wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ushul Fiqh

Total questions: 85

Worksheet time: 1hrs 2mins

Name
Class
Date
1.

1. Apa yang dimaksud dengan maqashid syari’ah?

a)

a. Prinsip-prinsip hukum untuk kepentingan manusia.

b)

b. Tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh syariat Islam.

c)

c. Metode penetapan hukum Islam berdasarkan akal semata.

d)

d. Sistem pengaturan ekonomi Islam

2.

2. Mana yang bukan termasuk ragam maqashid syari’ah menurut ulama klasik?

a)

a. Dharuriyyat

b)

b. Hajiyyat

c)

c. Tahsiniyyat

d)

d. Ijtihadiyyat

3.

4. Tingkatan mashlahah yang paling utama menurut ulama adalah...

a)

a. Hajiyyat

b)

b. Dharuriyyat

c)

c. Tahsiniyyat

d)

d. Tathbiqiyyat

4.

6. Siapakah ulama yang dikenal pertama kali secara sistematis membahas maqashid syari’ah?

a)

a. Imam Abu Hanifah

b)

b. Imam Ghazali

c)

c. Imam Syafi’i

d)

d. Imam Malik

5.

9. Maqashid syari’ah berkembang seiring kebutuhan zaman. Perkembangan pemikiran ini banyak dipengaruhi oleh...

a)

a. Tantangan globalisasi dan modernitas.

b)

b. Perkembangan ilmu hadis.

c)

c. Penolakan terhadap ijtihad.

d)

d. Sistem hukum Barat.

6.

Menyamakan antara hukum yang tidak terdapat dalam nash dengan hukum yang terdapat dalam nash karena kesamaan illat disebut?

a)

Ijma'

b)

Qiyas

c)

Istihsan

d)

Maslahah mursalah

7.

Definisi Ushul Fiqh Menurut Abdul Wahab Khalaf adalah

a)

Hukum-hukum Syari’at dari kegiatan-kegiatan sehari-hari yang diperoleh dari dalil-dalil yang terperinci

b)

Ilmu tentang hukum-hukum syariat yang dijadikan sarana untuk memperoleh dalil-dalil berkaitan dengan perbuatan (manusia sehari-hari) dari dalil-dalilnya yang terperinci

c)

Ilmu tentang kaidah-kaidah dan pembahasan-pembahasan yang dijadikan sarana untuk memperoleh hukum-hukum syara’ mengenai perbuatan (manusia sehari-hari) dari dalil-dalilnya yang terperinci

d)

Hukum-hukum Syari’at dari dalil-dalil dan pembahasan yang dijadikan saran untuk menetapkan hukum perbuatan manusia diperoleh dari dalil-dalil yang terperinci

8.

Urf berdasarkan baik dan buruknya menurut syariat adalah:

a)

Urf Shahih dan Fasid

b)

Urf Amm dan Khas

c)

Urf Qauli dan Amali

d)

Urf Kulli dan Jalli

9.

Definisi Taqlid adalah:

a)

Menerima pendapat orang lain tanpa adanya suatu alasan atau dalil yang jelas

b)

Menyatakan suatu pendapat berdasarkan dalil-dalil terperinci

c)

Menerima pendapat orang lain berdasarkan dalil-dalil shahih

d)

Menentukan suatu hukum berdasarkan perbuatan manusia

10.

Istihsan adalah

a)

Kesepakatan seluruh mujtahid dalam menetapkan suatu hukum

b)

Berpalingnya seorang mujtahid dari tuntutan qiyas sukuti kepada tuntutan qiyas kully

c)

Sesuatu yang mendatangkan manfaat ( keuntungan ) dan menjauhkan mudarat ( kerusakan)

d)

Berpalingnya seorang mujtahid dari tuntutan qiyas jalli (nyata) kepada tuntutan qiyas khafi (samar-samar)

11.

Contoh Istishab adalah:

a)

Tetap mengakui hak waris bagi orang yang hilang

b)

Pencatatan akta nikah

c)

Pengadaan rambu-rambu lalu lintas

d)

Jual beli istishna'

12.

