wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Webinar Kemenkes 24 Oktober 2025

Total questions: 97

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Apa tema utama yang disampaikan dalam webinar Kemenkes pada tanggal 24 Oktober 2025?

a)

Peran guru dalam pendidikan anak sekolah

b)

Dukungan guru dalam pengukuran status gizi anak

c)

Pentingnya kesehatan anak sekolah

d)

Webinar tentang pendidikan anak usia dini

2.

Di mana lokasi webinar Kemenkes yang diselenggarakan pada tanggal 24 Oktober 2025?

a)

Hotel Indonesia

b)

Groove Hotel-Rasuna Said Kuningan Jakarta

c)

Hotel Mulia Senayan

d)

Hotel Grand Hyatt Jakarta

3.

Siapa yang menjadi narasumber dalam webinar Kemenkes pada tanggal 24 Oktober 2025?

a)

Dr. Siti Fadilah Supari

b)

Widyaningtyas Sistaningrum-BPMP DKI Jakarta

c)

Prof. Dr. Nila Moeloek

d)

Dr. Terawan Agus Putranto

4.

Apa tujuan dari memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM)?

a)

Meningkatkan kualitas pendidikan

b)

Memperkuat sistem pertahanan keamanan negara

c)

Mendorong kemandirian bangsa

d)

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

5.

Apa yang dimaksud dengan swasembada pangan dalam konteks Asta Cita?

a)

Ketergantungan pada impor pangan

b)

Kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan

c)

Meningkatkan ekspor hasil pangan

d)

Mengurangi produksi pangan lokal

6.

Apa tujuan dari melanjutkan pengembangan infrastruktur dalam Asta Cita?

a)

Meningkatkan jumlah penduduk

b)

Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas

c)

Mengurangi jumlah industri kreatif

d)

Mengurangi peran aktif koperasi

7.

Apa yang dimaksud dengan penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas dalam Asta Cita?

a)

Memberikan pelatihan khusus untuk semua generasi

b)

Meningkatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan

c)

Mengurangi peran perempuan dalam masyarakat

d)

Menghapuskan peran pemuda dalam pembangunan

8.

Apa tujuan dari hilirisasi dan pengembangan industri berbasis sumber daya alam dalam Asta Cita?

a)

Meningkatkan nilai tambah dan daya saing

b)

Mengurangi produksi sumber daya alam

c)

Menghapuskan industri kreatif

d)

Mengurangi ekspor hasil alam

9.

Apa fase pertumbuhan manusia yang ditandai dengan "Peak Height Velocity" menurut grafik Human Growth Velocity Chart?

a)

Infant Phase

b)

Juvenile Phase

c)

Adolescent Phase

d)

Adult Phase

10.

Pada grafik "Growth Rates in Girls", pada usia berapa rata-rata terjadi menarche?

a)

10 tahun

b)

12 tahun

c)

15 tahun

d)

17 tahun

11.

Menurut grafik "Growth Rates in Boys", pada usia berapa rata-rata terjadi spermarche?

a)

10 tahun

b)

12 tahun

c)

14 tahun

d)

16 tahun

12.

Apa fase pertumbuhan manusia yang memiliki kecepatan pertumbuhan paling rendah menurut grafik Human Growth Velocity Chart?

a)

Infant Phase

b)

Juvenile Phase

c)

Adolescent Phase

d)

Adult Phase

13.

Berapa kebutuhan energi (kkal) untuk siswa SD/MI kelas 4-6 berdasarkan tabel kecukupan gizi?

a)

368,8 kkal

b)

531 kkal

c)

719 kkal

d)

762,5 kkal

14.

Berapa persentase lemak yang direkomendasikan untuk siswa SMP/MTs?

a)

23,7%

b)

24,1%

c)

30,7%

d)

31,0%

15.

Untuk ibu hamil, berapa persentase karbohidrat yang direkomendasikan?

a)

20,9%

b)

30,8%

c)

31,0%

d)

32,1%

16.

Pada waktu apa pemberian makanan direkomendasikan untuk siswa SD/MI kelas 1-3?

a)

Makan pagi

b)

Makan siang

c)

Makan malam

d)

Makan sore

17.

Berapa kebutuhan protein (gr) untuk siswa SMA/SMK/MA?

a)

25,0 gr

b)

33,1 gr

c)

36,4 gr

d)

40,4 gr

18.

