WorksheetsManajemen Proyek – UTS
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Ketika sasaran proyek berubah di tengah pelaksanaan akibat revisi kebijakan nasional, manajer proyek harus?
Menunda proyek sampai kebijakan stabil
Meninjau kembali ruang lingkup dan baseline proyek untuk melakukan realignment
Mengabaikan perubahan karena di luar kendalinya
Mengalihkan tanggung jawab ke stakeholder
Jika proyek mengalami perubahan pada “triple constraint”, manajer proyek sebaiknya?
Melakukan rebaselining dengan mempertimbangkan waktu, biaya, dan cakupan
Hanya mengubah jadwal agar target tetap tercapai
Menyalahkan tim teknis
Menghapus target biaya
Dalam struktur organisasi matriks kuat, garis otoritas utama berada pada?
Manajer fungsional
CEO
Manajer proyek
Sponsor proyek
Manajer proyek harus menyeimbangkan kebutuhan teknis dengan sumber daya manusia. Hal ini mencerminkan?
Pendekatan sistem tertutup
Fokus administratif
Pendekatan sistem terbuka dalam manajemen proyek
Mekanisme kontrol tunggal
PMI mendefinisikan manajemen proyek sebagai?
Ilmu mengatur dokumen proyek
Penerapan pengetahuan, keterampilan, alat, dan teknik untuk memenuhi kebutuhan stakeholder
Aktivitas untuk menghasilkan keuntungan
Pelaporan hasil kepada atasan
Proyek dapat dikatakan berhasil secara strategis jika?
Selesai sesuai jadwal
Selaras dengan tujuan organisasi induk dan menghasilkan manfaat jangka panjang
Tidak melebihi biaya
Tidak ada revisi dokumen
Stakeholder sekunder dalam proyek pembangunan pelabuhan biasanya mencakup?
Tim proyek
Masyarakat pesisir dan nelayan terdampak
Sponsor utama
Direksi perusahaan
Manajer proyek menghadapi konflik kepentingan antara sponsor dan masyarakat. Langkah paling etis adalah?
Memihak sponsor
Menghindari komunikasi
Melakukan analisis stakeholder dan mencari solusi win-win
Mengubah kontrak tanpa izin
Salah satu kesalahan umum pada fase inisiasi proyek adalah?
Penentuan lokasi proyek
Kurangnya analisis kelayakan terhadap risiko lingkungan dan sosial
Keterlibatan stakeholder
Penentuan deliverables
Proyek yang gagal pada fase implementasi biasanya disebabkan oleh?
Overlap jadwal
Perencanaan yang tidak realistis sejak tahap awal
Kurangnya promosi
Perubahan iklim
Keterlambatan pengiriman material akibat faktor global merupakan risiko?
Internal
Eksternal – supply chain risk
Struktural
Residual
Manajemen sumber daya yang efektif harus mempertimbangkan?
Biaya per jam
Sinkronisasi antara ketersediaan sumber daya dan jalur kritis
Jumlah tenaga kerja
Pihak subkontraktor
Dalam proyek energi terbarukan, penerapan teknologi baru meningkatkan efisiensi namun meningkatkan risiko. Pendekatan yang paling tepat adalah?
Menerapkan risk-benefit analysis dan mitigasi adaptif
Menghindari inovasi
Menunda proyek
Mengubah vendor
Kegagalan proyek akibat konflik internal mencerminkan lemahnya aspek?
Manajemen sumber daya manusia
Perencanaan anggaran
Audit keuangan
Dokumentasi
Indikator kinerja utama dalam manajemen lingkungan proyek mencakup?
Jumlah pekerja
Reduksi emisi dan efisiensi energi
Nilai CPI
Durasi pelaksanaan
Ketika proyek industri melanggar batas emisi yang diatur dalam izin lingkungan, konsekuensi paling mungkin adalah?
Denda administratif
Sanksi hukum dan penghentian sementara proyek
Teguran lisan
Penggantian manajer
Analisis risiko kuantitatif digunakan ketika?
Data kualitatif tidak tersedia
Diperlukan estimasi probabilitas dan dampak finansial risiko
Teknik Monte Carlo digunakan dalam proyek untuk...
