Font size
WorksheetsSoal Pilihan Ganda Komputer
Total questions: 56
Worksheet time: 56mins
Rina, yang sedang terburu-buru karena listrik akan padam, berusaha mematikan komputernya dengan cepat. Tanpa menutup aplikasi yang sedang terbuka, ia langsung menekan tombol power di komputer. Hmm, apa ya risiko yang paling mungkin terjadi akibat tindakan Rina yang terburu-buru ini?
Komputer akan menyala lebih cepat saat digunakan kembali
Semua file tersimpan otomatis dengan aman
Sistem operasi bisa rusak atau data hilang
Monitor menjadi gelap lebih lama dari biasanya
Program akan berjalan otomatis setelah restart
Suatu hari di sekolah, Dedi sedang asyik membuka file di komputernya. Tanpa sengaja, dia menghapus folder teman sekelasnya, Nita, yang berisi tugas penting. Apa yang sebaiknya Dedi lakukan untuk memperbaiki kesalahannya dan menyelamatkan hari Nita?
Menutup komputer agar kesalahan tidak terlihat
Menghapus folder lain agar tampilan rapi
Mengembalikan file dari Recycle Bin dan memberi tahu Nita
Membuat folder baru tanpa isi
Menyalahkan komputer karena error
Suatu hari, Angga dan Eko sedang belajar tentang sejarah komputer di kelas. Tiba-tiba, saat mereka mencoba mencari informasi di internet, layar komputer menampilkan pesan “No Internet Connection.” Hmm, apa langkah pertama yang seharusnya mereka lakukan untuk mengatasi masalah ini?
Mengganti komputer dengan yang baru
Menyalakan ulang aplikasi browser
Memeriksa koneksi Wi-Fi atau kabel LAN
Menghapus cache dan riwayat pencarian
Menginstal antivirus
Nita dan Budi sedang berusaha untuk menjadi lebih teratur dalam menyimpan hasil latihan mengetik mereka. Namun, setiap kali mereka menyimpan file, dokumen tersebut tersebar di berbagai tempat, seperti harta karun yang hilang! Apa langkah terbaik agar mereka bisa menemukan file-file mereka dengan mudah?
Menyimpan semua file di desktop tanpa folder
Membuat satu folder bernama “Latihan Mengetik” dan menyimpan semua file di sana
Menghapus semua file lama agar tidak bingung
Menyimpan file ke flashdisk tanpa nama folder
Membiarkan file tersimpan otomatis oleh komputer
Suatu hari, Siti sedang asyik mengetik tugas di Microsoft Word ketika tiba-tiba, tanpa sengaja, ia menutup program tersebut tanpa menyimpan dokumennya. Oh tidak! Agar kejadian menyedihkan ini tidak terulang di masa depan, apa yang sebaiknya ia lakukan?
Menonaktifkan fitur autosave
Menyimpan file di akhir pelajaran saja
Menekan Ctrl + S secara berkala untuk menyimpan
Membuka file dari Recycle Bin
Menyalin teks ke notepad setelah selesai
Suatu hari, Andi sedang berselancar di dunia maya dan menemukan sebuah situs yang menawarkan aplikasi gratis yang sangat menarik. Namun, saat ia mencoba mengunduhnya, muncul peringatan "File ini berpotensi membahayakan komputer Anda." Dalam situasi yang mendebarkan ini, apa tindakan paling aman yang sebaiknya dilakukan Andi?
Melanjutkan unduhan agar rasa penasarannya terpuaskan
Mengabaikan peringatan karena menganggapnya hanya pesan biasa
Membatalkan unduhan dan mencari sumber resmi yang lebih terpercaya
Mematikan antivirus agar unduhan tidak terganggu
Membuka file di mode offline untuk menghindari risiko
Rani dan Joko sedang bekerja di ruang lab, tetapi komputer mereka terasa lambat dan sering hang. Setelah mereka melakukan pemeriksaan, ternyata terlalu banyak program dibuka secara bersamaan. Apa penyebab utama masalah tersebut?
