NEW
Font size
Worksheetskoding dan kecerdasan artifisial , data
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 15mins
Dalam kegiatan survei kantin sekolah, siswa kelas VII mengumpulkan data tentang makanan favorit siswa. Mereka menulis hasil seperti “bakso”, “nasi goreng”, dan “mie ayam”. Data yang diperoleh merupakan jenis data...
Kuantitatif, karena berupa angka
Kualitatif, karena berupa kategori atau nama makanan
Statistik, karena berasal dari banyak orang
Diskret, karena jumlahnya terbatas
Dalam kegiatan olahraga, guru mencatat jumlah push-up yang dilakukan setiap siswa. Hasilnya ada siswa yang mampu 20, 25, dan 30 kali. Data yang dicatat guru tersebut termasuk...
Data kualitatif karena menunjukkan kemampuan fisik
Data kuantitatif karena berbentuk angka hasil pengukuran
Data nominal karena berisi nama siswa
Data subjektif karena tergantung pengamatan
Saat kegiatan pemilihan ketua OSIS, guru mencatat jenis kelamin dan kelas asal calon ketua. Informasi tersebut merupakan data yang bersifat...
Kualitatif karena berupa identitas dan kategori
Kuantitatif karena berupa angka kelas
Numerik karena mudah dihitung
Statistik inferensial
Ketika melakukan penelitian kecil tentang tinggi badan siswa kelas VII, Dinda mencatat hasil pengukuran dengan satuan sentimeter. Data tersebut termasuk jenis data...
Data kualitatif
Data kuantitatif
Data subjektif
Data simbolik
Dalam rapat kelas, ketua kelas menanyakan pendapat siswa tentang kebersihan kelas. Beberapa siswa menjawab “sangat bersih”, “cukup bersih”, dan “kurang bersih”. Data tersebut tergolong...
Kualitatif karena menunjukkan penilaian dalam bentuk kata
Kuantitatif karena ada urutan tingkat
Numerik karena dapat dihitung
Data campuran
Guru meminta setiap siswa menulis nilai ulangan matematika mereka untuk melihat perkembangan hasil belajar. Nilai yang ditulis seperti 70, 80, 90 termasuk data...
Data kualitatif karena berasal dari siswa
Data kuantitatif karena berupa angka
Data simbolik karena menunjukkan hasil belajar
Data subjektif karena tergantung pengamatan
Dalam kegiatan ekstrakurikuler, pelatih mencatat posisi pemain sepak bola seperti “penyerang”, “gelandang”, dan “penjaga gawang”. Data tersebut termasuk jenis data...
Kualitatif karena berupa kategori posisi
Kuantitatif karena menunjukkan jumlah pemain
Diskret karena terbatas
Numerik karena bisa diurutkan
Siswa kelas IX mengadakan penelitian sederhana untuk mengetahui rata-rata waktu belajar siswa setiap hari. Mereka mengukur dalam satuan jam, misalnya 2 jam, 3 jam, dan 4 jam. Jenis data yang dikumpulkan adalah...
Data kualitatif
Data kuantitatif
Data kategorik
Data nominal
Saat melakukan survei kepuasan terhadap program literasi sekolah, guru meminta siswa menjawab dengan pilihan “sangat puas”, “puas”, “cukup puas”, dan “tidak puas”. Data tersebut tergolong...
Data kuantitatif karena bisa diberi nilai angka
Data kualitatif ordinal karena menunjukkan tingkatan pendapat
Data nominal karena acak
Data numerik murni
Dalam lomba kebersihan antar kelas, juri menilai berdasarkan banyaknya tempat sampah di kelas, jumlah tanaman, dan kebersihan lantai. Data seperti jumlah tempat sampah dan tanaman merupakan data..., sedangkan penilaian “sangat bersih” atau “kurang bersih” merupakan data...
Kuantitatif dan kualitatif
Kualitatif dan kuantitatif
Nominal dan ordinal
Diskret dan kontinu
Ketika listrik di rumah mati, Fira memeriksa satu per satu kemungkinan penyebabnya: apakah saklar turun, kabel longgar, atau ada pemadaman dari PLN. Cara berpikir Fira menunjukkan langkah awal dalam pemecahan masalah yaitu...
Menyalahkan orang lain
Mengurai masalah menjadi bagian kecil
Mengabaikan masalah utama
Membuat dugaan tanpa bukti
Saat mengerjakan proyek membuat jadwal piket kelas, Rafi melihat pola bahwa setiap siswa hanya bisa piket dua kali seminggu. Ia menggunakan pola ini agar pembagian jadwal adil. Cara berpikir Rafi menunjukkan penerapan konsep...