Contoh Maslahah Mursalah adalah

a)

Kebolehan Jual beli Emas

b)

Kewajiban potong tangan bagi pencuri

c)

Kewajiban rajam kepada para pezina

d)

Keharusan Sertifikat Halal dari MUI untuk produk makanan

13.

Berikut ini macam-macam ijma'

a)

Ijma' Sahabat dan Tabi'in

b)

Ijma' Sharih dan Sukuti

c)

Ijma' Khulafa'urrosyidin dan Sahabat

d)

Ijma' Kully dan Khafi

14.

Syarat-Syarat Urf, kecuali:

a)

Urf harus sudah ada sejak sebelum Rasul diutus sebagai nabi

b)

Urf ini termasuk shahih yang artinya tidak menentang Al-Qur’an dan Hadits

c)

Urf itu harus berlaku secara umum dalam mayoritas kalangan masyarakat dan keberlakuannya dianut oleh mayoritas masyarakat

d)

Urf sudah ada ketika suatu peristiwa terjadi yang akan mengenai urf tersebut

15.

Syar'u Man Qablana adalah

a)

Hukum-hukum Rasul yang diberlakukan sebelum Nabi Muhammad Saw dan berlaku untuk umat Islam

b)

hukum-hukum Allah yang dibawa oleh para Nabi/Rasul sebelum Nabi Muhammad Saw dan berlaku untuk umat mereka pada zaman itu

c)

hukum-hukum Para Nabi yang dibawa oleh Nab Muhammad Saw dan berlaku untuk umatnya

d)

hukum-hukum Allah yang dibawa oleh para Nabi/Rasul sebelum Nabi Muhammad Saw dan berlaku untuk umat Islam

16.

Contoh dari Urf Amali adalah

a)

Transaksi Jual beli tanpa ucapan Aku jual barang ini

b)

Kebiasaan suami mengucapkan Ummi kepada istri

c)

Transaksi Jual beli dengan Ukuran Kilogram

d)

Transaksi dengan Ijab qabul yang diucapkan

17.

“Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya mengharamkan jual beli khamer (benda yang memabukkan"

Bunyi hadits ini adalah ...

a)

إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأَنْصَابُ وَالأَزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ

b)

‫إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق

c)

إنما بعثت لأتمم صالح الأخلاق

d)

إِنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَمْرِ

18.

َإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِه

Kalimat Amr dari ayat berikut ini adalah:

a)

إِنْ كُنْتُمْ

b)

رَيْبٍ

c)

نَزَّلْنَا

d)

فَأْتُوا

19.

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ)

Kata yang menunjukkan lafadz Nahyi dalam ayat tersebut adalah :

a)

آمَنُوا

b)

لَا تَسْأَلُوا

c)

إِنْ تُبْدَ لَكُمْ

d)

تَسُؤْكُمْ

20.

Ayat berikut adalah lafadz Amm, kecuali:

a)

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

b)

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ

c)

َا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ

d)

السَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا

21.

Berikut yang Buka tujuan dari Ushul Fiqih adalah...

a)

Untuk Memahami Makna Lafadz dalam Nash (al-Qur’an & Hadis)

b)

Untuk memahami sumber hukum Islam

c)

Untuk Memahami tentang hukum Ibadah & Syir’ah

d)

Untuk belajar tentang membahas Perselisiha atau perbedaan pendapat di kalangan para ulama /mujtahid.

22.

Di bawah ini termasuk ke dalam fungsi ushul fiqih, kecuali

a)

Agar mengetahui perbuatan yang dikerjakan oleh orang

b)

Memelihara Agama dari Penyalahgunaan Dalil

c)

Menentukan Persyaratan Mujtahid

d)

Mengetahui Keunggulan Para Mujtahid

23.

Ushul Fiqih menurut Istilah ialah...

a)

Hasil pemikiran para ulama tentang penetapan hukum syara dari suatu peristiwa, perbuatan manusia yang bersumber pada dalil (Qur’an & Sunnah).

b)

“Ilmu yang membahas tentang metode penetapan hukum dari suatu dalil (AlQur’an dan sunnah) tentang suatu peristiwa atau perbuatan manusia (metode)

c)

Ilmu tentang hukum syara yang berkaitan dengan perbuatan manusia yang diusahakan diperoleh dari dalil-dalil yang rinci.

d)

yang berkaitan dengan Ibadah, Muamalah, munakahat, uqubat (pergaulan umum).