Mensimulasikan ketidakpastian durasi dan biaya
Mengelola tim proyek
Menentukan nilai pasar
Membuat Gantt chart
Manajemen risiko yang efektif menuntut...
Pemantauan satu kali
Proses iteratif sepanjang siklus proyek
Evaluasi hanya di awal
Pemindahan semua risiko ke kontraktor
ISO 14001 berfokus pada...
Manajemen mutu produk
Sistem manajemen lingkungan
Keselamatan kerja
Manajemen risiko finansial
CPI<1 dan SPI<1 menunjukkan bahwa proyek...
Terlambat dan melebihi anggaran
Lebih cepat dan hemat
Tepat waktu
Overstaffed
EVM menggabungkan informasi dari...
Penilaian subjektif
Waktu, biaya, dan nilai pekerjaan yang diselesaikan
Hasil audit
Estimasi manajer
Perbedaan utama antara EV dan PV adalah...
EV menunjukkan realisasi, PV menunjukkan rencana
EV selalu lebih kecil dari PV
PV dihitung di akhir proyek
Tidak ada perbedaan
Jika EV = Rp400 juta dan AC = Rp500 juta, maka CPI =...
1.25
1.0
0.8
0.5
Schedule variance (SV) negatif berarti...
Proyek tertinggal dari jadwal
Proyek di bawah anggaran
Proyek lebih cepat
CPI tinggi
Manfaat utama Earned Value Management adalah...
Menghemat pajak
Memberikan deteksi dini terhadap deviasi
Mengurangi jumlah laporan
Menghindari audit
Dalam proyek yang berbasis milestone, pengukuran EV paling efektif bila...
Tiap minggu
Setiap pencapaian deliverable kunci
Setiap akhir bulan
Setelah serah terima
Kinerja proyek yang menurun namun kepuasan stakeholder meningkat menunjukkan...
Trade-off antara efisiensi teknis dan kepuasan pengguna
Proyek gagal
Kesalahan EVM
Ketidaktepatan CPI
Dalam konteks proyek publik, indikator kinerja sosial mencakup...
Jumlah laporan teknis
Tingkat penerimaan masyarakat dan manfaat ekonomi
Nilai CPI
SPI
Manajer proyek yang ingin meningkatkan kinerja waktu sebaiknya...
Menambah tenaga tanpa perhitungan
Melakukan crashing pada aktivitas kritis
Mengubah kontrak
Memperpanjang durasi
Tahapan awal dalam proses tender proyek adalah...
Negosiasi kontrak
Penyusunan dokumen tender dan spesifikasi teknis
Evaluasi vendor
Penandatanganan kontrak
Dalam proses pengadaan, kriteria evaluasi yang baik harus...
Subjektif
Terukur, transparan, dan sesuai tujuan proyek
Ditentukan setelah tender
Didasarkan pada harga terendah semata
Rekayasa nilai dilakukan ketika...
Proyek selesai
Perlu optimalisasi biaya tanpa mengurangi fungsi utama
Kontrak batal
Audit dilakukan
Fase konseptual proyek mencakup...
Eksekusi dan pelaporan
Identifikasi kebutuhan dan studi kelayakan
Audit dan review
Penutupan
Manfaat utama dari value engineering adalah...
Penurunan kualitas
Peningkatan efisiensi biaya dan inovasi desain
Penghapusan fitur
Pengurangan stakeholder
Negosiasi kontrak difokuskan untuk...
Menghapus pasal hukum
Menyepakati harga, waktu, dan syarat kerja optimal
Kontrak cost-reimbursable cocok untuk proyek...
Dengan ketidakpastian teknis tinggi
Yang sederhana
Dengan harga tetap
Berbasis tender publik
Dalam evaluasi penawaran, bobot kualifikasi teknis biasanya lebih tinggi jika...
Proyek kecil
Proyek berisiko tinggi dan kompleks
Proyek jangka pendek
Vendor lokal
Manajemen kontrak yang efektif mencakup...