Pola (pattern recognition)
Abstraksi
Algoritma
Evaluasi
Dalam kegiatan kewirausahaan, Dinda mencatat hasil penjualan jajanan teman-temannya setiap hari. Ia kemudian membuat grafik sederhana untuk mengetahui hari dengan penjualan tertinggi. Langkah Dinda merupakan contoh penggunaan...
Data di sekitar untuk pengambilan keputusan
Perasaan dalam memutuskan
Tebakan tanpa dasar
Pendapat teman semata
Budi sering terlambat ke sekolah. Ia kemudian mencatat waktu berangkat dan waktu tiba setiap hari untuk mencari tahu penyebabnya. Setelah satu minggu, ia menemukan pola bahwa ia terlambat saat berangkat setelah pukul 06.30. Ini contoh penerapan...
Mengabaikan pola
Mengumpulkan dan menganalisis data
Mengandalkan intuisi
Menyalahkan lalu lintas
Saat komputer di sekolah sering hang, guru meminta siswa mencari solusi tanpa langsung men-servis. Mereka menutup aplikasi berat dan memeriksa kapasitas RAM. Ini menunjukkan penerapan berpikir...
Emosional
Logis dan sistematis
Acak dan terburu-buru
Mengandalkan keberuntungan
Dalam membuat proyek daur ulang botol plastik, kelompok Aldi menuliskan langkah kerja mulai dari mengumpulkan bahan, mencuci botol, memotong, hingga menghias. Proses ini menunjukkan tahapan berpikir...
Dekomposisi (menguraikan masalah)
Pola
Abstraksi
Evaluasi
Di lingkungan sekolah, banyak sampah plastik yang menumpuk. Rani bersama teman-temannya mencoba mencari solusi agar lingkungan tetap bersih dengan membuat program “Tukar Sampah dengan Poin”. Langkah ini termasuk...
Merancang solusi berbasis data dan kebutuhan sosial
Mengabaikan masalah sekitar
Mengandalkan keberuntungan
Menggunakan intuisi
Saat belajar matematika, Andra tidak bisa langsung menemukan hasil akhir. Ia mencoba memecah soal menjadi langkah-langkah kecil, seperti mencari nilai x terlebih dahulu. Ini merupakan contoh...
Menyederhanakan masalah
Menghindari masalah
Menunda penyelesaian
Menghapus soal
Ketika membuat aplikasi penghitung kehadiran siswa, guru mengajak siswa menentukan langkah-langkah seperti: menambah data siswa, menandai hadir/tidak hadir, lalu menampilkan hasil. Proses berpikir ini termasuk dalam tahap...
Perancangan algoritma atau solusi
Pengumpulan data mentah
Pencatatan manual
Penghapusan data
Saat kegiatan kerja bakti, kelompok Riko menyadari bahwa sebagian siswa tidak membawa alat kebersihan. Setelah berdiskusi, mereka membuat daftar pembagian alat agar semua adil. Proses tersebut menunjukkan kemampuan...
Berpikir kolaboratif dalam menyusun solusi
Bertindak tanpa rencana
Menunggu guru memutuskan
Mengabaikan masalah
Dalam pelajaran informatika, guru menugaskan siswa mencari data cuaca selama seminggu dan membuat tabel untuk melihat tren hujan. Data tersebut digunakan untuk merancang jadwal kegiatan luar ruangan. Ini adalah contoh penggunaan...
Data untuk mendukung pengambilan keputusan logis
Tebakan tentang cuaca
Prediksi tanpa bukti
Rencana tanpa data
Ketika Ayu ingin membuat aplikasi pengingat belajar, ia menulis daftar fitur: pengingat waktu, catatan, dan daftar tugas. Kemudian ia memilih fitur paling penting agar tidak rumit. Langkah Ayu mencerminkan...
Abstraksi (menyederhanakan masalah)
Dekomposisi
Pola
Evaluasi
Setelah membuat sistem antrean di kantin sekolah, kelompok Beni melakukan uji coba. Mereka menemukan sistem masih lambat karena terlalu banyak langkah. Maka mereka memperbaikinya. Langkah ini disebut...
Evaluasi dan penyempurnaan solusi
Pengumpulan data awal
Penghapusan sistem
Percobaan tanpa tujuan
Dalam proyek sains, siswa mengukur pertumbuhan tanaman setiap hari dan mencatat hasilnya. Setelah seminggu, mereka menemukan pola pertumbuhan yang lebih cepat pada tanaman yang disiram dua kali sehari. Ini menunjukkan kemampuan...
Mengolah dan membaca data di sekitar kita
Mengabaikan hasil percobaan
Mengandalkan tebakan
Menghapus data yang tidak cocok
Dalam tugas kelompok, salah satu anggota tidak aktif. Sinta sebagai ketua mencari tahu penyebabnya dan membagi ulang tugas agar semua berperan. Langkah Sinta menunjukkan kemampuan...