24.

Fiqih Menurut Bahasa adalah...

a)

POKOK

b)

PEMAHAMAN

c)

MENGERTI

d)

SEBUAH DALIL

25.

Manakah yang termasuk ke dalam pengertian Dilālah Lafẓiyyah adalah ?

a)

Penunjukan berbentuk lafadz

b)

sesuatu yang dapat pula memberi petunjuk kepada sesuatu

c)

dilālah dengan dalil yang digunakan untuk memberi petunjuk kepada sesuatu dalam bentuk lafad

d)

ilālah bukan lafadz, yaitu dalil yang digunkan bukan daam bentuk suara, bukan lafadz dan bukan pula dalam bentuk kata

26.

Berikut Ketentuan lafadz Khāṣṣ dalam garis besarnya, kecuali ?

a)

Bila dalam suatu kasus hukumnya bersifat ;aam maka ditemukan pula hukum yang “khushush” dalam kasus lain, maka lafadz Khāṣṣ itu membatasi pemberlakuan hukum ‘am itu

b)

Bila lafadz Khāṣṣ lahir dalam bentuk nash syara’ (teks hukum), ia menunjukan arti Khāṣṣ secara qath’i dilallah (penunjukan yang pasti dan menyakinkan) yang secara hakiki tidak ditentukan untuk itu

c)

Bila lafadz Khāṣṣ lahir dalam bentuk nash syara’ (teks hukum), ia menunjukan arti Khāṣṣ secara qath’i dilallah (penunjukan yang pasti dan menyakinkan) yang secara hakiki ditentukan untuk itu.

d)

Bila ada dalil yang menghendaki (pemahaman lain) dari lafadz Khāṣṣ kepada aeti ain, maka arti Khāṣṣ itu dapat dialihkan kepada apa yang dikehendaki oleh dalil itu

27.

suatu lafadz yang menunjukkan arti tunggal yang menggunakan bentuk mufrad, baik pengertian itu menunjuk pada jenis, atau menunjuk macam, atau juga menunjuk arti perorangan , ataupun isim jumlah, pengertian dari?

a)

'amm

b)

Khass

c)

Mutlaq

d)

Muqayyad

28.

Berikut Unsur-unsur yang ada dalam kata 'amr, kecuali?

a)

   Yang mengucapkan kata amar atau yang menyuruh

b)

Yang berkaitan dengan perbuatan 'amr

c)

Yang dikenai kata amar atau yang disuruh

d)

Ucapan yang digunakan dalam suruhan itu

29.

 فَكَاتِبُوهُمۡ إِنۡ عَلِمۡتُمۡ فِيهِمۡ خَيۡرٗاۖ

"Maka buatlah perjanjian dengan mereka, jika mengetahui ada kebaikan pada mereka", adalah contoh 'amr dalm bentuk?

a)

untuk hukum wajib

b)

untuk hukum sunnah

c)

untuk ibahah

d)

untuk mendidik

30.

Secara bahasa lafadz Muṭlaq artinya?

a)

sesuatu yang diluar batas

b)

Bacaan yang ada qayyid

c)

sesuatu yang ada batasanya

d)

sesuatu tidak ada batasanya/tidak terikat

31.

Lafadz Muṭlaq dan muqayyad mempunyai bentuk-bentuk yang bersifat rasional, bentuk-bentuk yang realistis sebagai berikut ini!!!

a)

Sebab dan hukumnya berbeda

b)

Sebab berbeda namun hukumnya sama

c)

Sebab sama namun hukumnya berbeda

d)

  Sebab dan hukumnya sama

32.

ungkapan yang meminta agar sesuatu perbuatan dijauhi yang dikelarkan oleh orang yang kedudukanya lebih tinggi kepada orang yang keduudkanya lebih rendah. adalah pengertian dari?

a)

Amr

b)

Nahy

c)

Mafhum

d)

Mutlaq

33.

