Font size
S
M
L
XL
WorksheetsBiofarmasi dan farmakokinetika
Total questions: 30
Worksheet time: 28mins
Name
Class
Date
1.
Ilmu yg mempelajari atau menyelidiki pengaruh-pengaruh pembuatan sediaan atas kegiatan terapeutik obat
a)
BIOFARMASI
b)
FARMAKOKINETIKA
c)
FARMAKODINAMIKA
d)
BIOLOGICAL AVAILABILITY
e)
PHARMACEUTICAL AVAILABILITY
2.
persentase obat yang diabsorpsi tubuh dari suatu dosis yang diberikan dan tersedia untuk melakukan efek terapeutiknya
a)
BIOFARMASI
b)
FARMAKOKINETIKA
c)
FARMAKODINAMIKA
d)
BIOLOGICAL AVAILABILITY
e)
PHARMACEUTICAL AVAILABILITY
3.
Mempelajari cara kerja obat dan efeknya terhadap berbagai fungsi organ dan reaksi biokimia
a)
BIOFARMASI
b)
FARMAKOKINETIKA
c)
FARMAKODINAMIKA
d)
BIOLOGICAL AVAILABILITY
e)
PHARMACEUTICAL AVAILABILITY
4.
sesuatu proses yg tubuh lakukan terhadap obat mulai dari masuknya obat sampai obat tsb dikeluarkan dari tubuh (ADME)
a)
BIOFARMASI
b)
FARMAKOKINETIKA
c)
FARMAKODINAMIKA
d)
BIOLOGICAL AVAILABILITY
e)
PHARMACEUTICAL AVAILABILITY
5.
Pada penggunaan obat terutama melalui rute oral (mulut) akan melalui beberapa fase, Fase ini meliputi waktu mulai penggunaan sediaan obat melalui mulut hingga pelepasan zat aktifnya kedalam cairan tubuh, fase ini disebut …....
a)
FASE FARMASEUTIKA
b)
FASE FARMAKOKINETIKA
c)
FASE FARMAKODINAMIKA
d)
BIOASSAY
e)
STANDARDISASI
6.
Bila obat telah berinteraksi dengan sisi reseptor biasanya protein membran akan menimbulkan respon biologik, berada pada fase apakah ini?
a)
FASE FARMASEUTIKA
b)
FASE FARMAKOKINETIKA
c)
FASE FARMAKODINAMIKA
d)
BIOASSAY
e)
STANDARDISASI
7.
Faktor – faktor yang dapat mengubah efek obat dalam tubuh antara lain, kecuali …..
a)
Bentuk fisik zat aktif (amorf, kristal, kehalusan)
b)
Keadaan kimiawi (ester, garam kompleks)
c)
Zat pembantu (Pengisi, pengikat, pelicin)
d)
Proses teknik yg digunakan untuk membuat sediaan
e)
Keahlian dari tenaga farmasi dalam membuat sediaan obat
8.
Ilmu yang mempelajari penggunaan obat untuk diagnosis, pencegahan dan penyembuhan penyakit merupakan pengertian dari …....
a)
Farmakologi
b)
Farmakognosi
c)
Biofarmasi
d)
Obat
e)
Farmakokinetik
9.
Ilmu yang mempelajari pengetahuan dan pengenalan bentuk makroskopik dan mikroskopik berbagai tumbuh-tumbuhan, hewani, mineral dan organisme lainnya yang dapat digunakan dalam pengobatan merupakan pengertian dari …..
a)
Farmakologi
b)
Farmakognosi
c)
Biofarmasi
d)
Obat
e)
Farmakokinetik
10.
Semua zat baik kimiawi, hewani maupun nabati, yang dalam dosis layak dapat menyembuhkan, meringankan atau mencegah penyakit atau gejala-gejalanya, disebut…..
a)
Farmakologi
b)
Farmakognosi
c)
Biofarmasi
d)
Obat
e)
Farmakokinetik
11.
Obat yang merupakan hasil isolasi dari tanaman adalah sebagai berikut …..
a)
Efedrin
b)
Mylanta
c)
Captopril
d)
Essemag
e)
Parasetamol
12.
