wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BAB 4

Total questions: 71

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Dalam dunia nyata, syarat sah seseorang untuk melaksanakan asuransi syariah mencakup kondisi tertentu. Manakah yang termasuk syarat tersebut?

a)

Belum baligh

b)

Baligh

c)

Tidak berakal

d)

Dalam paksaan

2.

Dalam praktik asuransi syariah, jika seseorang melakukan transaksi yang tidak jelas dan tidak diketahui, sehingga menyebabkan transaksi tersebut menjadi tidak sah, hal ini dapat dikaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata seperti ...

a)

Maisir

b)

Riba

c)

Gharar

d)

Mudharabah

3.

Dalam praktik asuransi syariah, tujuan utamanya adalah melindungi peserta dari kemungkinan terjadinya risiko yang tidak bisa diprediksi, seperti kecelakaan atau bencana alam, dengan cara mengelola amanah dana untuk menolong peserta lain yang mengalami kesulitan. Dalam konteks ini, prinsip dasar apa yang menegaskan bahwa setiap tindakan manusia bersumber dari Allah Swt. Tujuan tersebut adalah ...

a)

Keadilan

b)

Tauhid

c)

Amanah

d)

Kerelaan (ridla)

4.

Dalam praktik asuransi syariah, seorang anggota membayar tabarru yang digunakan untuk menolong peserta lain yang mengalami musibah. Pengelola asuransi memiliki kewajiban untuk mengelola dana tabarru tersebut dan berhak atas hasil investasi dari dana tersebut. Situasi ini mencerminkan prinsip keadilan dalam asuransi syariah yang mengatur hubungan antara peserta dan pengelola. Bagaimana situasi ini dapat dikaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata?

a)

Kewajiban dan hak peserta serta pengelola sesuai proporsi

b)

Larangan maisir dalam pembayaran premi

c)

Musyarakah antara peserta dan pengelola

d)

Pembatalan akad karena ketidakjelasan

5.

Ta’awun berarti saling menolong dalam asuransi syariah. Dalam konteks ini, bagaimana makna utamanya bagi seseorang yang menjadi peserta, terutama ketika mereka menghadapi situasi sulit dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Menuntut keuntungan maksimal

b)

Bersedia membantu sesama peserta yang tertimpa musibah

c)

Mengalihkan semua risiko kepada perusahaan

d)

Mengurangi transparansi transaksi

6.

Dalam dunia nyata, kerjasama antara peserta (shahibul maal) dan pengelola (mudharib) untuk mengelola dana tabarru atau investasi peserta dengan imbalan bagi hasil dapat dilihat dalam praktik bisnis. Misalnya, seorang investor memberikan modal kepada pengelola usaha untuk mengembangkan bisnis, dan sebagai imbalannya, investor menerima bagi hasil dari keuntungan yang diperoleh. Hal ini disebut ... .

a)

Mudharabah

b)

Gharar

c)

Amanah

d)

Maisir

7.

Dalam dunia nyata, kesepakatan kerjasama antara peserta dan pengelola dengan prinsip bagi hasil, di mana peserta memberikan setoran dana dan pengelola berkontribusi dengan keahlian, dapat ditemukan dalam berbagai usaha bersama. Hal ini sering terjadi dalam bisnis startup di mana investor memberikan modal dan tim manajemen memberikan keahlian mereka. Kesepakatan ini disebut ... .

a)

Riba

b)

Musyarakah

c)

Ridla

d)

Tabarru

8.

Prinsip amanah dalam asuransi syariah menuntut transparansi dan akuntabilitas melalui laporan periodik. Dalam konteks ini, bagaimana prinsip amanah dapat diterapkan dalam kasus praktik nyata di dunia asuransi syariah? Apa indikator utama dari amanah tersebut?

a)

Keuntungan maksimal untuk perusahaan

b)

Keterbukaan informasi kepada peserta

c)

Penarikan dana tanpa persetujuan peserta

d)

Pengelolaan dana tanpa pemisahan

9.

