WorksheetsSUMATIF AKHIR SEMESTER X TP
Total questions: 30
Worksheet time: 3hrs 30mins
Proses bisnis pengelasan dan fabrikasi logam mencakup berbagai bidang seperti konstruksi baja, pemipaan, perkapalan, dan pembuatan pesawat udara.
Dalam menghadapi tantangan di industri tersebut, seorang tenaga las profesional tidak hanya dituntut mahir mengelas, tetapi juga memiliki kemampuan lain yang menunjang efisiensi dan keselamatan kerja.
Berdasarkan pernyataan di atas, keterampilan yang dibutuhkan dalam bisnis pengelasan dan fabrikasi logam antara lain adalah … (pilih semua yang benar).
Kemampuan membaca dan menafsirkan gambar teknik.
Pemahaman tentang sifat material logam dan teknik penyambungan yang sesuai.
Kecepatan bekerja tinggi tanpa memperhatikan prosedur keselamatan.
Penguasaan peralatan las serta teknik perawatan dan kalibrasi mesin.
Kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi dalam tim proyek.
Seorang siswa diminta menjelaskan definisi proses pengelasan dalam konteks manufaktur logam. Ia menemukan beberapa pernyataan berikut:
1️⃣ Pengelasan adalah proses penyambungan dua logam dengan cara memanaskan hingga mencair dan kemudian membiarkannya membeku menjadi satu kesatuan.
2️⃣ Pengelasan hanya dilakukan dengan menggunakan bahan perekat mekanik tanpa panas.
3️⃣ Pengelasan dapat melibatkan logam pengisi untuk memperkuat sambungan.
4️⃣ Tujuan utama pengelasan adalah menciptakan sambungan permanen dengan sifat mekanik mendekati logam asal.
5️⃣ Pengelasan tidak memerlukan kontrol terhadap suhu, arus, dan lingkungan kerja.
Pernyataan yang benar tentang proses pengelasan adalah … (pilih semua yang benar).
1 dan 3 saja
1, 3, dan 4
2, 4, dan 5
1, 2, dan 4
Semua pernyataan benar
Dalam menghadapi era industri 4.0 dan tantangan abad ke-21, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam menciptakan tenaga kerja unggul di bidang pengelasan dan fabrikasi logam.
Agar SDM mampu bersaing secara global, apa saja hal yang perlu dipersiapkan dalam pengembangan kompetensi tersebut? (Pilih semua yang benar)
Penguasaan teknologi digital, otomasi, dan perangkat lunak desain teknik.
Pengembangan soft skill seperti komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis.
Fokus hanya pada kemampuan fisik dan keterampilan manual tanpa perlu adaptasi teknologi.
Pelatihan berkelanjutan (upskilling dan reskilling) sesuai kebutuhan industri modern.
Peningkatan literasi keselamatan kerja dan etika profesi.
Perkembangan teknologi konstruksi modern banyak mengandalkan penggunaan teknologi pengelasan dan fabrikasi logam.
Teknologi tersebut memiliki manfaat besar dalam proses produksi, efisiensi kerja, dan perbaikan struktur logam.
Manfaat penggunaan teknologi pengelasan dan fabrikasi logam dalam konstruksi modern antara lain adalah … (pilih semua yang benar).
Mempercepat waktu pengerjaan dan meningkatkan akurasi hasil.
Mengurangi efisiensi biaya karena prosesnya lebih kompleks.
Memungkinkan perbaikan dan modifikasi struktur tanpa membongkar seluruh komponen.
Meningkatkan kekuatan sambungan dan umur pakai struktur.
Mengurangi fleksibilitas desain karena hanya bisa digunakan untuk baja ringan.
Dalam industri konstruksi modern, penggunaan robot las semakin meningkat.
Dengan adanya robot las, peran operator beralih dari pelaksana langsung menjadi pengendali proses, termasuk memprogram, menempatkan benda kerja, memantau sistem, serta melakukan pemeriksaan kualitas hasil las.
Berdasarkan konteks tersebut, pernyataan yang benar tentang keuntungan dan tantangan penggunaan robot las dalam industri konstruksi antara lain adalah … (pilih semua yang benar).
Produktivitas meningkat karena robot mampu bekerja secara terus-menerus dengan tingkat presisi tinggi.
Kebutuhan tenaga kerja berkurang, tetapi menuntut operator dengan kompetensi pemrograman dan kontrol otomatis.
Penggunaan robot sepenuhnya menghilangkan kebutuhan pengawasan manusia dalam proses las.
Investasi awal tinggi, namun efisiensi dan kualitas hasil jangka panjang meningkat.