Apa salah satu cara guru dapat mendukung status gizi murid?

a)

Mengajarkan murid tentang olahraga saja

b)

Membekali murid dengan pengetahuan dan pemahaman tentang gizi dan manfaatnya

c)

Mengurangi jam belajar murid

d)

Mengajarkan murid tentang seni dan budaya saja

19.

Apa yang dilakukan guru untuk mendukung edukasi gizi murid?

a)

Melakukan edukasi gizi melalui pembiasaan, intra kurikuler, ko kurikuler, dan ekstra kurikuler

b)

Mengurangi waktu belajar murid

c)

Mengajarkan murid tentang teknologi

d)

Memberikan tugas tambahan kepada murid

20.

Mengapa guru melakukan pengukuran status gizi murid?

a)

Untuk mengetahui tingkat kecerdasan murid

b)

Untuk mengetahui status gizi murid

c)

Untuk menilai kemampuan olahraga murid

d)

Untuk menentukan nilai akademik murid

21.

Apa peran guru sebagai teladan siswa dalam pengukuran status gizi anak?

a)

Membiasakan diri untuk makan sehat dan bergizi

b)

Memotivasi peserta didik untuk terbiasa makan sehat dan bergizi

c)

Memberikan penghargaan untuk kebiasaan makan sehat dan bergizi

d)

Mengajarkan cara memasak makanan sehat di kelas

22.

Apa peran guru sebagai motivator siswa dalam pengukuran status gizi anak?

a)

Memberikan contoh langsung makan sehat dan bergizi di kelas

b)

Memotivasi peserta didik untuk terbiasa makan sehat dan bergizi

c)

Membiasakan diri untuk makan sehat dan bergizi

d)

Mengajarkan cara memasak makanan sehat di rumah

23.

Apa manfaat menjelaskan makanan sehat dan bergizi dengan bahasa yang mudah dipahami kepada siswa?

a)

Membantu siswa memahami pentingnya makanan sehat.

b)

Mengajarkan siswa cara memasak makanan sehat.

c)

Mengurangi waktu belajar siswa.

d)

Menghindari siswa dari makanan bergizi.

24.

Apa tujuan mengenalkan berbagai warna dari buah dan sayur kepada siswa?

a)

Menjelaskan manfaatnya untuk tubuh.

b)

Mengajarkan cara menanam buah dan sayur.

c)

Mengurangi konsumsi buah dan sayur.

d)

Menghindari makanan berwarna.

25.

Apa langkah yang dilakukan guru sebagai evaluator dalam pengukuran status gizi anak?

a)

Bermitra dengan orang tua untuk kebiasaan makan sehat.

b)

Mengajarkan siswa cara memasak makanan sehat.

c)

Mengurangi waktu belajar siswa.

d)

Menghindari diskusi dengan orang tua.

26.

Apa yang dilakukan guru untuk berkolaborasi dengan orang tua/wali dalam meningkatkan makan sehat dan bergizi?

a)

Berdiskusi tentang upaya yang harus dilakukan.

b)

Menghindari komunikasi dengan orang tua.

c)

Mengurangi konsumsi makanan sehat.

d)

Mengajarkan cara memasak makanan tidak sehat.

27.

Apa saja peran seorang pendidik (juga orangtua) yang disebutkan dalam materi?

a)

Sebagai Teladan, Pembimbing, Motivator, dan Evaluator

b)

Sebagai Pemimpin, Pengamat, Motivator, dan Evaluator

c)

Sebagai Teladan, Pengamat, Motivator, dan Penilai

d)

Sebagai Pemimpin, Pembimbing, Motivator, dan Penilai

28.

Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan peran seorang pendidik (juga orangtua) menurut materi?

a)

Sebagai Teladan

b)

Sebagai Pembimbing

c)

Sebagai Motivator

d)

Sebagai Pengamat

29.

Apa peran seorang pendidik yang melibatkan memberikan contoh yang baik kepada siswa?

a)

Sebagai Teladan

b)

Sebagai Pembimbing

c)

Sebagai Motivator

d)

Sebagai Evaluator

30.

Peran seorang pendidik yang membantu siswa dalam proses belajar disebut sebagai apa?

a)

Sebagai Teladan

b)

Sebagai Pembimbing

c)

Sebagai Motivator

d)

Sebagai Evaluator

31.