Memecahkan masalah sosial dengan berpikir sistematis
Bertindak tanpa pertimbangan
Mengabaikan anggota kelompok
Menyalahkan guru
Ketika menggunakan media sosial, Riko berpikir ulang sebelum membagikan berita yang belum tentu benar. Ia mempertimbangkan dampak sosialnya. Sikap Riko menunjukkan penerapan...
Evaluasi dampak solusi di dunia digital
Keinginan viral
Asal menyebar informasi
Tidak peduli terhadap etika digital
Dalam lomba robotika, kelompok Dini menyadari robot mereka sering menabrak dinding. Mereka menganalisis langkah kode dan menemukan sensor jarak belum aktif. Proses memperbaiki ini merupakan bagian dari...
Debugging atau evaluasi solusi
Pembuatan pola
Abstraksi
Dekomposisi
Ketika sekolah ingin mengurangi penggunaan kertas, guru dan siswa bersama-sama membuat ide menggunakan aplikasi Google Classroom untuk pengumpulan tugas. Langkah ini adalah contoh...
Merancang solusi digital yang berdampak sosial positif
Menghindari tugas
Mengurangi kegiatan belajar
Menghapus tugas
Dalam mengerjakan proyek kelompok, Fadil membagi tugas sesuai kemampuan: penulis, desainer, dan penyaji. Ia berpikir bahwa pembagian kerja membuat proyek lebih efisien. Hal ini menunjukkan penerapan konsep...
Dekomposisi masalah
Abstraksi
Pola
Evaluasi
Saat listrik sering padam di desanya, Lina bersama teman-temannya mencoba mencari ide membuat lampu darurat dari bahan bekas. Ini mencerminkan kemampuan...
Berpikir kreatif dan merancang solusi nyata
Menunggu bantuan pemerintah
Mengeluh tanpa bertindak
Mengabaikan masalah
Setelah membuat sistem absensi digital, kelompok Nanda menguji hasilnya dan meminta pendapat guru apakah sudah efektif. Proses ini merupakan tahap...
Evaluasi dan umpan balik solusi
Menghapus hasil kerja
Mengabaikan masukan
Pembuatan pola
Dalam kegiatan sekolah, guru menantang siswa mencari cara menghemat air di toilet sekolah. Mereka mencatat kebiasaan siswa, menghitung pemakaian air, lalu membuat poster pengingat. Ini mencerminkan penerapan...
Menggunakan data dan observasi untuk merancang solusi sosial
Menyalahkan petugas kebersihan
Membuat aturan tanpa bukti
Menebak kebiasaan siswa
Saat membuat tugas coding, Tio mencoba beberapa cara agar programnya bisa berjalan lebih cepat. Ia membandingkan hasilnya dan memilih yang paling efisien. Langkah ini menunjukkan...
Evaluasi efektivitas solusi
Pengumpulan data mentah
Abstraksi
Menghapus program
Dalam kegiatan OSIS, siswa ingin menertibkan antrean di kantin. Mereka mengamati perilaku siswa dan membuat sistem nomor antrean menggunakan kertas. Ini contoh nyata dari...
Menganalisis masalah sosial dan merancang solusi praktis
Mengabaikan antrean
Menambah kekacauan
Menghapus antrean
Setelah menggunakan sistem antrian tersebut, ternyata siswa menjadi lebih disiplin. OSIS kemudian menilai bahwa solusi mereka berdampak positif bagi lingkungan sekolah. Tahapan ini termasuk...
Evaluasi hasil dan dampak sosial solusi
Pengumpulan data awal
Pembuatan algoritma
Abstraksi
Setelah menyelesaikan proyek pembuatan aplikasi sederhana tentang absensi siswa, tim Rina menguji hasil kerjanya. Mereka menemukan bahwa aplikasi sering error saat digunakan bersamaan. Langkah yang sebaiknya dilakukan tim adalah...
Segera menyerahkan hasil tanpa perbaikan
Mengabaikan kesalahan karena waktu sudah habis
Melakukan evaluasi dan memperbaiki bagian yang bermasalah
Menghapus seluruh proyek dan mulai dari awal
Dalam lomba inovasi teknologi sekolah, tim Arman diminta menjelaskan hasil rancangan mereka kepada juri. Mereka harus menunjukkan manfaat dan cara kerja produk secara jelas. Kegiatan ini disebut...
Uji coba solusi
Iterasi
Presentasi solusi kepada stakeholder
Analisis masalah
Saat melakukan evaluasi terhadap aplikasi pengingat jadwal belajar, guru pembimbing meminta tim siswa mengumpulkan tanggapan dari pengguna. Tujuan utama kegiatan tersebut adalah...