Pelaporan akhir saja
Pemantauan, kontrol perubahan, dan penyelesaian sengketa
Negosiasi awal saja
Pemutusan sepihak
Proyek yang gagal di tahap pengadaan sering disebabkan oleh...
Harga rendah
Dokumen tender yang ambigu dan tidak spesifik
Vendor asing
Tim terlalu besar
Tujuan utama Work Breakdown Structure (WBS) adalah...
Membagi biaya
Memecah proyek menjadi paket kerja terukur
Membuat bagan organisasi
Mengidentifikasi stakeholder
Jika aktivitas B bergantung pada selesainya aktivitas A, hubungan logisnya adalah...
Start-to-Start
Finish-to-Start
Finish-to-Finish
Start-to-Finish
Float nol menunjukkan bahwa...
Aktivitas dapat ditunda
Aktivitas berada di jalur kritis
Aktivitas bebas risiko
Aktivitas opsional
Forward Pass dimulai dari...
Aktivitas terakhir
Aktivitas awal proyek
Aktivitas tengah
Node dummy
Backward Pass digunakan untuk...
Menentukan early start
Menghitung latest start dan latest finish
Mengatur alokasi biaya
Membuat histogram
Jika dua aktivitas dapat berjalan bersamaan tanpa saling menunggu, disebut...
Critical activities
Parallel activities
Dummy nodes
Delayed tasks
Lead dalam PDM berarti...
Penundaan aktivitas
Percepatan hubungan antar aktivitas
Float negatif
Aktivitas dummy
Hammock activity digunakan untuk...
Menggambarkan aktivitas terkecil
Menggabungkan aktivitas terkait dalam satu rangkuman
Menghapus jalur kritis
Membagi biaya
Ketika proyek memiliki dua jalur kritis sejajar, maka...
Durasi proyek lebih pendek
Risiko keterlambatan meningkat
Proyek lebih efisien
Jadwal lebih fleksibel
Perbedaan utama antara AON dan AOA adalah...
AON menempatkan aktivitas di node, AOA di panah
AON lebih sederhana
AOA lebih modern
AON tidak memerlukan durasi
Sebuah proyek memiliki PV = Rp300 juta, EV = Rp270 juta, dan AC = Rp260 juta. Apa kondisi proyek tersebut?
Tertinggal jadwal tapi hemat biaya
Lebih cepat tapi boros biaya
Sesuai jadwal dan biaya
Kinerja buruk
Jika CPI = 0.95 dan SPI = 1.10, interpretasi yang tepat adalah...
Proyek boros biaya tapi lebih cepat dari jadwal
Proyek efisien dan sesuai jadwal
Proyek tertinggal
CPI tinggi berarti proyek sukses
Proyek konstruksi mengalami perubahan desain yang signifikan. Langkah pertama manajer proyek adalah...
Meneruskan pekerjaan tanpa revisi
Menunggu instruksi pemilik proyek
Melakukan change control process dan analisis dampak
Mengubah jadwal tanpa pemberitahuan
Dalam CPM, dua aktivitas paralel memiliki durasi masing-masing 10 hari dan 12 hari. Berapa durasi totalnya?