Risiko kesalahan manusia tetap perlu diantisipasi dalam tahap pemrograman dan quality control.
Industri perkapalan kini banyak menggunakan pelat baja tipis (sekitar 4 mm) untuk menurunkan bobot kapal dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Namun, pengelasan pelat tipis memiliki tantangan tersendiri yang berpengaruh pada kualitas struktur kapal.
Permasalahan utama dalam proses pengelasan pelat baja tipis antara lain adalah … (pilih semua yang benar).
Risiko deformasi atau melengkung akibat panas las yang terlalu tinggi.
Kesulitan menjaga celah sambungan karena pelat mudah berubah bentuk.
Meningkatnya kekuatan tarik sambungan karena ketebalan pelat yang kecil.
Risiko burn-through (terbakar tembus) jika parameter arus terlalu besar.
Diperlukan teknik pendinginan cepat dan kontrol panas yang presisi.
Dalam proses pengelasan, pekerja berisiko terpapar panas, radiasi cahaya, asap, serta percikan api. Oleh karena itu, penerapan prinsip K3 menjadi kewajiban utama di setiap bengkel las maupun proyek konstruksi.
Langkah-langkah penerapan K3 yang benar untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja pada proses pengelasan adalah … (pilih semua yang benar).
Menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap seperti helm las, sarung tangan tahan panas, dan pelindung mata.
Menempatkan tabung gas dan bahan mudah terbakar di dekat area las agar mudah dijangkau.
Menjaga ventilasi atau menggunakan sistem penyedot asap untuk mengurangi paparan gas berbahaya.
Melakukan pemeriksaan kondisi kabel dan mesin las secara berkala sebelum digunakan.
Melakukan pengelasan di ruang tertutup tanpa ventilasi agar nyala api tidak terganggu.
Suatu bengkel pengelasan mengalami kejadian percikan api mengenai bahan bakar tumpah di lantai kerja. Api mulai menyebar kecil di sekitar area kerja.
Sebagai petugas las yang telah mendapat pelatihan K3, tindakan yang paling tepat dan aman dilakukan adalah … (pilih semua yang benar).
Segera mematikan sumber listrik dan gas sebelum memadamkan api.
Menggunakan pemadam api jenis CO₂ atau dry chemical powder untuk api kecil.
Meninggalkan area kerja tanpa memberi peringatan kepada rekan kerja agar tidak panik.
Melapor kepada petugas K3 atau pengawas setelah api dipadamkan.
Menyiram area dengan air tanpa memperhatikan jenis bahan yang terbakar.
Hasil Pembacaan Jangka sorong tersebut adalah ...
8,60
8,40
15,60
15,40
15,45
Hasil pembacaan Micrometer berikut adalah
23,82
20,35
25,76
23,32
23,5
Dalam pekerjaan pengelasan dan fabrikasi logam, penggunaan perkakas tangan sangat penting untuk menyiapkan bahan kerja sebelum proses utama dilakukan.
Dari daftar berikut, alat manakah yang termasuk dalam kategori perkakas tangan?
Kikir
Mesin bor listrik
Pahat
Gergaji tangan
Palu
Urutan penggunaan gerinda potong yang benar adalah
Gunakan APD lengkap (masker, earmuff, sarung tangan)
Pasang pelindung mata gerinda potong
Pilih mata gerinda sesuai dengan material yang akan dipotong dan pasang dengan tepat.
Cekam pipa besi pada ragum
Hubungkan kabel mesin gerinda ke sumber listrik, tekan tombol On dan lakukan pemotongan
Lakukan pemotongan secara bertahap hingga pipa terpotong
Tekan tombol Off dan cabut kabel dari sumber listrik
Kategorikan perkakas dalam pengelasan dan fabrikasi logam berikut sesuai kategorinya
Jangka sorong
Micrometer
Penyiku
Jangka
Palu
Penggores
Penitik Pusat
Ragum
Mesin gergaji potong
Kikir
Mesin Bor
Gerinda Tangan
A. Termasuk alat potong yang bekerja dengan energi listrik
B. Berfungsi mengikis atau membersihkan permukaan logam
C. Termasuk dalam jenis alat potong berputar
D. Dipasang pada mesin gerinda tangan sebagai penggerak utamanya
Apa alat potong mekanik yang memiliki ciri-ciri di atas?
Gergaji Pita
Gerinda Tangan
Sikat Mekanik
Kikir
Chisel
Hasil pembacaan jangka sorong berikut adalah
40,4 mm
44,40 mm
44,60 mm
44,80 mm
40,80 mm
Apa nama dari perkakas bertenaga yang memiliki mata gergaji yang bergerak naik turun dan digunakan untuk memotong besi, PVC, kayu, akrilik dengan arah pemotongan lurus atau lengkung?