Kapasitas hard disk terlalu besar
Terlalu banyak aplikasi berjalan dan memakan memori
Virus menyerang semua file
Kabel monitor longgar
Komputer tidak di-update
Bayu, si jagoan komputer, selalu asyik menggunakan komputer labor. Ia login ke akun Google pribadinya dan lupa logout setelah selesai berpetualang di dunia maya. Nah, apa ya risiko dari kebiasaannya yang seru ini?
Komputer warnet jadi lebih cepat dan responsif
Akun Google-nya bisa diakses oleh teman-teman yang iseng
Semua datanya tersimpan aman di Google, seperti harta karun
Suatu hari, saat menggunakan komputer bersama, Maya melihat folder terbuka yang berisi file-file pribadi temannya, Arif. Rasa ingin tahunya muncul dan ia ingin membaca isi file tersebut. Tindakan apa yang mencerminkan etika digital yang baik dalam situasi ini?
Membuka file tersebut untuk tahu isinya
Menyalin file agar bisa dibaca nanti
Menghapus file agar tidak disalahgunakan
Menutup folder dan tidak membuka tanpa izin
Mengunggah file ke media sosial
Rafi, si jagoan Microsoft Word, sedang berjuang membuat cover makalahnya. Namun, oh tidak! Hasil cetaknya terlihat terpotong di tepi kertas. Setelah melakukan penyelidikan kecil, Rafi menemukan bahwa ukuran kertasnya belum diatur. Nah, langkah pertama yang seharusnya diambil Rafi agar ukuran kertasnya sesuai dengan standar tugas sekolah adalah...
Mengubah font menjadi Times New Roman
Mengatur margin ke ukuran “Normal”
Mengatur ukuran kertas menjadi A4 di menu Layout → Size
Menghapus sebagian teks agar muat di halaman
Menggunakan ukuran kertas Letter
Rahman sedang berjuang untuk meletakkan logo SMA Negeri 2 Pangkalan Kuras di tengah cover makalahnya. Setiap kali dia mencoba memindahkan logo, posisi teks ikut bergeser dan membuatnya frustrasi. Apa solusi terbaik agar logo dapat digeser bebas tanpa mengganggu teks yang sudah ada?
Mengubah warna background halaman
Menggunakan fitur Wrap Text → In Front of Text
Menyisipkan logo lewat menu “Shapes”
Menghapus teks di bawah logo
Mengatur logo menjadi watermark
Ina sedang berusaha membuat cover makalah yang menarik, tetapi judulnya tampak tidak rapi karena posisinya di sisi kiri halaman. Apa yang sebaiknya dilakukan Rizal agar judul tersebut bisa tampil lebih menawan dan berada di tengah halaman?
Mengatur perataan teks menjadi rata tengah
Memperbesar ukuran font judul
Mengganti jenis font judul
Menambahkan gambar di samping judul
Bagaimana cara membuat cover makalah agar terlihat lebih profesional? Mari kita bantu Adi dan Titi untuk membuat makalah mereka bersinar!
Mengubah ukuran font menjadi lebih besar
Menggunakan kombinasi tombol Ctrl + E untuk rata tengah
Menambah banyak spasi di depan judul
Menggunakan fitur “Tab” berulang kali
Mengatur margin ke ukuran minimum
Rahman dan Indah baru saja mengalami kejadian yang membuat mereka berpikir, apa pelajaran penting yang dapat diambil dari kejadian ini?
Simpan dokumen hanya setelah selesai seluruhnya
Aktifkan fitur Autosave atau tekan Ctrl + S secara berkala
Jangan menggunakan komputer saat hujan
Simpan file hanya di flashdisk
Gunakan kertas untuk menyalin tugas agar tidak hilang
Yuni sedang berusaha untuk menamai file cover makalahnya agar mudah ditemukan oleh gurunya saat dikumpulkan. Nama file mana yang paling sesuai dengan aturan penamaan yang baik dan bisa membuat gurunya tersenyum?
tugas.docx
cover.docx
Makalah.docx
Cover_Makalah_Informatika_Yuni_X3.docx
tugas baru final.docx
Suatu hari, Andi, Susi, dan Rizky sedang bekerja di komputer lab. Andi telah menyimpan file cover yang sangat penting di komputernya. Namun, saat Susi mencoba membukanya di komputer lain, file-nya tidak ditemukan! Hmm, apa ya penyebab paling logis dari masalah yang bikin mereka bingung ini?
