Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASAS GANJIL XI [2025]

Total questions: 23

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Khadafi dan Rasya sedang mempelajari peta batas laut Indonesia dengan 10 negara tetangga di kelas geografi. Mereka ingin tahu, apa dampak positif yang bisa didapatkan Indonesia dari posisi strategis tersebut menurut peta di samping?

a)

Meningkatkan pengaruh budaya Indonesia.

b)

Menurunkan angka pengangguran secara drastis.

c)

Meningkatkan perdagangan dan kerjasama regional.

d)

Mengurangi ketegangan politik di Asia.

e)

Meningkatkan pariwisata internasional secara signifikan.

2.

Aqil dan Arza sedang mengikuti program magang di Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Mereka ikut serta dalam patroli rutin di wilayah perbatasan laut untuk mencegah berbagai pelanggaran. Dalam pelaksanaan tugas ini, apa tantangan utama yang dihadapi oleh Indonesia dalam menjaga keamanan wilayah lautnya?

a)

Ketidakmampuan mengelola hasil laut.

b)

Minimnya kerjasama internasional.

c)

Potensi konflik perbatasan dan penyelundupan.

d)

Kurangnya sumber daya alam di wilayah laut.

e)

Penurunan jumlah wisatawan asing.

3.

Putri dan Rizkia sedang belajar tentang posisi geografis Indonesia di sekolah. Pak guru Andika menjelaskan bahwa Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Menurut Putri dan Rizkia, keuntungan utama dari posisi strategis ini bagi Indonesia adalah dalam bidang apa?

a)

Transportasi dan perdagangan internasional.

b)

Pertanian tradisional.

c)

Peningkatan suhu rata-rata tahunan.

d)

Pemanfaatan energi fosil.

e)

Penyebaran penyakit tropis.

4.

Amelia dan Amira sedang mendiskusikan posisi geografis Indonesia yang berbatasan laut dengan banyak negara, seperti Malaysia, Australia, dan Timor Leste. Mereka ingin mengetahui bagaimana posisi geografis ini dapat mempengaruhi kerjasama regional dan diplomasi Indonesia. Apa dampak dari posisi geografis tersebut?

a)

Memperkuat kerjasama regional dan diplomasi.

b)

Menurunkan ekspor produk lokal.

c)

Mengurangi peluang investasi asing.

d)

Meningkatkan isolasi politik.

e)

Menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

5.

Cut Nairah dan Lady sedang mengikuti diskusi kelompok tentang perikanan berkelanjutan di Indonesia. Mereka membahas bagaimana pengelolaan sumber daya ikan yang efektif, konservasi ekosistem, hingga kesejahteraan nelayan dan masyarakatnya sangat penting untuk memastikan populasi ikan tetap terjaga untuk generasi sekarang dan mendatang. Dalam diskusi tersebut, mereka juga menyoroti praktik penangkapan yang ramah lingkungan, penegakan hukum terhadap penangkapan ilegal, pengembangan teknologi, dan konservasi kawasan. Apa tantangan perikanan berkelanjutan di Indonesia yang mereka temukan?

a)

Krisis iklim, penurunan permintaan ikan, pengembangan kawasan konservasi, dan peningkatan kesadaran masyarakat.

b)

Peningkatan populasi ikan, pengelolaan limbah, dukungan pemerintah yang kuat, dan teknologi penangkapan modern.

c)

Kemandekan inovasi, pengurangan area tangkap, kerjasama internasional yang buruk, dan pengawasan yang ketat.

d)

Keterbatasan akses pasar, penurunan kualitas air, pengembangan infrastruktur, dan pelatihan nelayan yang memadai.

e)

Penangkapan ikan berlebihan, kerusakan ekosistem, penegakan hukum yang lemah, kurangnya kesadaran nelayan, dan konflik kepentingan.

6.