Kaitkan penerapan ridla dalam asuransi syariah dengan kasus praktik dalam dunia nyata. Apa yang berkaitan dengan hal ini?

a)

Pemaksaan pembayaran premi

b)

Kerelaan peserta menyerahkan dana premi untuk tujuan sosial

c)

Pengalihan semua risiko ke perusahaan

d)

Penetapan keuntungan tetap bagi pengelola

10.

Riba dalam asuransi syariah didefinisikan sebagai pengambilan keuntungan atau kelebihan yang berbeda dari jumlah aslinya. Dalam konteks praktik nyata, bentuk mana yang mencerminkan praktik riba sehingga dilarang?

a)

Bagi hasil dari investasi halal

b)

Pengalokasian premi peserta menjadi keuntungan tetap tanpa risiko

c)

Saling menanggung antar peserta

d)

Pengembalian dana tabarru untuk kebajikan

11.

Contoh praktik gharar dapat dilihat dalam kasus nyata ketika sebuah perusahaan asuransi menyatakan akan membayar klaim 20 hari setelah kesepakatan, namun tidak jelas apakah dua puluh hari tersebut adalah hari kalender atau hari efektif. Apa masalah utamanya?

a)

Kelebihan pembayaran

b)

Ketidakjelasan informasi dalam akad

c)

Pengambilan keuntungan berlebih

d)

Ketidakterbukaan laporan

12.

Dalam praktik asuransi syariah, terdapat kasus di mana seorang nasabah menghentikan pembayaran premi di tahun ke-3 tanpa mendapatkan pengembalian. Hal ini menyebabkan satu pihak mendapatkan keuntungan sementara pihak lain mengalami kerugian. Apa alasan pelarangan keadaan seperti ini dalam konteks asuransi syariah?

a)

Mendorong gotong royong

b)

Mengandung unsur perjudian

c)

Menjamin transparansi

d)

Mewajibkan tabarru

13.

Dalam konteks praktik asuransi syariah di dunia nyata, apa misi utama asuransi syariah?

a)

Misi ekonomi dan sosial semata

b)

Misi aqidah dan syiar Islam, ibadah (ta’awun), perekonomian, pemberdayaan umat

c)

Misi kepemilikan perusahaan

d)

Misi transfer risiko ke perusahaan

14.

Dalam praktik asuransi syariah, keberadaan Dewan Pengawas Syariah (DPS) sangat penting. Apa tujuan utama dari DPS dalam konteks ini?

a)

Mengawasi operasional agar bebas dari praktik bertentangan dengan syariat Islam

b)

Menentukan besaran premi secara sepihak

c)

Menjamin semua keuntungan untuk perusahaan

d)

Menghapus kewajiban tabarru

15.

Dalam praktik asuransi syariah, bagaimana akad yang diterapkan dapat dikaitkan dengan prinsip apa menurut tabel perbedaan?

a)

Jual beli

b)

Tolong-menolong

c)

Transfer of Risk

d)

Bunga tetap

16.

Dalam konteks praktik asuransi syariah, bagaimana pengelolaan dana dilakukan untuk memastikan bahwa dana peserta tidak hangus dan dikelola dengan baik?

a)

Tidak ada pemisahan dana sehingga memungkinkan dana hangus

b)

Ada pemisahan dana: tabarru, derma, dan dana peserta; tidak mengenal dana hangus kecuali sebagian kecil untuk dana kebajikan

c)

Semua dana menjadi milik perusahaan

d)

Dana bebas diinvestasikan tanpa batas

17.

Dalam konteks praktik asuransi syariah, bagaimana penjaminan risiko yang terjadi di antara peserta ketika mereka menghadapi musibah?

a)

Transfer of Risk ke perusahaan

b)

Sharing of Risk antar peserta

c)

Jaminan oleh pemerintah

d)

Tidak ada penjaminan

18.

Sumber biaya klaim pada asuransi syariah berasal dari mana menurut tabel perbedaan dalam kaitannya dengan kasus praktik dalam dunia nyata?

a)

Rekening perusahaan

b)

Dana tabarru peserta (pertanggungan risiko bersama)

c)

Pinjaman berbunga

d)

Subsidi pemerintah

19.