File tidak tersimpan dengan benar atau disimpan di lokasi yang salah
Komputer baru tidak mendukung Microsoft Word
File otomatis terhapus setelah komputer dimatikan
File terlalu besar untuk dibuka
Word tidak bisa membaca file lama
Fira, si jagoan teknologi, sedang berusaha mengirim file cover makalahnya ke Google Classroom. Namun, oh tidak! File-nya tidak bisa diunggah karena formatnya tidak sesuai. Apa solusi paling tepat yang bisa dilakukan Fira agar makalahnya bisa segera dikirim?
Ubah format file ke .docx sebelum dikirim
Ubah nama file menjadi lebih pendek
Kompres file menggunakan ZIP
Cetak file lalu foto hasilnya
Tambahkan gambar baru ke dalam file
Rizal sedang berusaha membuat cover makalahnya terlihat menarik dengan berbagai warna cerah dan font yang unik. Namun, guru yang bijaksana menegurnya karena hasilnya kurang formal. Apa ya alasan etis dan teknis di balik teguran guru kepada Rizal?
Karena file Rizal tidak disimpan di komputer sekolah
Karena makalah harus tampil sederhana, formal, dan mudah dibaca
Karena warna membuat file menjadi berat
Karena font berwarna melanggar hak cipta
Karena Word tidak mendukung font warna-warni
Rani, si pencari logo handal, sedang berpetualang di dunia maya untuk menemukan logo SMA Negeri 2 Pangkalan Kuras yang sempurna untuk cover makalah Informatika-nya. Ia menjelajahi lautan gambar di Google, tetapi sayangnya, banyak yang buram atau memiliki watermark yang mengganggu. Rani pun bingung memilih mana yang terbaik untuk diunduh. Setelah melakukan penyelidikan lebih mendalam, Rani menemukan beberapa gambar yang memiliki resolusi tinggi dan format PNG. Gambar-gambar ini terlihat lebih jernih dan latarnya sudah transparan. Dalam petualangannya, apa pilihan terbaik yang seharusnya diambil Rani?
Memilih gambar yang berwarna paling cerah
Mengunduh gambar berwatermark karena terlihat resmi
Mengunduh gambar PNG beresolusi tinggi tanpa watermark
Menggunakan logo buatan sendiri
Memperbesar gambar buram agar terlihat jelas
Adi sedang bersemangat untuk membuat poster digital yang keren untuk kegiatan sekolahnya. Ia menjelajahi Google untuk mencari gambar yang sempurna, tetapi sayangnya, ia hanya menemukan gambar dengan ukuran file yang sangat kecil. Ketika ia mencoba memperbesarnya di Word,
Gambar memiliki resolusi yang tinggi.
Gambar memiliki resolusi yang rendah.
Gambar dapat diperbesar tanpa kehilangan kualitas.
Gambar tidak dapat digunakan untuk poster.
Ketika Dimas sedang mencari gambar untuk tugasnya, ia melakukan beberapa kesalahan. Apa kesalahan awal Dimas saat memilih gambar?
Ia menggunakan Google Chrome, padahal seharusnya Firefox!
Ia memilih gambar dengan resolusi rendah, seperti gambar dari tahun 2000!
Ia memilih gambar dalam format PNG, yang tidak disukai dosennya!
Ia mengunduh terlalu banyak gambar, sampai komputernya hampir penuh!
Ia menyimpan gambar di folder yang salah, dan sekarang bingung mencarinya!
Kenapa sih Nayla harus menghapus background gambar? Yuk, kita cari tahu!