Rafiq dan Faris sedang mempelajari peta persebaran sumber daya alam di Indonesia. Ia menemukan bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya alam yang sangat tinggi. Berdasarkan informasi pada peta tersebut, apa dampak dari keanekaragaman sumber daya alam Indonesia?

a)

Dampak keanekaragaman sumber daya alam Indonesia adalah peningkatan polusi udara.

b)

Dampak keanekaragaman sumber daya alam Indonesia adalah berkurangnya jumlah spesies migrasi.

c)

Dampak keanekaragaman sumber daya alam Indonesia adalah peningkatan suhu global.

d)

Dampak keanekaragaman sumber daya alam Indonesia adalah penurunan kualitas tanah.

e)

Dampak keanekaragaman sumber daya alam Indonesia adalah tingginya biodiversitas dan banyaknya spesies endemik.

7.
  • Pilar Pertahanan, keamanan, penegakan hukum, dan keselamatan di laut, Dalam sebuah operasi gabungan di perairan Indonesia, tim penegak hukum laut harus menegakkan kedaulatan dan hukum, menjaga keutuhan wilayah, serta melindungi dari ancaman dan gangguan di laut. Faktor pendukung apa yang paling memperkuat pilar kelautan Indonesia dalam situasi nyata seperti ini?

a)

Pengurangan anggaran penegakan hukum maritim.

b)

Fokus pada langkah-langkah keamanan berbasis darat.

c)

Komunikasi yang terbatas antar lembaga.

d)

Peningkatan pengawasan dan koordinasi antar lembaga penegak hukum.

e)

Peningkatan patroli laut tanpa koordinasi.

8.

Perhatikan peta tematik wilayah Aceh Tamiang. Jika Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang merencanakan pengembangan kawasan pesisir sebagai pusat ekonomi maritim terpadu yang mencakup pelabuhan besar, industri pengolahan hasil laut, dan pariwisata bahari, kecamatan manakah yang paling strategis dan memiliki dampak geografis-ekonomi terbesar untuk dialokasikan sebagai lokasi utama proyek agar optimal?

a)
Kejuruan Muda
b)
Rantau
c)
Karang Baru
d)
Bendahara
e)
Tamiang Hulu
9.

Adli putra sedang belajar tentang posisi astronomis Indonesia yang terletak di antara (6oLU – 11oLS dan 95oBT – 141oBT). Adli putra ingin mengetahui dampak langsung dari letak astronomis tersebut terhadap kondisi alam dan sosial-budaya di Indonesia. Dampak langsung apa saja yang dapat Adli putra temukan?

a)

Menjadikan Indonesia sebagai jalur pelayaran dan perdagangan internasional yang ramai.

b)

Memiliki iklim tropis dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun.

c)

Adanya pembagian wilayah waktu menjadi WIT, WITA, dan WIB.

d)

Keberagaman flora dan fauna karena Indonesia dilalui dua dangkalan benua.

e)

Lamanya siang dan malam relatif sama, yaitu sekitar 12 jam.

10.

Pemerintah Indonesia sedang merancang kebijakan nasional untuk memitigasi risiko geologis akibat posisi negara yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama (Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik) serta dilalui oleh dua rangkaian pegunungan muda dunia (Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania). Tindakan atau kebijakan apa yang paling tepat dan berkelanjutan untuk memitigasi risiko geologis tersebut?

a)

Melakukan pembangunan infrastruktur yang tahan gempa (misalnya, dengan standar bangunan khusus).

b)

Mengembangkan energi panas bumi (geotermal) sebagai sumber energi utama.

c)

Meningkatkan kualitas dan kuantitas sistem peringatan dini (early warning system) tsunami dan gempa.

d)

Melakukan relokasi penduduk secara masif dari daerah yang memiliki potensi bencana tinggi.

e)

Mengintegrasikan pendidikan kebencanaan (siaga bencana) ke dalam kurikulum sekolah.

11.

Muhammad Rizki sedang mempelajari posisi geografis Indonesia yang berada di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Pasifik dan Hindia). Ia ingin mengetahui dampak positif yang paling tepat dan saling berkaitan dari posisi geografis Indonesia tersebut terhadap aspek sosial dan ekonomi negara. Apa saja dampak positif yang dapat Muhammad Rizki temukan?

a)

Indonesia menjadi produsen hasil tambang utama di dunia karena jalur pegunungan aktif.

b)

Indonesia menjadi Choke Point penting dalam lalu lintas maritim global.

c)

Terjadinya akulturasi budaya yang intens dan menciptakan keberagaman etnis dan tradisi.

d)

Mendorong perkembangan industri maritim dan pariwisata bahari secara signifikan.

e)

Menjadi pusat keanekaragaman hayati laut (Coral Triangle) di dunia.