Dalam praktik asuransi syariah, bagaimana pembagian keuntungan yang diterima oleh peserta asuransi dan perusahaan asuransi berdasarkan prinsip bagi hasil yang disepakati?

a)

Seluruhnya milik perusahaan

b)

Dibagi antara peserta dan perusahaan sesuai prinsip bagi hasil yang disepakati

c)

Ditahan sebagai dana cadangan tanpa pembagian

d)

Dikembalikan seluruhnya kepada peserta

20.

Dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana asuransi syariah dapat memberikan manfaat bagi umat, terutama dalam konteks mendorong praktik muamalah yang sesuai syariat?

a)

Mendorong praktik muamalah yang tidak bersyariat

b)

Menumbuhkan rasa persaudaraan dan kepedulian antar sesama anggota

c)

Mengharuskan peserta menanggung kerugian sendiri

d)

Menghilangkan prinsip tolong-menolong

21.

Dalam konteks asuransi syariah, bagaimana sharing cost dapat diterapkan dalam kasus praktik di dunia nyata?

a)

Peserta menanggung seluruh biaya kerugian sendiri

b)

Biaya dibagi sesuai kemampuan peserta sehingga tidak perlu membayar sendiri jumlah biaya kerugian yang timbul dari hal yang tidak bisa diprediksi

c)

Biaya sepenuhnya ditanggung perusahaan

d)

Biaya dipungut sebagai bunga tetap

22.

Aktivitas 4.4: Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata terhadap sub materi asuransi syariah tersebut. Tindakan yang paling sesuai dengan instruksi ini adalah melakukan kegiatan yang berfokus pada pemahaman materi asuransi syariah.

a)

Membaca dan merangkum materi asuransi syariah

b)

Menghitung premi dengan rumus matematika kompleks

c)

Mengerjakan kuis pilihan ganda tanpa membaca materi

d)

Menghafal daftar istilah tanpa memahami makna

23.

Aktivitas 4.4: Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata, buatlah catatan-catatan penting tentang substansi materi. Hasil yang diminta oleh instruksi ini adalah membuat catatan yang merangkum poin-poin inti dari materi.

a)

Catatan penting tentang substansi materi

b)

Jadwal piket kelas mingguan

c)

Poster kampanye lingkungan

d)

Daftar hadir pertemuan

24.

Aktivitas 4.4: Bayangkan Anda adalah seorang pemasar asuransi syariah. Buatlah flyer atau poster yang menarik tentang produk asuransi syariah yang Anda tawarkan. Setelah itu, unggah flyer atau poster tersebut di media sosial Anda, dan kirimkan link-nya melalui email kepada atasan Anda untuk asesmen individu. Pilih tindakan yang memenuhi seluruh rangkaian instruksi.

a)

Membuat poster tentang asuransi syariah, mengunggah ke media sosial, dan mengirimkan tautan melalui email guru PAI dan BP

b)

Membuat poster tentang asuransi syariah lalu menyimpan di perangkat tanpa mengunggah

c)

Mengunggah poster ke media sosial tanpa mengirimkan tautan ke guru

d)

Mengirim email ke guru tanpa membuat atau mengunggah poster

25.

Dalam praktik dunia nyata, banyak orang yang menggunakan istilah bank dalam kehidupan sehari-hari. Menurut uraian definisi bank syariah, kata bank berasal dari bahasa Perancis dan Italia. Pilih pernyataan yang benar tentang asal-usul kata bank dan maknanya.

a)

Dari bahasa Perancis bancue dan bahasa Italia banco yang berarti peti, bangku atau lemari

b)

Dari bahasa Latin banca yang berarti pasar

c)

Dari bahasa Inggris bank yang berarti sungai

d)

Dari bahasa Arab bait yang berarti rumah

26.

Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata, berdasarkan fungsi dasar bank umum yang dijelaskan, pilih semua yang termasuk fungsi dasar tersebut.

a)

Tempat yang aman untuk menitipkan uang (safe keeping function)

b)

Penyedia alat pembayaran untuk pembelian barang maupun jasa (transaction function)

c)

Penyelenggara pelatihan kerja bagi masyarakat

d)

Penjual barang impor kepada konsumen

27.

