WorksheetsEtika Profesi dan Implementasinya
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Menghindari konflik kepentingan dan menolak suap merupakan bentuk implementasi dari salah satu point penting Etika Profesi yaitu :
Profesionalisme
Keselamatan
Integritas
Kepatuhan
Tanggung Jawab sosial
Bersungguh sungguh dalam mengikuti Training & selalu berupaya untuk mengembangkan diri & meningkatkan pengetahuan, merupakan bentuk implementasi dari Etika profesi,yaitu :
Kepatuhan
Tanggung jawab sosial
Integritas
Profesionalisme
Keselamatan
Kemampuan mengidentifikasi potensi bahaya serta mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan adalah bagian dari point penting Etika profesi, yaitu:
Integritas
Keselamatan
Profesionalisme
Tanggung jawab sosial
Kepatuhan
Andi merupakan seorang sarjana elektro yang bekerja di salah satu perusahaan.Beliau berasal dari daerah terpencil yang masih kekurangan energi listrik. Andi bersama rekannya membuat proyek mikrohidro di desanya yang menghasilkan daya sebesar 75 KW. Tindakan mereka adalah implementasi dari Etika profesi,yaitu :
Tanggung jawab sosial
Keselamatan
Kepatuhan
Integritas
Profesional
Yang merupakan salah satu tujuan dari Etika profesi yg ada dibawah ini adalah:
Menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif.
Mencegah terjadinya konflik kepentingan dan masalah hukum.
Meningkatkan reputasi dan kredibilitas profesi.
Melindungi kepentingan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi.
Menciptakan individu yang patuh dan berintegritas.
Yang merupakan salah satu manfaat dari Etika profesi yg ada dibawah ini adalah:
Meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja profesional.
Mencegah praktik-praktik yang tidak etis dan merugikan.
Mencegah terjadinya konflik kepentingan dan masalah hukum.
Meningkatkan keselamatan dan kepatuhan kerja.
Meningkatkan perlindungan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi.
Membuat dan implementasikan checklist perawatan untuk peralatan dan fasilitas kerja, merupakan implementasi 5R/5P yang ke berapa?
R1/P1
R2/P2
R3/P3
R4/P4
R5/P5
Pengurangan potensi bahaya atau cedera,karena peralatan tersimpan/terletak dalam posisi yang nyaman dan ergonomis adalah manfaat implementasi dari :
R1/P1
R2/P2
R3/P3
R4/P4
R5/P5
Ada 3 Jenis tindakan dalam Pelaksanaan aktivitas R1/P1yaitu :
Catat dan simpan, Berfungsi dan atur, Tidak berfungsi dan buang
Barang tidak diperlukan dibuang, Diperlukan disimpan, ragu-ragu ditata/susun
Barang diiperlukan dibersihkan, tidak diperlukan dibuang, ragu-ragu di tata/susun.
Barang tidak diperlukan dibuang, diperlukan untuk ditata/susun, ragu-ragu disimpan.
Barang ragu-ragu dibuang, tidak diperlukan dibuang, diperlukan untuk ditata/disusun.
Aktivitas yang dapat bermanfaat meningkatkan semangat kerja,karena mengurangi gesekan atau beda pendapat dalam menetapkan standar masing2 terkait kerapihan,kebersihan dan prosedur adalah :
R1/P1
R2/P2
R3/P3
R4/P4
R5/P5
Aktivitas yang mempunyai manfaat memberikan kesan yang baik dimata pelanggan serta meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan adalah :
R1/P1
R2/P2
R3/P3
R4/P4
R5/P5
Hal yang diperlukan dalam pelaksanaan aktivitas Ringkas atau pemilahan adalah :
Ceksheet dan Standarisasi
Alat kebersihan dan improvement.
Visual control dan ceksheet.
Red tag dan Tempat penyimpanan sementara (TPS)
Format audit & Red tag.
Mengadakan pelatihan dan seminar rutin serta melakukan evaluasi penerapan 5R/5P secara berkala dan melakukan perbaikan jika diperlukan adalah cara penerapan 5R/5P pada langkah?
