wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASMAUL HUSNA KELAS 6

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Arti dasar dari Asma'ul Husna Al-Wāḥid adalah...

a)

Yang Maha Pengampun

b)

Yang Maha Pemaaf

c)

Yang Maha Tunggal/Esa

d)

Yang Maha Kaya

2.

Keyakinan pada sifat Al-Wāḥid merupakan landasan bagi ajaran...

a)

Akhlak

b)

Fiqih

c)

Tauhid

d)

Tasawuf

3.

Lawan dari konsep Al-Wāḥid dalam akidah adalah...

a)

Tawakal

b)

Sombong

c)

Syirik

d)

Taubat

4.

Dalil naqli utama yang menegaskan sifat Al-Wāḥid terdapat dalam surah...

a)

Al-Fatihah

b)

Al-Ikhlas

c)

An-Nās

d)

Al-Baqarah

5.

Mengucapkan kalimat syahadat, Lā ilāha illā Allāh, adalah perwujudan ibadah lisan terhadap sifat...

a)

Aṣ-Ṣamad

b)

Al-'Afūww

c)

Al-Wāḥid

d)

Al-Ghaffār

6.

Jika Allah adalah Al-Wāḥid, maka mustahil bagi-Nya memiliki...

a)

Ilmu

b)

Kekuasaan

c)

Sekutu

d)

Rahmat

7.

Seorang Muslim yang mengimani Al-Wāḥid akan mengikhlaskan semua ibadahnya (shalat, puasa, haji) demi...

a)

Pujian manusia

b)

Rida Allah semata

c)

Keuntungan duniawi

d)

Harta yang berlimpah

8.

Konsekuensi dari Al-Wāḥid bagi alam semesta adalah...

a)

Kekacauan dan ketidakteraturan

b)

Kesatuan dan harmoni dalam pengaturan

c)

Kekosongan tanpa kehidupan

d)

Perubahan yang tak terduga

9.

Sifat Al-Wāḥid secara tegas menolak semua bentuk...

a)

Kebaikan

b)

Politeisme (banyak Tuhan)

c)

Ketergantungan

d)

Peribadatan

10.

Ketika seorang Muslim tidak percaya pada jimat, ramalan, atau perdukunan, ia sedang mengamalkan sifat...

a)

Aṣ-Ṣamad

b)

Al-Ghaffār

c)

Al-'Afūww

d)

Al-Wāḥid

11.

Al-Wāḥid menekankan Allah sebagai Yang Tunggal, yang berarti tidak ada bagian atau pemisahan dalam Dzat-Nya. Hal ini menolak konsep...

a)

Kehidupan akhirat

b)

Trinitas

c)

Kenabian

d)

Takdir

12.

Hukum utama dalam Islam, yaitu larangan berbuat syirik, didasarkan pada sifat...

a)

Aṣ-Ṣamad

b)

Al-Ghaffār

c)

Al-'Afūww

d)

Al-Wāḥid

13.

Sikap Riya' (pamer dalam ibadah) adalah kerusakan tauhid yang bertentangan dengan Al-Wāḥid karena...

a)

Melibatkan memohon kepada selain Allah

b)

Melibatkan niat untuk selain Allah

c)

Menghapus dosa

d)

Menyebabkan kefakiran

14.

Bagaimana Al-Wāḥid berhubungan dengan rukun Islam yang kedua (shalat)?

a)

Shalat menghapus dosa (Al-Ghaffār)

b)

Shalat adalah tempat bergantung (Aṣ-Ṣamad)

c)

Shalat adalah bentuk ibadah hanya kepada Allah

d)

Shalat adalah bentuk memaafkan

15.

Maksud dari ayat “Lam yalid wa lam yulad” (Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan) adalah penegasan terhadap sifat...

a)

As-Samad

b)

Al-Ghaffar

c)

Al-‘Afuw

d)

Al-Wāḥid

16.

Pengakuan terhadap Al-Wāḥid akan memerdekakan jiwa manusia dari...

a)

Kewajiban puasa

b)

Keterikatan dan perbudakan kepada makhluk

c)

Kewajiban berbuat baik

d)

Rasa takut kepada Allah

17.

Apabila Al-Wāḥid berarti Maha Tunggal, maka semua hukum syariat diturunkan dari...

a)

Banyak sumber

b)

Satu Sumber (Allah)

c)

Konsensus ulama

d)

Kebijaksanaan raja

18.

