wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

5. TUGAS EVALUASI FULL CVT UNTUK KELAS XI TBSM SMK BANRAY 89

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Fungsi utama CVT pada sepeda motor matic adalah untuk...

a)

Mengatur jumlah udara ke ruang bakar

b)

Menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang secara otomatis

c)

Menurunkan konsumsi bensin pada kecepatan tinggi

d)

Meningkatkan tekanan oli pada transmisi

e)

Mengatur proses pembakaran campuran udara dan bensin

2.

Komponen utama CVT yang berfungsi memindahkan putaran dari poros engkol ke belt adalah...

a)

Roller

b)

Drive pulley (Primary pulley)

c)

Driven pulley (Secondary pulley)

d)

Kampas kopling

e)

Backing plate

3.

Alat yang digunakan untuk membuka mur rumah roller (nut pulley) adalah...

a)

Kunci shock 10 mm

b)

Kunci CVT holder

c)

Kunci pas 14 mm

d)

Obeng +

e)

Tang snap ring

4.

Bahan pembersih yang dianjurkan untuk membersihkan CVT adalah...

a)

Solar

b)

Oli bekas

c)

Air sabun

d)

Pembersih rem

e)

Minyak tanah

5.

Masalah umum pada roller CVT adalah...

a)

Mengeluarkan bau gosong

b)

Roller menjadi kotak

c)

Seal bocor

d)

Baut patah

e)

Mangkok retak

6.

Peralatan yang digunakan untuk melepas mangkok kopling adalah...

a)

Kunci ring 24 mm

b)

Kunci CVT lock atau impact Wrench

c)

Tang jepit

d)

Obeng minus

e)

Feeler gauge

7.

Tanda belt CVT harus diganti adalah...

a)

Warna belt mengkilap

b)

Ukuran belt melebar

c)

Tebal belt sudah melebihi standar

d)

Belt mulai retak dan aus

e)

Belt terasa keras dan kaku

8.

Akibat roller yang aus pada CVT adalah...

a)

Tarikan awal semakin responsif

b)

Motor tidak bisa hidup

c)

Timbul suara berisik dan tarikan berat

d)

Konsumsi bensin semakin irit

e)

Kampas kopling cepat menempel

9.

Bagian CVT yang bekerja berdasarkan gaya sentrifugal saat putaran mesin tinggi adalah...

a)

Mangkok kopling

b)

Rumah roller

c)

Kampas kopling

d)

Belt CVT

e)

Gearbox final

10.

Fungsi gemuk/lemak pada rumah roller adalah...

a)

Membersihkan debu

b)

Mengurangi akurasi antar roller dan rumah roller

c)

Menambah daya cengkran kopling

d)

Menambah tekanan udara

e)

Menambah berat roller

11.

Bila belt CVT putus saat berkendara, efek yang terjadi adalah...

a)

Motor tetap berjalan pelan

b)

Mesin mati total

c)

Roda macet

d)

Motor tidak bisa bergerak walaupun mesin hidup

e)

Aki menjadi rendam

12.

Perawatan CVT sebaiknya dilakukan setiap jarak perjalanan...

a)

500 km

b)

1.000 km

c)

5.000–8.000 km

d)

20.000 km

e)

Tidak perlu perawatan

13.

Penyebab tarikan awal motor matic terasa lemah biasanya disebabkan oleh...

a)

Roller terlalu berat

b)

Roller terlalu ringan

c)

Kampas kopling selip

d)

Belt terlalu baru

e)

Gear belakang rusak

14.

Dampak penggunaan roller lebih ringan dari standar adalah...

a)

Akselerasi lambat

b)

Top speed meningkat

c)

Tarikan awal cepat tetapi top speed menurun

d)

Konsumsi bahan bakar meningkat

e)

Mesin cepat overheating

15.