Agar file gambarnya jadi lebih kecil dan mudah dibagikan
Agar logo bisa dicetak lebih cepat dan efisien
Agar logo tidak menutupi elemen lain di halaman, biar lebih rapi
Agar warna logo berubah menjadi hitam, jadi lebih menarik
Agar gambar bisa dibuka tanpa internet, praktis banget!
Farel sedang menghadapi sebuah tantangan yang menarik! Apa solusi paling logis yang bisa dia temukan untuk mengatasi masalah ini? Mungkin Indah, Rina, atau Rani bisa memberikan ide-ide cemerlang mereka juga!
Suatu hari, Hana, Ratna, dan Rahman sedang bersiap untuk presentasi penting di kelas. Hana dengan semangat mengunduh gambar pertama yang muncul di Google tanpa memeriksa resolusi atau lisensinya. Namun, saat presentasi dimulai, semua orang terkejut melihat gambar tersebut memiliki watermark besar di tengahnya! Watermark itu membuat tampilan presentasi Hana terlihat tidak profesional dan mengalihkan perhatian teman-teman sekelasnya. Apa pelajaran penting yang bisa diambil dari pengalaman Hana ini?
Gunakan gambar apa saja selama gratis
Selalu pilih gambar yang memiliki watermark agar terlihat resmi
Pastikan gambar bebas watermark dan sesuai lisensi
Gunakan gambar hitam putih agar watermark hilang
Perkecil gambar agar watermark tidak terlihat
Agung ingin memperindah cover makalahnya dengan menambahkan ikon-ikon kecil yang lucu dari Google. Ia mengunduh banyak gambar tanpa memperhatikan formatnya. Sayangnya, beberapa gambar memiliki background kotak putih yang merusak estetika desainnya. Kini, Agung mempertimbangkan untuk memakai Remove.bg agar ikon-ikon tersebut terlihat transparan dan lebih profesional. Apa langkah terbaik yang sebaiknya diambil Agung?
Menghapus semua ikon dan membuat cover polos
Mencari ikon yang sudah PNG agar tidak perlu edit
Mengunduh ikon berukuran sangat kecil
Menggunakan ikon dengan watermark
Menambah background baru agar kotak putih tidak terlihat
Bayangkan Siti sedang berselancar di dunia maya dan menemukan sebuah website yang menawarkan logo Microsoft Word. Namun, website itu dipenuhi dengan iklan-iklan mencurigakan! Apa risiko yang mungkin dihadapi Siti jika ia mengunduh logo tersebut?
Komputer terkena malware
Logo menjadi buram
Internet menjadi lebih cepat
Laporan menjadi lebih menarik
Suatu hari, Siti sedang berselancar di dunia maya ketika tiba-tiba ia mengklik sebuah gambar yang menarik perhatian. Namun, komputer mengeluarkan popup dan peringatan antivirus yang membuatnya terkejut. Dengan hati berdebar, Siti mulai merasa khawatir karena situs tersebut terlihat tidak aman. Dalam situasi yang mendebarkan ini, apa keputusan paling bijak yang harus diambil Siti?
Tetap mengunduh karena logonya sangat menarik
Mengecilkan ukuran browser supaya iklan tidak mengganggu
Menutup situs tersebut dan mencari sumber yang lebih terpercaya, seperti rekomendasi dari Heri atau Wawan
Menonaktifkan antivirus agar proses download bisa berjalan lancar
Mengabaikan peringatan karena mungkin hanya bug
Suatu hari, Tegar, Adi, dan Lina sedang bersiap-siap untuk membuat desain poster OSIS yang keren. Tegar ingin menghapus background foto dari Google agar objeknya bisa digunakan dalam desain tersebut. Ia membuka Remove.bg, tetapi koneksi internetnya lambat sehingga proses upload gagal. Tegar mencoba mengulang proses, tetapi tetap gagal. Adi dan Lina pun mulai membantu Tegar mencari kemungkinan masalah lain. Apa langkah awal yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini?