Sifat Al-Wāḥid secara langsung menolak anggapan bahwa Allah memiliki kekurangan, karena...

a)

Kekurangan harus ditutupi

b)

Kekurangan dapat diampuni

c)

Kekurangan hanya dimiliki oleh yang berbilang

d)

Kekurangan dapat dihapus

19.

Dalam konsep ibadah, Al-Wāḥid menuntut adanya...

a)

Kemudahan

b)

Kesulitan

c)

Ikhlas

d)

Hukuman

20.

Perasaan bahwa tidak ada yang bisa menolong Anda kecuali Allah dalam situasi apa pun, merupakan implikasi dari sifat...

a)

Al-Ghaffar

b)

Al-‘Afuw

c)

Al-Wāḥid (tidak ada Tuhan lain)

d)

Al-Khāliq

21.

Jika seluruh umat manusia beribadah kepada selain Allah, maka sifat yang tidak akan berkurang sedikitpun adalah...

a)

Al-Ghaffar

b)

Al-‘Afuw

c)

As-Samad

d)

Al-Wāḥid

22.

Iman kepada Al-Wāḥid menjadikan seorang Muslim...

a)

Sombong

b)

Mudah putus asa

c)

Teguh pendirian dalam kebenaran

d)

Pelit

23.

Kebersihan aqidah dari unsur syirik adalah bukti nyata pengamalan sifat...

a)

As-Samad

b)

Al-Ghaffar

c)

Al-‘Afuw

d)

Al-Wāḥid

24.

Tujuan utama penciptaan manusia, yaitu beribadah, didasarkan pada sifat...

a)

As-Samad

b)

Al-Ghaffar

c)

Al-‘Afuw

d)

Al-Wāḥid

25.

Allah Al-Wāḥid berarti Dia adalah yang pertama dan terakhir, menunjukkan...

a)

Keterbatasan

b)

Kelemahan

c)

Kebutuhan

d)

Kemutlakan-Nya

26.

Makna As-Samad yang paling tepat adalah...

a)

Yang Maha Pengampun

b)

Yang Maha Pemaaf

c)

Yang menjadi tempat bergantung segala sesuatu

d)

Yang Maha Tunggal

27.

Sifat As-Samad menunjukkan bahwa Allah tidak memiliki...

a)

Kekuasaan

b)

Rahmat

c)

Kebutuhan

d)

Ilmu

28.

Ketika seorang Muslim hanya memohon kepada Allah saat sakit, ia sedang mengamalkan sifat apa?

a)

Al-Wāḥid

b)

Al-Ghaffār

c)

Al-'Afuww

d)

Aṣ-Ṣamad

29.

Konsep tawakal (berserah diri sepenuhnya kepada Allah) didasari oleh sifat apa?

a)

Al-Wāḥid

b)

Al-Ghaffār

c)

Al-'Afuww

d)

Aṣ-Ṣamad

30.

Seseorang yang merasa khawatir berlebihan terhadap rezeki atau masa depan menunjukkan kelemahan dalam memahami sifat apa?

a)

Al-Wāḥid

b)

Al-'Afuww

c)

Al-Ghaffār

d)

Aṣ-Ṣamad

31.

Allah Aṣ-Ṣamad, oleh karena itu, semua makhluk memiliki sifat dasar sebagai apa?

a)

Pemaaf

b)

Membutuhkan

c)

Pengampun

d)

Tunggal

32.

Pengamalan sifat Aṣ-Ṣamad yang benar adalah menggabungkan usaha keras (ikhtiar) dengan apa?

a)

Meminta bantuan manusia

b)

Doa dan penyerahan hasil kepada Allah

c)

Menyalahkan takdir

d)

Menghindari pekerjaan

33.

Frasa Allāhuṣ-Ṣamad terdapat dalam Surah Al-Ikhlas, menunjukkan kaitan eratnya dengan sifat apa?

a)

Al-Ghaffār

b)

Al-'Afuww

c)

Al-Wāḥid

d)

Al-Mālik

34.

Seorang pengusaha yang jujur, percaya bahwa keuntungan dan kerugian datang dari Allah, telah menerapkan apa?

a)

Al-Ghaffār

b)

Al-'Afuww

c)

Al-Wāḥid

d)

Aṣ-Ṣamad

35.