Alat yang digunakan untuk mengukur kelenturan belt adalah...

a)

Vernier caliper

b)

Dial Indicator

c)

Feeler gauge

d)

Belt tension gauge

e)

Torque Wrench

16.

Salah satu fungsi dari Secondary Sliding Sheave pada CVT adalah...

a)

Menambah gaya tekan kampas kopling

b)

Mengubah diameter kerja pulley belakang sesuai beban mesin

c)

Menyeimbangkan putaran crankshaft

d)

Mengendalikan gerak belt pada pulley depan

e)

Mengatur berat roller

17.

Masalah “gredek” pada CVT umumnya disebabkan oleh...

a)

Roller kering

b)

Kampas kopling kotor atau aus

c)

Belt terlalu tebal

d)

Rumah roller terlalu bersih

e)

Secondary spring terlalu kuat

18.

Untuk melepas mur pulley tanpa merusaknya, teknisi biasanya menggunakan...

a)

Palu baja

b)

Kunci inggris

c)

Impact Wrench

d)

Solder listrik

e)

Tang buaya

19.

Ketika CVT kotor dan penuh debu, gejala yang sering muncul adalah...

a)

Tarikan menjadi lebih responsif

b)

Tarikan menjadi berat dan bergetar

c)

Top speed meningkat

d)

Konsumsi bahan bakar menurun

e)

Mesin menjadi lebih dingin

20.

Fungsi primary fixed sheave pada CVT adalah...

a)

Menekan kampas kopling agar cepat menempel

b)

Menahan pegas sekunder

c)

Sebagai sisi tetap pulley depan

d)

Mengembalikan posisi roller

e)

mengunci pulley belakang dengan gear final

21.

Penggunaan gemuk yang terlalu banyak pada roller akan menyebabkan...

a)

Roller cepat mengkilap

b)

Roller tidak bisa naik turun dengan lancar

c)

Belt menjadi keras

d)

Kampas penumpukan lengket

e)

Mangkok cepat aus

22.

Salah satu penyebab belt CVT mudah selip adalah...

a)

Pulley kering dan bersih

b)

Permukaan pulley kasar atau berminyak

c)

Roller masih baru

d)

Kampas kopling keras

e)

Tidak menggunakan gemuk sama sekali

23.

Alat yang berfungsi mengukur torsi pengencangan mur pulley adalah...

a)

Feeler gauge

b)

Torque Wrench

c)

Vernier Caliper

d)

Dial Indicator

e)

Mikrometer

24.

Perbaikan yang tepat jika roller CVT sudah aus adalah...

a)

Mengamplas permukaan roller

b)

Membersihkan dengan bensin

c)

Mengganti roller dengan ukuran standar

d)

Menambah gemuk sebanyak mungkin

e)

Mengurangi jumlah roller

25.

Tanda kampas kopling sudah aus adalah...

a)

Warna kampas semakin gelap

b)

Serbuk kampas memenuhi ruang CVT

c)

Diameter pulley mengecil

26.

Pegas sekunder yang terlalu keras akan menyebabkan...

a)

Top speed meningkat

b)

Belt cepat longgar

c)

Tarikan awal berat dan RPM tinggi

d)

Kampas cepat menempel

e)

Roller cepat haus

27.

Mengapa cover CVT memiliki lubang ventilasi?

a)

Untuk memudahkan gemuk keluar

b)

Untuk menjaga sirkulasi udara dan mengurangi panas

c)

Agar udara bisa masuk saat hujan

d)

Untuk mempermudah pemasangan belt

e)

Agar gemuk tidak menguap

28.

Bagian CVT yang mengubah gaya putar menjadi tekanan aksial sehingga pulley dapat membuka dan menutup adalah...

a)

Guide boss

b)

Ramp plate

c)

Spring

d)

Sheave

e)

Bearing

29.

Membersihkan bagian dalam mangkok kopling sebaiknya menggunakan...

a)

Amplas halus

b)

Solar

c)

Kompresor udara

d)

Oli mesin

e)

Deterjen udara

30.