Mengganti warna background gambar
Memperbaiki koneksi internet terlebih dahulu
Mengganti file dengan ukuran lebih besar
Menghapus antivirus agar upload lebih cepat
Mengecilkan layar komputer
Suatu hari, Rafa sedang asyik mencari gambar yang keren untuk tugasnya. Ia menemukan gambar yang sangat menarik dan sesuai dengan tema tugasnya. Namun, saat membuka halaman sumber, Rafa terkejut karena gambar tersebut ternyata berlisensi berbayar! Tidak ingin terjebak dalam masalah, Rafa mulai berpikir tentang alternatif lain. Apa tindakan paling etis yang seharusnya diambil Rafa?
Menggunakan gambar tersebut tanpa membayar
Menghapus watermark agar tidak ketahuan
Mencari gambar gratis dengan lisensi bebas pakai
Mengganti nama file agar dianggap gambar baru
Mengunduh gambar dengan screenshot
Naufal, si pencinta teknologi, sedang berusaha mencari gambar laptop yang sempurna di Google. Namun, ia terjebak dalam dilema! Ia menemukan dua pilihan gambar: satu berukuran 200 × 200 dan yang lainnya 1200 × 800. Setelah mencoba, gambar kecil tampak pecah saat diperbesar. Gambar mana yang seharusnya dipilih Naufal dan mengapa? Apakah Naufal akan memilih gambar yang lebih kecil atau yang lebih besar?
200×200 karena ukurannya kecil
1200×800 karena lebih jernih saat diperbesar
200×200 karena lebih cepat diunduh
1200×800 karena lebih ringan
200×200 karena formatnya JPG
Nisa sedang berusaha menghapus background dari logo keren yang ia download. Logo tersebut berwarna merah terang, sedangkan backgroundnya putih bersih. Dengan bantuan Remove.bg, Nisa berhasil menghapus background dengan sangat rapi! Namun, saat ia mencoba gambar lain yang memiliki background yang lebih rumit, hasilnya tidak sebaik sebelumnya. Menurutmu, apa faktor paling memengaruhi keberhasilan Remove.bg dalam menghapus background?
Jenis browser yang digunakan
Warna background yang kontras dengan objek
Ukuran file terlalu besar
Gambar PNG selalu gagal
Gambar selalu harus hitam putih
Rehan, si kreatif, diminta untuk membuat poster kelas yang menarik. Ia dengan semangat mengunduh gambar dari Google, tetapi sayangnya, gambar tersebut tersimpan sebagai “image123.jpg”. Kini, Rehan merasa kesulitan mencarinya kembali di folder Downloads yang penuh sesak.
Setelah beberapa waktu, Rehan menyadari bahwa memberi nama file yang jelas dan menarik sangat membantu dalam pekerjaannya. Nah, jika kamu berada di posisi Rehan, nama file mana yang paling tepat untuk poster kelasnya?
gambarbaru
image123
poster1
poster_kelas_rehan.png
unduhan
Suatu hari, Lala, si jagoan desain, mengunggah gambar ke Remove.bg. Namun, hasilnya terlihat patah-patah seperti puzzle yang belum lengkap! Setelah memeriksa dengan teliti, ia menyadari bahwa gambar yang ia unggah beresolusi sangat rendah. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, apa langkah pertama yang seharusnya ia lakukan?
Mengedit gambar secara manual
Mengunduh kembali gambar dengan resolusi lebih tinggi
Mengubah format gambar menjadi PDF
Menurunkan kualitas gambar
Menambahkan background baru
Rizal sedang bersemangat untuk membuat cover makalahnya. Ia menemukan logo sekolah yang keren di Google, tetapi sayangnya, logo tersebut tidak berbentuk lingkaran sempurna dan terlihat terpotong. Rizal mulai curiga, apakah ini benar-benar logo resmi sekolahnya? Apa yang sebaiknya ia lakukan?
