WorksheetsSampling dan Pengambilan Sampel – Soal Pilihan Ganda (Kelas 13)
Total questions: 84
Worksheet time: 42mins
Tujuan utama dari pengambilan sampel adalah …
Menghemat bahan kimia
Menentukan warna larutan
Mendapatkan contoh yang mewakili keseluruhan bahan
Mengurangi jumlah bahan analisis
Menurunkan biaya transportasi
Istilah sampel representatif berarti …
Sampel diambil secara acak tanpa aturan
Sampel mewakili sifat keseluruhan populasi
Sampel berasal dari satu titik saja
Sampel diambil hanya dari bagian atas bahan
Sampel memiliki ukuran besar
Populasi dalam kegiatan sampling adalah …
Semua bahan yang akan dianalisis
Sebagian kecil bahan yang diambil
Peralatan laboratorium
Sampel yang sudah dianalisis
Pelarut yang digunakan
Istilah “sampling error” mengacu pada …
Kesalahan saat menimbang bahan
Kesalahan yang timbul karena sampel tidak representatif
Kesalahan akibat reaksi kimia yang tidak sempurna
Kesalahan saat menghitung hasil
Kesalahan menyiapkan larutan
Proses pengambilan sampel disebut juga sebagai …
Analisis
Preparasi
Sampling
Kalibrasi
Standardisasi
Prinsip utama dalam pengambilan sampel adalah …
Cepat dan murah
Mudah dan praktis
Representatif dan homogen
Banyak dan besar
Sedikit tapi berulang
Faktor yang tidak memengaruhi representativitas sampel adalah …
Teknik pengambilan
Ukuran partikel
Jumlah populasi
Jenis bahan
Warna wadah
Homogenitas bahan penting dalam sampling karena …
Memudahkan analisis statistik
Menjamin hasil analisis akurat dan konsisten
Menghemat waktu
Mengurangi volume sampel
Mempercepat reaksi kimia
Dalam kimia industri, sampling biasanya dilakukan untuk …
Menentukan harga produk
Mengetahui kualitas bahan baku dan produk akhir
Menentukan jumlah produksi
Meningkatkan promosi
Menghemat bahan bakar
Sampel disebut tidak representatif jika …
Diambil dengan cara acak
Hanya diambil dari satu lokasi
Diambil dengan prosedur standar
Disimpan dalam wadah tertutup
Dihomogenkan sebelum dianalisis
Dalam analisis kualitas air, yang dimaksud dengan “populasi” adalah …
Semua wadah air
Seluruh volume air di tempat pengambilan
Sampel yang telah diuji
Air hasil penyaringan
Air dalam botol saja
Tujuan dilakukan pengambilan sampel secara sistematis adalah …
Mengurangi waktu sampling
Memudahkan pengambilan di lapangan
Menghindari bias
Menambah variasi warna sampel
Menghemat bahan kimia
Salah satu syarat penting pengambilan sampel adalah …
Dapat dilakukan kapan saja
Menggunakan alat sederhana
Tidak mengubah sifat asli bahan
Mengambil sebanyak mungkin bahan
Dapat dilakukan oleh siapa saja
Jika bahan mudah menguap, maka selama sampling harus …
Dibiarkan terbuka
Disimpan di tempat panas
Dijaga agar tertutup rapat
Dibiarkan bereaksi
Ditambahkan air
Pengambilan sampel yang dilakukan pada waktu tertentu secara berulang disebut …
Sampling acak
Sampling komposit
Sampling sistematis
Sampling periodik
Sampling bertingkat
Sampling komposit berarti …
Mengambil sampel dari satu titik
Menggabungkan beberapa sub-sampel dari lokasi berbeda
Mengambil sampel acak secara tunggal
Mengambil sampel pada satu waktu
Mengambil sampel berulang dari satu titik
Bila hasil analisis berbeda antara dua sampel dari lokasi yang sama, kemungkinan besar …
Ada kesalahan sampling
Peralatan terlalu sensitif
Reagen sudah kadaluarsa
Operator berpengalaman
Bahan homogen
Istilah “bulk sample” berarti …
Sampel uji kecil
Sampel gabungan dalam jumlah besar
Sampel hasil analisis
Sampel individu
Sampel steril
Dalam sistem kontrol kualitas industri, sampling berfungsi untuk …
Menilai efisiensi pekerja
Mempercepat produksi
Menjamin mutu bahan dan produk
Mengurangi pengawasan
Menghemat listrik
Kesalahan yang paling sering terjadi saat sampling di lapangan adalah …
Kesalahan penimbangan
Kesalahan pencatatan dan pelabelan
Kesalahan perhitungan
Kesalahan penyiapan larutan
Kesalahan titrasi
Tujuan utama pengambilan sampel padat adalah …
Mengetahui warna bahan
Menentukan ukuran partikel
Menentukan komposisi kimia secara representatif
Mengurangi berat bahan
Mengubah sifat bahan
Alat yang umum digunakan untuk mengambil sampel padatan berbutir halus adalah ...