Bila motor matic sulit mencapai top speed, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Roller terlalu berat

b)

Roller terlalu ringan

c)

Belt terlalu lebar

d)

Kampas kopling baru

e)

Secondary spring standar

31.

Ketika melakukan pembongkaran CVT, langkah pertama yang harus dilakukan adalah...

a)

Melumasi roller

b)

Membuka cover CVT

c)

Melepas belt CVT

32.

Serbuk hitam yang biasa ditemukan di area CVT berasal dari...

a)

Oli mesin

b)

Kampas kopling yang aus

c)

Grease roller

d)

Debu luar ruangan

e)

Seal oli bocor

33.

Alat yang diperlukan untuk membersihkan CVT dari kotoran berupa debu dan serbuk kampas adalah...

a)

Kuas dan angin kompresor

b)

Kain basah

c)

Air sabun

d)

Oli transmisi

e)

Amplas kasar

34.

Jika kampas menumpuk menempel pada mangkok dan menyebabkan getaran, solusi yang tepat adalah...

a)

Menambah minyak pada kampas

b)

Mengamplas ringan permukaan kampas dan mangkok

c)

Menambah oli mesin

d)

Memotong sedikit kampas

e)

Mengurangi tekanan pegas

35.

Penyebab tarikan awal terasa berat dan RPM tinggi adalah...

a)

Roller aus dan menjadi kotak

b)

Mangkok kopling terlalu bersih

c)

Per CVT terlalu lemah

d)

Kampas kopling masih baru

e)

Belt masih tebal

36.

Belt CVT harus diganti jika lebarnya berada...

a)

Di atas standar baru

b)

Di bawah batas minimum

c)

Sama dengan ukuran standar

d)

Lebih lebar 2 mm dari standar

e)

Tidak ada perubahan

37.

Fungsi dari guide boss pada pulley adalah...

a)

Menahan belt agar tidak selip

b)

Menjadikan lintasan pergerakan pulley geser

c)

Memberi tekanan pada roller

38.

Jika CVT tidak dirawat dalam jangka waktu lama, kerusakan yang paling mungkin terjadi adalah...

a)

Roller semakin ringan

b)

Belt cepat aus dan bisa putus

c)

RPM idle tidak stabil

d)

Oli mesin berkurang

e)

Busi cepat mati

39.

Berikut yang berfungsi mengembalikan posisi pulley belakang adalah...

a)

Pegas primer

b)

Pegas katup

c)

Pegas sekunder

d)

Pegas kopling

e)

Pegas camshaft

40.

Pada servis CVT, kampas sebaiknya dibersihkan dengan cara...

a)

Dicuci menggunakan air sabun

b)

Digosok amplas halus sekedarnya

c)

Digosok dengan oli bekas

d)

Direndam bensin

e)

Dipoles minyak rem

41.

Suara berdecit ketika akselerasi biasanya disebabkan oleh...

a)

Roller mengering

b)

Belt selip pada pulley

c)

Kampas kopling terlalu kasar

d)

CVT terlalu bersih

e)

Secondary spring baru

42.

Peralatan yang tepat untuk membuka kipas pulley adalah...

a)

Impact driver

b)

Kunci dudukan CVT

c)

Tang

d)

Palu karet

e)

Obeng ketok

43.

Pemasangan roller dengan arah tidak sesuai dapat menyebabkan...

a)

Roller cepat pecah dan tidak rata

b)

Per CVT melonggar

c)

Kampas cepat panas

44.

Penyebab umum mangkok kopling kompresi adalah...

a)

Terlalu sering menggunakan pembersih rem

b)

Overheating dan terjadi secara berlebihan

c)

Roller terlalu ringan

d)

Belt terlalu tebal

e)

CVT jarang terkena debu

45.