Menggunakan logo tersebut karena mudah ditemukan
Mencari logo resmi dari situs sekolah atau sumber terpercaya
Mengedit sendiri bentuk logonya
Mengganti logo dengan gambar acak
Menghapus logo agar tampilan sederhana
Nita sedang asyik mengunduh gambar untuk tugas seni dan langsung menghapus background-nya. Namun, setelah diperhatikan dengan seksama, ia menemukan garis tipis putih di pinggir objek yang mengganggu. Nita ingin memperbaikinya agar hasilnya lebih sempurna. Bagaimana cara paling mudah untuk mengatasi masalah ini?
Mencari gambar dengan background yang berbeda
Menggunakan fitur “Erase/Restore” di Remove.bg untuk merapikan tepi
Mengubah warna objek
Menghapus gambar dan tidak menggunakannya
Mencetak gambar agar tidak terlihat
Suatu hari, Fito, Dewi, dan Agus sedang bersenang-senang menjelajahi dunia maya. Fito menemukan gambar menarik di Google dan segera mengunduhnya. Namun, saat ia mencoba membuka file tersebut, ia terkejut karena ternyata itu bukan gambar, melainkan link palsu! Fito pun menyadari bahwa tidak semua gambar yang ada di Google itu aman atau asli. Dari pengalaman seru ini, apa pelajaran penting yang bisa diambil oleh mereka?
Selalu mengunduh gambar dari iklan
Memilih gambar dari situs yang terpercaya
Mengunduh gambar dari sembarang link
Menghindari penggunaan Google
Mengunduh file dalam jumlah banyak
Suatu hari, Zahra sedang terburu-buru menghapus background gambar untuk tugas seni digitalnya. Namun, saat mengunggah, ia menyadari bahwa gambar yang diunggah adalah gambar yang salah! Ia pun panik karena kesulitan menemukan kembali gambar aslinya di komputer. Ternyata, semua ini terjadi karena Zahra tidak mengorganisasi folder dengan baik. Jika kamu berada di posisi Zahra, apa yang seharusnya ia lakukan agar tidak mengalami masalah serupa di masa depan?
Menyimpan semua file di desktop agar mudah diakses
Menamai file dan menempatkannya dalam folder khusus agar lebih teratur
Menyimpan file dengan nama “baru” setiap waktu agar tidak bingung
Menghapus file yang tidak ditemukan agar tidak memenuhi ruang penyimpanan
Mengunduh ulang semua gambar agar bisa memulai dari awal
Suatu hari, Adit sedang asyik menggunakan Remove.bg untuk menghapus background sebuah gambar. Namun, ia mendapati bahwa rambut pada gambar tersebut sangat detail dan sulit dipisahkan dari background. Dalam kebingungannya, ia pun bertanya kepada temannya, Eko, apakah ada alternatif lain yang bisa dicoba. Apa solusi terbaik yang bisa mereka gunakan?
Menggunakan gambar dengan objek yang lebih sederhana
Menghapus rambut pada gambar
Mengubah warna objek
Menggunakan aplikasi editing lanjutan jika diperlukan
Mengompres file gambar
Wahyu sedang asyik mencari gambar yang sempurna untuk tugas seni digitalnya. Namun, saat ia memeriksa resolusi gambar, ia terkejut menemukan bahwa tingginya hanya 150 pixel! Wahyu ingin memastikan gambarnya tetap tajam dan tidak pecah saat diperbesar. Apa yang sebaiknya dilakukan Wahyu?
Mengunduh gambar apa adanya
Mencari gambar dengan resolusi lebih besar
Menurunkan resolusi gambar
Mengubah format gambar menjadi PNG
Menghapus background dulu
Rizky sedang berusaha mengunduh gambar ikon WiFi yang keren dari Google. Ia ingin menghapus background agar ikon tersebut terlihat lebih profesional dan menarik. Namun, ia menyadari bahwa banyak ikon yang tersedia dalam format PNG transparan. Rizky pun bertanya-tanya, apakah masih perlu menggunakan Remove.bg? Apa keputusan paling cerdas yang bisa ia ambil?