22 hari
12 hari
10 hari
Tidak bisa dihitung
Jika proyek bernilai Rp1 miliar memiliki risiko keterlambatan 15% dengan potensi denda Rp100 juta, maka nilai risiko (expected monetary value) adalah
Rp1.5 juta
Rp10 juta
Rp15 juta
Rp150 juta
Salah satu pendekatan terbaik untuk mengurangi risiko pada proyek EPC (Engineering, Procurement, Construction) adalah
Mengabaikan subkontraktor
Membagi risiko secara proporsional dalam kontrak
Memberikan risiko sepenuhnya ke kontraktor
Mengandalkan denda
Manajer proyek menemukan bahwa EV = AC, tetapi SPI < 1. Artinya proyek
Hemat biaya
Sesuai biaya tapi terlambat
Boros dan terlambat
Tidak efisien
Jika aktivitas kritis tertunda 3 hari dan tidak ada slack, maka dampaknya adalah
Tidak berpengaruh
Durasi proyek bertambah 3 hari
Biaya turun
Jadwal berubah tanpa dampak
Dalam diagram PERT, semakin besar varians suatu aktivitas berarti
Aktivitas mudah dikendalikan
Tingkat ketidakpastian tinggi
Durasi tetap
Aktivitas tidak penting
Manajer proyek memutuskan mempercepat aktivitas non-kritis. Akibatnya
Jalur kritis tidak berubah
Jalur kritis baru dapat muncul
Slack bertambah
Durasi proyek tidak berubah
Dalam proyek reklamasi pantai, risiko lingkungan utama yang harus diidentifikasi adalah
Transportasi material
Sedimentasi dan degradasi ekosistem laut
Harga bahan bakar
Biaya administrasi
Proyek yang menggunakan teknologi eksperimental sebaiknya mengadopsi strategi risiko
Avoidance
Mitigation dengan pilot project
Transfer
Ignorance
Jika probabilitas risiko 30% dan dampak finansialnya Rp200 juta, apa nilai ekspektasinya
Rp30 juta
Rp60 juta
Rp600 juta
Rp200 juta
Strategi risk transfer paling umum dilakukan melalui
Outsourcing SDM
Asuransi proyek
Negosiasi vendor
Audit internal
Mitigasi lingkungan yang tidak efektif akan berakibat
Biaya naik tapi tanpa sanksi
Denda, penundaan izin, dan reputasi buruk
Evaluasi proyek naik
Kepuasan stakeholder
Jika risiko baru muncul setelah fase pelaksanaan, maka langkah terbaik adalah
Mengabaikannya
Menambahkan ke risk register dan menilai dampaknya
Menghentikan proyek
Menunggu audit
Peta heatmap risiko digunakan untuk
Mengukur waktu proyek
Memvisualisasikan tingkat probabilitas dan dampak
Menghitung CPI
Menentukan biaya pengadaan
Risiko residual adalah
Risiko yang belum muncul
Risiko yang tersisa setelah mitigasi dilakukan
Risiko awal proyek
Risiko eksternal
Jika risiko diketahui tetapi tidak dapat dikontrol, strategi terbaik adalah
Menghindar
Menyiapkan contingency plan
Menghapusnya dari daftar
Menyerahkan ke vendor
Faktor eksternal yang sering memicu risiko sosial adalah
Perubahan metode kerja
Penolakan masyarakat terhadap proyek
Perubahan vendor
Salah estimasi biaya
Dalam kontrak EPC, pembagian risiko biasanya lebih berat pada
Pemilik proyek
Kontraktor utama
Konsultan
Pemerintah
Ketika kontraktor gagal memenuhi jadwal akibat cuaca ekstrem, tindakan tepat dari pihak pemilik adalah
Meninjau klausul force majeure sebelum penalti
Langsung memutus kontrak
Mengurangi biaya kontraktor
Mengabaikan
Kelebihan utama time & material contract adalah...
Kepastian harga
Fleksibilitas terhadap perubahan lingkup
Biaya tetap
Tidak ada negosiasi
Dalam dispute resolution, mediasi lebih disukai karena...
Tidak memerlukan arbitrator
Biaya rendah dan menjaga hubungan kerja
Proses cepat dan final
Wajib secara hukum
Salah satu penyebab umum kegagalan kontrak proyek adalah...
Banyaknya subkontraktor
Ruang lingkup kerja tidak jelas
Harga tinggi
Adanya perubahan desain
Kontrak penggantian biaya (cost-plus) berisiko bagi pemilik karena...
Vendor bisa rugi
Tidak ada batas biaya maksimal
Tidak fleksibel
Tidak ada laporan
Performance bond diperlukan untuk...
Menjamin kontraktor menyelesaikan proyek sesuai kontrak
Menghindari pajak
Mengurangi beban administrasi
Menentukan keuntungan
Kontrak lump sum lebih cocok digunakan bila...
Desain masih berubah
Lingkup kerja jelas dan stabil
Proyek sangat kompleks
Ada ketidakpastian tinggi
Pada saat perubahan desain besar terjadi, metode yang tepat untuk penyesuaian biaya adalah...