Corong pisah
Tabung sampler
Sekop sampel (sampling scoop)
Buret
Pipet volumetrik
Untuk pengambilan sampel cair dari tangki besar, alat yang paling sesuai adalah ...
Tabung kapiler
Botol Erlenmeyer
Kempu atau dippers
Pipet ukur
Cawan petri
Dalam pengambilan sampel cair, sebelum mengambil contoh sebaiknya dilakukan ...
Penambahan reagen
Pengadukan agar homogen
Pemanasan hingga mendidih
Pengendapan
Pengeringan
Untuk pengambilan sampel cair berlapis (misalnya minyak dan air), teknik yang benar adalah ...
Mengambil dari permukaan
Mengambil dari dasar
Mengambil dari tiap lapisan secara terpisah
Mengambil dari lapisan tengah saja
Mengaduk sampai bercampur lalu diambil
Alat yang digunakan untuk mengambil sampel gas disebut ...
Gas syringe
Pipet volumetrik
Corong pisah
Kondensor
Tabung reaksi
Dalam pengambilan sampel gas, wadah penyimpanan harus ...
Terbuka
Tertutup rapat dan tahan tekanan
Terbuat dari kertas
Dapat dipanaskan
Mengandung udara bebas
Contoh bahan padat yang sering disampling di industri kimia adalah ...
Etanol
Gas CO₂
Serbuk katalis
Larutan NaOH
Asam asetat
Saat mengambil sampel padat berbentuk bongkahan besar, langkah pertama yang harus dilakukan adalah ...
Menghaluskan sebagian bahan
Menimbang seluruh bahan
Menentukan titik pengambilan
Mencuci bahan
Menjemur bahan
Pengambilan sampel air limbah industri sebaiknya dilakukan pada ...
Air permukaan saja
Titik pembuangan sebelum pengolahan
Titik masuk dan keluar unit pengolahan
Tempat penyimpanan air bersih
Sumur air tanah
Untuk bahan cair mudah menguap, wadah sampling sebaiknya ...
Tertutup rapat dan dingin
Terbuka lebar
Dibiarkan di udara terbuka
Terbuat dari kertas
Disimpan di tempat panas
Dalam pengambilan sampel padat curah di karung, sebaiknya ...
Mengambil dari karung bagian atas saja
Mengambil dari tengah karung
Mengambil dari beberapa titik (atas, tengah, bawah)
Mengambil dari luar karung
Mengambil dari bagian bawah karung saja
Pengambilan sampel cair dari aliran pipa bertekanan harus menggunakan ...
Corong
Keran sampling
Pipet tetes
Gelas ukur
Selang biasa
Dalam pengambilan sampel minyak pelumas, langkah yang salah adalah ...
Mengambil setelah mesin beroperasi lama
Mengambil dari tangki tengah
Mengambil dari wadah kosong
Menggunakan botol bersih
Menutup rapat wadah setelah pengambilan
Pengambilan sampel udara di area industri dilakukan untuk ...
