NEW
Font size
WorksheetsAsesmen Sumatif Bahasa Indonesia Bab 3 – Kelas 6
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Perhatikan cerita Legenda Putri Komodo berikut! Pada zaman dahulu di Kepulauan Komodo tinggallah seorang pria bernama Empu Najo dan istrinya Lea. Mereka tinggal di Teluk Loh Lawi di Gili Mana. Di sana Empu Najo terpilih sebagai kepala desa. Namun, desa tersebut terus diserang oleh orang-orang dari Suku Bajo yang tak segan menjarah dan mengobrak-abrik desa mereka hingga luluh lantak. Alasan Warga Desa Najo memutuskan untuk pindah ke gunung, adalah...
Karena gunung memberikan pemandangan yang indah
Karena desa mereka sering diserang oleh Suku Bajo
Karena gunung memiliki banyak makanan
Karena desa tersebut terkena banjir
Perhatikan cerita berikut! Dengan berat hati, Empu Najo sendiri yang membantu Lea melahirkan bayi mereka. Ketika itu angin menari-nari membawa masuk daun-daun di luar melalui jendela dan mengelilingi Lea. Wajah Lea bersinar seperti bulan purnama. Kemudian Empu Najo terkejut. Dia merasa ada sesuatu yang aneh. Sungguh aneh. Lea melahirkan seorang bayi laki-laki dan seorang kembaran perempuan yang bentuknya jauh dari manusia. Yang terjadi saat Lea melahirkan anaknya adalah...
Dia melahirkan dua anak laki-laki
Dia melahirkan satu anak manusia dan satu anak yang menyerupai Komodo
Dia melahirkan anak perempuan yang sangat cantik
Dia melahirkan kembar identik
Pesan utama yang bisa diambil dari kisah Legenda Putri Komodo adalah...
Perlunya menjaga hubungan dengan alam dan hewan
Harus selalu waspada terhadap serangan musuh
Pentingnya memiliki pemimpin yang bijaksana
Kita harus melindungi keluarga
Contoh kalimat yang menggunakan majas asosiasi adalah...
Hatinya hancur berkeping-keping
Wajahnya bersinar seperti bulan
Angin menari-nari di antara dedaunan
Ayah bekerja keras membanting tulang
Kalimat yang mengandung majas personifikasi adalah...
Buah hati mereka tumbuh besar dengan baik
Angin menari-nari di antara dedaunan
Matanya indah seperti bintang kejora
Dia dianggap anak emas oleh orang tuanya
Kalimat “Ayah bekerja membanting tulang demi keluarganya” merupakan contoh majas...
Hiperbola
Metafora
Personifikasi
Asosiasi
Bacalah catatan perjalanan ini! Bertemu Orang Utan di Taman Nasional Tanjung Puting. Akhir pekan kali ini, kami sekeluarga mengunjungi Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah. Pagi hari kami mendarat di bandara udara terdekat di Kota Pangkalan Bun. Dari Bandara Iskandar, kami mengendarai mobil selama setengah jam menuju Pelabuhan Kumai. Sudah lama aku memimpikan perjalanan ini, sejak aku membaca buku tentang Birute Galdikas. Ibu yang menyarankan aku membaca buku itu. Ibu mengatakan bahwa Birute Galdikas adalah peneliti dan aktivis yang membantu upaya pelestarian orang utan dan hutan hujan tropis. Di Tanjung Puting ini kami akan mengunjungi tiga pusat rehabilitasi orang utan. Tujuan pusat rehabilitasi adalah merawat orang utan korban pembakaran hutan serta penebangan liar dan mengembalikan mereka ke habitat aslinya. Alasan penulis sangat ingin mengunjungi Taman Nasional Tanjung Puting adalah...
Karena ingin melihat tempat tinggal orang utan
Karena terinspirasi oleh buku yang ditulis oleh Birute Galdikas
Karena dia ingin berlibur bersama keluarganya
Karena ingin pergi ke tempat yang dekat dengan kota
Perjalanan kali ini istimewa karena kami tidak bermalam di penginapan, tetapi di rumah perahu atau yang biasa disebut kelotok. Jalan masuk ke taman nasional hanya bisa dilalui dengan menyusuri Sungai Sekonyer. Setelah menyusuri sungai selama tiga jam dengan pemandangan pohon-pohon nipah, kami istirahat makan siang. Makanan dimasak di dapur kelotok di tingkat bawah, sementara tingkat atas digunakan untuk duduk-duduk dan tidur. Yang membuat perjalanan penulis ke Taman Nasional Tanjung Puting istimewa adalah...
Mereka menginap di hotel mewah
Mereka tinggal di rumah perahu atau kelotok
Mereka melakukan perjalanan ke beberapa kota
Mereka bertemu banyak orang di taman nasional
Kegiatan yang dilakukan oleh pusat rehabilitasi orang utan adalah...
Mendidik pengunjung tentang cara memelihara hewan
Mengembalikan orang utan yang terancam punah ke habitat aslinya
Menjual buah-buahan kepada pengunjung
Mengadakan festival tahunan untuk memperkenalkan orang utan
Yang dimaksud dengan fakta adalah...
Pendapat yang bisa diperdebatkan
Informasi yang dapat dibuktikan kebenarannya
Perasaan seseorang terhadap suatu hal
Sebuah pandangan pribadi
Yang merupakan kalimat opini adalah...