Mengacu pada Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata, apa definisi umum peran bank terhadap dana masyarakat?

a)

Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk pinjaman/kredit untuk meningkatkan kesejahteraan

b)

Mengumpulkan pajak dari masyarakat dan menyetorkannya ke pemerintah

c)

Menjual surat berharga negara langsung kepada masyarakat tanpa menghimpun simpanan

d)

Mendistribusikan bantuan sosial tanpa kegiatan simpanan

28.

Dalam praktik dunia nyata, banyak orang yang ingin memahami lebih dalam tentang perbankan syariah. Menurut Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, apa definisi bank syariah?

a)

Bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan terdiri dari Bank Umum Syariah serta Bank Rakyat Syariah

b)

Bank yang hanya melayani transaksi valuta asing

c)

Bank yang berfokus pada pinjaman berbunga tinggi

d)

Bank yang khusus melayani usaha kecil tanpa prinsip syariah

29.

Dalam konteks praktik perbankan syariah di Indonesia, identifikasi bank syariah pertama yang didirikan dan beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

a)

Bank Muamalat

b)

Bank Syariah Mandiri

c)

Bank Rakyat Syariah

d)

Bank Umum Syariah Nasional

30.

Dalam skala yang luas, bagaimana posisi bank syariah terhadap arus investasi di masyarakat, kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata?

a)

Memposisikan diri sebagai pemain aktif dalam mendukung dan memainkan arus investasi bagi masyarakat

b)

Menghindari keterlibatan dalam investasi dan hanya menyimpan dana

c)

Menetapkan bunga tetap untuk seluruh produk simpanan

d)

Berfokus pada ekspor komoditas tanpa layanan keuangan

31.

Dalam konteks perbankan syariah di Indonesia, bank syariah pertama yang didirikan dan beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat adalah bank apa?

a)

Bank Muamalat Indonesia (BMI)

b)

BNI Syariah

c)

Bank Syariah Mandiri

d)

BRI Syariah

32.

Dalam konteks perkembangan perbankan syariah di Indonesia, tanggal mulai resmi beroperasi Bank Muamalat Indonesia adalah kapan?

a)

1 November 1991

b)

1 Mei 1992

c)

22–25 Agustus 1990

d)

Tahun 1998

33.

Dalam konteks dunia nyata, lokakarya MUI tentang bunga bank dan perbankan yang menjadi awal inisiatif pendirian bank syariah berlangsung di mana dan kapan?

a)

Cisarua, Bogor; 18–20 Agustus 1990

b)

Jakarta; 22–25 Agustus 1990

c)

Bandung; 1 November 1991

d)

Yogyakarta; 1 Mei 1992

34.

Dalam praktik perbankan syariah di Indonesia, undang-undang mana yang menjadi landasan hukum operasional sehingga keberadaannya semakin kuat?

a)

UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan

b)

UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU Perbankan

c)

UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah

d)

UU Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian

35.

Manakah yang termasuk kegiatan usaha sesuai prinsip syariah yang dapat kita kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata? (Pilih semua yang benar)

a)

Pembiayaan dengan prinsip bagi hasil (mudharabah)

b)

Pembiayaan dengan prinsip penyertaan modal (musyarakah)

c)

Prinsip jual beli untuk memperoleh keuntungan (murabahah)

d)

Pembiayaan barang modal dengan sewa murni (ijarah)

e)

Pemindahan hak milik barang yang disewa kepada pihak bank (ijarah wa iqtina)

36.

Prinsip-prinsip tambahan yang diatur dalam UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah meliputi hal-hal berikut. Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata, manakah yang benar? (Pilih semua yang benar)

a)

Tata kelola (corporate governance)

b)

Prinsip kehati-hatian (prudential principles)

c)

Manajemen risiko (risk management)

d)

Otoritas fatwa

e)

Penguatan pajak penghasilan

37.

Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata, pernyataan yang tepat tentang wadiah yad dhamanah adalah apa?

a)

Titipan boleh dimanfaatkan oleh pihak penerima titipan sampai dikembalikan kepada pihak yang menitipkan

b)

Titipan tidak boleh diambil manfaatnya oleh pihak penerima hingga pihak yang menitipkan mengambil kembali barangnya

c)

Titipan yang wajib menghasilkan bagi hasil bagi pihak penerima

d)

Titipan yang hanya boleh digunakan untuk investasi jangka panjang

38.

