wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Menuju Olim PAI fair 2025 Al-Qur’an dan Hadits

Total questions: 66

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Proses penurunan Al-Qur’an dari Allah hingga ke hati Rasulullah ﷺ disebut...

a)

Tanzīl

b)

Wahy

c)

Tadbir

d)

Tafhīm

e)

Ta’wīl

2.

Perbedaan antara wahyu dan ilham secara mendasar adalah...

a)

Wahyu hanya untuk nabi, ilham bisa untuk semua manusia

b)

Wahyu disampaikan melalui mimpi

c)

Ilham turun melalui Jibril

d)

Wahyu bersifat tidak wajib diamalkan

e)

Ilham bersifat hukum syariat

3.

Asbābun nuzūl surat Al-‘Alaq ayat 1-5 adalah...

a)

Perintah menegakkan shalat

b)

Awal turunnya wahyu di gua Hira

c)

Menjawab pertanyaan kaum Quraisy

d)

Menentang Yahudi Madinah

e)

Menetapkan hukum zakat

4.

Ayat “إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ” (QS. Al-Hijr [15]: 9) menunjukkan sifat Al-Qur’an yaitu...

(a)  

5.

Ilmu yang membahas sebab-sebab turunnya ayat disebut...

a)

Ulumul Qur’an

b)

Ilmu Asbābun Nuzūl

c)

Ilmu Nasikh Mansukh

d)

Ilmu Tajwid

e)

Ilmu Qiraat

6.

Ayat Makkiyah ditandai oleh...

a)

Panjang-panjang dan berisi hukum

b)

Pendek-pendek dan menekankan akidah

c)

Turun di Madinah setelah hijrah

d)

Banyak menggunakan kata “Yā ayyuhal ladzīna āmanū”

e)

Fokus pada muamalah

7.

Kodifikasi mushaf Al-Qur’an pertama kali dilakukan pada masa...

a)

Rasulullah ﷺ

b)

Abu Bakar ash-Shiddiq

c)

Umar bin Khattab

d)

Utsman bin Affan

e)

Ali bin Abi Thalib

8.

Perbedaan utama Mushaf Abu Bakar dan Mushaf Utsmani terletak pada...

a)

Qiraat

b)

Huruf

c)

Jumlah ayat

d)

Distribusi dan standarisasi

e)

Bahasa

9.

Salah satu manfaat memahami Ulumul Qur’an adalah...

a)

Mampu menafsirkan ayat tanpa sanad

b)

Menentukan hukum sendiri

c)

Menafsirkan ayat sesuai konteks yang benar

d)

Menghafal tanpa pemahaman

e)

Menolak tafsir klasik

10.

Ilmu Qiraat berkaitan dengan...

a)

Tafsir hukum

b)

Bacaan dan cara pengucapan Al-Qur’an

c)

Penulisan mushaf

d)

Kandungan ayat

e)

Ilmu hadis

11.

Makna kata “Iqra’” dalam Al-‘Alaq bukan sekadar membaca teks, tetapi juga...

a)

Menghafal

b)

Merenungi dan memahami ciptaan Allah

c)

Membaca doa

d)

Menulis ilmu

e)

Menyampaikan wahyu

12.

Ayat “وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا” (QS. Ali Imran [3]: 103) memerintahkan umat Islam untuk...

a)

Melaksanakan jihad fisik

b)

Bersatu di bawah ajaran Allah

c)

Berlomba dalam harta

d)

Menegakkan hukum jinayah

e)

Menuntut ilmu dunia

13.

Kandungan utama QS. Al-Hujurat ayat 13 adalah...

a)

Hukum jual beli

b)

Persaudaraan dan kesetaraan manusia

c)

Keutamaan jihad

d)

Zakat fitrah

e)

Adab berbicara

14.

Ayat tentang pentingnya menepati janji terdapat dalam...

a)

QS. Al-Isra’: 26

b)

QS. Al-Ma’un: 4

c)

QS. Al-Ma’idah: 1

d)

QS. Al-Baqarah: 183

e)

QS. Al-Hujurat: 6

15.

Makna tersirat dari QS. Az-Zumar ayat 9: “Adakah sama orang yang berilmu dan yang tidak berilmu?” adalah...

a)

Pendidikan adalah ibadah

b)

Orang berilmu lebih mulia karena taqwa

c)

Ilmu hanya untuk ulama

d)

Ilmu tidak penting

e)

Semua sama

16.