Berikut pengertian Manṭūq, kecuali?

a)

Suatu lafal yang ditunjukkan oleh suatu perbuatan

b)

pengertian harfiyah dari suatu lafadz yang diucapkan

c)

suatu makna yang ditunjukkan oleh lafadz menurut ucapanya, yakni petunjuk makna bedasarkan materi huruf-huruf yang diucapkan

d)

penunjukan lafadz terhadap makna (hukum) yang terkandung dan terucapkan baik itu secara mutabaqah (kesesuaian antara lafadz dengan makna), tadammun (ketercakupan bagian-bagian makna lafadz), dan iltizam (kelaziman makna lafadz

34.

pengertian yang ditarik bukan dari makna asli dari suatu lafadz, tetapi sebagai konsekuensi dari suatu ucapan, adalah pengertian dari?

a)

Mafhūm Ghoiru Sarih

b)

Mafhūm

c)

Manṭūq

d)

Manṭūq Ghoiru Sarih

35.

Ilmu yang mengkaji tentang dalil fiqh berupa kaidah untuk mengetahui cara penggunaannya, mengetahui keadaan orang yang menggunakannya (mujtahid) dengan tujuan mengeluarkan hukum amali (perbuatan) dari dalil-dalil secara terperinci dan jelas adalah ilmu

a)

Ushul

b)

Fiqh

c)

Ushul Fiqh

36.

Hukum yang menuntut seorang mukallaf untuk melakukan, meninggalkan, atau kebebasan untuk memilih antara melakukan atau meninggalkan merupakan pengertian dari hukum?

a)

Wadh'i

b)

Taklifi

37.

Berikut merupakan hukum wadh'i kecuali

a)

Mani'

b)

Sabab

c)

Nadb

d)

Syarath

e)

Rukhshah

38.

Perbuatan mukallaf disebut juga...

a)

Hakim

b)

Mahkum 'alaih

c)

Mahkum fih

39.

Hukum berijtihad apabila seluruh mujtahid tidak ada yang melakukan ijtihad, maka mereka berdosa semua, tetapi bila ada seseorang dari mereka memberikan fatwa hukum maka gugurlah tuntutan ijtihad atas diri mereka disebut?

a)

Wajin 'ain

b)

Wajib kifayah

c)

Sunnah

d)

Haram

40.

objek Ilmu ushul fiqh adalah

a)

hukum-hukum syara’ itu sendiri dari segi perbuatan mukallaf kepada suatu hukum secara Ijmali.

b)

Dalil-dalil syara’ itu sendiri dari segi bagaimana penunjukkannya kepada suatu hukum secara juz'i.

c)

hukum-hukum syara’ itu sendiri dari segi perbuatan mukallaf kepada suatu hukum secara Juz'i.

d)

Dalil-dalil syara’ itu sendiri dari segi bagaimana penunjukkannya kepada suatu hukum secara Ijmali.

41.

Berikut ini macam-macam ijma'

a)

Ijma' Sahabat dan Tabi'in

b)

Ijma' Sharih dan Sukuti

c)

Ijma' Khulafa'urrosyidin dan Sahabat

d)

Ijma' Kully dan Khafi

42.

Contoh Al Dzari'ah berdasarkan dugaan kuat yang akan membawa kepada mafsadah::

a)

Menjual buah anggur kpd orang atau perusahaan yg biasa memproduksi minuman keras

b)

Menggali sumur di tengah jalan umum yg situasinya gelap.

c)

Menanam dan membudidayakan tanaman anggur

d)

Transaksi jual beli secara kredit

43.

Ittiba' terdiri dari dua macam:

a)
  1. Ittiba' kepada Rasul dan Sahabat. 2. Ittiba' kepada selain Rasul dan Sahabat
b)
  1. Ittiba' kepada Rasul dan Ulama', 2. Ittiba' kepada selain Rasul dan Ulama'
c)
  1. Ittiba' kepada Allah dan Rasul, 2. Ittiba' kepada selain Allah dan Rasul
d)
  1. Ittiba' kepada Allah dan Nabi-nabi, 2. Ittiba kepada selain Allah dan Nabi-nabi
44.