Kebiasaan yang dapat memperpanjang umur CVT adalah...

a)

Membiarkan CVT kotor agar gemuk tidak hilang

b)

Memutar gas penuh dari posisi diam

c)

Membersihkan CVT secara berkala sesuai rekomendasi

d)

Menggunakan sabun ketika membersihkan

e)

Menggunakan gemuk lebih banyak dari standar

46.

Jika rpm tinggi tetapi laju motor lambat, kemungkinan...

a)

Belt sangat lengket

b)

Secondary spring patah

c)

Kampas kopling selip

d)

Roller sangat berat

e)

Pulley depan terkunci

47.

Tujuan dari pemberian gemuk pada roller adalah...

a)

Menghilangkan kotoran

b)

Mendinginkan roller

c)

Mengurangi mengganggu dan memperhalus pergerakan roller

d)

Membuat roller semakin berat

e)

Membuat belt lebih kuat

48.

Standar pengecekan CVT umumnya dilakukan setiap...

a)

1.000 km

b)

2.500–3.000 km

c)

10.000 km

d)

20.000 km

e)

50.000 km

49.

Penyebab belt sering “makan pinggir” adalah...

a)

Roller tidak simetris

b)

Pulley aus atau miring

c)

Kampas kopling baru

d)

Secondary spring standar

e)

Mangkok kopling bersih

50.

Saat pemasangan kembali CVT, yang harus diperhatikan pada belt adalah...

a)

Belt harus diberi oli

b)

Pastikan arah tulisan belt sama seperti sebelumnya

c)

Belt harus dibalik agar awet

d)

Belt dipotong sedikit agar lebih lentur

e)

Belt disiram air sebelum dipasang

51.

Seorang petugas menerima keluhan motor matic tarikan awal bergetar (gredek) saat stop & go. Setelah dicek, kampas akumulasi masih tebal. Langkah tepat berikutnya adalah...

a)

Mengganti belt CVT

b)

Mengamplas ringan permukaan mangkok kopling

c)

Menambah gemuk pada rumah roller

d)

Mengganti roller dengan yang lebih berat

e)

Mengganti oli gardan

52.

Pengendara mengeluhkan suara “ngik-ngik” saat berakselerasi. Setelah dibongkar, belt terlihat kotor dan sedikit berminyak. Penyebab paling mungkin adalah...

a)

Belt aus karena usia pakai

b)

Pulley terkena gemuk atau oli

c)

Roller terlalu ringan

d)

Kampas kopling licin

e)

Ventilasi CVT tersumbat

53.

Motor matic sulit mencapai top speed padahal tarikan awal bagus. Pemeriksaan awal yang paling tepat adalah...

a)

Mengukur tekanan kompresi mesin

b)

Mengecek kondisi dan berat roller

c)

Membersihkan kampas kopling

d)

Menyetel celah klep

e)

Mengganti oli mesin

54.

Pada saat pembongkaran CVT, teknisi menemukan roller aus tidak merata (kotak). Dampak utama jika tetap digunakan adalah...

a)

Tarikan awal semakin responsif

b)

Getaran hilang

c)

Akselerasi tersendat dan muncul bunyi

d)

Belt menjadi lebih awet

e)

RPM semakin rendah

55.

Seorang siswa melakukan servis CVT dan mencuci kampas dengan air sabun. Efeknya adalah...

a)

Kampas menjadi licin

b)

Kampas menjadi kesat

c)

Kampas menjadi keras

d)

Kampas menjadi lembut

e)

Kampas menjadi tebal

56.

Motor terasa berat saat menanjak, tapi normal di jalan datar. Kemungkinan terbesarnya adalah...

a)

Roller terlalu berat

b)

Roller terlalu ringan

c)

Kampas kopling aus

d)

Belt terlalu tebal

e)

Mangkok kopling aus

57.

Motor bergetar saat awal jalan, tetapi setelah kecepatan di atas 40 km/jam getarannya hilang. Ini ciri-ciri kerusakan pada...

a)

Roller aus

b)

Kampas kopling dan mangkok kotor

c)

Belt mengembang

d)

Slinding sheave macet

e)

Secondary spring patah

58.