Dalam praktik dunia nyata, ketika seseorang menitipkan barang berharga kepada orang lain, apa ketentuan utama yang harus dipatuhi dalam wadiah yad amanah?

a)

Pihak penerima titipan bebas memanfaatkan barang titipan

b)

Pihak penerima titipan tidak boleh mengambil manfaat atas barang titipan sampai pihak yang menitipkan mengambilnya kembali

c)

Barang titipan harus dijual untuk mendapatkan keuntungan

d)

Barang titipan wajib dijadikan agunan pinjaman

39.

Dalam dunia nyata, jenis mudharabah yang memberikan batasan kepada pengelola (mudharib) dalam pengelolaan dana berdasarkan jenis usaha, tempat, pemasok, atau target konsumen adalah apa?

a)

Mudharabah Muthlaqah

b)

Mudharabah Muqayyadah

c)

Mudharabah Musytarakah

d)

Mudharabah Wadiah

40.

Dalam skema jual beli murabahah, kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata, posisi bank syariah adalah apa?

a)

Penjual yang menyampaikan harga perolehan dan menyepakati keuntungan dengan pembeli

b)

Pemberi pinjaman yang menarik bunga dari nasabah

c)

Pembeli yang menawar harga dari penjual

d)

Penyewa yang membayarkan ujrah atas barang

41.

Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata, apa ciri utama akad salam dalam contoh pada teks?

a)

Pembayaran dilakukan setelah barang diserahkan

b)

Pembayaran dilakukan terlebih dahulu sebelum barang diterima

c)

Barang dibayar sebagian setiap bulan selama masa sewa

d)

Barang dijual kembali kepada bank pada akhir periode

42.

Dalam praktik dunia nyata, akad istishna’ pada bank syariah ditandai oleh hal apa?

a)

Pembeli membayar penuh di awal untuk barang yang belum ada

b)

Penjual memproduksi barang sesuai spesifikasi yang ditugaskan pembeli lalu menjualnya kembali dengan harga yang disepakati

c)

Bank memberikan pinjaman berbunga untuk produksi barang

d)

Barang disewa lebih dulu lalu dibeli di akhir periode

43.

Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata: Pernyataan yang benar mengenai perbedaan mudharabah dan musyarakah sesuai teks adalah apa?

a)

Dalam mudharabah, kerugian hanya ditanggung oleh pemilik modal; dalam musyarakah, kerugian ditanggung bersama secara proporsional

b)

Dalam mudharabah, kerugian ditanggung bersama; dalam musyarakah, kerugian hanya ditanggung pemilik modal

c)

Keduanya mensyaratkan pembayaran bunga tetap setiap bulan

d)

Keduanya selalu melibatkan sewa atas barang modal

44.

Pada ijarah muntahiya bittamlik, komitmen yang dinyatakan pihak yang menyewakan di akhir periode adalah apa? Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata.

a)

Memperpanjang sewa tanpa perubahan apa pun

b)

Menjual barang yang disewakan kepada pihak penyewa

c)

Menghibahkan barang kepada pihak ketiga

d)

Menaikkan ujrah tanpa batas

45.

Dalam praktik dunia nyata, akad wakalah dalam jasa pelayanan bank syariah merujuk pada hal apa?

a)

Pemindahan tagihan utang kepada pihak lain

b)

Pemberian jaminan atas pembayaran suatu barang

c)

Pemberian kuasa untuk mewakili dalam mengerjakan sesuatu yang tidak dapat dilakukan sendiri

d)

Pengalihan kepemilikan barang melalui jual beli

46.

Dalam praktik dunia nyata, akad hawalah dalam jasa pelayanan bank syariah merujuk pada hal apa?

a)

Serah terima kuasa untuk menjual barang

b)

Pemindahan tagihan utang seseorang kepada pihak lain yang menanggungnya

c)

Pemberian jaminan atas pembayaran suatu barang

d)

Sewa atas hak pakai barang dalam periode tertentu

47.

