Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Untitled Quiz

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Bahan utama yang digunakan sebagai perintang warna dalam teknik membatik tradisional adalah

a)

Lilin (malam)

b)

Tali rafia

c)

Daun-daunan

d)

Cat akrilik

2.

Alat yang digunakan untuk mengaplikasikan malam (lilin) panas ke atas kain dalam proses batik tulis disebut

a)

Cap

b)

Gawangan

c)

Canting

d)

Wajan

3.

Teknik batik yang menggunakan alat stempel (cap) untuk menerapkan malam secara berulang sehingga prosesnya lebih cepat disebut

a)

Batik Tulis

b)

Batik Cap

c)

Batik Lukis

d)

Batik Jumputan

4.

Proses peluruhan atau penghilangan malam (lilin) dari kain batik setelah proses pewarnaan selesai disebut

a)

Mordanting

b)

Nyolot

c)

Fiksasi

d)

Lorodan

5.

Di Indonesia, teknik tie-dye lebih dikenal dengan sebutan

a)

Batik

b)

Songket

c)

Jumputan

d)

Tenun

6.

Prinsip dasar dari teknik tie-dye atau jumputan adalah merintangai warna agar tidak menyerap ke kain dengan cara

a)

Mengikat, melipat, atau menjepit

b)

Menutup kain dengan lilin

c)

Menyulam kain dengan benang

d)

Mencetak dengan daun

7.

Berikut ini adalah alat dan bahan yang umum digunakan untuk tie-dye (jumputan), KECUALI

a)

Pewarna tekstil (wantex)

b)

Canting dan malam

c)

Karet gelang atau tali

d)

Kelereng atau batu

8.

Shibori adalah teknik perintangan warna yang sangat artistik dan sistematis (melipat, menjepit, melilit) yang berasal dari negara

a)

India

b)

Indonesia

c)

Jepang

d)

Tiongkok

9.

Teknik Shibori yang menggunakan metode lipat kain secara geometris (misal: segitiga atau persegi) lalu dijepit dengan dua bilah kayu/akrilik disebut

a)

Kumo (cubit)

b)

Arashi (lilit pipa)

c)

Nui (jahit)

d)

Itajime (jepit)

10.

Seorang perajin melilitkan kain pada sebatang pipa paralon, mengerutkannya, lalu mengikatnya sebelum dicelup. Teknik Shibori yang ia gunakan adalah

a)

Arashi

b)

Itajime

c)

Kanoko

d)

Kumo

11.

Teknik surface design yang memanfaatkan pigmen warna alami dari daun, bunga, atau batang tumbuhan secara langsung ke kain disebut

a)

Batik

b)

Ecoprint

c)

Shibori

d)

Sulam

12.

Dalam ecoprint, teknik mentransfer pigmen daun ke kain dengan cara meletakkan daun di atas kain lalu memukulnya dengan palu disebut teknik

a)

Pounding (pukul)

b)

Steaming (kukus)

c)

Itajime (jepit)

d)

Lorodan (rebus)

13.

Teknik ecoprint yang dilakukan dengan cara menata daun di atas kain, menggulungnya dengan kencang (seringkali menggunakan pipa), lalu mengukusnya selama beberapa jam disebut teknik

a)

Pounding

b)

Resist dyeing

c)

Steaming / Blanket

d)

Nui Shibori

14.

Zat kimia seperti tawas, tunjung, atau kapur sirih yang digunakan dalam proses ecoprint dan pewarnaan alam berfungsi sebagai

a)

Peluntur warna

b)

Mordant (pembangkit warna) dan Fiksator (pengunci warna)

c)

Pelarut lilin

d)

Pengental pewarna

15.

Teknik menghias permukaan kain dengan menggunakan jarum dan benang secara manual (dengan tangan) untuk menciptakan berbagai macam pola hias disebut

a)

Bordir

b)

Batik

c)

Sablon

d)

Sulam

16.

Tusuk rantai, tusuk silang (cross-stitch), dan tusuk pipih adalah contoh-contoh tusuk dasar yang digunakan dalam teknik

a)

Sulam

b)

Bordir komputer

c)

Ecoprint

d)

Batik cap

17.

Alat yang berfungsi untuk meregangkan kain agar kencang sehingga memudahkan proses menyulam dengan tangan adalah

a)

Gawangan

b)

Canting

c)

Pembidang (Ram)

d)

Palu

18.

Perbedaan utama antara teknik Sulam dan Bordir adalah

a)

Sulam menggunakan benang, bordir menggunakan cat

b)

Sulam dilakukan dengan tangan, bordir menggunakan mesin

c)

Sulam untuk baju, bordir untuk tas

d)

Sulam dari Indonesia, bordir dari Jepang

19.

Bordir yang menggunakan mesin jahit manual (bukan otomatis) di mana operator harus menggerakkan kain secara manual untuk membentuk desain disebut

a)

Sulam tangan

b)

Bordir komputer

c)

Bordir manual (goyang)

d)

Bordir aplikasi

20.

Batik, Shibori, Tie-dye, dan Ecoprint dapat dikategorikan sebagai teknik surface design yang berjenis

a)

Penambahan material (benang)

b)

Pencetakan (printing)

c)

Tenun

d)

Pewarnaan rintang (Resist Dyeing) atau kontak langsung