WorksheetsAlat Ukur dan Pengukuran
Total questions: 30
Worksheet time: 8hrs 30mins
Di antara kelompok besaran berikut, yang termasuk kelompok besaran pokok dalam sistem internasional adalah …
Suhu, volume, massa jenis, dan kuat arus
Kuat arus, panjang, waktu, dan massa jenis
Kuat arus, intensitas cahaya, suhu, dan waktu
Panjang, luas, waktu, dan jumlah zat
Alat yang digunakan untuk mengukur diameter cincin adalah …
Mistar
Neraca pegas
Mikrometer sekrup
Jangka sorong
Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai …
Besaran turunan
Satuan
Besaran pokok
Besaran skalar
Ketelitian yang dimiliki jangka sorong adalah …
1 mm
0,1 cm
0,01 cm
0,01 mm
Pengukuran volume suatu benda yang bentuknya tidak beraturan menggunakan …
Jangka sorong
Mikrometer sekrup
Gelas ukur
Mistar
Hasil pengukuran diameter kelereng dengan jangka sorong ditunjukkan seperti pada gambar. Hasil pengukurannya adalah …
5,78 cm
5,58 cm
6,78 cm
5,77 cm
Hasil pengukuran tebal keeping logam dengan mikrometer sekrup ditunjukkan seperti pada gambar. Tebal keeping logam tersebut adalah …
5,33 mm
5,35 mm
5,83 mm
5,85 mm
Pengukuran massa benda dengan neraca Ohaus menghasilkan pengukuran pada gambar. Berdasarkan gambar tersebut, hasil pengamatan massa benda yang benar adalah …
183 g
153 g
173 g
123 g
Dua buah pelat besi diukur dengan menggunakan jangka sorong; hasilnya digambarkan sebagai gambar (1) dan (2). Selisih tebal kedua pelat besi tersebut adalah …
0,7 mm
0,8 cm
0,08 mm
0,8 mm
Pengukuran sisi-sisi sebuah bidang berbentuk persegi panjang dengan menggunakan jangka sorong memperoleh hasil seperti pada gambar. Luas bidang tersebut sesuai aturan angka penting adalah … cm2
9,84
4,92
4,52
4,39
Sebuah benda yang tidak beraturan diukur oleh gelas ukur, seperti pada gambar berikut. Volume benda tidak beraturan tersebut ialah ....
150 mL
200 mL
50 mL
100 mL
Pada pengukuran panjang benda, diperoleh hasil pengukuran 0,04050 m . Banyaknya angka penting hasil pengukuran tersebut adalah ...
Dua
Tiga
Empat
Lima
Penulisan data 0,0001350 kg dalam dua angka penting dan sesuai aturan penulisan notasi ilmiah yang benar adalah ....
1,4×104 kg
1,4×10−4 kg
1,3×10−4 kg
14×10−5 kg
Satu mikro farad (µF) sama dengan ....
1010 kF
109 kF
107 kF
10−9 kF
Massa jenis minyak adalah 0,8 g/cm3 . Jika dinyatakan dalam SI nilainya sama dengan ....
8 kg/m3
80 kg/m3
800 kg/m3
8000 kg/m3
Dari hasil sekali pengukuran panjang balok dituliskan dengan (2,460±0,005) cm . Penulisan ini memiliki arti ....
Nst alat ukur = 0,01 cm dan 2,45 cm ≤ panjang balok ≤ 2,46 cm
Nst alat ukur = 0,01 cm dan 2,455 cm ≤ panjang balok ≤ 2,465 cm
Nst alat ukur = 0,005 cm dan panjang balok = 2,465 cm
Nst alat ukur = 0,005 cm dan 2,455 cm ≤ panjang balok ≤ 2,465 cm
Hasil pengukuran di bawah ini memiliki 3 angka penting, kecuali ....
0,00580 km
0,0903 A
3,50 L
454,0 cm
Dua benda masing-masing bermassa 20,45 kg dan 15,2 kg. Jika kedua benda dijadikan satu, massanya adalah ....
