NEW
Font size
WorksheetsSoal Pilihan Ganda Farmasi
Total questions: 45
Worksheet time: 45mins
Menyatakan jumlah gram zat dalam 100 gram campuran atau larutan disebut...
Persen bobot per bobot (b/b)
Persen bobot per volume (b/v)
Persen volume/volume (v/v)
Persen volume/bobot (v/b)
Persen bobot per larutan (b/l)
Sediaan dibawah ini yang diberi tanda 'hanya untuk kumur, tidak ditelan' adalah...
Litus oris
Guttae otis
Gargarisma
Kolirium
Inhalasi
Keadaan suatu larutan yang memiliki tonisitas lebih rendah daripada tonisitas cairan tubuh adalah...
Isotonis
Hipotonis
Hipertonis
Isoosmotik
Tekanan osmosis
Berikut ini adalah ciri-ciri potio effervescent adalah...
Sediaan tidak harus jernih
Mengandung gas CO2
Pelarut utamanya alkohol
Pemakaiannya diminum dedikit demi sedikit
Hanya mengandung bagian asam
Pada sediaan tetes mata, penambahan pengental dimaksudkan untuk...
Meningkatkan kelarutan zat aktifnya
Mendistribusikan zat aktif secara merata
Mencegah pengendapan
Menjaga kestabilan sediaan
Obat lebih lama kontak dengan mata
Tujuan penambahan pengawet dalam larutan adalah…
Meningkatkan viskositas
Menghambat pertumbuhan mikroba
Menguatkan aroma
Mempercepat pelarutan
Mengurangi kelarutan
Perbedaan antara larutan saturasi, netralisasi, dan potio effervescent adalah...
Larutan harus menggunakan label 'kocok dahulu'
Kadar basa yang tinggi pada saturasi
Kadar asam yang tinggi pada potio effervescent
Merupakan reaksi antara asam dan basa
Kadar CO2 dalam larutannya
Larutan 10% boraks gliserin adalah contoh sediaan...
Guttae otis
Collutorium
Litus oris
Solution otic
Clysma
Bagaimana cara melarutkan succus liquiritiae...
Dikocok-kocok dengan pemanasan
Dilarutkan dalam air sekaligus
Direbus dengan air mendidih
Dilarutkan dengan etanol
Diaduk hingga larut
Rivanol yang digunakan untuk mengeringkan luka bernanah disebut....
Litus oris
Epithema
Lavement
Guttae oris
Collutorium
Sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut yang terdispersi dalam fase cair disebut....
Krim
Suspensi
Emulsi
Syrup
Collutoria
Berikut yang bukan faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas suspensi adalah...
Ukuran partikel
Berat jenis partikel
Viskositas
Konsentrasi
Sifat/muatan partikel
Berikut yang bukan termasuk bahan pensuspensi atau suspending agent yang termasuk kedalam golongan gom, adalah...
Acasia
Chondrus
Derivat selulosa
Algin
Tragacanth
Berikut yang bukan merupakan bahan pensuspensi sintetis adalah...
Carbophol
Metil selulosa
CMC
Bentonite
Tragacanth
Penilaian stabilitas suspensi untuk membantu menentukan perilaku pengendapan dan pengaturan pembawa dan sifat yang menonjol mengenai susunan partikel dengan tujuan untuk perbandingan adalah...
Volume sedimentasi
Derajat flokulasi
Metode reologi
Perubahan ukuran partikel
Viskometer brookfield adalah alat yang digunakan dalam penilaian stabilitas suspensi dengan menggunakan metode...
Volume sedimentasi
Derajat flokulasi
Metode reologi
Perubahan ukuran partikel
Derajat deflokulasi
Yang merupakan sifat-sifat dari partikel deflokulasi adalah....
Sedimen akan membentuk cake yang keras dan sukar terdispersi kembali
Partikel merupakan agregat yang bebas
Sedimentasi terjadi cepat
Wujud suspensi kurang menyenangkan
Terjadi daerah cairan yang jernih dan nyata
Yang merupakan sifat dari partikel flokulasi adalah...
Sedimen terbentuk lambat
Sedimen membentuk cake yang keras dan sukar terdispersi kembali
Partikel suspensi dalam keadaan terpisah satu sama lain
Wujud suspensi kurang menyenangkan
Terlihat adanya endapan dan cairan atas berkabut
Zat yang hendak didispersi dilarutkan dulu dalam pelarut organik yang hendak dicampur dengan air, setelah itu diencerkan dengan larutan pensuspensi dalam air adalah cara membuat suspensi dengan metode...
Dispersi
Praesipitasi
Flokulasi
Deflokulasi
Reologi
Bahan pengawet untuk menambah stabilitas suspensi terutama untuk bahan yang mudah dirusak oleh bakteri adalah...
Kalium fosfat monobase
Aluminium trichlorida
Propilenglikol
Metil selulosa
Nipagin
Komponen bahan dasar pembentuk emulsi yang berfungsi untuk menstabilkan emulsi adalah....
Fase dispers
Fase kontinu
Corrigen saporis
Emulgator
preservative
Metil dan propil paraben, asam benzoat dan asam sorbat dalam emulsi berfungsi untuk...
Fase dispers
Fase kontinu
Corrigen saporis
Emulgator
Preservative
Penambahan emulgator pada teori terjadinya emulsi pada tegangan permukaan adalah...