Setelah ganti roller baru, tarikan awal bagus tetapi kecepatan puncak turun. Penyebabnya adalah...

a)

Berat roller lebih besar dari standar

b)

Berat roller lebih ringan dari standar

c)

Secondary spring lebih lunak

d)

Belt terlalu panjang

e)

Kampas kopling baru

59.

Seorang ahli mengganti gemuk roller terlalu banyak. Gejala yang muncul adalah...

a)

Roller bergerak sangat lancar

b)

Belt menjadi licin

c)

Roller lengket dan tidak bebas bergerak

d)

Kampas cepat menempel

e)

Mangkok cepat aus

60.

Pelanggan mengeluh CVT cepat panas. Setelah dibuka, ditemukan debu kampas menumpuk di area CVT. Penanganan yang tepat adalah...

a)

Menambah gemuk pada pulley

b)

Membersihkan CVT dan meningkatkan ventilasi

c)

Mengganti per CVT lebih keras

61.

Motor matic terasa tersendat ketika akselerasi dari 20–40 km/jam. Komponen yang paling perlu dicek adalah...

a)

Celah klep

b)

Gear final

c)

Roller dan ramp plate

d)

Busi

e)

Koil pengapian

62.

Pada servis CVT, seorang siswa memasang belt terbalik dari arah sebelumnya. Dampak yang mungkin terjadi adalah...

a)

Belt cepat aus

b)

Tarikan lebih enteng

c)

Suara mesin lebih halus

d)

Mangkok kopling rusak

e)

Roller lebih berat

63.

Setelah mencuci CVT dengan air, masalah tidak kering dengan baik. Efeknya adalah...

a)

Kampas kopling menjadi kasar

b)

Pulley cepat berkarat dan timbul slip

c)

Roller menjadi lebih ringan

d)

Secondary spring melemahkan

e)

Belt mengembang

64.

Motor matic terasa getar saat mesin dingin, namun hilang setelah panas. Penyebab paling mungkin adalah...

a)

Roller baru

b)

Grease roller mengental saat dingin

c)

Kampas kepadatan menipis

d)

Belt terlalu panjang

e)

Pulley aus

65.

Pelanggan mengeluh ada suara “klotok-klotok” saat CVT dibuka. Pemeriksaan pertama yang paling tepat adalah...

a)

Memeriksa ukuran belt

b)

Memeriksa bentuk roller

c)

Menambah gemuk pada kampas

d)

Mengamplas mangkok kopling

e)

Mengganti pegas sekunder

66.

Dua motor identik diservis CVT. Motor A menggunakan roller 10 gram (standar), Motor B memakai roller 8 gram. Hasil yang benar adalah...

a)

A. A lebih cepat akselerasi, B lebih cepat top speed

b)

B. B lebih cepat akselerasi, top speed turun dibandingkan A

c)

C. Keduanya sama saja

d)

D. A RPM lebih tinggi dari B

e)

E. B hemat BBM dibandingkan A

67.

Keluhan: “Saat jalan 60 km/jam muncul getaran di bagian belakang.” Yang perlu diperiksa terlebih dahulu adalah...

a)

Tekanan ban

b)

Pulley belakang dan bearing CVT

c)

Busi

d)

Sistem pendingin

e)

Oli mesin

68.

Setelah servis CVT, motor justru terasa selip dan bau gosong. Kemungkinan kesalahan terjadi pada...

a)

Roller kebesaran

b)

Kampas terkontaminasi oli atau gemuk

c)

Belt terlalu kering

d)

Mangkok kopling terlalu kasar

e)

Per CVT terlalu keras

69.

