembelajaran akhlak, guru membuat drama interaktif tentang pentingnya amanah. Tujuan utamanya adalah ...

a)

Menambah hiburan

b)

Menciptakan pengalaman belajar bermakna

c)

Mengevaluasi kemampuan berbicara

d)

Mengukur hafalan hadis

59.

Untuk meningkatkan literasi keagamaan siswa, guru menciptakan program “Tadabbur Pagi” di sekolah. Program ini menunjukkan ...

a)

Evaluasi kegiatan keagamaan

b)

Kreasi budaya religius sekolah

c)

Analisis hasil belajar

d)

Implementasi hafalan

60.

Guru membuat model asesmen integratif yang menilai kognitif, afektif, dan psikomotor dalam satu proyek keagamaan. Tindakan ini mencerminkan ...

a)

Analisis capaian

b)

Evaluasi instrumen

c)

Kreasi asesmen komprehensif

d)

Pelaksanaan pembelajaran