IJtihad secara terminologi adalah

a)

Pengerahan kemampuan seorang Faqih untuk menghasilkan dugaan kuat tentang hukum syar‟i

b)

Pengerahan kemampuan Mujtahid dalam memperoleh ilmu

hukum – hukum Syariat

c)

Mengerahkan Kemampuan dalam memperoleh hukum syar‟i yang bersifat amaliah dengan cara istimbath

d)

Semuanya benar

45.

فعلم أصل الفقه في الاصطلاح الشرعي: هو العلم بالقواعد والبحوث التي يتصل بها إلى استفادة الأحكام الشرعي arti dari kalimat tersebut adalah....

a)

Al-fiqh menurut bahasa berarti pengetahuan dan pemahaman terhadap sesuatu

b)

Ilmu tentang hukum-hukum syar’i yang bersifat amaliah yang diperoleh dari dalil-dalilnya yang terinci

c)

Ilmu pengetahuan tentang dalil fiqh secara global, metode penggunaan dalil tersebut, dan keadaan /persyaratan orang yang menggunakannya

d)

Ilmu Ushul Fiqh menurut syara’ adalah pengetahuan tentang kaidah dan pembehasannya yang digunakan untuk menetapkan hukum-hukum syara yang berhubungan dengan perbuatan manusia dari dalil-dalil yang terperinci

46.

من سن في الإسلام سنة حسنة فله أجرها وأجر من عمل بها إلى يوم القيامة makna dari hadist tersebut adalah....

a)

Barang siapa yang membuat amalan (kebaikan) lalu diikuti oleh orang lain setelahnya, maka ia mendapat pahala sekaligus pahala orang lain yang mengamalkannya sampai hari kiamat

b)

Barang siapa yang mengamalkan amalan yang tidak ada dalam urusan kami, maka amalan tersebut tertolak

c)

Barang siapa yang mencontohkan suatu sunnah (perbuatan) yang baik dalam Islam maka ia mendapat pahala sekaligus pahala orang lain yang mengamalkannya

d)

Maka orang ini mendapat dosa sekaligus dosa orang lain yang melakukannya

47.

Berikut ini adalah syarat-syarat yang termasuk kedalam ijma, kecuali....

a)

Yang bersepakat adalah seluruh mujtahid

b)

Dilakukan setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW

c)

Kesepakatannya harus berhubungan dengan syari’at

d)

Kesepakatan yang sudah ada hukumnya

48.

Arti ijtihad bisa berarti juga sebagai al-masyaqat yang bermakna.....

a)

Kesulitan dan kesusahan

b)

Kesanggupan dan kemampuan

c)

Kesungguhan dan kesanggupan

d)

Kerusakan dan kehancuran

49.

Pemindahan hukum dari ketentuan yang umum kepada ketentuan khusus atau yang lainnya baik nashsh tersebut Al-Quran maupun Sunnah. Merupakan pengertian dari.....

a)

Istihsan bi an-Nashsh

b)

Istihsan Bi al-Ijma

c)

Istihsan bi ad-Dharurah

d)

Istihsan bi al-Urf

50.

Berdasarkan qiyas khafi, hukum meminum air bekas minuman burung buas adalah....

a)

Haram

b)

Makruh

c)

Boleh

d)

Haram

51.

Istihsan adalah perbuatan adil terhadap suatu perkara hukum dengan memandang hukum yang lain, karena adanya suatu yang lebih kuat yang membutuhkan keadilan. merupakan pengertian istihsan menurut....

a)

Imam Al Ghazali

b)

Imam Abu Hanifah

c)

Imam As-Syafe'i

d)

Al-Hasan Al-Kurkhi

52.

Qiyas jali berarti....

a)

Nyata

b)

Samar

c)

Tersembunyi

d)

Jelas

53.

عن انس بن مالك قال قال رسول الله صلي الله علیھ وسلم طلب العلم فر یضة علي كل مسلم (رواه ابن ما جه

hadis tersebut membahas tentang....

a)

Menjaga kebersihan

b)

Anjuran menuntut ilmu

c)

Menghormati orang tua

d)

Tatacara pernikahan

54.

Bersungguh-sungguh dalam mencurahkan segala kemampuan baik pikiran maupun tenaga untuk menetapkan suatu hukum disebut.....

a)

Maslahah mursalah

b)

Ijma

c)

Ijtihad

d)

Qiyas

55.