Sifat Aṣ-Ṣamad mendorong seorang Muslim untuk memiliki jiwa yang bagaimana?

a)

Tamak

b)

Mudah berputus asa

c)

Merdeka dari ketergantungan pada makhluk

d)

Sombong

36.

Dalam menghadapi musibah besar, seorang Muslim harus mencari pertolongan kepada siapa?

a)

Dukun

b)

Aṣ-Ṣamad

c)

Manusia terkuat

d)

Benda keramat

37.

Maksud dari Aṣ-Ṣamad adalah Allah adalah Dzat yang dituju dan dipinta dalam apa?

a)

Keburukan saja

b)

Kesenangan saja

c)

Semua kebutuhan dan urusan

d)

Dunia saja

38.

Sifat yang menjamin bahwa doa hamba tidak akan sia-sia jika dipanjatkan dengan ikhlas adalah apa?

a)

Al-Ghaffār

b)

Al-'Afuww

c)

Al-Wāḥid

d)

Aṣ-Ṣamad

39.

Jika Allah Aṣ-Ṣamad, maka menyandarkan harapan pada materi atau kekuasaan manusia adalah bentuk apa?

a)

Tawakal

b)

Syirik khafi (tersembunyi)

c)

Ikhtiar

d)

Sabar

40.

Seorang Muslim yang tetap optimis meski usahanya gagal berkali-kali, karena tahu Allah adalah Aṣ-Ṣamad, menunjukkan sikap apa?

a)

Cuek

b)

Keyakinan yang teguh pada pertolongan Allah

c)

Sombong

d)

Dendam

41.

Sifat yang menunjukkan bahwa Allah Maha Sempurna dan tidak ada kekurangan pada-Nya adalah...

a)

Al-Ghaffār

b)

Al-'Afuw

c)

Al-Wāhid

d)

As-Samad

42.

Pengamalan As-Samad mengajarkan kita untuk tidak meminta-minta kepada manusia, kecuali dalam keadaan...

a)

Kaya raya

b)

Darurat

c)

Senang

d)

Biasa

43.

Sifat yang paling tepat bagi Allah sebagai satu-satunya pemberi rezeki yang tak terbatas adalah...

a)

Al-Wājhid

b)

Al-'Afuw

c)

Al-Ghaffār

d)

As-Samad

44.

As-Samad memiliki arti Allah adalah tujuan tertinggi. Hal ini menuntut adanya...

a)

Tujuan duniawi

b)

Tujuan akhirat

c)

Tujuan pribadi

d)

Tujuan sesaat

45.

Bagaimana As-Samad membantu mengatasi rasa takut berlebihan?

a)

Mengabaikan bahaya

b)

Menyadari bahwa perlindungan sejati hanya dari Allah

c)

Mencari jimat

d)

Bersikap sombong

46.

Dalam doa, kita memanggil Allah dengan Asma'ul Husna. Ketika memohon kemudahan, kita merujuk pada sifat...

a)

Al-Ghaffār

b)

Al-'Afuw

c)

Al-Wāhid

d)

As-Samad

47.

Seorang pemimpin yang adil, ketika membutuhkan nasehat, ia kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah, sebagai sandaran dari...

a)

Al-Wāhid

b)

Al-Ghaffār

c)

Al-'Afuw

d)

As-Samad

48.

Sifat As-Samad menghapuskan segala bentuk pemujaan kepada...

a)

Nabi

b)

Alam dan kekuatan materi

c)

Kebenaran

d)

Kebaikan

49.

Mengapa Allah disebut As-Samad meskipun Dia juga Maha Pemberi Rezeki (Ar-Razzāq)?

a)

Hanya untuk rezeki

b)

Hanya untuk dosa

c)

As-Samad mencakup semua kebutuhan, termasuk rezeki

d)

As-Samad hanya untuk orang kafir

50.

Beriman kepada As-Samad akan meningkatkan amal shaleh karena kita tahu bahwa...

a)

Hanya amal yang bisa kita sombongkan

b)

Amal bisa ditukar dengan uang

c)

Amal adalah permohonan kita kepada-Nya

d)

Amal bisa dibatalkan

51.

Makna Al-Ghaffār yang paling mendasar adalah...

a)

Menghapus dosa tanpa bekas

b)

Maha Pengampun yang menutupi aib

c)

Maha Pemaaf

d)

Maha Pemberi rezeki

52.

