WorksheetsSoal Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Konsep dasar dari sistem kadaster multiguna (multipurpose cadastre) adalah…
Sistem untuk pengumpulan pajak pertanahan
Sistem pertanahan yang hanya mencatat hak milik tanah
Sistem informasi pertanahan yang mengintegrasikan berbagai fungsi dan data spasial
Sistem untuk pemetaan manual bidang tanah
Pernyataan tentang Land Administration Domain Model adalah model rujukan yang merupakan produk Organisasi Standar Internasional berikut ini semuanya benar kecuali :
Bertujuan mewujudkan interoperabilitas antar sistem administrasi pertanahan
Mewujudkan visi Kadaster 2014 dan Paradigma Manajemen Pertanahan menjadi semakin operasional
Merumuskan model atau bentuk keterkaitan RRR antara Party dengan Objek Spasial
Hanya mengatur country profile terkait Pendaftaran Tanah
Kelas dalam LADM adalah sebagai berikut, kecuali :
Party
Spatial Unit
Time Unit
Boundary Administrative Unit
Salah satu prinsip penting dalam peningkatan kualitas data spasial pertanahan adalah…
Mengurangi jumlah layer data
Memastikan akurasi, konsistensi, dan kelengkapan data
Mengubah sistem proyeksi menjadi geografis
Menghapus atribut yang tidak diperlukan
Model data pertanahan terintegrasi sebaiknya mencakup…
Hanya peta bidang tanah
Hanya data kepemilikan
Peta dasar, bidang tanah, ZNT, PBB, dan RTRW/RDTR
Peta jalan dan bangunan saja
Heterogenitas data spasial terutama disebabkan oleh…
Kesamaan sistem referensi
Perbedaan format, skema basis data, dan sistem proyeksi
Penggunaan software yang sama
Konsistensi data yang tinggi
Contoh heterogenitas semantik adalah:
Beda nilai atribut untuk properti yang sama
Kesamaan labelling
Perbedaan LOD (Level of Details)
Perbedaan tipe hak
Metadata spasial berfungsi untuk…
Menghapus atribut duplikat
Menjelaskan isi, struktur, dan kualitas data spasial
Menentukan proyeksi peta
Mengedit data vektor
Berikut adalah jenis dari Informasi Geospasial Tematik (IGT) Pertanahan, kecuali:
Peta bidang tanah
Peta kepemilikan tanah
Peta penggunaan tanah
Peta jenis tanah
Proses menggabungkan Data Geospasial (DG) atau Informasi Geospasial (IG) dari berbagai sumber (instansi) untuk membuat informasi yang lebih lengkap dan akurat sesuai dengan kebutuhan pengguna, disebut:
Harmonisasi data
Integrasi data
Edgematching data
Basis data
Jenis overlay peta yang digunakan untuk menggabungkan dan menampilkan hanya wilayah yang beririsan dari kedua layer (A dan B) Adalah:
Union
Intersect
Clip
Identity
Yang bukan merupakan komponen dari data spasial berikut ini adalah:
Posisi
Atribut
Keterkaitan antar data spasial
Keterkaitan antara data spasial dengan atribut
Pada model vektor, objek-obyek spasial akan disimpan sebagai:
Pixel
Titik
Luasan
Titik, Garis, dan Luasan
Bidang-bidang tanah yang digambarkan pada peta bidang BPN, umumnya dinyatakan dalam sistem koordinat:
Lokal
UTM
TM 3
Lintang dan Bujur
Teknik akuisisi data spasial menggunakan foto udara (FU) dan LiDAR berperan penting dalam pemaduan data spasial karena…
Digunakan hanya untuk visualisasi citra permukaan bumi
Berfungsi sebagai acuan dasar untuk verifikasi dan validasi data spasial multi tema agar lebih akurat
Hanya diperlukan untuk pemetaan kawasan hutan
Tidak dapat digunakan dalam survei pertanahan
