Font size
WorksheetsGSHI
Total questions: 99
Worksheet time: 50mins
Seorang wanita 30 tahun dengan keluhan muka pucat, konjungtiva anemis, tensi 100/80 mHg, nadi = 100x/menit, pernapasan = 24x/menit, temperatur = 36,8°C, Hb 9 g/dl, leukosit = 6400/mm3. Pada pemeriksaan feces dengan larutan garam fisiologis ditemukan telur bentuk oval dinding tipistransparan bersih dengan segmented ovum. Apa gejala yang dapat disebabkan oleh larva parasit ini?
Pasien mengalami syok anafilaktik segera setelah imunisasi MR. Apakah klasifikasi KIPI pada kasus ini?
Seorang laki-laki 75 tahun, dirawat di ruang ICU dengan penurunan kesadaran disertai sesak nafas berat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD: 86/52 mmHg, HR: 122x/m R: 28x/m S: 39,5oC, SpO2: 92% dengan NRM 15 lpm. Hematom pada bagian tangan dan kaki, suara pernafasan rhonki dikedua lapang paru. pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hasil laboratorium: Hemoglobin: 8,6 g/dL (N: 13–17 g/dL); Leukosit: 15.000/µL (N: 4.000– 10.000/µL); Trombosit: 86.000/µL (N: 150.000–450.000/µL, Creatinin: 2,3. Pada pemeriksaan foto thoraks didapatkan infiltrate di kedua lapangan paru. Pemeriksaan penunjang lanjutan apa yang dilakukan untuk mendiagnosis kasus ini adalah…
hs-CRP
ct-scan thoraks
pt/aptt, fibrinogen, d-dimer
bilirubin total, direk
echo Doppler
Seorang laki-laki 45 tahun, dirawat di ruang ICU dengan penurunan kesadaran disertai sesak nafas berat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD: 92/62 mmHg, HR: 112x/m R: 28x/m S: 39,2oC. Hematom pada bagian tangan dan kaki, suara pernafasan rhonki dikedua lapang paru. pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hasil laboratorium: Hemoglobin: 10 g/dL (N: 13–17 g/dL); Leukosit: 20.000/µL (N: 4.000–10.000/µL); Trombosit: 40.000/µL (N: 150.000– 450.000/µL); PT: 22 detik (N: 11–14 detik); aPTT: 55 detik (N: 25–35 detik); D-dimer: >5.000
ng/mL (N: >5.00 ng/mL); ); Fibrinogen: 90 mg/dL (N: 200–400 mg/dL), Creatinin: 2,3, pemeriksaan foto thoraks didapatkan infiltrate di kedua lapangan paru. Berdasarkan kasus di atas, diagnosis yang paling tepat adalah…
Sepsis dengan trombositopenia imun
Sepsis dengan trombositopenia akibat konsusmsi antibiotic
Agranulositosis dengan sepsis
Trombotic Thrombocytopenic Purpura
Disseminated Intravascular Coagulation
Pada anemia hemolitik dengan tes coomb direk negatif adanya respon terhadap pemberian steroid dapat dianggap sebagai tes diagnostik maupun keberhasilan terapi
Pada anemia hemolitik dengan tes coomb indirek negatif adanya respon terhadap pemberian steroid dapat dianggap sebagai tes diagnostik maupun keberhasilan terapi
Ibu Jein datang berobat ke Rumah sakit dengan keluhan lemah badan, nyeri tulang , cepat capek, pada pemeriksaan ditemukan anemis , jantung paru normal. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, ternyata sangat menunjang suatu multiple myeloma. Prinsip pengobatan yang paling tepat adalah….
Mieloma multipel adalalah penyakit yang bisa disembuhkan dengan terapi gen.
Tujuan terapi adalah hanya untuk mengurangi keluhan saja.
Tujuan terapi adalah untuk mengurangi keluhan dan memperpanjang masa hidup
Terapi suportif adalah terapi yang terbaik pada m=iloma
multipel.
Tujuan terapi adalah untuk mengurangi keluhan dan
memperpanjang masa hidup melalui pemberian terapi spesifik dan terapi suportif
Tn Hans datang berobat ke Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Kandou dengan keluhan muncul benjolan pada leher kiri dan kanan . Pasien tidak merasakan demam, hanya cepat capek saja. Pasien telah dilakukan pemeriksaan penunjang dan ditemukan sel Reed Sternberg. Apa yang dialami Tn. Hans
Limfoma Maligna Non Hodgkin derajat berat
Limfoma Maligna Hodgkin derajat berat
Limfoma Maligna Hodgkin low grade
Limfoma Maligna Non Hodgkin
Limfoma Maligna Hodgkin
Hemofilia A
Memberikan transfusi sel darah merah (PRC) meskipun kadar hemoglobinnya masih di atas 7 g/dL.
Seorang laki-laki, 28 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sesak napas hebat, bibir bengkak, dan gatal di seluruh tubuh 15 menit setelah disengat lebah pada saat memanen madu dipeternakan lebah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/50 mmHg, nadi 120x/menit, napas cepat, serta pada saat auskultasi terdengar suara wheezing bilateral. Sesuai patomekanismenya pada gambaran klinis diatas, maka yang berperan penting (inti) dari kerusakan jaringan adalah….
sel T
IgE
IgG dan IgM
Kompleks IgG dan IgM
sel Mast dan Basofil
Infeksi langsung Streptococcus grup A pada glomerulus
Pembentukan kompleks imun akibat infeksi di tubulus