Kandungan QS. Al-Baqarah: 286 mengajarkan prinsip...

a)

Tanggung jawab kolektif

b)

Allah tidak membebani di luar kemampuan

c)

Manusia bebas berbuat dosa

d)

Setiap ujian pasti kesulitan

e)

Takdir tidak bisa diubah

17.

Makna balaghah dari ayat “كُنْ فَيَكُونُ” menunjukkan sifat Allah...

a)

Rahman

b)

Qudrah (Maha Kuasa)

c)

‘Adl

d)

Sami’

e)

Basir

18.

Ayat tentang larangan ghibah disimbolkan dengan perumpamaan...

a)

Memakan bangkai saudara sendiri

b)

Menusuk dari belakang

c)

Membuang waktu sia-sia

d)

Menabur fitnah

e)

Menyebar bau busuk

19.

Kandungan QS. An-Nahl ayat 125 tentang dakwah menunjukkan tiga metode, yaitu...

a)

A. Dakwah, amar makruf, nahi mungkar

b)

B. Hikmah, mau'izah hasanah, dan jidal bil-lati hiya ahsan

c)

C. Nasihat, fatwa, dan ancaman

d)

D. Keras, lembut, netral

e)

E. Perintah, larangan, dan hukuman

20.

QS. Al-Mujadalah: 11 mengandung makna bahwa...

a)

Orang berilmu derajatnya sama

b)

Allah meninggikan derajat orang beriman dan berilmu

c)

Ilmu tidak berpengaruh pada iman

d)

Ilmu dunia lebih tinggi

e)

Semua amal tanpa ilmu sia-sia

21.

Hadis yang diriwayatkan oleh banyak sahabat hingga mustahil dusta disebut...

a)

Ahad

b)

Gharib

c)

Mutawatir

d)

Hasan

e)

Mursal

22.

Hadis yang sanadnya bersambung, rawinya adil, dhabith, dan tidak syadz disebut...

a)

Hasan

b)

Shahih

c)

Dhaif

d)

Mauquf

e)

Mursal

23.

Hadis “Innamal a‘mālu binniyyāt” diriwayatkan oleh...

a)

Imam Bukhari dan Muslim

b)

Imam Ahmad saja

c)

Imam Abu Dawud

d)

Imam At-Tirmidzi

e)

Imam Malik

24.

Makna hadis “La darara wa la dirar” adalah...

a)

Tidak boleh mengganggu

b)

Tidak boleh ada bahaya dan saling mencelakai

c)

Jangan iri

d)

Dilarang mencuri

25.

Kaidah “ad-dararu yuzâl” berasal dari hadis...

a)

La darara wa la dirar

b)

Al-muslim man salima

c)

Man la yarham

d)

Ad-dunya sijunul mu’min

e)

Al-mar’u ma‘a man ahabba

26.

Hadis “Ballighu ‘anni walau âyah” bermakna...

a)

Hanya ulama boleh berdakwah

b)

Menyampaikan kebenaran sesuai kemampuan

c)

Berdakwah wajib bagi yang hafal Qur’an

d)

Tidak perlu menyampaikan ilmu

e)

Berdakwah hanya di masjid

27.

Hadis tentang “Thalabul ‘ilmi faridhatun ‘ala kulli muslim” menunjukkan hukum...

a)

Sunnah

b)

Mubah

c)

Fardhu ‘ain

d)

Fardhu kifayah

e)

Mustahab

28.

Kaidah “al-umur bi maqashidiha” (segala sesuatu tergantung niatnya) bersumber dari hadis...

a)

Al-muslim man salima

b)

La darara wa la dirar

c)

Innamal a‘mālu binniyyāt

d)

Man la yarham

e)

Khairukum man ta‘allamal Qur’an

29.

Hadis tentang adab makan “Sebutlah nama Allah, makan dengan tangan kanan, dan makan dari yang dekat” terdapat dalam...

a)

Shahih Muslim

b)

Shahih Bukhari

c)

Sunan Abu Dawud

d)

Sunan Tirmidzi

e)

Musnad Ahmad

30.

Kriteria hadis mursal adalah...

a)

Terputus di sahabat

b)

Terputus di tabi’in

c)

Terputus di Rasul

d)

Terputus dua rawi

e)

Tanpa sanad

31.

Proses turunnya Al-Qur’an secara berangsur-angsur selama 23 tahun memiliki hikmah utama agar...

a)

Nabi memiliki waktu menghafal wahyu

b)

Umat dapat menyesuaikan diri dengan hukum Islam secara bertahap

c)

Malaikat Jibril tidak terbebani

d)

Mushaf mudah disusun

e)

Ayat tidak saling bertentangan

32.