Apabila telah tersedia peta bidang tanah lengkap, Orthophoto & Lidar 3D (terverifikasi BIG) dengan data PBB, ZNT, RDTR tersedia dan terkini, maka integrasi tersebut termasuk dalam tingkat…
Optimal Integration
Minimal Integration
Maximum Integration
Temporal Integration
Digital Twin dalam konteks pertanahan berarti…
Duplikasi data administratif
Representasi digital dari kondisi fisik dan legal bidang tanah
Gambar bidang tanah 2D
Kumpulan data citra
Salah satu tantangan utama penerapan Digital Twin Pertanahan dan Tata Ruang di Indonesia adalah…
Tidak tersedianya perangkat lunak SIG open source
Keterbatasan data spasial 3D yang akurat dan terstandar antar instansi
Ketidakmampuan sistem komputer menampilkan peta 2D
Tidak adanya kebutuhan kolaborasi antar lembaga
QGIS termasuk jenis perangkat lunak yang bersifat…
Berbayar dan tertutup
Open source dan lintas platform
Hanya berjalan di Windows
Khusus untuk pertanahan
Fungsi “Field Calculator” pada QGIS digunakan untuk…
Menampilkan legenda peta
Menghitung nilai atribut baru berdasarkan rumus tertentu
Menyimpan hasil layout peta
Menentukan sistem koordinat
Integrasi data spasial multi tema mendukung pelaksanaan kebijakan…
Kebijakan Data Terbuka
Kebijakan Satu Peta (One Map Policy)
Kebijakan Energi Nasional
Kebijakan Pembangunan Hijau
PEREKAT menerapkan prinsip perhitungan…
Transformasi polinomial orde tinggi
Hitung kuadrat terkecil (least square adjustment)
Analisis regresi spasial
Transformasi proyeksi sederhana
Tujuan utama penggabungan data atribut multi tema adalah…
Mengurangi ukuran file shapefile
Integrasi informasi antar sumber data
Membuat layout peta 3D
Meningkatkan resolusi citra
Tujuan utama dari perhitungan estimasi PBB-P2 adalah…
Menentukan batas administrasi pajak daerah
Mengetahui potensi penerimaan pajak daerah berdasarkan data spasial
Menentukan zona risiko bencana
Menentukan harga pasar properti
Rumus umum BPHTB terutang adalah…
BPHTB = (NPOP – NPOPTKP) × 5%
BPHTB = (NJOP + NPOP) × 5%
BPHTB = NPOP × 10%
BPHTB = (Luas Tanah × Nilai ZNT) ÷ 100
Dalam analisis PKKPR, data yang digunakan untuk menentukan ketentuan kegiatan pemanfaatan ruang adalah…
Zona nilai tanah
Data RDTR
Data Jalan
Data Bangunan
Untuk mengunduh data bangunan dari sumber terbuka seperti OpenStreetMap, digunakan plugin…
PEREKAT
Field Calculator
QuickOSM
Cascade3D
Fungsi utama titik kontrol dalam proses integrasi data spasial adalah…
Menentukan sistem proyeksi peta
Menghubungkan koordinat data peta dengan koordinat lapangan secara akurat
Mengatur ukuran peta dalam layout
Menyusun urutan layer berdasarkan hierarki
Dalam plugin PEREKAT, fitur “Buat Titik Pasangan” berfungsi untuk…
Menghitung luas bidang tanah
Membuat pasangan antara titik kontrol lapangan dan titik peta
Menghapus titik duplikat pada layer
Menentukan sistem referensi layer
Dalam proses otomasi pembuatan model 3D, data yang dihasilkan biasanya meliputi…
Tapak Bangunan (Building Outline - BO), Struktur Atap (Roof Structure - RS), Garis Batas Atap (Roof Outline - RO), dan Tinggi Bangunan (Building Height - BH)
Tapak Bangunan (Building Outline - BO), Wilayah Kajian (Area of Interest - AOI), Model Elevasi Digital (Digital Elevation Model - DEM), dan Sistem Referensi Koordinat (Coordinate Reference System - CRS)
Rencana Dasar Tata Ruang (RDTR), Zona Nilai Tanah (ZNT), Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
Raster, vektor, label, dan atribut