Pada saat pemasangan kembali CVT, membantu mengencangkan mur pulley tanpa kunci torsi. Risiko yang mungkin terjadi adalah...

a)

Belt menjadi licin

b)

Mur terlalu kencang atau kurang kencang sehingga bisa lepas

c)

Roller menjadi pecah

d)

Secondary spring patah

e)

Kampas melekat

70.

Motor matic terasa kehilangan tenaga setelah melewati pengumpulan udara tinggi. Bagian CVT yang paling mungkin terpengaruh adalah...

a)

A. Roller dan gemuk tercuci udara

b)

B. Pegas klep

c)

C. Busi dan koil

d)

D. Aki

e)

E. Knalpot

71.

Motor matic mengalami gejala RPM tinggi namun akselerasi lambat, setelah dibongkar ditemukan roller masih bagus, kampas kopling tebal, dan belt dalam batas standar. Analisis berikutnya yang paling tepat adalah memeriksa...

a)

Kondisi per CVT (kemungkinan per CVT lemah atau bermasalah)

b)

Kondisi mesin secara keseluruhan

c)

Kondisi bahan bakar

d)

Kondisi sistem pendingin

72.

Pada pemeriksaan CVT, ditemukan Secondary Sliding Sheave sulit bergerak karena kotor dan berkarat. Jika dipaksakan tetap digunakan, dampaknya adalah...

a)

Belt cepat mengembang

b)

Rasio CVT tidak berubah dengan halus sehingga terjadi “nyentak” saat perpindahan rasio

c)

Kampas kopling tidak menempel

d)

Roller cepat aus

e)

Per CVT mengeras

73.

Motor matic terasa bergetar hebat pada kecepatan 40–60 km/jam. Belt baru, roller standar, dan kampas kopling masih tebal. Langkah analisa lanjutan yang tepat adalah memeriksa...

a)

Tension belt

b)

Kesikuan pulley belakang dan kondisi bearing

c)

Celah busi

d)

Pegas kopling

e)

ECU

74.

Setelah mengganti pegas sekunder dengan tingkat kekerasan lebih tinggi, pelanggan mengeluh bensin boros dan RPM lebih tinggi. Penyebab logisnya adalah...

a)

CVT bekerja pada rasio rendah lebih lama

b)

Roller bergerak ke luar lebih cepat

c)

Belt menjadi licin

d)

Kampas kopling menempel lebih cepat

e)

Mangkok kopling cepat panas

75.

Saat servis, ditemukan roller gemuk mengering dan berubah warna kehitaman. Hal yang paling tepat dilakukan adalah...

a)

Menambah oli mesin ke roller

b)

Membersihkan dan mengganti gemuk baru standar pabrikan

c)

Mengganti spring CVT

d)

Mengamplas roller

e)

Menambah pelumas silikon

76.

Motor matic terasa tersendat ketika akselerasi sedang (mid-range). Setelah dicek, ramp plate memiliki bekas aus di jalur roller. Tindakan terbaik adalah...

a)

Mengamplas jalur roller agar halus kembali

b)

Mengganti ramp plate dengan yang baru

c)

Mengurangi berat roller

d)

Melumasi jalur roller dengan oli

e)

Menambah gemuk tebal pada ramp plate

77.

Setelah servis CVT, motor menimbulkan suara “klok” saat melepas gas dan muncul hentakan ringan. Kemungkinan penyebab paling tepat adalah...

a)

Belt terlalu tebal

b)

Mur pulley kurang torsi atau dudukan boss pulley tidak terpasang sempurna

c)

Secondary spring patah

d)

Roller pecah

e)

Ventilasi CVT tertutup debu

78.

Pelanggan mengeluh CVT cepat panas dan sering bau gosong saat macet. Setelah dicek, ventilasi CVT tertutup debu dan filter ventilasi tersumbat. Penyebab kerusakan utama jika dibiarkan adalah...

a)

Roller mengembang

b)

Belt bisa mengalami glazing dan slip parah

c)

Kampas kopling menjadi keras

d)

Per CVT memanjang

e)

Pulley menjadi licin

79.