“Sungai di Taman Nasional Tanjung Puting sangat indah.”
“Tanjung Puting adalah taman nasional yang terletak di Kalimantan.”
“Pengunjung harus mengikuti aturan di taman nasional.”
“Pada tahun 2019, banyak pengunjung datang ke Tanjung Puting.”
Kalimat yang merupakan fakta adalah...
“Perjalanan menggunakan kelotok sangat menyenangkan.”
“Kelotok adalah perahu bermotor yang digunakan di sungai.”
“Hutan di Tanjung Puting sangat misterius.”
“Pemandangan di malam hari sangat menakjubkan.”
Pernyataan yang dapat dianggap opini adalah...
“Tom, orang utan hidup di Camp Leakey.”
“Orangutan sangat cerdas dan memiliki emosi.”
“Prof. Birute Galdikas mempelajari orang utan sejak 1971.”
“Kawasan Tanjung Puting adalah habitat orang utan.”
Perbedaan utama antara opini dan fakta adalah...
Opini selalu benar, sedangkan fakta tidak
Fakta dapat dibuktikan, sedangkan opini bersifat subjektif
Opini dapat diterima oleh semua orang, fakta tidak
Fakta adalah pernyataan yang sulit dipahami, opini mudah dipahami
Yang dimaksud dengan kalimat langsung adalah...
Kalimat yang tidak menggunakan tanda petik
Kalimat yang diucapkan secara langsung oleh pembicara
Kalimat yang menggunakan kata hubung
Kalimat yang tidak ada hubungannya dengan pembicara
Ciri-ciri kalimat tidak langsung adalah...
Menggunakan tanda petik dua
Menggunakan kata hubung seperti bahwa atau agar
Memisahkan dengan tanda koma sebelum petikan
Huruf pertama di awal petikan menggunakan huruf kapital
Kalimat tak langsung dari “Ayah berkata, 'Kita akan pergi besok'” adalah...
Ayah berkata bahwa kita akan pergi besok
Ayah berkata kita akan pergi besok
Ayah mengatakan bahwa kita akan pergi besok
Ayah bilang kita akan pergi besok
Perhatikan infografik berikut! Kesimpulan dari grafik kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2019 adalah...
Total kebakaran hutan dan lahan di 10 provinsi mencapai 900.000 hektare.
Total luas kebakaran hutan dan lahan di 10 provinsi sebesar 857.755 hektar.
Provinsi dengan kebakaran lahan terluas adalah Nusa Tenggara Barat.
Tidak ada kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan Tengah.
Provinsi yang mengalami kebakaran hutan dan lahan paling sedikit pada tahun 2019 adalah...
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Nusa Tenggara Barat
Sumatera Selatan
Perbandingan kebakaran hutan dan lahan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah adalah...
Kebakaran di Kalimantan Barat lebih banyak daripada di Kalimantan Tengah
Kebakaran di Kalimantan Barat sedikit lebih kecil daripada di Kalimantan Tengah
Kebakaran di Kalimantan Tengah lebih sedikit dibandingkan dengan Kalimantan Barat
Tidak ada perbandingan antara kedua provinsi tersebut.
Di Taman Nasional Tanjung Puting, bayi orang utan diberi nama sesuai huruf awal nama ibunya. Jika ibu orang utan bernama Lira, nama yang tepat untuk bayi-bayinya adalah...
Budi, Beni, dan Bunga
Lili, Lona, dan Luki
Rina, Rudi, dan Rani
Dedi, Dira, dan Dewi
Di kebun binatang di luar negeri, bayi orang utan juga dinamai dengan nama-nama Indonesia. Nama bayi orang utan yang tinggal di kebun binatang Melbourne adalah...
Malu dan Maimunah
Rini dan Ricak
Sri dan Siti
Rimba dan Raja
Perhatikan teks berikut! Museum Sangiran adalah museum yang menggambarkan kisah manusia purba yang ditemukan di situs penggalian arkeologi Sangiran. Situs ini terletak di Kabupaten Sragen, sekitar 17 kilometer dari Kota Solo, Jawa Tengah. Fosil-fosil binatang, manusia purba, dan artefak yang ditemukan di Sangiran berusia 1,8 juta tahun yang lalu hingga 150.000 tahun yang lalu. Museum Sangiran memiliki tiga ruang pamer, satu ruang audio visual untuk menonton film sejarah manusia Jawa dan lokasi lahar purba yang memuat lapisan-lapisan tanah yang berusia jutaan tahun. Jumlah ruang pamer yang ada di Museum Sangiran adalah...
1
2
3
4
Yang menjadi ciri khas dari Museum Sangiran adalah...
Museum yang selalu tutup pada akhir pekan
Museum yang memiliki koleksi fosil yang statis
Museum yang dinamis dan sering ada penemuan baru
Museum yang hanya memamerkan artefak tanpa fosil
Arti kata “fosil” dalam konteks arkeologi adalah...
Benda yang terbuat dari batu
Sisa-sisa atau jejak makhluk hidup yang telah punah dan terawetkan dalam lapisan bumi
Tempat dimana artefak disimpan
Proses perubahan bentuk makhluk hidup selama kurun waktu