Dibolehkan mengringkas shalat, berbuka bagi yang sedang safar, melakukan jual beli pesanan (Bay As-salam), kerjasama dalam perkebunan (musaqqah), kerjasama dalam pertanian (muzaraah) dan lain sebagainya. Hal ini merupakan contoh dari....

a)

Maslahah Adz-Dzaruriyyah

b)

Maslahah Al-Hijiyah

c)

Maslahah Al-Tahsiniyah

d)

Maslahah Al-Khashshah

56.

Kemaslahatan yang berhubungan dengan kebutuhan pokok umat manusia di dunia dan akherat seperti memelihara agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Hal ini merupakan contoh dari maslahah....

a)

Maslahah Adz-Dzaruriyyah

b)

Maslahah Al-Hajiyah

c)

Maslahah Al-Tahsiniyah

d)

Maslahah Al-Khashshah

57.

Berikut ini adalah syarat-syarat yang digunakan dalam maslahah, kecuali....

a)

Maslahah yang dimaksud adalah maslahah yang sebenarnya bukan dengan dugaan semata

b)

Maslahah itu untuk masyarakat banyak bukan untuk kelompok atau pribadi

c)

Maslahah itu tidak bertentangan dengan ketentuan nash atau ketentuan ijma dan qiyas

d)

Maslahah itu memberikan kemaslahatan kepada para fuqaha dalam menetapkan hukum

58.

Menetapkan suatu hukum menurut keadaan sebelumnya sampai terdapat dalil-dalil yang menunjukan perubahan keadaan atau menjadikan hukum yang Allah tetapkan pada masa lampau secara kekal sampai terdapat dalil yang menunjukan perubahannya dinamakan dengan.....

a)

Istihsan

b)

Istishab

c)

Maslahah

d)

Ibadah mahdoh

59.

Perhatikan qaidah berikut ini الأَصْلُ فِي الأَشْيَاءِ الإِبَاحَةُ حَتَّى يَدُلَّ الدَّلِيْلُ عَلَى التَّحْرِيْمِ qaidah ini adalah terkait dengan masalah....

a)

Istihsan

b)

Istishab

c)

Maslahah

d)

Al-Urf

60.

Al-dzarî’ah secara bahasa bermakna.....

a)

Sebagai sarana dan jalan menunju sesuatu

b)

Baik yang baik

c)

baik yang buruk

d)

Baik ucapan maupun perbuatan

61.

Berikut ini adalah pernyataan yang benar mengenai dzari’ah, kecuali....

a)

Dzari’ah adalah sesuatu yang membawa kepada yang dilarang dan mengandung kemudharatan

b)

Dzari’ah adalah mencegah sarana atau jalan yang menuju kepada kemafsadatan

c)

Dzari’ah perbuatan yang membawa pada kejelekan, bahaya dan kerusakan harus dicegah

d)

Dzari’ah adalah sebuah perbuatan yang tercela dan hina

62.

Saddu dzari’ah merupakan kata benda abstrak (mashdar) dari سَدَّ يَسُدُّ سَدًّا. Kata as-sadd tersebut memiliki arti yaitu....

a)

Membuka sesuatu yang cacat

b)

Membuka sesuatu yang baik

c)

Menutup sesuatu yang cacat

d)

Menutup sesuatu yang baik

63.

Sebagian besar Ulama’ berpendapat bahwa sadd adz-dzariah dapat dijadikan dalil dalam fiqh Islam, mereka hanya berbeda dalam pembatasannya. Ulama yang menjadikan adz-dzari’ah sebagai dasar hukum adalah....

a)

Imam Hanafi dan Imam Ahmad

b)

Imam Ahmad dan Syafi’i

c)

Imam Malik dan Imam Ahmad

d)

Imam Hanafi dan Imam Syafi’i

64.

Ulama yang tidak sepenuhnya menjadikan dasar hukum fiqh Islam terkait masalah adz-dzari’ah adalah.....

a)

Imam Hanafi dan Imam Ahmad

b)

Imam Ahmad dan Syafi’i

c)

Imam Malik dan Imam Ahmad

d)

Imam Hanafi dan Imam Syafi’i

65.