Apa yang dimaksud dengan "Sinergi Pendidik & Orang Tua" dalam konteks pendidikan?

a)

Kerja sama antara pendidik dan orang tua untuk mendukung perkembangan anak

b)

Kompetisi antara pendidik dan orang tua dalam mendidik anak

c)

Pendidik mengambil alih semua tanggung jawab orang tua

d)

Orang tua hanya memberikan dukungan finansial kepada sekolah

32.

Apa tujuan dari pemantauan rutin tinggi dan berat badan anak?

a)

Menentukan kemampuan akademik anak

b)

Memastikan pertumbuhan fisik anak sesuai dengan standar kesehatan

c)

Mengukur tingkat kecerdasan anak

d)

Menilai kemampuan olahraga anak

33.

Kegiatan apa saja yang termasuk dalam "Kegiatan Bersama" antara pendidik dan orang tua?

a)

Lomba bekal sehat, demo masak, kebun sayur mini

b)

Lomba olahraga, lomba akademik, lomba seni

c)

Diskusi tentang kurikulum sekolah

d)

Seminar tentang parenting

34.

Mengapa pesan konsisten di rumah dan sekolah penting bagi anak?

a)

Agar anak bingung dengan aturan yang berbeda

b)

Untuk memberikan panduan yang jelas dan mendukung perkembangan anak

c)

Supaya anak lebih fokus pada kegiatan di rumah saja

d)

Agar anak lebih banyak belajar di sekolah daripada di rumah

35.

Apa manfaat dari sinergi antara pendidik dan orang tua dalam mendukung pola makan anak?

a)

Anak terbiasa dengan pola makan sehat baik di rumah maupun di sekolah.

b)

Anak menjadi lebih sering makan makanan cepat saji.

c)

Anak tidak peduli dengan pola makan sehat.

d)

Anak hanya makan sehat di sekolah saja.

36.

Bagaimana sinergi antara pendidik dan orang tua dapat membantu mencegah masalah kesehatan pada anak?

a)

Meminimalisir risiko stunting, obesitas, atau kurang gizi.

b)

Membuat anak lebih sering sakit.

c)

Mengabaikan pentingnya kesehatan anak.

d)

Membuat anak tidak peduli dengan kesehatannya.

37.

Apa yang terjadi jika ada keselarasan pola asuh antara pendidik dan orang tua?

a)

Anak tidak bingung dengan perbedaan aturan di sekolah dan rumah.

b)

Anak menjadi bingung dengan aturan yang berbeda.

c)

Anak tidak mematuhi aturan di sekolah.

d)

Anak hanya mengikuti aturan di rumah saja.

38.

Apa tujuan utama dari sinergi antara pendidik dan orang tua?

a)

Orang tua dan pendidik sama-sama berdaya dalam mendukung tumbuh kembang anak.

b)

Orang tua dan pendidik saling menyalahkan dalam mendidik anak.

c)

Anak dibiarkan tumbuh tanpa arahan.

d)

Anak hanya didukung oleh pendidik saja.

39.

Apa yang dimaksud dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)?

a)

Perilaku yang dilakukan tanpa kesadaran.

b)

Perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran.

c)

Perilaku yang hanya dilakukan oleh individu tertentu.

d)

Perilaku yang tidak berhubungan dengan kesehatan masyarakat.

40.

Apa tujuan utama dari PHBS menurut Permenkes RI No.2269 Tahun 2011?

a)

Membantu individu untuk menjadi lebih kaya.

b)

Membantu individu dan masyarakat untuk aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.

c)

Mengurangi aktivitas masyarakat di bidang kesehatan.

d)

Menghilangkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.

41.

Apa yang dimaksud dengan indikator "Kantin Sehat Sekolah" dalam PHBS di sekolah?

a)

Membeli makanan di sembarang tempat.

b)

Tidak jajan di sembarang tempat, harus di kantin sekolah yang sehat.

c)

Membawa makanan dari rumah tanpa memerhatikan kebersihan.

d)

Membeli makanan di luar sekolah.

42.

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan toilet di sekolah?

a)

Membuang sampah di toilet.

b)

Buang air kecil/besar di jamban sekolah.

c)

Tidak menggunakan toilet sekolah.

d)

Membiarkan toilet kotor setelah digunakan.

43.