Gergaji Besi
Gergaji Ukir (Jigsaw)
Gergaji bundar (circular saw)
Gergaji bundar berlengan (radial arm saw)
Gergaji melingkar (round circular saw)
Perhatikan daftar fungsi alat ukur berikut:
1. Mengukur tinggi penambahan las (reinforcement height)
2. Mengukur sudut kampuh (bevel angle)
3. Mengukur lebar kampuh las (groove width)
4. Mengukur kedalaman undercut
5. Mengukur panjang sambungan las
6. Mengukur ketebalan pelat sebelum dilas
Dari daftar di atas, manakah fungsi yang termasuk kegunaan Bridge Cam Gauge?
1, 2, 3, dan 4
1, 3, 4, dan 5
2, 3, 5, dan 6
1, 4, 5, dan 6
2, 3, 4, dan 6
Apa salah satu fungsi alat ukur welding inspector ruler yang ditunjukan oleh gambar?
Memeriksa kemiringan sudut
Memeriksa kerataan plat
Memeriksa sudut bevel/kampuh
Memeriksa celah akar las
Memeriksa ketebalan plat
Palu terak memiliki ujung yang berbentuk pipih dan runcing seperti yang ditunjukkan Gambar. Ujung yang runcing dipergunakan pada permukaan rigi-rigi yang rata, sedangkan ujung yang berbentuk pipih dipakai dalam membuang atau membersihkan terak las yang menutupi celah kecil rigi-rigi las hasil proses pengelasan.
Risiko dari bahaya yang teridentifikasi harus dikurangi ke tingkat terendah dengan menerapkan langkah-langkah pengendalian. Hirarki langkah pengendalian secara berurutan dari nomor 1 sampai 5 adalah....
APD, subtitusi, Eliminasi, engineering, administrasi,
Eliminasi, APD, subtitusi, administrasi, engineering.
Eliminasi, engineering, APD, subtitusi, administrasi.
Jelaskan bagaimana hubungan penerapan K3 terhadap produktivitas kerja!
Sebutkan dan jelaskan jenis pekerjaan apa saja yang terkait dalam bidang fabrikasi logam!
Identifikasikanlah ciri-ciri tukang las yang berkualitas!
Berikut ini gambar yang menunjukan posisi pengelesan 1F dan 2G adalah......
Bagaimana strategi untuk dapat eksis dalam bidang pengelasan dan fabrikasi logam diera globalisasi?
Penerapan budaya 5R di bengkel pengelasan sangat penting untuk menjaga keselamatan, kenyamanan,dan efisiensi kerja. Kegiatan dimulai dari ............, yaitu memilah dan menyingkirkan barang yang tidak diperlukan agar area kerja tetap lapang. Setelah itu dilakukan ............, yakni membersihkan peralatan dan lingkungan kerja dari debu, kotoran, serta percikan las. Selanjutnya, pekerja menerapkan ............ dengan menata ulang alat dan bahan sesuai tempatnya sehingga mudah ditemukan saat dibutuhkan. Tahap ............ dilakukan dengan menjaga kondisi peralatan, memastikan semua fasilitas tetap berfungsi baik, dan memperbaiki kerusakan sejak dini. Terakhir, ............dilakukan dengan membiasakan diri menerapkan seluruh langkah 5R secara konsisten setiap hari agar budaya kerja yang aman dan produktif dapat tercapai."
ringkas, resik, rapi, rawat, rajin.
rawat, ringkas, resik, rajin, rapi,
rapi, resik, ringkas, rawat, rajin.
rapi, rawat, ringkas, resik, rajin.
rawat, ringkas, resik, rapi, rajin,
Hasil pembacaan micrometer berikut adalah (a) (mm)
Cara membersihkan chip (tatal) pada sela-sela gigi kikir adalah disikat ....
Searah gerakan kikir
Tegak lurus alur gigi kikir
Searah dengan alur gigi kikir
Tegak lurus dengan sisi kikir
Naik turun sejajar tangkai kikir
Manakah faktor yang benar-benar berpengaruh terhadap lingkungan kerja yang nyaman dan aman?
(Pilih tiga jawaban yang benar)
Penerangan yang baik
Suhu ruangan yang nyaman
Tersedianya sarana hiburan seperti musik
Ruang gerak yang memadai
Warna ruangan yang dapat memengaruhi suasana hati
Hasil pembacaan dari Jangka sorong tersebut adalah (a) (mm)