Dalam praktik dunia nyata, akad kafalah dalam jasa pelayanan bank syariah berarti apa?

a)

Perjanjian sewa menyewa dengan ujrah tetap

b)

Pemberian jaminan oleh pihak pertama kepada pihak kedua atas pembayaran suatu barang yang menjadi hak pihak kedua

c)

Pembiayaan bagi hasil antara pemilik modal dan pengelola

d)

Pemindahan hak milik atas barang sewaan kepada bank

48.

Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata, berdasarkan petunjuk Aktivitas 4.5 tentang bank syariah, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah apa?

a)

Membagi kelas menjadi beberapa kelompok dan menentukan koordinator masing-masing

b)

Mencari sumber bacaan tentang bank syariah

c)

Menyusun profil lengkap bank syariah

d)

Melakukan presentasi di depan kelas dan menyimpulkan manfaat aktivitas

49.

Dalam konteks mencari sumber bacaan yang relevan untuk memahami praktik perbankan syariah di Indonesia, kriteria topik yang benar adalah apa?

a)

Tentang salah satu bank syariah di Indonesia dan topik antar kelompok berbeda

b)

Tentang koperasi syariah secara umum

c)

Tentang bank konvensional di luar negeri

d)

Tentang lembaga penjamin simpanan

50.

Mengacu pada Aktivitas 4.5, keluaran yang harus disusun oleh tiap kelompok adalah apa? Kaitkan dengan kasus praktik dalam dunia nyata.

a)

Profil lengkap dari bank syariah yang diteliti

b)

Laporan keuangan tahunan sekolah

c)

Poster umum tentang perbankan

d)

Esai tentang sejarah Lembaga Penjamin Simpanan

51.

Berdasarkan Aktivitas 4.5, setelah profil selesai disusun, langkah berikutnya yang benar adalah apa?

a)

Mempresentasikan hasil di depan kelas dan menyimpulkan manfaat aktivitas

b)

Mengumpulkan tugas ke guru tanpa presentasi

c)

Melakukan survei kepada nasabah bank

d)

Membuat kuis untuk teman sekelas

52.

Menurut Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Nomor 16/Per/M.UKM/IX/2015, istilah yang digunakan untuk lembaga koperasi simpan pinjam dan pembiayaan berbasis syariah adalah apa?

a)

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS)

b)

Unit Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (USPPS)

c)

Baitul Maal wat Tamwil (BMT)

d)

Baitul Maal

53.

Lembaga yang bergerak sekaligus dalam pengelolaan zakat dan layanan keuangan syariah disebut apa menurut teks?

a)

Baitul Maal wat Tamwil (BMT)

b)

KSPPS

c)

USPPS

d)

Baitul Maal

54.

Tujuan utama koperasi syariah sebagaimana dijelaskan adalah apa?

a)

Meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sesuai nilai serta prinsip Islam

b)

Memaksimalkan laba pemilik modal tanpa mempertimbangkan maslahat

c)

Menetapkan bunga tetap untuk semua pinjaman

d)

Mengutamakan kompetisi individu di atas kebersamaan

55.

Tahun berdirinya BMT Bina Insan Kamil di Jakarta sebagaimana dicatat dalam sejarah perkembangan BMT di Indonesia adalah berapa?

a)

1985

b)

1990

c)

1992

d)

1995

56.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992, BMT berhak menggunakan bentuk badan hukum apa?

a)

Perseroan Terbatas (PT)

b)

Yayasan

c)

Koperasi

d)

Firma

57.

Landasan pelaksanaan kegiatan koperasi syariah yang disebutkan dalam bahan adalah apa saja?

a)

Al-Qur'an dan hadis (terutama prinsip tolong-menolong/ta'awun dan penguatan/takaful)

b)

Pancasila dan UUD 1945 (termasuk sila ke-5 dan Pasal 33 ayat 1)

c)

Peraturan Menteri KUKM Nomor 16/Per/M.UKM/IX/2015

d)

Undang-Undang Perbankan Syariah Tahun 2008

58.

Dalam penghimpunan dana koperasi syariah, pernyataan yang tepat mengenai simpanan pokok adalah apa?

a)

Disetor satu kali selama masa keanggotaan dengan besaran yang sama untuk setiap anggota

b)

Besaran berbeda antar anggota sesuai kemampuan dan dibayar setiap bulan

c)

Dapat diambil kapan saja tanpa syarat

d)

Merupakan pinjaman dari pihak luar

59.