Menaikkan tegangan permukaan sehingga kedua zat cair sulit bercampur
Menurunkan tegangan permukaan sehingga kedua zat cair mudah bercampur
Menaikkan tegangan permukaan sehingga kedua zat cair mudah bercampur
Menurunkan tegangan permukaan sehingga kedua zat sulit brcampur
Menyeimbangkan tegangan permukaan sehingga emulsi mudah terbentuk
Harga keseimbangan jenis emulgator yang dikenal dengan istilah HLB, bila harga HLB antara 7-9 maka kegunaan emulgator tersebut adalah...
Anti foaming agent
Wetting agent
Detergent
Solubilizing agent
Emulgator tipe o/w
Emulgator yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang berfungsi sebagai pengental tidak dapat membentuk koloid pelindung dan bekerja optimum pada pH 4,5-6 adalah...
Gom arab
Tragacanth
Agar-agar
Chondrus
Metil selulosa
Berikut yang bukan merupakan emulgator buatan adalah...
Tween
Span
Bentonite
Sabun kalsium
Alat yang digunakan pada pembuatan emulsi untuk memperoleh derajad dispersi yang tinggi cairan dalam cairan adalah...
Mortir dan stamfer
Botol
Mixer dan blender
Homogeniser
Colloid mill
Zat pengemulsi ditambahkan kedalam air agar membentuk suatu mucilago, kemudian perlahan-lahan minyak dicampurkan baru diencerkan dengan sisa air adalah metode...
Metode gom kering
Metode gom basah
Metode botol
Metode forbes
Metode kontinental
Cara membedakan tipe emulsi yang menandakan suatu tipe emulsi o/w adalah...
Emulsi + larutan sudan III memberi warna merah
Tipe o/w tidak dapat diencerkan dengan air
Bila emulsi diteteskan pada kertas saring, kertas saring menjadi basah
Dengan konduktivitas listrik lampu neon akan mati bila dicelupkan type o/w
Tipe o/w dapat diencerkan dengan minyak
Terpisahnya emulsi menjadi dua lapisan dimana yang satu mengandung fase dispersi lebih banyak daripada lapisan yang lain adalah...
Inversi
Koalesen
Cracking
Creaming
Breaking
Pil kecil yang beratnya tidak lebih dari 30 mg, mengandung 1 mg bahan obat adalah ...
Pilulae
Boli
Granula
Lozenges
Trochisi
Pil yang beratnya diatas 300 mg disebut...
Pilulae
Boli
Granula
Lozenges
Trochisi
Tablet hisap yang dibuat dengan cara kempa tablet adalah...
Pilulae
Boli
Granula
Lozenges
Trochisi
Komponen pil yang digunakan untuk memperbesar volume pil adalah...
Akar manis
PGS
Talk
Balsem tolu
Gliserol
Perak, balsem tolu, keratin, gelatin, gula termasuk kedalam komponen pil...
Zat pengisi
Zat pembasah
Zat penabur
Zat pengikat
Zat penyelut
Agar sediaan pil yang sudah dibentuk tidak melekat satu sama lain, maka perlu ditambahkan...
Gom akasia
Tragacanth
Gliserol
Talk
Gelatin
Untuk membuat masa pil supaya melekat antara satu dengan yang lain adalah...
Bolus alba
PGS
Air
Talk
Gliserol
Bobot pil yang ideal yaitu antara...
50-100 mg
100-150 mg
150-200 mg
200-250 mg
250-300 mg
Pil dengan garam-garam fero harus dibalut dengan ... untuk mencegah oksidasi oleh udara.
Bolus alba
MgO
Tolu balsem
Adeps lanae
Succus liquiritiae
Pil yang mengandung zat-zat higroskopis seperti Kalium Bromidum dan Kalium Iodidum maka harus...
Menggunakan bahan pengisi bolus alba
Diberikan bersama-sama dengan zat lain yang dengan asam-asam melepaskan gas
Dikerjakan dengan adeps lanae
Menggunakan pillen plank ebonit
Digerus harus dalam mortir panas
Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan zat adalah:
Suhu, tekanan, dan sifat zat terlarut serta pelarut
Warna zat dan bentuk wadah
Jumlah zat terlarut saja
Tekanan udara di luar ruangan
Berikut ini merupakan kekurangan sediaan suppositoria, kecuali:
Dapat menyebabkan iritasi pada mukosa rektal
Absorpsi obat tidak selalu konsisten
Kurang nyaman bagi sebagian pasien
Meningkatkan kenyamanan penggunaan dibandingkan tablet
Manakah pernyataan yang benar mengenai perbedaan metode pembentukan suspensi sistem flokulasi dan sistem deflokulasi?
Sistem flokulasi membentuk agregat partikel, sedangkan sistem deflokulasi menjaga partikel tetap terdispersi, flokulasi mudah disaring, deflokulasi sulit disaring, flokulasi lebih stabil terhadap sedimentasi.
Sistem flokulasi menjaga partikel tetap terdispersi, sedangkan deflokulasi membentuk agregat partikel, flokulasi sulit disaring, deflokulasi mudah disaring, deflokulasi lebih stabil terhadap sedimentasi.
Sistem flokulasi dan deflokulasi tidak memiliki perbedaan dalam pembentukan suspensi.
Sistem deflokulasi lebih mudah disaring daripada flokulasi, dan flokulasi tidak membentuk agregat partikel.
Komponen dasar dari emulsi adalah...
Fase terdispersi, fase kontinu, dan emulsifier
Air, minyak, dan gula
Protein, lemak, dan karbohidrat
Asam, basa, dan garam
Komponen utama dalam pembuatan pil adalah sebagai berikut, kecuali:
Zat aktif, pengikat, pelicin, pengisi
Zat aktif, pelarut, pengikat, pelicin
Zat aktif, pengikat, pelicin, pewarna
Zat aktif, pengikat, pelicin, pengisi