12.

Sebuah spesies mamalia besar ditemukan hidup di wilayah yang sangat terisolasi, jauh dari kerabat terdekatnya yang berada di benua lain dengan kondisi iklim yang berbeda secara signifikan. Wilayah isolasi ini dicirikan oleh vegetasi unik dan formasi geologis kuno. Manakah dari hipotesis berikut yang paling mungkin menjelaskan pola persebaran geografis (biogeografi) spesies tersebut?

a)

Spesies tersebut melakukan migrasi trans-samudra dalam waktu geologis yang relatif baru, didorong oleh perubahan iklim global.

b)

Persebaran tersebut disebabkan oleh intervensi manusia modern melalui perdagangan satwa liar yang ilegal.

c)

Spesies ini merupakan spesies relik yang terperangkap setelah lempeng benua berpisah (teori Continental Drift), dan berhasil beradaptasi dengan kondisi lokal yang berubah.

d)

Spesies tersebut hasil reintroduksi ekologis oleh peradaban kuno

yang menghuni kedua benua tersebut.

e)

Spesies tersebut mengalami evolusi konvergen, sehingga kemiripan

fisik hanya kebetulan tanpa hubungan kekerabatan.

13.

Perhatikan peta pembagian zona fauna Indonesia yang Anda lampirkan. Garis Wallace dan Garis Weber berfungsi sebagai batas imajiner yang membagi tiga zona utama: Asiatis (Barat), Peralihan (Wallace), dan Australis (Timur), yang disebabkan oleh perbedaan lempeng benua dan kondisi kedalaman laut purba. Jika aktivitas penangkapan ikan komersial yang masif dan tidak berkelanjutan menyebabkan punahnya mayoritas hiu dan paus di Selat Makassar (area di sekitar Garis Wallace), bagaimanakah dampak ekologis yang paling mungkin terjadi pada zona Peralihan dalam jangka panjang?

a)

Keanekaragaman fauna di zona Asiatis akan meningkat karena berkurangnya predator laut yang menghalangi migrasi.

b)

Kondisi ini akan memperkuat fungsi Garis Wallace sebagai penghalang biogeografis karena arus laut menjadi lebih stabil.

c)

Populasi mamalia laut yang lebih kecil (seperti lumba-lumba) akan meningkat tajam, menyebabkan peningkatan predasi pada fauna darat yang menyeberang.

d)

Keanekaragaman hayati zona Peralihan akan menurun drastis akibat gangguan pada rantai makanan laut yang merupakan penyangga ekosistem pesisir.

e)

Garis Weber akan bergeser ke timur karena fauna Australis tidak lagi terhalang oleh predator laut di Selat Makassar.

14.

Zona fauna Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah utama: Asiatis, Peralihan, dan Australis, yang dipisahkan oleh Garis Wallace dan Garis Weber. Faktor geologis dan sejarah evolusi berperan penting dalam pembentukan keanekaragaman hayati di setiap zona. Jika terjadi perubahan arus laut yang signifikan di sekitar Garis Weber akibat aktivitas manusia, apa dampak yang paling mungkin terhadap distribusi spesies laut di zona Australis?

a)

Spesies laut dari zona Asiatis akan bermigrasi ke zona Australis tanpa hambatan.

b)

Keanekaragaman spesies endemik di zona Australis akan menurun karena kompetisi dengan spesies pendatang.

c)

Populasi predator laut di zona Peralihan akan meningkat drastis.

d)

Tidak ada perubahan signifikan pada distribusi spesies laut di zona Australis.

e)

Garis Wallace akan menjadi batas utama bagi semua migrasi fauna laut.

15.