Permulaan abad XX mulailah sintesa zat kimia obat seperti asetosal, Penemuan terbesar yaitu dtemukannya Sulfanilamid pada tahun …..
a)
1955
b)
1950
c)
1945
d)
1940
e)
1935
13.
Untuk dapat mentransport obat ketempat yang tepat dalam tubuh molekul zat kimia harus dapat melintasi membrane semi permiabel berdasarkan adanya perbedaan konsentrasi, antara lain melintasi dinding pembuluh ke ruang antar jaringan (interstitium). Pada proses ini ada beberapa mekanisme transport yaitu : (pilih semua jawaban yang paling tepat)
a)
Transport Aktif
b)
Transport Pasif
c)
Transport Netral
d)
Transport cairan
e)
Transport Zat padat
14.
Berikut ini adalah transport obat yang memerlukan/ menggunakan energi, contoh zat yang harus melalui transport menggunakan energi adalah….. (pilihlah semua jawaban yang paling tepat)
a)
Glukosa
b)
Asam amino
c)
Asam lemak
d)
alkohol
e)
urea
15.
Berikut ini adalah transport obat yang tidak memerlukan/ menggunakan energi, contoh zat yang harus melalui transport tanpa menggunakan energi adalah….. (pilihlah semua jawaban yang paling tepat)
a)
Glukosa
b)
Asam amino
c)
Asam lemak
d)
alkohol
e)
urea
16.
Setelah proses absorbsi, obat masuk ke dalam pembuluh darah untuk selanjutnya ditransportasikan bersama aliran darah dalam sistim sirkulasi menuju tempat kerjanya. Penetrasi dari dalam darah ke jaringan pada proses distribusi seperti pada
absorbsi juga sangat bergantung kepada beberapa hal berikut, (pilih semua jawaban yang paling tepat)
a)
Ukuran molekul
b)
Ikatan pada protein plasma
c)
Kelarutan dan sifat kimia
d)
Pasokan darah dari organ dan jaringan
e)
Perbedaan pH antara plasma dan jaringan
17.
Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi proses metabolisme adalah sebagai berikut …...... (pilihlah semua jawaban yang paling tepat)
a)
Konsentrasi obat
b)
Fungsi hati
c)
Usia
d)
Jenis Kelamin
e)
Suku bangsa
18.
Ekskresi adalah pengeluaran obat atau metabolitnya dari tubuh, Ekskresi obat dapat melalui cara berikut ini (pilih semua jawaban yang paling benar)
a)
Ginjal
b)
Kulit
c)
Paru-Paru
d)
Hati
e)
ASI
19.
Turunnya kadar plasma obat dan lamanya efek tergantung pada kecepatan metabolisme dan ekskresi. Kedua faktor ini menentukan kecepatan eliminasi obat, rentang waktu dimana kadar obat dalam plasma pada fase eliminasi menurun sampai setengahnya disebut…... (Pilih semua jawaban yang paling tepat)
a)
Waktu paruh
b)
Dosis
c)
Farmakokinetika
d)
Biofarmasi
e)
Half Life
20.
Absorbsi obat umumnya terjadi secara pasif melalui proses difusi. Kecepatan absorpsi dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya yang terpenting adalah
a)
Sifat fisiko kimia bahan obat
b)
Besar Partikel
c)
Bentuk sediaan obat
d)
Dosis
e)
Rute pemberian dan tempat pemberian
21.
Pada penggunaan obat terutama melalui rute oral (mulut) akan melalui beberapa fase, Fase ini meliputi waktu mulai penggunaan sediaan obat melalui mulut hingga pelepasan zat aktifnya kedalam cairan tubuh, fase ini disebut …....
a)
FASE FARMASEUTIKA
b)
FASE FARMAKOKINETIKA
c)
FASE FARMAKODINAMIKA
d)
BIOASSAY
e)
STANDARDISASI
22.
Bila obat telah berinteraksi dengan sisi reseptor biasanya protein membran akan menimbulkan respon biologik, berada pada fase apakah ini?
a)
FASE FARMASEUTIKA
b)
FASE FARMAKOKINETIKA
c)
FASE FARMAKODINAMIKA
d)
BIOASSAY
e)
STANDARDISASI
23.