Membuktikan bahwa aplikasi sudah sempurna
Mendapatkan data untuk memperbaiki solusi agar lebih baik
Menunjukkan kemampuan berbicara tim
Menghindari kritik dari pengguna
Setelah mempresentasikan hasil proyeknya, Fira mendapatkan masukan dari kepala sekolah agar tampilannya lebih menarik dan mudah digunakan. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan Fira adalah...
Mengabaikan masukan karena proyek sudah selesai
Melakukan iterasi untuk memperbaiki desain berdasarkan masukan tersebut
Mengganti seluruh ide awal dengan ide baru
Menyerahkan hasil tanpa perubahan
Tim siswa membuat alat penyiram tanaman otomatis. Setelah diuji, alat bekerja tetapi tidak bisa menyesuaikan jumlah air yang keluar. Untuk menyempurnakannya, mereka memperbaiki bagian sensor air. Proses ini disebut...
Pengumpulan data awal
Iterasi
Presentasi solusi kepada stakeholder
Abstraksi
Dalam evaluasi proyek digital, guru meminta siswa menilai apakah solusi yang dibuat sudah sesuai dengan tujuan awal. Langkah ini termasuk kegiatan...
Presentasi
Ideasi
Evaluasi solusi
Perencanaan proyek
Setelah melakukan evaluasi, tim menemukan bahwa aplikasi buatan mereka terlalu rumit untuk siswa SD. Maka mereka menyederhanakan tampilan dan fungsi aplikasi. Proses penyempurnaan berdasarkan hasil evaluasi ini disebut...
Brainstorming
Iterasi solusi
Pengumpulan data
Penilaian proyek
Ketika mempresentasikan solusi tentang pengelolaan sampah di sekolah, siswa menggunakan poster, video, dan demo alat. Tujuan dari cara presentasi seperti itu adalah...
Membingungkan audiens dengan banyak media
Menarik perhatian dan memudahkan stakeholder memahami solusi
Menghabiskan waktu agar terlihat sibuk
Menghindari pertanyaan dari audiens
Tim proyek “Green School” mendapat kritik karena alat pemilahan sampah mereka sulit digunakan oleh siswa kecil. Setelah itu mereka mengubah desain pegangan agar lebih ergonomis. Ini menunjukkan bahwa tim tersebut...
Tidak percaya diri terhadap hasilnya
Melakukan iterasi berdasarkan umpan balik
Mengabaikan rencana awal
Gagal dalam perancangan
Guru memberikan waktu tambahan kepada kelompok untuk memperbaiki proyek berdasarkan hasil evaluasi. Tujuan utama pemberian waktu tambahan itu adalah agar siswa...
Dapat memperbaiki solusi agar lebih efektif dan efisien
Mengerjakan proyek lain yang berbeda
Mengubah seluruh ide awal
Menghapus data lama
Saat melakukan evaluasi, kelompok menemukan bahwa biaya pembuatan alat mereka terlalu mahal. Mereka kemudian mengganti bahan dengan yang lebih ekonomis tanpa mengurangi fungsi. Langkah ini menunjukkan...
Perencanaan proyek yang buruk
Penyesuaian berdasarkan evaluasi
Pengabaian terhadap kualitas
Tidak adanya ide baru
Ketika mempresentasikan hasil proyek digital kepada kepala sekolah, kelompok Dwi menampilkan data hasil uji coba dan tanggapan pengguna dalam bentuk grafik. Tujuan penyajian data seperti itu adalah...
Menyembunyikan kekurangan proyek
Menjelaskan hasil secara jelas dan mudah dipahami stakeholder
Menghias presentasi
Menghemat waktu penjelasan
Tim siswa membuat sistem antrean digital untuk kantin sekolah. Setelah diuji, sistem sering macet saat digunakan banyak orang. Mereka memperbaiki kode program agar lebih ringan. Proses ini merupakan contoh dari...
Ide awal
Iterasi untuk memperbaiki solusi
Evaluasi pengguna
Pengumpulan data
Setelah melakukan perbaikan, kelompok melakukan uji coba kembali dan mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Langkah ini menunjukkan pentingnya...
Menyelesaikan proyek tanpa rencana
Mengulang evaluasi dan iterasi sampai solusi optimal
Mengabaikan kesalahan kecil
Mengganti seluruh tim
Dalam sebuah proyek sosial, siswa merancang kampanye digital tentang kebersihan lingkungan sekolah. Setelah mempresentasikan kepada pihak sekolah, mereka diminta menambahkan pesan moral yang lebih kuat. Kegiatan perbaikan berdasarkan saran ini merupakan bagian dari...
Analisis masalah
Evaluasi dan iterasi solusi
Pengumpulan data awal
Perencanaan kegiatan