Di sebuah pulau kecil di zona Peralihan, Siti dan Putri sedang melakukan penelitian tentang burung-burung yang hidup di sana. Mereka menemukan beberapa spesies burung yang memiliki ciri fisik campuran dari burung zona Asiatis dan Australis. Fenomena ini sering dikaitkan dengan proses evolusi dan isolasi geografis.

Manakah penjelasan paling tepat untuk keberadaan spesies burung dengan ciri campuran tersebut di zona Peralihan?

a)

Ciri campuran muncul karena adaptasi terhadap lingkungan yang mirip di kedua zona.

b)

Spesies burung tersebut dibawa oleh manusia melalui perdagangan satwa liar.

c)

Burung-burung tersebut bermigrasi secara musiman dari zona Australis ke zona Asiatis.

d)

Spesies burung tersebut merupakan hasil hibridisasi alami antara burung Asiatis dan Australis yang bertemu di zona Peralihan.

e)

Burung-burung tersebut adalah spesies invasif yang baru tiba di zona Peralihan.

16.

Rizky sedang belajar tentang perbedaan fauna di zona Asiatis dan Australis. Ia menemukan bahwa mamalia berkantung hanya ditemukan di zona Australis dan tidak ada di zona Asiatis. Rizky ingin tahu, apa faktor utama yang menyebabkan mamalia berkantung hanya ditemukan di zona Australis?

a)

Manusia secara aktif memindahkan mamalia berkantung ke zona Australis.

b)

Adanya penghalang laut purba yang mencegah migrasi mamalia dari zona Asiatis ke Australis.

c)

Mamalia berkantung punah di zona Asiatis akibat kompetisi dengan mamalia lain.

d)

Mamalia berkantung tidak mampu beradaptasi dengan iklim zona Asiatis.

e)

Spesies mamalia berkantung berasal dari evolusi konvergen di zona Asiatis.

17.

Fauna pada gambar di atas merupakan salah satu hewan endemik Indonesia. Berdasarkan ciri-ciri fisiknya, di lingkungan seperti apa hewan tersebut biasanya ditemukan?

a)
Lingkungan perkotaan
b)
Pantai berpasir putih
c)
Padang rumput kering
d)
Daerah pegunungan bersalju
e)
Hutan tropis dengan vegetasi lebat
18.

Berdasarkan analisis diagram, faktor pembatas lingkungan manakah yang paling dominan dalam menentukan transisi antara bioma Hutan Hujan (Rain Forest) ke bioma Gurun (Desert), serta faktor pembatas yang menentukan transisi bioma dari bioma Hutan Konifer (Coniferous Forest) ke bioma Tundra?

a)

Transisi dari Hutan Hujan ke Gurun utamanya dikendalikan oleh peningkatan intensitas sinar matahari (radiasi).

b)

Transisi dari Hutan Hujan ke Gurun utamanya dikendalikan oleh penurunan curah hujan tahunan (kelembaban/ariditas).

c)

Transisi dari Hutan Konifer ke Tundra utamanya dikendalikan oleh penurunan suhu rata-rata tahunan (lintang/ketinggian).

d)

Transisi dari Hutan Konifer ke Tundra utamanya dikendalikan oleh penurunan intensitas cahaya musiman (lama hari).

e)

Bioma di zona Temperate (Sedang) dicirikan oleh faktor pembatas yang lebih stabil dibandingkan dengan zona Tropical (Tropis).

19.

Wilayah Pantanal (yang sebagian besar berada di Brasil dan sedikit tumpang tindih dengan zona curah hujan 930–1700 mm) adalah salah satu lahan basah air tawar terbesar di dunia. Ekosistem ini dicirikan oleh fluktuasi musiman yang ekstrem: banjir besar selama musim hujan dan kekeringan relatif selama musim kemarau.