Sifat Al-Ghaffār memberikan harapan kepada hamba agar ia...

a)

Boleh berbuat dosa

b)

Menjadi sombong

c)

Tidak berputus asa dari rahmat Allah

d)

Menjadi pelit

53.

Dalam kehidupan sosial, meneladani Al-Ghaffār berarti...

a)

Suka mencari kesalahan orang lain

b)

Menutupi aib saudara seiman

c)

Menyebarkan aib orang lain

d)

Menyalahkan orang lain

54.

Kata yang paling erat kaitannya dengan sifat Al-Ghaffar adalah...

a)

Syukur

b)

Istighfar (permohonan ampunan)

c)

Sabar

d)

Tawakal

55.

Al-Ghaffar memiliki pola sighah mubalaghah (superlatif), yang menunjukkan ampunan-Nya bersifat...

a)

Hanya sekali

b)

Berulang-ulang dan sangat banyak

c)

Terbatas

d)

Hanya untuk dosa kecil

56.

Dalam QS. Nuh: 10, Nabi Nuh menyeru kaumnya untuk beristighfar karena Allah adalah Al-Ghaffar, hal ini menunjukkan bahwa ampunan Allah adalah sarana untuk...

a)

Hukuman

b)

Mendapat kebaikan dan rezeki di dunia

c)

Kesombongan

d)

Dengki

57.

Apabila seorang hamba mengakui dosanya dan bertaubat, maka Al-Ghaffar akan...

a)

Membiarkan dosanya tersebar

b)

Menutupi dan mengampuninya

c)

Menghukumnya seketika

d)

Melupakannya tanpa ampunan

58.

Rasa malu yang timbul setelah berbuat dosa adalah langkah awal yang benar menuju permohonan kepada sifat...

a)

Al-Wâhid

b)

As-Samad

c)

Al-'Afuw

d)

Al-Ghaffar

59.

Al-Ghaffar disebut pula sebagai sifat yang memberikan kesejahteraan batin karena...

a)

Menghilangkan rasa lapar

b)

Menghilangkan rasa takut dipermalukan

c)

Memberi kekuatan fisik

d)

Menghapus semua rezeki

60.

Sikap yang harus dihindari oleh orang yang mengimani Al-Ghaffâr adalah...

a)

Rajin shalat

b)

Merasa dirinya suci dan tidak butuh ampunan

c)

Bersedekah

d)

Bekerja keras

61.

Allah Al-Ghaffar, oleh karena itu, kita harus percaya bahwa pintu taubat...

a)

Sudah tertutup

b)

Hanya untuk Nabi

c)

Hanya untuk ulama

d)

Selalu terbuka lebar

62.

Salah satu hal yang tidak diampuni oleh Al-Ghaffar jika tidak ditaubati secara spesifik adalah...

a)

Dusta

b)

Zalim pada diri sendiri

c)

Syirik (menyekutukan Allah)

d)

Zina

63.

Apa kaitan antara Al-Ghaffar dengan sifat Al-'Aziz (Maha Perkasa)?

a)

Ampunan diberikan dari kelemahan

b)

Ampunan diberikan dari Kekuasaan penuh

c)

Ampunan tidak ada kaitan dengan kekuasaan

d)

Kekuasaan itu dosa

64.

Dalam konteks ukhuwah, Al-Ghaffar mengajarkan kita untuk tidak...

a)

Saling membantu

b)

Saling mendoakan

c)

Saling mencela

d)

Saling menasihati

65.

Jika Anda melihat teman melakukan dosa di masa lalu, sikap terbaik sesuai Al-Ghaffar adalah...

a)

Mengungkit-ungkitnya

b)

Menjaga rahasianya dan mendoakannya

c)

Menyebarkan aibnya

d)

Menghakiminya

66.

Sifat Al-Ghaffar mengajarkan bahwa ampunan adalah hak prerogatif mutlak milik...

a)

Nabi

b)

Orang tua

c)

Allah

d)

Ulama

67.

Seorang hamba yang setelah bertaubat kembali merasakan kedekatan dengan Allah telah merasakan rahmat dari sifat...

a)

Al-Wâhid

b)

As-Samad

c)

Al-'Afuw

d)

Al-Ghaffar

68.