Apa yang dimaksud dengan CTPS dalam indikator PHBS di sekolah?

a)

Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

b)

Cuci tangan dengan air saja.

c)

Cuci tangan hanya setelah makan.

d)

Tidak perlu mencuci tangan.

44.

Apa yang harus dilakukan untuk memberantas jentik nyamuk di sekolah?

a)

Membiarkan air tergenang di lingkungan sekolah.

b)

Membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

c)

Tidak memedulikan keberadaan nyamuk.

d)

Menyimpan air di wadah terbuka.

45.

Mengapa penting untuk memiliki kawasan tanpa asap rokok di sekolah?

a)

Untuk menjaga kebersihan udara di lingkungan sekolah.

b)

Untuk memberikan kebebasan kepada perokok.

c)

Untuk mengurangi jumlah siswa di sekolah.

d)

Untuk meningkatkan penjualan rokok di sekolah.

46.

Apa yang termasuk dalam kegiatan kontrol kesehatan di sekolah?

a)

Menimbang badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan.

b)

Mengukur suhu tubuh setiap hari.

c)

Mengukur tekanan darah setiap minggu.

d)

Mengukur lingkar pinggang setiap bulan.

47.

Apa tujuan utama dari edukasi gizi di sekolah?

a)

Mengajarkan siswa cara memasak makanan sehat

b)

Menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan

c)

Memberikan pelatihan olahraga kepada siswa

d)

Mengurangi waktu belajar siswa di kelas

48.

Apa yang menjadi prinsip utama dalam konsep integrasi edukasi gizi melalui pembiasaan?

a)

Dilakukan secara rutin, sederhana, dan dekat dengan kehidupan siswa

b)

Menggunakan sumber daya besar untuk hasil maksimal

c)

Mengutamakan teori daripada praktik

d)

Mengajarkan siswa untuk menghindari makanan tertentu

49.

Mengapa konsep integrasi edukasi gizi tidak membutuhkan sumber daya besar?

a)

Karena lebih menekankan pada komitmen dan keteladanan

b)

Karena hanya dilakukan sekali dalam setahun

c)

Karena hanya melibatkan guru tertentu

d)

Karena tidak memerlukan bahan makanan sehat

50.

Bagaimana edukasi gizi membantu siswa dalam jangka panjang?

a)

Membantu siswa menghindari makanan cepat saji

b)

Membantu menanamkan nilai gizi secara perlahan dan konsisten

c)

Membantu siswa menjadi lebih aktif dalam olahraga

d)

Membantu siswa mengurangi waktu makan di sekolah

51.

Apa yang dimaksud dengan prinsip "Rutin & konsisten" dalam integrasi edukasi gizi?

a)

Perilaku menjadi kebiasaan

b)

Sesuai budaya sekolah dan kebutuhan anak

c)

Melibatkan guru, wali kelas, dan orang tua

d)

Dilakukan sebelum dan sesudah makan

52.

Prinsip "Kontekstual" dalam integrasi edukasi gizi mengacu pada apa?

a)

Perilaku menjadi kebiasaan

b)

Sesuai budaya sekolah dan kebutuhan anak

c)

Melibatkan guru, wali kelas, dan orang tua

d)

Dilakukan sebelum dan sesudah makan

53.

Siapa saja yang terlibat dalam prinsip "Kolaboratif" dalam integrasi edukasi gizi?

a)

Guru, wali kelas, UKS, orang tua, kantin

b)

Hanya guru dan wali kelas

c)

Hanya siswa dan orang tua

d)

Hanya UKS dan kantin

54.

Kapan prinsip "Lintas waktu & situasi" dalam integrasi edukasi gizi dilakukan?

a)

Sebelum, saat, dan sesudah makan; di kelas & luar kelas

b)

Hanya sebelum makan

c)

Hanya di dalam kelas

d)

Hanya saat makan

55.

Apa tujuan dari integrasi edukasi gizi melalui kegiatan pembiasaan?

a)

Membantu siswa menghafal teori gizi.

b)

Membimbing siswa secara konsisten melalui contoh langsung, pengawasan guru, dan media edukatif.

c)

Mengurangi waktu belajar siswa di sekolah.

d)

Mengajarkan siswa cara memasak makanan sehat.

56.

Apa yang harus dilakukan sebelum makan untuk menjaga kebersihan?

a)

Mencuci tangan pakai sabun.

b)

Minum air putih.

c)

Membersihkan meja makan.

d)

Menggosok gigi.