35,65 kg
35,7 kg
35,6 kg
36,0 kg
Hasil pengukuran kubus: panjang 25,0 cm, lebar 10,0 cm, tinggi 2,0 cm. Volume kubus tersebut (sesuai aturan angka penting) adalah ....
50 cm 3
5000 cm 3
0,005 m 3
0,00050 m 3
Perhatikan pernyataan berikut!
1) Mengukur tebal buku menggunakan mistar.
2) Mengukur volume batu dengan gelas ukur.
3) Mengukur volume balok dengan jangka sorong.
4) Mengukur kecepatan lari seseorang dengan meteran dan stopwatch.
Yang termasuk pengukuran tidak langsung adalah ....
1) dan 2)
1) dan 3)
3) dan 4)
2) dan 3)
Pengukuran berulang dilakukan dengan alasan:
1) Pengukuran tunggal memberikan hasil yang kurang teliti.
2) Hasil pengukuran berulang lebih mendekati nilai yang sebenarnya.
3) Ketidakpastian pengukuran berulang lebih kecil dari pengukuran tunggal.
Pernyataan yang benar adalah ....
1) saja
1) dan 2)
1), 2), dan 3)
2) dan 3)
Alat ukur yang baik harus memiliki kemampuan untuk memberikan hasil yang sama dari pengukuran yang dilakukan berulang-ulang dengan cara yang sama. Kemampuan itu disebut ....
Teliti/akurat
Ketepatan/presisi
Sensitif
Tepat dan akurat
Suatu aspek pengukuran yang menyatakan kemampuan alat ukur untuk memberikan hasil pengukuran sama pada pengukuran berulang disebut ....
Ketepatan
Kepekaan
Ketelitian
Ketidakpastian
Pada saat melakukan pengukuran dengan mistar, arah pandangan harus tegak lurus dengan skala pada mistar dan benda yang diukur. Jika pandangan mata tidak tepat, nilai hasil pengukuran bisa lebih besar atau lebih kecil. Kesalahan pengukuran ini disebut ....
Kesalahan kalibrasi
Kesalahan paralaks
Kesalahan umum
Kesalahan titik nol
Seseorang ingin mengetahui massa jenis zat. Volume yang diperoleh (20,50±0,25) cm 3 dan massa (125,80±0,05) g. Pelaporan massa jenis yang tepat adalah ....
(6,137 ± 1,25%) g/cm 3 atau (6,137 ± 0,077) g/cm 3
(6,137 ± 1,25%) g/cm 3 atau (6,13 ± 0,08) g/cm 3
(6,137 ± 1,25%) g/cm 3 atau (6,13 ± 0,08) g/cm 3
(6,14 ± 1,25%) g/cm 3 atau (6,14 ± 0,08) g/cm 3
Anda diberikan tiga alat ukur panjang yaitu mistar, jangka sorong, dan mikrometer sekrup. Tentukan alat yang tepat untuk mengukur besaran-besaran berikut ini.
a. Panjang buku fisika
b. Diameter dalam tabung kaca
c. Diameter luar tabung kaca
d. Tebal uang logam
e. Diameter kawat logam
Seorang siswa mengukur panjang sebuah meja menggunakan penggaris dengan ketelitian 1 mm. Ia mendapatkan hasil pengukuran sebesar 125,4 cm
a. Tentukan ketidakpastian hasil pengukuran panjang meja tersebut
b. Tuliskan hasil pengukuran dalam bentuk nilai ± ketidakpastian
Sebutkan jumlah angka penting dari hasil pengukuran berikut:
a. 3,246 m =
b. 8006 m =
c. 8060 m =
d. 0,008 m =
e. 0,0010 m =
f. 3,0 × 108 m/s =
Hitunglah dengan menggunakan angka penting.
a. 462,256 + 8,42 =
b. 87,25 - 0,4 =
c. 4,365 × 4,6 =
d. 82,64 : 4,2 =
Dari data pengamatan laboratorium yang dilakukan siswa dalam pengukuran waktu yang diperlukan untuk melakukan 10 kali getaran ayunan sederhana yang dilakukan sebanyak 5 kali sebagai berikut :
Tentukan!
a. Nilai rata-rata
b. Simpangan baku
c. Hasil pengukuran