Ayat pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW adalah...

a)

Al-Muddatsir:1–3

b)

Al-‘Alaq:1–5

c)

Al-Fatihah:1–7

d)

Al-Qalam:1–4

e)

Al-Muzzammil:1–3

33.

Metode tafsir bil-ma’tsur berarti menafsirkan Al-Qur’an dengan...

a)

Logika dan qiyas

b)

Pendapat pribadi mufasir

c)

Riwayat sahih dari Nabi, sahabat, atau tabi’in

d)

Pendekatan sosiologis

e)

Metode linguistik murni

34.

Perbedaan antara makkiyyah dan madaniyyah terletak pada...

a)

Jumlah ayat

b)

Tempat turunnya wahyu

c)

Tema pokok dan periode turunnya

d)

Bahasa yang digunakan

e)

Penulis wahyu

35.

Ilmu yang membahas sebab turunnya ayat disebut...

a)

Ilmu Qira’at

b)

Ilmu Asbabun Nuzul

c)

Ilmu Nasikh Mansukh

d)

Ilmu Balaghah

e)

Ilmu Tafsir

36.

Fungsi utama ayat mutasyabihat adalah...

a)

Membingungkan manusia

b)

Menguji keimanan

c)

Menunjukkan hukum qat’i

d)

Mendorong takwil rasional

e)

Menetapkan i’jaz Qur’ani

37.

Ayat yang dihapus hukumnya tetapi tetap dibaca disebut...

a)

Nasikh tilawah

b)

Mansukh hukmi

c)

Mansukh tilawah

d)

Nasikh hukmi

e)

Makkiyyah khusus

38.

Ilmu yang membahas keajaiban dan keindahan bahasa Al-Qur’an disebut...

a)

Balaghah Qur’aniyyah

b)

I’jaz al-Qur’an

c)

Qira’at Sab’ah

d)

Bayan al-Ma’ani

e)

Ushul al-Tafsir

39.

Jumlah ayat dalam Al-Qur’an menurut perhitungan ulama Kufah adalah sekitar...

a)

77.000 ayat

b)

320.015 ayat

c)

6.236

ayat.

d)

320.500 ayat

e)

500.000 ayat

40.

Perbedaan mendasar antara hadis mutawatir dan ahad adalah...

a)

Sumber perawinya

b)

Jumlah perawi pada setiap thabaqat sanad

c)

Panjang matan

d)

Bahasa periwayatan

e)

Keberadaan sanad

41.

Hadis yang perawinya adil tetapi kurang dhabit disebut...

a)

Sahih

b)

Hasan

c)

Dhaif

d)

Maudhu’

e)

Syadz

42.

Ilmu yang menilai keadilan dan ketelitian perawi disebut...

a)

Ilmu Takhrij

b)

Ilmu Jarh wa Ta’dil

c)

Ilmu Rijalul Hadis

d)

ilmu mustholah al hadits

e)

ilmu manthiq

43.

Perbedaan hadis marfu’, mauquf, dan maqthu’ terletak pada...

a)

Kekuatan sanad

b)

Sumber akhir periwayatan

c)

Jumlah matan

d)

Bahasa periwayatan

e)

Panjang riwayat

44.

Hadis yang bertentangan dengan hadis yang lebih kuat disebut...

a)

Mursal

b)

Syadz

c)

Mudraj

d)

Maqlub

e)

Mu’allal

45.

Syarat utama hadis sahih menurut ulama hadis adalah...

a)

Sanad bersambung, perawi adil dan dhabid, tidak syadz, tidak mu’allal

b)

Banyak periwayatnya

c)

Termasuk kutubus sittah

d)

Diakui ulama Kufah

e)

Tidak ada tambahan lafaz

46.

Hadis yang diriwayatkan dengan maknanya, bukan lafaz aslinya disebut...

a)

Bil-lafzhi

b)

Bil-ma’na

c)

Qauliyyah

d)

Fi’liyah

e)

Taqririyyah

47.

Kitab hadis yang paling sahih setelah Al-Qur’an adalah...

a)

Sunan Abu Dawud

b)

Shahih Muslim

c)

Shahih Bukhari

d)

Musnad Ahmad

e)

Sunan Tirmidzi

48.