57.

Mengapa makan harus dihabiskan?

a)

Untuk mengurangi pemborosan makanan.

b)

Agar tidak lapar di kemudian hari.

c)

Untuk meningkatkan rasa makanan.

d)

Agar lebih cepat selesai makan.

58.

Apa yang dimaksud dengan "Zero Waste" dalam edukasi gizi?

a)

Tidak menggunakan plastik sama sekali.

b)

Mengurangi sampah dengan cara memanfaatkan kembali dan mendaur ulang.

c)

Membakar semua sampah yang ada.

d)

Tidak membuang sampah di tempat umum.

59.

Apa yang harus dilakukan sebelum makan dan setelah aktivitas fisik sesuai dengan rutinitas CTPS?

a)

Mencuci tangan dengan sabun

b)

Minum air putih

c)

Membersihkan meja makan

d)

Menggosok gigi

60.

Apa tujuan dari Pojok Cuci Tangan Edukatif di sekolah?

a)

Menyediakan tempat bermain siswa

b)

Memberikan ilustrasi menarik sesuai usia siswa

c)

Menyediakan makanan sehat

d)

Mengajarkan cara memasak

61.

Apa yang dilakukan dalam praktik langsung di kegiatan "Isi Piringku"?

a)

Memasak makanan cepat saji

b)

Memperkuat pemahaman tentang makanan sehat yang harus disiapkan bersih

c)

Membersihkan dapur sekolah

d)

Membuat poster tentang kebersihan

62.

Kapan biasanya gerakan "Ayo CTPS!" dilakukan di sekolah?

a)

Setiap hari Minggu

b)

Setiap Senin/Jumat

c)

Setiap Sabtu

d)

Setiap hari libur

63.

Apa yang dilakukan dalam kolaborasi UKS dan ekstrakurikuler kesehatan?

a)

Membuat makanan sehat

b)

Mengadakan kampanye mini seperti poster, video singkat, dan mading sekolah

c)

Membersihkan ruang kelas

d)

Mengadakan lomba olahraga

64.

Apa yang harus dilakukan sebelum makan dan setelah aktivitas fisik menurut rutinitas CTPS?

a)

Membersihkan meja makan

b)

Cuci tangan sebelum makan dan setelah aktivitas fisik

c)

Menggosok gigi

d)

Minum air putih

65.

Apa tujuan dari "Pojok Cuci Tangan Edukatif" di sekolah?

a)

Menyediakan tempat bermain untuk siswa

b)

Menyediakan area cuci tangan dengan poster tahap CTPS dan ilustrasi menarik

c)

Mengajarkan siswa cara memasak

d)

Mengadakan lomba kebersihan

66.

Apa yang dimaksud dengan "Praktik Langsung di Kegiatan" dalam implementasi CTPS?

a)

Simulasi memasak atau "Isi Piringku" untuk memperkuat pemahaman tentang makanan sehat

b)

Mengadakan lomba kebersihan antar kelas

c)

Membuat poster tentang kebersihan

d)

Mengajarkan siswa cara mencuci pakaian

67.

Kapan biasanya "Gerakan Harian/Mingguan Ayo CTPS!" dilakukan?

a)

Setiap hari Minggu

b)

Setiap hari Senin/Jumat

c)

Setiap hari Sabtu

d)

Setiap hari Rabu

68.

Apa tujuan dari kolaborasi UKS dan ekstrakurikuler kesehatan dalam implementasi CTPS?

a)

Mengajarkan siswa cara membuat video

b)

Memberikan edukasi tambahan tentang kebersihan dan kaitannya dengan gizi

c)

Mengadakan lomba olahraga

d)

Membuat mading sekolah tentang seni

69.

Gambar siswa sedang makan di kantin dengan teks "Cuci tangan pakai sabun".

a)

Cuci tangan pakai sabun

b)

Buang sampah sembarangan

c)

Makan tanpa mencuci tangan

d)

Minum air mentah

70.

Berapa lama waktu yang disarankan untuk program "Aktif 10 Menit" di kelas?

a)

3–5 menit

b)

5–10 menit

c)

10–15 menit

d)

15–20 menit

71.

Apa contoh aktivitas yang dilakukan pada waktu istirahat aktif dan terpantau?

a)

Membaca buku di perpustakaan

b)

Bermain lompat tali, bola bekel, atau jalan keliling halaman

c)

Duduk di kantin sambil makan

d)

Menonton video edukasi di kelas

72.