Faktor – faktor yang dapat mengubah efek obat dalam tubuh antara lain, kecuali …..
a)
Bentuk fisik zat aktif (amorf, kristal, kehalusan)
b)
Keadaan kimiawi (ester, garam kompleks)
c)
Zat pembantu (Pengisi, pengikat, pelicin)
d)
Proses teknik yg digunakan untuk membuat sediaan
e)
Keahlian dari tenaga farmasi dalam membuat sediaan obat
24.
PENGOBATAN (TERAPI) DENGAN MENIADAKAN ATAU MEMUSNAHKAN PENYEBAB PENYAKITNYA CO: ANTIBIOTIKA, SULFONAMIDA, disebut …..
a)
TERAPI KAUSAL
b)
TERAPI SIMPTOMATIS
c)
TERAPI SUBSTITUSI
d)
TERAPI WICARA
e)
FARMAKOTERAPI
25.
PENGOBATAN UNTUK MENGHILANGKAN ATAU MERINGANKAN GEJALA PENYAKIT, SEDANGKAN PENYEBABNYA YANG LEBIH MENDALAM TIDAK DIPENGARUHI CO: ANALGETIK PADA REMATIK, DISEBUT …..
a)
TERAPI KAUSAL
b)
TERAPI SIMPTOMATIS
c)
TERAPI SUBSTITUSI
d)
TERAPI WICARA
e)
FARMAKOTERAPI
26.
PENGOBATAN DENGAN CARA MENGGANTIKAN ZAT-ZAT YANG SEHARUSNYA DIBUAT OLEH ORGAN TUBUH YANG SAKIT CO: INSULIN PADA PASIEN DIABETES, TIROKSIN PADA PENDERITA HIPOTIROID, DISEBUT ….
a)
TERAPI KAUSAL
b)
TERAPI SIMPTOMATIS
c)
TERAPI SUBSTITUSI
d)
TERAPI WICARA
e)
FARMAKOTERAPI
27.
MERUPAKAN SUATU CARA PENGOBATAN DALAM KEFARMASIAN DENGAN MEMPERGUNAKAN SUATU ZAT YANG TIDAK MEMPUNYAI EFEK FARMAKODINAMIK, UNTUK MAKSUD TERTENTU, DISEBUT
a)
PLACEBO
b)
UJI KLINIS
c)
SIMPTOMATIS
d)
SUBSTITUSI
e)
KAUSAL
28.
PERISTIWA HIPERSENSITIF AKIBAT PELEPASAN HISTAMIN DI DALAM TUBUH ATAU TERJADINYA REAKSI KHUSUS ANTARA ANTIGEN –ANTIBODI, DISEBUT …..
a)
EFEK SAMPING
b)
IDIOSINKRASI
c)
ALERGI
d)
EFEK TOKSIS
e)
FOTOSENSITASI
29.
SEGALA PENGARUH OBAT YANG TIDAK DIINGINKAN PADA TUJUAN TERAPI YANG DIMAKSUD, PADA DOSIS NORMAL, DISEBUT ….
a)
EFEK SAMPING
b)
IDIOSINKRASI
c)
ALERGI
d)
EFEK TOKSIS
e)
FOTOSENSITASI
30.
TOLERANSI MERUPAKAN PERISTIWA KETIKA DOSIS OBAT HARUS DINAIKKAN TERUS MENERUS UNTUK MENCAPAI EFEK TERAPEUTIK YANG SAMA. TOLERANSI YANG TIMBUL SETELAH MENGGUNAKAN SUATU OBAT SELAMA BEBERAPA WAKTU, ORGANISME MENJADI KURANG PEKA TERHADAP OBAT TERSEBUT DISEBUT HABITUASI ATAU KEBIASAAN, TOLERANSI INI TERMASUK JENIS TOLERANSI ......
a)
TOLERANSI PRIMER
b)
TOLERANSI SEKUNDER
c)
TOLERANSI SILANG
d)
TAKIFILAKSIS
e)
TOLERANSI BAWAAN
Reset
