NEW
Font size
WorksheetsJaringan Lanjut 2025
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Saat menggunakan Putty, "Connection type" yang harus dipilih adalah "SSH"
True
False
Putty adalah aplikasi SSH Server yang diinstal di Windows
True
False
Servis SSH harus di-restart setelah melakukan perubahan pada file /etc/ssh/sshd.config
True
False
Port default SSH dapat diubah melalui file /etc/sshd/sshd_config
True
False
Port default untuk layanan SSH adalah Port 21.
True
False
Paket SSH di Debian diinstal menggunakan perintah apt-get install ssh-server
True
False
File /etc/default/isc-dhcp-server digunakan untuk menentukan interface (ethernet) yang akan melayani DHCP
True
False
Opsi 'option routers' pada konfigurasi dhcp server digunakan untuk menentukan alamat IP Gateway yang akan diberikan ke klien
True
False
Opsi range dalam dhcpd.conf menentukan batasan alamat IP yang akan didistribusikan ke klien
True
False
Lokasi file konfigurasi utama DHCP Server adalah /etc/dhcp/dhcpd_conf
True
False
Paket perangkat lunak yang diinstal untuk DHCP Server pada buku ini adalah ics-dhcp-server
True
False
Menggunakan DHCP Server dapat mencegah terjadinya konflik IP address di jaringan
True
False
DHCP Server berfungsi untuk memberikan konfigurasi IP address secara manual
True
False
Respon "Request Time Out" saat melakukan ping menandakan koneksi berjalan lancar
True
False
Perintah ping digunakan untuk menguji konektivitas jaringan antara dua perangkat
True
False
Setelah mengubah file /etc/network/interfaces, servis harus di-restart dengan perintah /etc/init.d/ssh restart
True
False
File /etc/network/interfaces adalah tempat konfigurasi IP address statis di Debian
True
False
root adalah nama username untuk akun pengguna biasa
True
False
Pada installer Debian tersedia pilihan Graphical install selain mode teks.
True
False
Simbol prompt ‘$’ menunjukkan shell sedang berjalan sebagai root, sedangkan ‘#’ untuk user biasa
True
False