Apa tujuan dari lomba aktivitas fisik tematik di sekolah?

a)

Mengajarkan siswa tentang pentingnya air putih

b)

Mengaitkan aktivitas dengan energi makanan

c)

Mengurangi konsumsi gula berlebih

d)

Meningkatkan waktu istirahat siswa

73.

Apa materi yang diberikan dalam kolaborasi dengan ekskul atau pramuka?

a)

Pentingnya air putih, makanan penambah energi, bahaya gula berlebih

b)

Cara bermain bola bekel dengan benar

c)

Teknik senam pagi yang baik

d)

Manfaat membaca buku di perpustakaan

74.

Apa tujuan dari penimbangan rutin bulanan atau tiap 3 bulan di sekolah?

a)

Menilai kemampuan akademik siswa

b)

Memantau pertumbuhan dan kesehatan siswa

c)

Mengukur tingkat kebahagiaan siswa

d)

Menentukan jadwal kegiatan olahraga siswa

75.

Apa yang dilakukan setelah hasil pengukuran berat badan dicatat?

a)

Hasil pengukuran disimpan tanpa analisis

b)

Hasil pengukuran dicatat dalam buku kesehatan/kartu gizi siswa

c)

Hasil pengukuran langsung dibuang

d)

Hasil pengukuran digunakan untuk menentukan jadwal liburan

76.

Apa yang dibahas dalam kegiatan interaktif "Yuk, Kenali BB-ku"?

a)

Cara membuat jadwal belajar

b)

Arti angka BB/TB, kurva pertumbuhan, pengaruh makan & aktivitas

c)

Teknik olahraga yang baik

d)

Cara meningkatkan nilai akademik

77.

Apa yang diajarkan dalam edukasi singkat pasca-penimbangan?

a)

Tips mengatur waktu belajar

b)

Tips apa yang dilakukan jika BB rendah/berlebih

c)

Cara memilih ekstrakurikuler

d)

Teknik membaca cepat

78.

Apa yang dilakukan siswa dalam proyek mini "Grafik Perjalananku"?

a)

Membuat grafik pertumbuhan BB/TB selama 1 semester

b)

Menulis esai tentang kesehatan

c)

Menghitung nilai rata-rata kelas

d)

Membuat jadwal kegiatan olahraga

79.

Apa tujuan dari sosialisasi nilai "Ambil Secukupnya, Habiskan yang Diambil" di sekolah?

a)

Mengajarkan siswa untuk membawa bekal dari rumah

b)

Mengurangi makanan yang tersisa

c)

Meningkatkan jumlah makanan yang diambil siswa

d)

Mengajarkan siswa cara memasak makanan

80.

Siapa yang bertugas memantau siswa dan berdiskusi positif jika ada makanan tersisa?

a)

Orang tua siswa

b)

Guru atau fasilitator

c)

Teman sebaya

d)

Petugas kantin

81.

Apa yang dilakukan dalam kampanye mini "Makan Tanpa Sisa, Tubuhku Gembira!"?

a)

Membuat poster, lagu pendek, atau yel-yel sebelum makan

b)

Mengadakan lomba memasak di sekolah

c)

Membagikan makanan gratis kepada siswa

d)

Mengajarkan siswa cara mencuci piring

82.

Apa yang dibahas dalam refleksi harian/mingguan "Kenapa Masih Ada Sisa?"?

a)

Cara memasak makanan sehat

b)

Alasan menyisakan makanan dan solusinya

c)

Pentingnya membawa bekal dari rumah

d)

Manfaat makan bersama keluarga

83.

Apa tujuan dari kampanye "Piring Berwarna, Badan Ceria"?

a)

Mengajarkan siswa cara memasak makanan.

b)

Mengenalkan warna makanan sebagai simbol keberagaman gizi.

c)

Mengajarkan siswa cara menanam sayuran.

d)

Mengajarkan siswa cara membuat paspor makanan.

84.

Apa yang dilakukan siswa dalam kegiatan "Ayo Coba Satu Sendok!"?

a)

Siswa mencoba minimal satu sendok dari tiap jenis makanan.

b)

Siswa mencatat makanan yang dimakan.

c)

Siswa membuat paspor makanan.

d)

Siswa mengenali warna makanan.