R1/P1.
R2/P2
R3/P3
R4/P4
R5/P5
Sasaran akhir yang ingin dicapai dalam penerapan implementasi Langkah R4/P4 adalah :
Zero Breakdown/ 0 kerusakan
Zero Accident/ 0 Kecelakaan
Zero Defect/ 0 Cacat
Zero Crisis/ 0 Krisis
Zero Losses/ 0 Pemborosan
Ceksheet dan visual kontrol merupakan alat bantu yang digunakan dalam implementasi 5R/5P pada langkah apa?
R1/P1.
R2/P2
R3/P3
R4/P4
R5/P5
Dalam Implementasi 5R/5P, mempunyai beberapa kunci keberhasilan yang salah satunya adalah :
Keterlibatan seluruh pimpinan, karyawan/ti dan stake holder.
Penyediaan anggaran yang besar dari perusahaan.
Ketersediaan sarana dan prasarana yang relevan dan dibutuhkan
Dukungan dari pihak eksternal perusahaan
Tanpa adanya intervensi dari Top manajemen perusahaan.
Disebuah ruangan rapat kantor terlihat meja panjang dengan kursi2, projector, lemari berisi box file yang berantakan dan berdebu, rice cooker, dispenser, gelas kopi dan gula serta beberapa pajangan piagam. Tindakan 5R/5P apa saja yg harus dilakukan pada ruangan itu?
R3 & R4
R2,R3 & R4
R1,R2 & R3
R1,R2 & R4
R3,R4 & R5
Sasaran yang ingin dicapai dalam penerapan implementasi 5R/5P adalah :
Menciptakan Lingkungan kerja yang aman dan nyaman.
Meningkatkan produktivitas kerja
Zero accident, breakdown,crisis & defect
Zero accident, bounded, cancel & defect
Peningkatan motivasi dan budaya kerja.
Hasil yang diinginkan dalam melakukan Continous Improvement adalah :
Memperoleh SDM yang rajin dan terlatih.
Memperoleh hasil produksi yang optimal
Memperoleh peningkatan disiplin dan etos kerja
Menghasilkan peningkatan kualitas kerja dan produk yang dihasilkan.
Menghasilkan tenaga kerja yang trampil dan produk tanpa cacat produksi.
Penetapan dan pembuatan denah serta penanggung jawab area kerja merupakan pola tindak dari aktivitas 5R/5P yang mana?
R1/P1
R2/P2
R3/P3
R4/P4
R5/P5
Jika barang yang akan sering kita gunakan dalam implementasi langkah R2/P2 di letakkan dimana?
Lemari/Filling kabinet
Lemari Penyimpanan
Dalam kotak penyimpanan sementara
Di dekat kita beraktivitas
Di gudang sementara.
5R adalah singkatan dari :
Ringkas,Rawat,Resik ,Rapi,Rajin
Ringkas,Resik,Rawat,Rajin,Rapi
Rajin,Rawat,Resik,Rapi,Ringkas
Resik,Rapi,Raijin Ringkas,Rawat
Ringkas,Rapi,Resik,Rawat,Rajin
Membuat standarisasi adalah langkah penting untuk memperoleh Zero Defect.Langkah ini merupakan langkah yang mana dalam 5R/5P?
R1/P1
R2/P2
R3/P3
R4/P4
R5/P5
Dibawah ini adalah manfaat yang dihasilkan oleh penerapan 5R/5P, kecuali :
Meningkatkan produkrivitas kerja
Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman
Menumbuhkan budaya kerja yang positif.
Meningkatkan reputasi dan kepercayaan terhadap perusahaan
Meningkatkan biaya operasional perusahaan
Beberapa hal yang menyebabkan industri gagal dalam penerapan 5R/5P di perusahaannya, kecuali :
Kurangnya komitmen perusahaan
Minimnya pelatihan dan edukasi
Kurangnya melibatkan pihak eksternal
Ketidaksadaran akan dampak jangka panjang
Kurangnya keterlibatan Manajemen,karyawan dan stake holder.