Kumpulan (ketetapan) hukum syara’ yang berkenaan dengan perbuatan manusia, yang diambil dari dalil-dalilnya yang jelas dan terperinci dalah....

a)

Ilmu fiqh

b)

Ilmu Ushul fiqh

c)

Ilmu Syari'ah

d)

Ijtihad

66.

Ilmu yang membahas kaidah-kaidah yang digunakan untuk merumuskan hukum syara’ dari dalil yang rinci adalah definisi dari....

a)

Ilmu fiqh

b)

Ilmu ushul fiqh

c)

Ilmu Syari'ah

d)

Ilmu Tafsir

67.

Di bawah ini yang merupakan obyek utama dari fiqih adalah....

a)

Mencari dalil atas setiap hukum yang ditetapkan oleh Allah dan Rasulnya

b)

Memahami keterkaitan antara hukum dan dalil yang membangun hukum tersebut

c)

Mempelajari dan memahami perbedaan cara penetapan hukum pada setiap madzhab

d)

Menilai setiap tindakan manusia, baik ucpan maupun perbuatan dari sisi hukum syar’i

68.

Menerapkan kaidah dan pembahasan pada dalil-dalil yang detail untuk diambil hukum syara’nya adalah….

a)

Definisi ushul fiqih

b)

Objek ushul fiqih

c)

Objek ilmu fiqih

d)

Kegunaan ushul fiqih

69.

Orang yang pertama kali menghimpun kaidah ushul Fiqih yang tersebar ke dalam satu kitab tersendiri adalah….

a)

Imam syafi’i

b)

Imam Hambali

c)

Imam Abu Hanifah

d)

Imam Malik

70.

Secara praktis obyek pembahasan ushul fiqh adalah....

a)

Dalil-dalil syara’ dari segi penunjukannya kepada hukum atas perbuatan orang mukallaf

b)

Memahami keterkaitan antara hukum dan dalil yang membangun hukum tersebut

c)

Mempelajari dan memahami perbedaan cara penetapan hukum pada setiap madzhab

d)

Menilai setiap tindakan manusia, baik ucpan maupun perbuatan dari sisi hukum syar’i

71.

Qaidah secara bahasa bermakna....

a)

Batang atau cabang

b)

Dasar atau asas

c)

Batang dan dahan

d)

Cabang dan buah

72.

Dasar-dasar yang bertalian dengan hukum syara’ yang bersifat mencangkup (sebagian besar bagian-bagiannya) dalam bentuk teks-teks perundang-undangan yang ringkas (singkat padat) yang mengandung penetapan hukum-hukum yang umum pada pristiwa-pristiwa yang dapat dimasukkan pada permasalahannya, hal ini merupakan pengertian dari....

a)

Qaidah fiqhiyyah

b)

Qaidah ushuliyyah

c)

Qaidah ibadah

d)

Qaidah muamalah

73.

Kalau kita sholat kita pasti bertemu dengan yang namanya niat, kalau kita tidak bertemu dengan yang namanya niat berarti kita tidak pernah sholat.begitu juga dengan yang lainnya, seperti puasa, zakat, haji dll. Maka qaidah ushul yang tepat berkaitan dengan niat diatas adalah....

a)

مقاصد اللفظ على نية اللافظ

b)

اليقين لا يزال بالشك

c)

الامور بمقاصدها

d)

الضرر يـزال

74.

Kalau misalkan ada pohon besar dengan buah yang banyak yang mana buah tersebut sering jatuh dan sering mengenai kepala orang yang lewat dibawahnya hingga ada yang harus dibawa ke rumah sakit, maka dengan beracuan pada kaidah ini pohon tersebut harus di tebang. Qaidah ushul fiqh yang tepat untuk masalah tersebut adalah....

a)

الضرر يـزال

b)

لضَّرُوْرَةُ تُبِيْحُ الْمَحْظُرَةِ

c)

مَا أُبِيْحُ لِلضَّرُوْرَةِ يُقَدَّرُ بِقَدَّرِهَا

d)

لضَّرَرُ لَا يُزَالُ بِالضَّرَرِ

75.