Ciri utama simpanan wajib dalam koperasi syariah menurut teks adalah apa?

a)

Ditentukan melalui rapat anggota, dibayar berkala sampai keanggotaan berakhir

b)

Jumlah bebas tanpa kesepakatan dan hanya dibayar sekali

c)

Hanya untuk anggota pengurus

d)

Dikenakan bunga tetap setiap bulan

60.

Simpanan suka rela memiliki skema yang salah satunya berupa titipan yang dapat diambil kapan saja oleh anggota. Skema ini disebut apa?

a)

Wadi'ah (titipan)

b)

Ijarah (sewa-menyewa)

c)

Musyarakah (kemitraan modal)

d)

Rahn (gadai syariah)

61.

Simpanan suka rela juga dapat berbentuk investasi dengan mekanisme bagi hasil. Mekanisme yang disebutkan dalam teks adalah apa?

a)

Revenue sharing

b)

Profit sharing

c)

Profit and loss sharing

d)

Fixed interest

62.

Dana segar dari pihak lain untuk memperluas jangkauan usaha koperasi syariah dapat dihimpun melalui kerja sama dengan bank syariah atau penyedia dana lain dengan prinsip apa?

a)

Mudharabah

b)

Musyarakah

c)

Ijarah

d)

Hiwalah

63.

Penyaluran dana kepada anggota atau calon anggota dilakukan berdasarkan prinsip bagi hasil dengan akad apa menurut teks?

a)

Mudharabah

b)

Musyarakah

c)

Ijarah

d)

Rahn

64.

Dalam bagian jual-beli, ciri yang ditegaskan untuk bai’ al-mudharabah adalah apa?

a)

Penjual transparan menyampaikan harga perolehan barang kepada pembeli

b)

Harga jual ditentukan sepihak tanpa kesepakatan

c)

Transaksi mengandung bunga tetap

d)

Pembeli tidak mengetahui keuntungan penjual

65.

Jual beli yang melibatkan tiga pihak dan dapat dilakukan dengan pembayaran tunai maupun angsuran disebut apa menurut contoh yang diberikan?

a)

Bai’ al-istishna’ dan bai’ al-salam

b)

Bai’ al-mudharabah

c)

Musyarakah

d)

Mudharabah

66.

Dalam contoh tiga pihak, apabila pihak pertama membayar secara tunai kepada koperasi, akad yang digunakan disebut apa?

a)

Bai’ al-istishna’

b)

Bai’ al-salam

c)

Ijarah

d)

Wakalah

67.

Dalam contoh tiga pihak, apabila pihak pertama membayar dengan cara diangsur, akad yang digunakan disebut apa?

a)

Bai’ al-salam

b)

Bai’ al-istishna’

c)

Ijarah

d)

Wakalah

68.

Jasa yang memindahkan hak guna suatu barang dengan membayar sejumlah uang sewa tanpa memindahkan kepemilikan disebut apa?

a)

Ijarah (sewa–menyewa)

b)

Wadi'ah (titipan)

c)

Rahn (gadai syariah)

d)

Wakalah (pendelagasian mandat)

69.

Jasa yang memindahkan kewajiban pembayaran utang anggota kepada pihak lain dan diambil alih oleh koperasi disebut apa?

a)

Hawalah (pengalihan utang)

b)

Ijarah (sewa–menyewa)

c)

Wadi'ah (titipan)

d)

Rahn (gadai syariah)

70.

Jasa yang menahan aset anggota sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima dari koperasi syariah tanpa penerapan bunga disebut apa?

a)

Rahn (pegadaian syariah)

b)

Ijarah (sewa–menyewa)

c)

Hawalah (pengalihan utang)

d)

Wakalah (pendelagasian mandat)

71.

Jasa pendelagasian urusan seperti pengurusan SIM/STNK atau pembelian barang tertentu atas mandat dari anggota disebut apa?

a)

Wakalah

b)

Wadi'ah

c)

Ijarah

d)

Musyarakah