Font size
WorksheetsQuiz K3 (1-7) 2025
Total questions: 50
Worksheet time: 30mins
Kepanjangan dari K3 adalah ...
Keselamatan, Kebersihan, dan Kerja
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja
Keselamatan dan Kepedulian Kerja
Tujuan utama dari penerapan K3 di tempat kerja adalah ...
Meningkatkan jumlah produksi semata
Menjaga keselamatan tenaga kerja dan sumber produksi
Meningkatkan gaji pekerja
Mempercepat waktu kerja
Undang-undang utama yang mengatur keselamatan kerja di Indonesia adalah ...
UU No. 13 Tahun 2003
UU No. 11 Tahun 1967
UU No. 1 Tahun 1970
UU No. 32 Tahun 2009
Berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970, tujuan utama K3 adalah ...
Mengatur jam kerja
Meningkatkan produksi dan menekan biaya
Mencegah kecelakaan kerja dan melindungi tenaga kerja
Menambah jumlah tenaga kerja
Menurut ISO 45001 (2018), sistem K3 bertujuan untuk ...
Menurunkan produktivitas
Meningkatkan disiplin waktu kerja
Mencegah cedera dan penyakit akibat kerja
Mengatur promosi jabatan
Hazard adalah ...
Alat pelindung diri
Kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya
Tempat kerja yang nyaman
Sistem pengawasan kerja
Risiko (risk) adalah ...
Kemungkinan dan dampak dari suatu bahaya
Jumlah tenaga kerja di area tambang
Tingkat keuntungan perusahaan
Alat ukur suhu di tambang
Bahaya fisika termasuk ...
Radiasi, getaran, suhu ekstrem
Virus dan bakteri
Asam dan bahan pelarut
Kelelahan kerja
Bahaya kimia dapat disebabkan oleh ...
Pencahayaan buruk
Debu silika dan gas beracun
Hewan berbisa
Posisi duduk salah
Bahaya biologis sering dijumpai akibat ...
Paparan sinar ultraviolet
Genangan air dan mikroorganisme
Suhu dingin
Getaran alat berat
Bahaya ergonomi dapat terjadi akibat ...
a.
b.
c.
d.
Posisi kerja tidak sesuai anatomi tubuh
Penggunaan bahan kimia
Gangguan listrik
Radiasi elektromagnetik
Contoh hazard mekanik adalah ...
Kebisingan
Benda bergerak yang bisa menjepit
Getaran
Radiasi
Faktor yang mempengaruhi kesehatan tenaga kerja antara lain ...
Usia, gizi, dan lingkungan kerja
Jenis kelamin dan posisi jabatan
Jumlah cuti tahunan
Peraturan upah minimum
Kondisi tidak aman termasuk ...
Ruang kerja bising, penerangan tidak layak
Bekerja sesuai SOP
Memakai APD lengkap
Mengikuti safety briefing
Tindakan tidak aman (unsafe act) contohnya adalah ...
Melapor near miss
Mengoperasikan alat tanpa izin
Mengikuti pelatihan K3
Menggunakan helm pengaman
Fungsi utama APD adalah ...
Mengganti fungsi alat berat
Melindungi pekerja dari potensi bahaya
Menambah kenyamanan bekerja
Mengurangi jam kerja
Helm keselamatan digunakan untuk melindungi ...
Mata
Kepala
Telinga
Tangan
Earplug atau earmuff digunakan untuk melindungi dari ...
Bahan kimia
Kebisingan
Gas beracun
Radiasi
Respirator digunakan untuk melindungi organ ...
Penglihatan
Pendengaran
Pernapasan
Pencernaan
Sarung tangan digunakan untuk melindungi dari ...
Luka bakar, bahan kimia, atau benda tajam
Suhu udara panas
Pencahayaan buruk
Kebisingan
Frequency Rate (FR) menunjukkan ...
Tingkat keparahan kecelakaan
Frekuensi kejadian kecelakaan
Nilai ekonomis proyek
Tingkat kebersihan kerja
Severity Rate (SR) menunjukkan ...
Jumlah pekerja
Jumlah hari kerja hilang akibat kecelakaan
Jumlah jam kerja lembur
Nilai produksi tambang
Incident Rate (IR) mengukur ...
Total insiden terhadap jumlah pekerja
Total produksi tambang
Jumlah APD rusak
Jumlah pekerja baru
Jika FR dan SR sama-sama tinggi, artinya ...
K3 berjalan efektif
Sistem manajemen K3 tidak efektif
Produksi meningkat
Risiko rendah
Model piramida kecelakaan Heinrich menunjukkan bahwa ...
Kecelakaan fatal sedikit dibanding near miss
Semua kecelakaan sama beratnya
Tidak perlu melaporkan near miss
Statistik tidak berpengaruh pada K3
Identifikasi bahaya dilakukan untuk ...
Mencatat data gaji pekerja
Mengenali potensi bahaya sebelum menimbulkan kecelakaan
Mengatur shift kerja
Menghitung biaya produksi
HIRADC merupakan singkatan dari ...
Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control
Health Inspection, Risk Audit and Damage Control
Hazard Information and Rescue Department Control
High Risk and Danger Classification
Tahap pertama dalam HIRADC adalah ...
Menilai risiko
Mengidentifikasi potensi bahaya
Menentukan pengendalian
Melaksanakan audit
Hierarki pengendalian risiko dimulai dari ...
Eliminasi
Administrasi
Substitusi
APD
Rekayasa teknis (engineering control) contohnya ...
Pemasangan ventilasi dan sensor otomatis
Penggantian shift kerja
Pelatihan pekerja
Penggunaan masker
K3 hanya bertujuan meningkatkan produktivitas perusahaan.
(a)
UU No. 1 Tahun 1970 merupakan dasar hukum utama keselamatan kerja di Indonesia.
(a)
UU No. 13 Tahun 2003 pasal 87 mengatur kewajiban penerapan sistem manajemen K3.
(a)
Hazard adalah segala kondisi yang aman bagi pekerja.
(a)
Risiko adalah hasil kali antara probabilitas dan dampak bahaya.
(a)
Bahaya psikososial tidak termasuk dalam kategori risiko K3.
(a)
Bahaya mekanik termasuk terjepit, tertabrak, atau tersangkut alat kerja.
(a)
Ergonomi berfokus pada hubungan manusia dengan mesin dan lingkungannya.
(a)
Harness atau sabuk pengaman digunakan untuk bekerja di tempat tinggi.
(a)
Sarung tangan digunakan untuk melindungi dari panas, bahan kimia, dan goresan.
(a)
Jika FR dan SR sama-sama tinggi, sistem K3 perlu diperbaiki.
(a)
Near miss tidak perlu dilaporkan karena tidak menimbulkan kerugian.
(a)
Model piramida Heinrich menggambarkan perbandingan antara near miss dan kecelakaan fatal.
(a)
Analisis akar penyebab kecelakaan dapat menggunakan Fishbone Diagram.
(a)
Faktor “Man, Machine, Method, Material, Environment” digunakan dalam analisis kecelakaan.
(a)
Identifikasi bahaya dilakukan setelah kecelakaan terjadi.
(a)
HIRADC adalah metode untuk identifikasi, penilaian, dan pengendalian bahaya.
(a)
Langkah pertama HIRADC adalah menentukan risiko.
(a)
Eliminasi adalah menghilangkan sumber bahaya dari proses kerja.
(a)
Substitusi berarti mengganti bahan berbahaya dengan bahan yang lebih aman.
(a)