85.

Bagaimana guru mengenalkan makanan dalam kegiatan "Pengenalan Makanan Visual & Cerita"?

a)

Dengan memberikan makanan gratis.

b)

Dengan menggunakan cerita atau ilustrasi.

c)

Dengan mengadakan lomba memasak.

d)

Dengan membuat paspor makanan.

86.

Apa tujuan dari stiker "Pemberani Coba Makanan Baru"?

a)

Menghargai siswa yang berani mencoba makanan baru.

b)

Mengajarkan siswa cara memasak makanan baru.

c)

Membuat siswa mencatat makanan yang dimakan.

d)

Mengenalkan warna makanan.

87.

Apa yang dilakukan siswa dalam kegiatan "Pencatatan Menu & Makanan Baru"?

a)

Siswa mencatat makanan yang dimakan dan menandai yang baru pertama kali.

b)

Siswa mencoba minimal satu sendok dari tiap jenis makanan.

c)

Siswa mengenali warna makanan.

d)

Siswa membuat cerita tentang makanan.

88.

Apa tujuan dari sosialisasi ciri-ciri jajanan sehat?

a)

Mengajarkan cara memasak makanan sehat.

b)

Memberikan edukasi tentang jajanan sehat melalui poster, tayangan, dan permainan.

c)

Menyediakan menu sehat unggulan di kantin.

d)

Mengadakan kampanye mini oleh siswa.

89.

Apa yang dilakukan dalam kegiatan "Ayo Pilih Cerdas"?

a)

Membuat poster tentang jajanan sehat.

b)

Simulasi urutan jajanan dari sehat hingga yang harus dibatasi dan belajar membaca label & kandungan GGL.

c)

Menyediakan menu sehat unggulan di kantin.

d)

Mengadakan refleksi mingguan tentang jajanan sehat.

90.

Apa yang dilakukan dalam kampanye mini oleh siswa?

a)

Membuat jurnal singkat tentang jajanan sehat.

b)

Menyediakan menu sehat unggulan di kantin.

c)

Membuat poster, video pendek, atau yel-yel "Beli yang Sehat, Bikin Sehat".

d)

Mengadakan permainan "Sehat atau Tidak?".

91.

Apa tujuan dari pemantauan dan refleksi mingguan?

a)

Menyediakan menu sehat unggulan di kantin.

b)

Membuat jurnal singkat tentang jajanan sehat dan perubahan yang bisa dilakukan.

c)

Mengadakan simulasi urutan jajanan sehat.

d)

Membuat poster tentang jajanan sehat.

92.

Apa yang dimaksud dengan "Sudut Pilihan Sehat Hari Ini" di kantin?

a)

Tempat untuk membuat jurnal tentang jajanan sehat.

b)

Menu sehat unggulan harian yang diberi label khusus seperti bintang hijau/papan menu sehat.

c)

Simulasi urutan jajanan dari sehat hingga yang harus dibatasi.

d)

Permainan "Sehat atau Tidak?".

93.

Apa tujuan dari kegiatan "Sosialisasi 'Kenali & Pilah Sampahmu'"?

a)

Membuat kompos dari sisa makanan dan daun.

b)

Membedakan sampah organik dan anorganik.

c)

Membuat poster edukasi tentang sampah.

d)

Menyediakan tempat sampah terpilah.

94.

Apa warna label tempat sampah untuk sampah organik?

a)

Merah.

b)

Kuning.

c)

Hijau.

d)

Biru.

95.

Apa tantangan yang diberikan dalam kegiatan "Simulasi Pemilahan Sampah"?

a)

Membuat kompos selama 5 hari.

b)

Menyediakan tempat sampah terpilah.

c)

5 Hari Pilah Sampah.

d)

Membuat poster edukasi.

96.

Apa yang digunakan untuk membuat kompos mini dalam kegiatan "Pembuatan Kompos Mini"?

a)

Plastik dan botol.

b)

Biopori, keranjang komposter, atau kompos sederhana dari sisa makanan & daun.

c)

Poster dan presentasi.

d)

Tempat sampah dengan label warna.

97.

Di mana konten edukasi dari "Kampanye Mini: 'Sampahmu Tanggung Jawabmu'" dipajang?

a)

Di ruang kelas.

b)

Di kantin/area makan.

c)

Di perpustakaan.

d)

Di ruang guru.