Mengetahui kecepatan angin
Mengukur kadar gas berbahaya
Menentukan suhu udara
Mengetahui kelembapan ruangan
Mengukur tekanan udara
Untuk pengambilan sampel gas di ruang tertutup, perlu dilakukan ...
Pemanasan ruangan
Ventilasi terlebih dahulu
Pengisian ulang oksigen
Pendinginan udara
Pemadaman alat sampling
Dalam sampling cairan di sungai, teknik yang paling representatif adalah ...
Mengambil dari tepi sungai
Mengambil dari permukaan air
Mengambil dari beberapa titik melintang dan kedalaman berbeda
Mengambil dari satu titik di hilir
Mengambil setelah air mengendap
Dalam pengambilan sampel bahan cair yang bereaksi dengan udara, wadah sebaiknya ...
Terbuka
Didinginkan
Dibilas dengan nitrogen sebelum diisi
Dipanaskan
Dibiarkan kosong
Tujuan pengambilan sub-sampel dari bulk sample adalah ...
Menghemat bahan
Memudahkan penyimpanan
Menghasilkan contoh analisis yang lebih homogen
Mengurangi hasil analisis
Meningkatkan volume bahan
Setelah pengambilan sampel gas, langkah yang paling penting adalah ...
Mengguncang wadah
Membuka wadah di udara terbuka
Menutup rapat dan memberi label
Mengisi ulang udara
Mendinginkan wadah hingga beku
Tujuan utama penyiapan sampel adalah ...
Mengubah bentuk bahan
Menurunkan kadar zat
Menjadikan sampel siap untuk dianalisis
Mengurangi massa bahan
Mengubah warna bahan
Tahapan pertama dalam penyiapan sampel padat biasanya adalah ...
Pemanasan
Pengeringan
Penghancuran atau penghalusan
Pelarutan
Penimbangan
Pengeringan sampel dilakukan dengan tujuan ...
Mengubah struktur kimia
Menghilangkan air tanpa merusak komponen penting
Mengubah warna bahan
Menambah berat bahan
Menimbulkan reaksi kimia
Istilah homogenisasi berarti ...
Memisahkan komponen sampel
Menggabungkan bahan berbeda
Menyamakan komposisi sampel di seluruh bagian
Mengurangi volume sampel
Menurunkan kadar zat aktif
Alat yang digunakan untuk menghancurkan sampel padat keras seperti batuan adalah ...
Mortar dan alu
Oven
Pipet
Pengaduk kaca
Corong
Penggilingan dilakukan untuk ...
Menambah volume bahan
Menyamakan ukuran partikel
Mengeringkan bahan
Menghilangkan zat pengotor
Menurunkan suhu bahan
Tujuan dari reduksi ukuran sampel adalah ...
Mengurangi jumlah data
Menghasilkan sampel lebih halus dan homogen
Menghilangkan komponen utama
Menghemat waktu analisis
Menambah kadar zat pengotor
Pengeringan sampel dilakukan di oven pada suhu rendah untuk mencegah ...
Reaksi oksidasi
Penurunan berat
Penguapan zat penting
Penyerapan air
Kontaminasi debu
Homogenisasi sampel cair dilakukan dengan ...
Pemanasan kuat
Pengadukan atau pengocokan
Pendinginan
Pengeringan
Penguapan
Dalam laboratorium kimia analisis, proses pengeringan sampel biasanya dilakukan dengan ...
Desikator
Pipet
Corong
Tabung reaksi
Kolom kromatografi
Proses pembakaran sampel dalam furnace bertujuan untuk ...
Mengubah bahan menjadi abu untuk analisis unsur
Mengeringkan bahan
Menghilangkan warna
Menguapkan pelarut
Mendinginkan bahan
Sebelum dianalisis, sampel cair biasanya disaring untuk ...
Menambah zat padat
Menghilangkan partikel pengotor
Mengubah warna
Menambah volume
Mengendapkan zat terlarut
Pengambilan sub-sampel kecil dari sampel besar disebut ...
Sub-sampling
Filtrasi
Ekstraksi
Dekantasi
Distilasi
Jika sampel mudah rusak oleh panas, teknik pengeringan yang sesuai adalah ...