Kalau misalkan kita mau melakukan sholat, tapi kita masih ragu apakah kita masih punya wudhu’ atau tidak, maka kita harus berwudhu’ kembali, akan tetapi kalau kita yakin kita masih punya wudhu’, kita langsung sholat saja itu sah, meski pada kenyataannya wudhu’ kita telah batal. Qaidah yang tepat untuk kasus tersebut adalah....

a)

الخروج من الخلاف مستحبٌّ

b)

العادة محكمة

c)

اليقين لا يزال بالشك

d)

الضرورات تبيح المحظورات

76.

ما اقتضى طلب فعل من المكلف، أو كفه عن فعل، أو تخييره بين فعل والكف عنه. Arti dari pengertian hukum ini adalah tentang hukum....

a)

Hukum Syara

b)

Hukum Wad'i

c)

Hukum Taklifi

d)

Hudud Jarimah

77.

Wajib, sunnah, haram, makruh dan mubah termasuk kedalam bagian dari hukum....

a)

Hukum Syara

b)

Hukum wad'i

c)

Hukum Taklifi

d)

Hukum Fiqh

78.

فهوما اقتضى وضع شيء سببا لشيء، أوشرطا له، أو مانعا منه. Arti dari pengertian hukum ini adalah tentang hukum....

a)

HUkum Syara

b)

Hukum Wad'i

c)

Hukum Taklifi

d)

Hukum Fiqh

79.

Dalam agama islam terdapat sumber sumber hukum didalamnya . yang dimaksud sumber hukum dalam islam adalah ?

a)

Dasar yang menjadi acuan untuk seseorang dalam menentukan pasangan hidup

b)

Dasar untuk menentukan antara miayam atau bakso

c)

Dasar yang menjadi acuan ideologi suatu negara

d)

Dasar dasar atau sumber rujukan untuk menentukan hukum dan syariat dalam islam

80.

Dibawah ini merupakan dalil yang menjelaskan bahwa al quran menjadi

sumber dan dalil hukum dalam islam adalahh......

a)

QS . Baqarah ayat 2

b)

QS . Al Ahzab ayat 21

c)

QS . Al Isra ayat 32

d)

QS . Al Maidah ayat 44

81.

Dibawah ini manakah yang merupakan maksud dari Al quran sebagai

sumber dan dalil hukum dalam islam adalah

a)

Bahwa mencintai tidak harus memiliki

b)

Bahwa seluruh umat muslim wajib menghafalkan alquran

c)

Bahwa seluruh hukum atau dalil yang dibuat serta berlaku dalam agama islam tidak boleh bertentangan dengan Al Quran

d)

Bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan hukum dan dalil dalam islam tidak boleh bertentangan dengan ajaran rasulullah

82.

Didalam agama islam , terdapat berbagai sumber hukum

antara lain Al quran,Hadis,Ijma' , dan Qiyas.

Dibawah ini yang merupakan pernyataan yang paling tepat mengenai hadis adalah......

a)

yaitu segala sesuatu yang datang dari Nabi Muhammad Saw baik berupa perkataan perbuatan, persetujuan nabi.

b)

Perkataan Nabi muhammad

c)

yaitu perbuatan nabi muhammad saw yang hanya berlaku atau wajib diamalkan oleh anak anaknya saja

d)

Hal yang wajib diamalkan , apabila tidak mengamalkan sudah dipastikan masuk neraka

83.

Bagaimana Jika ada hukum atau dalil yang tidak berdasarkan pada alquran (hukum/dalil tersebut bertentangan dengan alquran )

a)

hukum/dalilnya tetap sah karena masih bisa menggunakan sumber hukum lainya selain al quran

b)

Tidak sah karena al quran merupakan sumber hukum paling utama , artinya jika suatu hukum/dalil bertentangan dengan alquran maka tidak sah

84.

Hadis sebagai sumber hukum islam memiliki kedudukan.....

a)

Dibawah ijma'

b)

Sama dengan Al Quran

c)

Kedua , Dibawah Al Quran

d)

Setelah Qiyas

85.

Sunnahyang berupa Perkataan juga bisa disebut......

a)

Sunnah Qauliyah

b)

Sunnah Fi ' Liyah

c)

Sunnah Taqririyah

d)

Sunnah Hammiyah