Tetap gunakan Remove.bg meskipun tidak perlu
Pilih ikon PNG transparan agar tidak perlu edit background
Mengunduh ikon JPG agar terlihat berwarna
Menghilangkan background ikon PNG
Membuat ikon sendiri
Ketika jam pelajaran Informatika dimulai, seluruh siswa, termasuk Rizky, Eko, dan Mega, bergegas memasuki laboratorium komputer dengan terburu-buru karena takut terlambat. Beberapa di antara mereka berlari dan hampir menabrak meja komputer. Guru yang bijak memperingatkan bahwa tindakan seperti itu bisa menyebabkan kecelakaan atau kerusakan alat. Jadi, apa yang seharusnya dilakukan Rizky, Eko, dan Mega sebelum masuk laboratorium komputer?
Masuk dengan cepat agar tidak ketinggalan tugas
Masuk dengan tertib dan tidak berlari
Hei, teman-teman! Mengapa larangan tersebut sangat penting diterapkan di laboratorium kita?
Karena laboratorium terlalu kecil untuk semua kegiatan
Karena makanan bisa membuat Adi dan Mega lapar saat belajar
Karena cairan dapat merusak perangkat elektronik yang kita gunakan
Karena membuat suasana belajar lebih santai dan menyenangkan
Karena komputer butuh ruang kosong di meja agar Ina bisa bekerja dengan nyaman
Suatu hari, Dika dan teman-temannya, Lina dan Rizky, sedang asyik belajar di laboratorium komputer. Tiba-tiba, Dika melihat kabel power komputer yang longgar dan berpikir, "Hmm, sepertinya aku bisa memperbaikinya sendiri!" Tanpa berpikir panjang, ia menarik kabel tersebut, dan tiba-tiba komputer mati mendadak! Dika pun panik karena ia baru sadar bahwa ia melakukan itu tanpa izin guru. Nah, sebelum Dika menyentuh perangkat, apa yang seharusnya ia lakukan?
Menanyakan izin kepada guru atau teknisi
Mematikan listrik di seluruh laboratorium
Membiarkan kabel terlepas
Menyuruh teman memperbaiki
Mencabut semua kabel yang terlihat longgar
Dalam pertandingan seru, Riko melakukan sebuah pelanggaran. Pelanggaran apa yang dia lakukan?
Melakukan handsball
Melakukan offside
Melakukan pelanggaran terhadap lawan
Melakukan pelanggaran waktu
Bayangkan Dewi dan Faisal sedang berada di kelas komputer. Tiba-tiba, Dewi langsung menyalakan komputer tanpa instruksi dari guru! Faisal pun duduk di komputer pilihan sendiri dan membuka tasnya, mengeluarkan makanan. Apa yang seharusnya mereka lakukan?
Duduk di komputer sesuai instruksi guru
Langsung menyalakan komputer tanpa instruksi
Duduk di komputer pilihan sendiri
Membuka tas dan makanan di meja komputer
Faisal dan Heri sedang berdiskusi tentang cara menggunakan komputer di sekolah. Mereka memiliki beberapa ide, tetapi hanya satu yang benar-benar tepat. Apa yang sebaiknya mereka lakukan?
Menghemat kuota internet sekolah
Menggunakan komputer tidak sesuai tujuan belajar
Membuka situs yang aman
Menghapus cache browser
Membantu teman bermain
Heri dan Ina sedang berdiskusi di laboratorium. Mereka bertanya-tanya, mengapa ya pemberian nama file itu sangat penting? Apa sih alasannya?
Agar komputer bisa menyala otomatis
Agar file mudah ditemukan dan tidak tertukar
Agar file bisa dibuka oleh siapa saja
Agar kapasitas penyimpanan berkurang
Agar tampilan file lebih menarik
Suatu hari, Bayu dengan semangatnya mencabut kabel USB printer tanpa melakukan “Eject” terlebih dahulu. Tiba-tiba, printer kesayangannya tidak mau berfungsi dan menampilkan pesan error yang bikin pusing. Guru yang bijak pun menjelaskan bahwa tindakan ceroboh ini bisa merusak perangkat keras. Nah, apa sih penyebab utama masalah yang dialami Bayu ini?