Motor matic berakselerasi normal jika solo rider, namun sangat drop ketika berboncengan. Bagian CVT yang paling mempengaruhi kondisi ini adalah...

a)

Roller

b)

Secondary spring

c)

Kampas kopling

d)

Mangkok kopling

e)

Fan pulley

80.

Setelah hujan lebat, motor masuk bengkel dengan keluhan slip parah di awal jalan. Setelah dibongkar, ditemukan air dalam ruang CVT. Tindakan pertama yang tepat adalah...

a)

Langsung ganti belt dengan yang baru

b)

Mengeringkan seluruh komponen CVT termasuk belt dan pulley

c)

Menambah gemuk agar air keluar

d)

Mengganti kampas kopling

e)

Mengampelas pulley

81.

Seorang teknisi menemukan roller pecah sebagian. Penyebab paling masuk akal adalah...

a)

Overheat CVT dan tekanan beban berlebih pada roller

b)

Grease terlalu banyak

c)

Kampas kopling terlalu tebal

d)

Belt terlalu keras

e)

Mur pulley terlalu kencang

82.

Saat pemeriksaan, guide boss aus dan menyebabkan celah berlebih. Akibat jangka panjang jika tidak diganti adalah...

a)

Putusnya per CVT

b)

Pulley depan goyang dan rasionya tidak stabil

c)

Kampas kopling lengket

d)

Belt mengendur

e)

Roller menjadi lebih berat

83.

Pelanggan mengeluh suara kasar saat idle pada bagian CVT, tetapi hilang ketika throttle dibuka. Analisis yang tepat adalah...

a)

Mur pulley terlalu kencang

b)

Kampas kopling berbergesekan ringan dengan mangkok

c)

Belt terlalu baru

d)

Roller terlalu ringan

e)

Secondary spring patah

84.

Motor matic kehilangan tenaga setelah servis CVT. Setelah diperiksa, roller dipasang dengan ukuran berbeda-beda (bercampur). Pengaruhnya adalah...

a)

Top speed meningkat

b)

Rasio CVT kacau, getar, dan akselerasi tidak stabil

c)

Belt menjadi lebih awet

d)

RPM lebih rendah

e)

Kampas kopling cepat menempel

85.

Keluhan: “Motor bergetar ketika akan jalan, setelah 20 km/jam getarannya hilang.” Pemeriksaan paling efektif berurutan adalah...

a)

Secondary spring → belt → roller

b)

Kampas kopling → mangkok kopling → rumah roller

c)

Oli gardan → busi → kompresi

d)

ECU → sensor TPS → ISC

e)

Fan CVT → filter udara → koil

86.

Motor matic slip berat ketika tanjakan. Belt baru, roller standar, kampas tebal. Pemeriksaan lanjutan fokus ke...

a)

Pegas sekunder melemah

b)

Kampas kopling aus

c)

Oli gardan kurang

d)

Roller aus

e)

Pulley depan aus

87.

Saat pemasangan kembali, teknisi lupa membersihkan sisa gemuk pada permukaan katrol. Dampaknya adalah...

a)

Roller berat

b)

Belt slip dan cepat rusak

c)

Kampas menempel

d)

Secondary spring patah

e)

RPM idle naik

88.

Pelanggan menggunakan roller lebih berat dari standar untuk efisiensi BBM. Efek samping yang mungkin muncul adalah...

a)

RPM tinggi dan boros

b)

Tarikan awal lemah dan lambat

c)

Kampas cepat habis

d)

Secondary spring melemah

e)

Belt cepat memanjang

89.

Pada CVT ditemukan permukaan pulley depan bergelombang (pola gelombang). Penyebab paling umum adalah...

a)

Belt terlalu sering dicuci

b)

Panas berlebih dan slip berkepanjangan

c)

Roller terlalu berat

d)

Mur pulley kendor

e)

Ventilasi CVT besar

90.