Metode takhrij hadis bertujuan untuk...

a)

Menyusun sanad baru

b)

Menelusuri sumber dan kualitas hadis dalam berbagai kitab

c)

Menilai matan secara linguistik

d)

Menghafal jalur sanad

e)

Membandingkan tafsir

49.

Hadis “innamal a’malu binniyat” termasuk kategori...

a)

Mutawatir

b)

Ahad

c)

Maudhu’

d)

mursal

e)

shohih

50.

(Tafsir Kontekstual & Ushul) Dalam metodologi tafsir modern, pendekatan maqāṣidī memfokuskan penafsiran ayat pada...

a)

Lintah-lintah gramatikal dan stilistika bahasa Arab

b)

Tujuan syariat dan maslahat umum di balik teks

c)

Keterangan periwayat tafsir klasik tanpa seleksi

d)

Kesesuaian literal antara lafaz dan terjemahan

e)

Pembuktian matematika terhadap kebenaran ayat

51.

Ketika sebuah ayat hukumi dicabut oleh ayat berikutnya namun lafaznya tetap ada dalam mushaf, terminologi yang tepat adalah...

a)

Nasikh tilawah

b)

Mansukh hukmi

c)

Mansukh tilawah

d)

Nasikh bātil

e)

Gharib mansukh

52.

(Bahasa Arab & Balaghah) Makna retoris dari pengulangan lafaz "يَوْمَئِذٍ" (pada hari itu) dalam banyak surah eskatologis dimaksudkan untuk...

a)

Mengisi metrum syair Arab

b)

Menyebabkan keraguan pembaca

c)

Menguatkan suasana kecemasan moral dan urgensi eskatologis

d)

Menunjukkan kronologi sejarah

e)

Memperlihatkan keluwesan bahasa Qur’ani

53.

(Qira’at & Ilmu Tajwid) Variasi qira’at yang mempengaruhi bacaan hamzah, madd, atau imalah disebut variasi pada tingkat...

a)

Matan saja

b)

Sanad saja

c)

Fonologi dan ortografi bacaan (tajwid/qira’at) yang sah menurut riwayat

d)

Susunan surah

e)

Tafsir literal

54.

(Tafsir Tematik) QS. An-Nisa’: 59 (“أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ...”) dalam perspektif maqāṣid memberi dasar hukum untuk...

a)

Menolak semua bentuk otoritas non-islam

b)

Otoritas yang adil dan pembentukan institusi hukum dalam negara Islam

c)

Menetapkan ritual tanpa konteks sosial

d)

Membatalkan ijtihad ulama

e)

Mengambil hukum dari sumber selain syariat

55.

(Hadis & Fikih Usul) Kaidah fiqhiyah “لا ضرر ولا ضرار” (tidak boleh memberi/menerima mudharat) berdasar pada hadis yang implikasinya adalah...

a)

Semua madharat dilarang tanpa pertimbangan maslahat

b)

Penghapusan hukum hakiki Al-Qur’an

c)

Prinsip prioritas penghapusan mafsadah (prevention of harm) atas jalur kemaslahatan

d)

Mengutamakan kebebasan individu tanpa batas

e)

Menjadikan qiyas tidak relevan

56.

(Isnad & Jarh wa Ta’dil) Seorang perawi tertuduh memiliki kelumrahan lupa pada periwayatan—penilaian ulama hadis terhadap rawi seperti ini cenderung...

a)

Otomatis dinyatakan majruh sampai wafatnya

b)

Dinilai dhaif kecuali ada pembelaan dalam ta’dil yang kuat

c)

Dijadikan rujukan utama jika populer

d)

Diabaikan karena matan lebih penting

57.

(Matan Analysis) Dalam menilai validitas sebuah hadis, analisis matan wajib memeriksa apakah makna hadis...

a)

Berisi hadiah duniawi

b)

Bertentangan dengan prinsip dasar Al-Qur’an dan akal sehat

c)

Panjang dan sulit dihafal

d)

Ditulis di luar format Arab klasik

e)

Dibaca lebih dari tiga kali

58.

(Aplikasi Ayat & Hadis dalam Etika Medis) Prinsip Al-Qur’an “لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا” ketika diaplikasikan pada bioetika berarti...

a)

Semua intervensi medis wajib dilakukan

b)

Menilai tanggung jawab medis sesuai kemampuan pasien dan profesional; menolak paksaan tindakan di luar kapasitas

c)

Menetapkan hukuman bagi dokter yang gagal

d)

Menyatakan semua obat haram kecuali tidak ada pilihan

e)

Memperbolehkan eksperimen tanpa regulasi

59.