Printer sudah rusak sebelumnya
Bayu tidak mematikan komputer
Kabel USB dicabut tanpa prosedur aman
File belum tersimpan
Listrik di laboratorium padam
Suatu hari, Nadya, Faisal, dan Angga sedang asyik mengerjakan tugas di sekolah. Nadya dengan percaya diri menggunakan flashdisk pribadinya di komputer sekolah tanpa memeriksa virus terlebih dahulu. Namun, tak lama kemudian, mereka menyadari bahwa beberapa file tugas penting di komputer lain hilang! Guru pun mulai curiga, apakah ada virus yang menyebar dari flashdisk Nadya? Ayo, bantu mereka mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi!
Wahai teman-teman! Mari kita lihat kesalahan yang dilakukan oleh siswa kita, Lina. Apa ya kesalahan yang dia lakukan?
Tidak memeriksa virus sebelum digunakan
Menyimpan file di folder yang salah
Menghapus file tugas teman
Mengubah pengaturan jaringan
Rifki meninggalkan laboratorium tanpa mematikan komputer yang ia gunakan. Komputer tersebut tetap menyala semalaman dan menyebabkan panas berlebih. Keesokan harinya, guru menemukan komputer itu rusak. Apa yang seharusnya dilakukan Rifki sebelum meninggalkan laboratorium?
Menutup program dan mematikan komputer sesuai prosedur
Meninggalkan komputer dalam keadaan menyala
Menyimpan file di desktop tanpa keluar akun
Menutup layar tanpa mematikan sistem
Mematikan lampu ruangan saja
Selama praktik, guru meminta semua siswa untuk tidak mengubah pengaturan komputer. Tetapi Fadli ingin mengatur wallpaper dan font sesuai seleranya. Perubahan tersebut menyebabkan komputer lain ikut bermasalah karena pengaturan jaringan berubah. Apa yang dilanggar oleh Fadli?
Aturan menjaga keamanan data dan sistem
Etika berbicara dengan guru
Ketertiban saat masuk laboratorium
Kebersihan lingkungan
Cara menyimpan file
Saat praktikum, guru memerintahkan untuk tidak membuka media sosial. Namun beberapa siswa tetap membuka Instagram menggunakan jaringan sekolah, sehingga koneksi internet menjadi lambat. Hal ini menghambat siswa lain yang sedang mengunduh materi pembelajaran. Apa dampak dari pelanggaran ini?
Komputer menjadi lebih cepat
Jaringan internet terganggu dan proses belajar terhambat
Data siswa aman
Farah memperhatikan bahwa komputer yang ia gunakan lambat dan sering muncul pesan error. Ia khawatir ada masalah pada sistemnya. Daripada mencoba memperbaiki sendiri, Farah memutuskan melapor kepada guru laboratorium. Apa alasan tindakan Farah sudah benar?
Karena hanya guru yang tahu cara memperbaiki
Karena siswa tidak boleh mematikan komputer
Karena melapor adalah bagian dari tanggung jawab menjaga keamanan sistem
Karena komputer sekolah lebih kuat dari komputer pribadi
Karena ia takut dihukum
Mengapa penting menutup semua program sebelum mematikan komputer?
Agar file tidak tersimpan
Agar sistem tidak mengalami kerusakan data
Agar komputer cepat panas
Agar komputer tidak terkunci
Agar semua data terhapus
Kevin menemukan sampah tisu dan bungkus permen di bawah meja komputer. Meskipun bukan miliknya, ia memilih membuangnya ke tempat sampah. Guru memuji Kevin atas sikapnya yang peduli terhadap kebersihan laboratorium. Apa nilai karakter yang ditunjukkan Kevin?
Disiplin dan tanggung jawab
Egois dan acuh tak acuh
Ceroboh dan tergesa-gesa
Cuek terhadap lingkungan
Tidak peduli pada aturan