Mengapa penting untuk mengakui dosa sebelum memohon kepada Al-Ghaffar?

a)

Karena Allah tidak tahu dosa kita

b)

Sebagai bentuk penyesalan tulus

c)

Agar dosa kita bertambah

d)

Agar kita menjadi sombong

69.

Penggabungan Al-Ghaffar dan Al-Wajhid mengajarkan bahwa ampunan dan keselamatan hanya datang dari...

a)

Banyak sumber

b)

Satu-satunya Tuhan

c)

Diri sendiri

d)

Sesama manusia

70.

Orang yang gigih dalam memohon ampunan (istighfar) menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap sifat...

a)

Al-‘Afuw

b)

As-Samad

c)

Al-Wajid

d)

Al-Ghaffar

71.

Al-Ghaffar menuntut agar manusia memiliki sifat husnudzon (berprasangka baik) terhadap...

a)

Diri sendiri

b)

Rahmat dan ampunan Allah

c)

Kekuatan materi

d)

Sesama manusia yang berdosa

72.

Hadis “Barangsiapa beristighfar, maka Allah akan menjadikan baginya dari setiap kesulitan ada jalan keluar.” (HR Abu Dawud) adalah janji yang didasarkan pada sifat...

a)

Al-‘Afuw

b)

As-Samad

c)

Al-Wajhid

d)

Al-Ghaffar

73.

Al-Ghaffar melahirkan sikap raja’ (harapan) yang seimbang dengan sikap khauf (takut) dari azab Allah. Hal ini menunjukkan...

a)

Keterbatasan

b)

Kelemahan

c)

Keseimbangan iman

d)

Kekuatan materi

74.

Sikap tidak peduli terhadap dosa, meskipun kecil, bertentangan dengan ajaran untuk memohon kepada...

a)

Al-Wajhid

b)

As-Samad

c)

Al-‘Afuw

d)

Al-Ghaffar

75.

Salah satu bentuk ampunan Al-Ghaffar di hari kiamat adalah ketika Allah...

a)

Menghukum seketika

b)

Tidak membongkar aib hamba di hadapan makhluk

c)

Menyebarkan aib hamba

d)

Melupakan hamba

76.

Al-‘Afuw berbeda dari Al-Ghaffar karena memiliki penekanan pada tindakan...

a)

Menutupi aib

b)

Menghapus dosa secara total

c)

Memberi rezeki

d)

Menciptakan

77.

Dalam doa Lailatul Qadar, Al-‘Afuw lebih ditekankan karena...

a)

Mudah diucapkan

b)

Mencakup harapan penghapusan dosa sepenuhnya

c)

Hanya berlaku di bulan Ramadhan

d)

Hanya berlaku untuk dosa besar

78.

Ketika Anda memaafkan teman yang telah merusak barang kesayangan Anda tanpa menyimpan sedikit pun rasa kesal, Anda meneladani sifat...

a)

Al-Ghaffar

b)

Al-‘Afuw

c)

As-Samad

d)

Al-Wajhid

79.

Sifat Al-‘Afuw mengajarkan seorang mukmin untuk membersihkan hatinya dari...

a)

Cinta

b)

Syukur

c)

Takut

d)

Dendam

80.

Bagaimana Allah menunjukkan Al-‘Afuw bagi dosa yang sudah ditaubati?

a)

Tetap dicatat

b)

Dihapus dari catatan amal

c)

Diubah menjadi pahala

d)

Dipublikasikan

81.

Dalam QS. An-Nisa: 149, Allah menyandingkan Al-'Afuw dengan Al-Qadir (Mahakuasa), menunjukkan bahwa penghapusan dosa itu dilakukan dengan...

a)

Kelemahan

b)

Keterbatasan

c)

Kekuasaan penuh

d)

Kekhawatiran

82.

Sifat Al-'Afuw memberi janji terbesar, yaitu...

a)

Kekayaan di dunia

b)

Kesucian seolah baru lahir

c)

Kekuatan fisik

d)

Popularitas

83.

Jika Anda sering mengungkit kesalahan orang yang sudah meminta maaf kepada Anda, Anda telah gagal meneladani sifat...

a)

Al-Wājid

b)

Aṣ-Ṣamad

c)

Al-Ghaffār

d)

Al-'Afuw

84.

Keutamaan memaafkan orang lain sesuai Al-'Afuw akan menaikkan...

a)

Harta

b)

Kekuatan fisik

c)

Derajat dan kemuliaan di sisi Allah

d)

Popularitas

85.