Bagaimanakah dampak potensial jangka panjang dari anomali iklim (misalnya, El Niño/La Niña yang lebih intens) yang menyebabkan fluktuasi curah hujan menjadi semakin ekstrem (curah hujan meningkat tajam atau menurun drastis) di wilayah seperti Pantanal?

a)

Peningkatan periode kekeringan akan meningkatkan risiko kebakaran liar yang tidak alami, yang akan mengubah hutan/rawa menjadi Padang Rumput Kering (Savanna) secara permanen.

b)

Peningkatan curah hujan dan banjir akan memperlambat dekomposisi organik, meningkatkan kandungan nutrisi tanah, dan memperluas zona Hutan Hujan secara bertahap.

c)

Spesies fauna yang bergantung pada siklus banjir-kering untuk reproduksi (misalnya, ikan tertentu) akan mengalami kegagalan reproduksi, mengurangi keanekaragaman dan biomassa.

d)

Fluktuasi curah hujan yang ekstrem akan menyebabkan pergeseran batas bioma menuju kondisi yang lebih ekstrem, baik lebih kering maupun lebih basah.

e)

Curah hujan yang ekstrem akan menghilangkan efek bayangan hujan Pegunungan Andes, sehingga tidak berdampak signifikan pada Pantanal.

20.

TNGL adalah habitat bagi empat spesies kunci (megafauna) Sumatera. Hilangnya salah satu spesies kunci ini, misalnya Harimau Sumatera, sebagai predator puncak, akan memicu efek trofik kaskade (perubahan dramatis pada tingkat trofik di bawahnya) dalam ekosistem. Berdasarkan konsep spesies kunci dan struktur trofik, manakah pernyataan yang paling akurat memprediksi dampak jangka pendek dan menengah pada ekosistem TNGL jika seluruh populasi Harimau Sumatera tiba-tiba menghilang?

a)

Populasi Orangutan Sumatera akan meningkat drastis karena predator utama mereka hilang, yang kemudian menyebabkan penurunan cepat pada populasi Badak Sumatera akibat persaingan makanan.

b)

Populasi herbivora (seperti babi hutan dan kijang) akan meningkat tidak terkendali (overpopulasi), yang kemudian akan meningkatkan tekanan makan (herbivori) dan menurunkan keanekaragaman flora di lapisan bawah hutan.

c)

Populasi Gajah Sumatera akan menurun karena berkurangnya tekanan predasi menyebabkan mereka kurang waspada, menjadikannya sasaran empuk bagi predator yang lebih kecil.

d)

Keanekaragaman flora endemik di TNGL akan meningkat karena hilangnya Harimau memberi ruang bagi tumbuhan untuk tumbuh tanpa gangguan pergerakan predator.

e)

TNGL akan beralih fungsi menjadi bioma Padang Rumput karena hilangnya Harimau mengubah pola curah hujan regional.

21.

Di sebuah pulau yang terletak di zona Peralihan, ditemukan populasi reptil yang memiliki karakteristik genetik mirip dengan spesies dari zona Asiatis dan Australis. Pulau tersebut memiliki sejarah geologi berupa pemisahan daratan sejak jutaan tahun lalu.

Hipotesis manakah yang paling tepat (BENAR) untuk menjelaskan kemunculan karakteristik genetik campuran pada reptil di pulau tersebut?

a)

Terjadi peristiwa hibridisasi alami antara spesies dari kedua zona yang bertemu di pulau tersebut.

b)

Reptil tersebut adalah spesies invasif yang baru tiba di pulau tersebut.

22.

Perubahan iklim global menyebabkan naiknya permukaan air laut dan terputusnya daratan antara zona Asiatis dan zona Peralihan. Bagaimana dampak jangka panjang yang paling mungkin (PALING BENAR) terjadi pada keanekaragaman fauna di zona Peralihan?

a)

Spesies dari zona Australis akan mendominasi zona Peralihan.

b)

Jumlah spesies endemik di zona Peralihan akan meningkat akibat isolasi geografis yang lebih kuat.

23.

Bioma adalah wilayah geografis luas yang memiliki kondisi iklim dan geografis serupa, serta dihuni oleh komunitas tumbuhan dan hewan yang khas dan beradaptasi dengan lingkungannya. Tentukan pasangan gambar dengan pernyataan.

a)

1.

Bioma tundar

b)

2.

Bioma sabana

c)

3.

Bioma hutan gugur

d)

4.

Bioma taiga

e)

5.

Bioma hutan tropis