Setelah ganti kampas kopling, teknisi tidak melakukan proses “bedding-in” (penyesuaian awal). Dampaknya adalah...

a)

Kampas langsung mengikis mangkok dengan merata

b)

Munculnya slip dan glazing pada kampas

c)

Top speed turun permanen

d)

Roller menjadi licin

e)

Secondary spring bunyi

91.

Motor terasa bergetar saat menengah–tinggi, suara mendengung dari CVT. Pemeriksaan prioritas adalah...

a)

Celah klep

b)

Bearing pulley belakang dan poros sekunder

c)

Konstruksi blok CVT

92.

Di bengkel, teknisi pemula memberi gemuk pada kampas kopling agar tidak cepat aus. Dampak langsungnya adalah...

a)

Tarikan lebih enteng

b)

Kampas licin dan tidak bisa menggigit mangkok

c)

Belt menjadi keras

d)

Mangkok lebih awet

e)

Roller tidak bergerak

93.

Motor terasa sering “nyantol” (menahan) ketika melepas bensin. Kemungkinan terbesar adalah...

a)

Secondary spring terlalu keras membuat deselerasi terasa berat

b)

Roller sangat berat

c)

Belt terlalu longgar

d)

Kampas kopling licin

e)

Mur pulley kendor

94.

Setelah pemasangan CVT, terdengar suara “gluduk” saat motor melewati jalan rusak. Jika sumber dari CVT, kemungkinan adalah...

a)

Kampas kopling pecah

b)

Dudukan sliding sheave dan bushing aus

c)

Belt kebesaran

d)

Roller terlalu ringan

e)

Fan pulley macet

95.

Kasus: Motor terasa bergetar setelah pemakaian 20–30 menit perjalanan jauh. Penyebab yang paling mungkin adalah...

a)

Roller baru

b)

Overheat CVT sehingga kampas kopling dan mangkok memuai dan slip

c)

Belt baru menyesuaikan

d)

Secondary spring terlalu dingin

e)

Ventilasi terlalu besar

96.

Seorang teknisi menemukan sabuk mulai retak kecil-kecil namun masih berfungsi. Tindakan yang tepat adalah...

a)

Melanjutkan pemakaian hingga putus

b)

Memotong bagian retak

c)

Mengganti belt sebelum digunakan kembali

d)

Melumasi retakan dengan gemuk

e)

Mengamplas permukaan belt

97.

Motor terasa “berdenyut” saat perpindahan rasio CVT. Pemeriksaan yang tepat adalah fokus ke...

a)

Kesehatan aki

b)

Keausan ramp plate dan jalur roller

c)

Filter udara mesin

d)

Sensor O2

e)

Level oli gardan

98.

Pelanggan mengeluh CVT cepat dan meskipun sering diservis. Setelah evaluasi, diketahui teknisi sering menggunakan gemuk non-standar. Kesimpulan yang benar adalah...

a)

Semua Grease sama

b)

Grease non-standar dapat merusak material roller dan mempercepat keausan

c)

Grease apapun membuat CVT awet

d)

Grease hanya berfungsi membersihkan

e)

Servis terlalu sering menyebabkan aus

99.

Setelah melepas pulley belakang, mesin menekan sliding sheave dan terasa seret. Solusi yang tepat adalah...

a)

Melumasi dengan oli mesin

b)

Membersihkan dan melumasi bushing dengan gemuk khusus CVT

c)

Mengamplas bagian dalam bushing

d)

Mengganti belt

e)

Menambah berat roller

100.

Motor terasa normal saat sendiri, tetapi saat membawa barang berat sering muncul bau gosong di CVT. Analisis paling tepat adalah...

a)

Secondary spring terlalu keras

b)

Kampas penumpukan slip karena beban dan panas berlebih

c)

Roller terlalu berat

d)

Belt terlalu tebal

e)

Pulley belakang kendor