(Tafsir Sosiologis) Ayat-ayat yang berbicara tentang zakat dan redistribusi sumber daya (misal. QS. At-Taubah) dapat ditafsirkan secara maqāṣid sebagai...

a)

Hanya ritual formal tanpa efek sosial

b)

Mekanisme pelayanan sosial yang bertujuan mengurangi ketimpangan dan menjaga stabilitas sosial

c)

Pemberian individu tanpa peran negara

d)

Larangan aktivitas ekonomi modern

e)

Hanya kewajiban ritual di bulan Ramadan

60.

(Kritik Tekstual) Ketika dua hadis shahih tampak bertentangan dalam masalah hukum fikih, langkah ushuliyah yang tepat adalah...

a)

Menolak salah satu tanpa kajian

b)

Menggunakan prinsip taqrib/tafwid atau menspesifikasikan konteks (asbab/perawi) untuk harmonisasi

c)

Mengutamakan yang paling populer secara lisan

d)

Menjadikan keduanya batal

e)

Mengalihkannya ke qiyas semata

61.

(Hadis dan Sejarah) Riwayat mengenai peristiwa Isra’ Mi’raj dipandang oleh sebagian mufassir sebagai sumber...

a)

Hukum hudud baru

b)

Sejarah spiritual yang memberikan legitimasi ritual shalat lima waktu dengan argumen teks dan konteks pengalaman wahyu

c)

Larangan perjalanan malam

d)

Pembukuan hadis mutawatir secara otomatis

e)

Asbâb nuzûl surat Al-Baqarah

62.

(Hadis & Metode Kritik) Ketika menemukan hadis yang berasal dari jalur perawi yang sama namun matannya berbeda secara signifikan, peneliti hadis harus...

a)

Memilih matan paling panjang saja

b)

Menganalisis kemungkinan perubahan redaksional, memeriksa semua sanad, konteks periwayatan, dan apakah ada mu‘allal (cacat tersembunyi)

c)

Menganggap semuanya maudhu‘

d)

Mengikuti tafsir modern tanpa memeriksa sanad

e)

Menafsirkan secara harfiah sesuai kebiasaan lokal

63.

(Hadis Maudhu‘ & Etika Ilmiah) Sebuah hadis populer di masyarakat ternyata palsu (maudhu‘). Tindakan ilmiah yang benar adalah...

a)

Mengabaikannya agar tidak menimbulkan konflik

b)

Menyebarluaskan koreksi berdasar penelitian sanad untuk meluruskan praktik sosial dan mencegah klaim palsu keagamaan

c)

Membakar semua buku yang memuatnya

d)

Membiarkan tradisi berjalan tanpa perubahan

e)

Menganggap setiap hadis palsu sebagai tafsir alternatif

64.

(Teks-Konteks) QS. An-Nisa’ : 34 sering menjadi bahan perdebatan terkait relasi gender. Pendekatan tafsir feminis yang bertanggung jawab berusaha untuk...

a)

Menolak teks secara keseluruhan

b)

Membaca teks dalam konteks sosial-historiografis plus memperhatikan prinsip umum keadilan, sehingga bisa menafsirkan perintah sebagai kontrol sosial yang berfungsi spesifik bukan izin abusif

c)

Menjadikannya dasar diskriminasi mutlak

d)

Mengambil makna literal tanpa konteks

e)

Mengabaikan tafsir klasik sepenuhnya

65.

(Interdisipliner: Al-Qur’an & Sains) Ketika ayat-ayat Al-Qur’an menyebut fenomena alam, metodologi ilmiah yang integratif antara teks dan empiris menuntut...

a)

Memaksakan teori ilmiah modern ke dalam ayat secara literal

b)

Membaca ayat sebagai indikator makna yang selaras dengan fakta empiris ketika relevan, tanpa menjadikan Al-Qur’an buku sains terperinci

c)

Menolak seluruh metode ilmiah modern

d)

Menganggap ayat sebagai metafora tanpa makna ilmiah

e)

Menggunakan ayat untuk membuktikan klaim pseudoscientific

66.

Hadis “إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ” (sesungguhnya orang-orang beriman adalah bersaudara) memiliki implikasi politik berupa...

a)

menumbuhkan solidaritas dan persatuan di antara pemimpin dan rakyat

b)

mendorong persaingan antar kelompok

c)

memperkuat kekuasaan individu

d)

mengabaikan kepentingan bersama