Makna afwu secara bahasa adalah...

a)

Menutup

b)

Meminta

c)

Menghapus/melenyapkan

d)

Menciptakan

86.

Mengapa Allah menganjurkan kita memohon Al-'Afuw secara khusus di malam yang mulia?

a)

Untuk memperbanyak rezeki

b)

Untuk membersihkan jiwa dari segala noda dosa

c)

Untuk mencari popularitas

d)

Untuk menghindari pekerjaan

87.

Apabila Anda memaafkan, dan orang yang Anda maafkan kembali berbuat salah, meneladani Al-'Afuw berarti...

a)

Membalas dendam

b)

Memberi maaf kembali dengan kesabaran

c)

Menyebarkan aibnya

d)

Menuntut ganti rugi

88.

Sifat yang menjamin bahwa taubat seorang hamba bisa mengalahkan besarnya dosa adalah...

a)

Al-Wājid

b)

Aṣ-Ṣamad

c)

Al-Ghaffār

d)

Al-'Afuw

89.

Sifat yang berkaitan dengan penyucian batin dari sisa-sisa dosa adalah...

a)

Al-Ghaffār

b)

Al-Wājid

c)

Aṣ-Ṣamad

d)

Al-'Afuw

90.

Dalam sebuah hadis, orang yang memaafkan kesalahan orang lain akan mendapatkan maaf dari Allah yang lebih besar, ini adalah janji dari sifat...

a)

Al-Wājid

b)

Aṣ-Ṣamad

c)

Al-Ghaffār

d)

Al-'Afuw

91.

Sifat yang menunjukkan keluasan dan kedermawanan ampunan Allah adalah...

a)

Al-Wājid

b)

Aṣ-Ṣamad

c)

Al-Ghaffār

d)

Al-'Afuw

92.

Mengapa doa: "Rabbana zhalamna anfusana wain lam taghfir lana watarhamna lanakunanna minal khasirin" mengandung permohonan rahmat?

a)

Agar diberi kekayaan

b)

Karena ampunan Allah selalu didasari rahmat

c)

Agar diberi kekuasaan

d)

Agar diberi rezeki

93.

Sifat yang paling tepat untuk memohon agar kesalahan kita dianggap tidak pernah terjadi adalah...

a)

Al-Wājid

b)

Aṣ-Ṣamad

c)

Al-Ghaffār

d)

Al-'Afuw

94.

Sifat yang membuat seorang Muslim tidak ragu untuk meminta maaf duluan kepada orang lain adalah...

a)

Al-Wājid

b)

Aṣ-Ṣamad

c)

Al-Ghaffār

d)

Al-'Afuw

95.

Mengapa gabungan Al-Ghaffār dan Al-'Afuw sangat penting bagi hamba?

a)

Agar kaya

b)

Agar menjadi raja

c)

Menjamin dosa ditutupi dan dihapus total

d)

Menjamin kesehatan

96.

Keyakinan kepada Al-'Afuw menuntut seorang hamba untuk senantiasa merasa...

a)

Sombong

b)

Berharap ampunan

c)

Putus asa

d)

Dendam

97.

Perilaku yang sangat dicintai oleh Allah yang merupakan peneladanan Al-'Afuw adalah...

a)

Membalas keburukan dengan setimpal

b)

Membalas keburukan dengan kebaikan

c)

Tidak memaafkan

d)

Menyimpan dendam

98.

Sifat yang melahirkan kemuliaan bagi seorang mukmin yang mampu menahan amarah dan memaafkan adalah...

a)

Al-Wājid

b)

Aṣ-Ṣamad

c)

Al-Ghaffār

d)

Al-'Afuw

99.

Dampak spiritual dari mengamalkan Al-Wājid, Aṣ-Ṣamad, Al-Ghaffār, dan Al-'Afuw secara kolektif adalah...

a)

Menjadi sombong

b)

Mencapai ketenangan jiwa (tauhid dan harapan ampunan)

c)

Menjadi kaya

d)

Menjadi lalai

100.

Keempat Asma'ul Husna ini mengajarkan inti ajaran Islam, yaitu...

a)

Kekuatan fisik

b)

Kekayaan dunia

c)

Tauhid dan Taubat

d)

Ilmu dunia