Fixed rate adjustment
Change order agreement
Re-tendering
Termination
Jika vendor gagal memenuhi SLA (Service Level Agreement), maka...
Tidak ada konsekuensi
Dikenakan penalti sesuai kontrak
Hanya diberi peringatan
Proyek tetap lanjut
Manajer proyek ingin mempercepat proyek 5 hari dengan biaya tambahan Rp 50 juta. Ini disebut...
Project crashing
Fast tracking
Scope shifting
Value engineering
Fast tracking dilakukan dengan...
Mengurangi sumber daya
Menjalankan aktivitas secara paralel
Mengubah CPM
Menghapus aktivitas
Jika aktivitas non-kritis memiliki float 5 hari, dan ditunda 3 hari, maka...
Jadwal proyek mundur
Proyek masih sesuai jadwal
Jalur kritis berubah
Biaya naik
Dalam proyek kompleks, dummy node digunakan untuk...
Menghemat biaya
Menunjukkan dependensi logis tanpa durasi
Menambah float
Menghapus keterlambatan
Jika total float = 0 , artinya...
Aktivitas fleksibel
Aktivitas kritis dan tidak bisa ditunda
Jadwal longgar
Aktivitas dummy
Lead sebesar 2 hari berarti...
Penundaan 2 hari
Aktivitas berikutnya dimulai 2 hari lebih cepat
Durasi total bertambah
Tidak ada hubungan
Slack negatif berarti...
Aktivitas opsional
Proyek sudah terlambat dari baseline
Jadwal ideal
Aktivitas dummy
Critical Path Method berguna terutama untuk...
Menentukan aktivitas penentu durasi total proyek
Mengukur risiko
Mengatur biaya
Menentukan kontraktor
Manajer proyek menggunakan software MS Project untuk...
Audit kontrak
Menjadwalkan, mengatur dependensi, dan memantau kemajuan
Menghitung pajak
Membuat peta risiko
Float bebas (free float) berarti...
Penundaan aktivitas tanpa memengaruhi aktivitas berikutnya
Penundaan total proyek
Durasi cadangan
Jadwal revisi
Salah satu ciri manajer proyek profesional adalah...
Mengandalkan intuisi
Menggunakan data objektif untuk pengambilan keputusan
Jika hasil audit menunjukkan proyek sesuai waktu tapi kualitas turun, maka...
Proyek sukses penuh
Trade-off antara waktu dan mutu terjadi
Perencanaan salah
Stakeholder gagal
Dalam evaluasi pascaproyek, manfaat utama adalah...
Pembelajaran organisasi untuk proyek berikutnya
Menghapus dokumen
Membuat tender baru
Menghitung bonus
Stakeholder engagement plan diperlukan untuk...
Menjaga komunikasi dan komitmen seluruh pihak
Mengatur penggajian
Meningkatkan CPI
Membuat baseline
Continuous improvement dalam proyek berarti...
Proyek tidak pernah selesai
Meningkatkan proses melalui evaluasi berkelanjutan
Mengulang pekerjaan
Menghapus tahap evaluasi
Baseline proyek digunakan untuk...
Membandingkan kinerja aktual dengan rencana
Menentukan vendor
Mengatur anggaran pribadi
Menambah risiko
Ketika EV<PV dan AC>EV , maka proyek...
Terlambat dan melebihi biaya
Sesuai rencana
Di bawah anggaran
Lebih cepat
Proyek yang berhasil secara teknis tetapi gagal digunakan masyarakat berarti gagal dalam aspek...
Teknis
Finansial
Manfaat sosial dan keberlanjutan
Jadwal
Manajer proyek harus memiliki kemampuan “integrative thinking”, yaitu...
Menguasai semua teknis
Menghubungkan berbagai aspek proyek secara holistik
Fokus pada keuangan
Menghindari koordinasi
Kesimpulan akhir proyek yang ideal mencakup...
Laporan keuangan
Evaluasi menyeluruh terhadap waktu, biaya, mutu, risiko, dan manfaat
Daftar stakeholder
Jadwal perawatan