Oven suhu tinggi
Pengeringan udara biasa
Pengeringan beku (freeze drying)
Pengeringan matahari
Pemanasan langsung
Untuk memastikan homogenitas sampel serbuk, sebaiknya dilakukan ...
Pengadukan dan pembalikan beberapa kali
Pengeringan
Pemanasan
Pendinginan
Penimbangan langsung
Istilah “quartering” dalam teknik preparasi berarti ...
Membagi sampel menjadi empat bagian untuk diambil satu bagian
Mengeringkan sampel
Mendinginkan bahan
Melarutkan bahan
Menggiling bahan
Penggunaan blender laboratorium bertujuan untuk ...
Memisahkan zat padat
Menghomogenkan bahan cair atau semi-padat
Menghilangkan warna
Mengendapkan bahan
Meningkatkan kadar zat aktif
Sebelum analisis kadar logam, sampel padat biasanya harus melalui proses ...
Filtrasi
Digesti (pelarutan dengan asam)
Pendinginan
Penguapan
Kristalisasi
Dalam proses preparasi, jumlah sampel yang digunakan untuk analisis ditentukan berdasarkan ...
Warna bahan
Volume alat gelas
Tujuan dan jenis analisis
Jenis wadah
Jumlah reagen
Setelah proses homogenisasi, langkah selanjutnya yang paling tepat adalah ...
Pengeringan kembali
Pengambilan sub-sampel untuk analisis
Pemanasan dalam oven
Pencampuran ulang
Pembuangan sisa bahan
Tujuan utama pengawetan sampel adalah ...
Mengubah struktur kimia bahan
Menjaga agar komposisi sampel tidak berubah sampai dianalisis
Meningkatkan kadar zat aktif
Mengurangi volume bahan
Mempercepat analisis
Sampel air yang mengandung mikroorganisme sebaiknya disimpan pada suhu ...
0–4°C
25°C
50°C
Suhu kamar
100°C
Bahan pengawet yang umum digunakan untuk sampel air limbah adalah ...
Alkohol
Formalin
Asam nitrat (HNO₃)
Natrium klorida
Air suling
Penggunaan es dalam transportasi sampel bertujuan untuk
Mengencerkan bahan
Menjaga suhu rendah agar tidak terjadi perubahan biologis
Menghilangkan zat pengotor
Mempercepat reaksi kimia
Mengeringkan sampel
Wadah terbaik untuk menyimpan sampel asam kuat adalah
Botol plastik polietilen
Botol kaca biasa
Botol besi
Kaleng aluminium
Kantong plastik
Sampel yang mengandung bahan mudah menguap sebaiknya disimpan dalam
Botol terbuka
Botol tertutup rapat tanpa ruang udara
Wadah berlubang
Kantong kertas
Gelas piala
Sampel biologis seperti darah atau urine harus segera dianalisis atau
Disimpan di tempat terang
Dihangatkan
Disimpan di lemari pendingin
Dibiarkan terbuka
Dibiarkan di suhu kamar
Wadah sampel cair harus diisi penuh untuk mencegah
Kebocoran
Penguapan dan perubahan tekanan udara
Tumpahan
Kondensasi
Endapan
Label pada wadah sampel harus berisi
Nama pengambil, tanggal, lokasi, dan jenis sampel
Warna wadah
Berat wadah kosong
Nomor telepon petugas
Nomor seri alat gelas
Pengiriman sampel kimia berbahaya harus disertai
Surat izin kerja
Lembar keselamatan bahan (MSDS)
Kartu identitas petugas
Nota pembelian
Laporan hasil analisis
Untuk mencegah kontaminasi silang antar sampel, setiap wadah harus
Dicuci dengan air kran
Dibiarkan terbuka
Digunakan sekali pakai atau dicuci steril
Dibiarkan tanpa label
Dicampur dengan bahan lain
Jika sampel air mengandung klorin, maka pengawetan dapat dilakukan dengan menambahkan
Natrium tiosulfat
Asam klorida
Amoniak
Etanol
Natrium hidroksida
Penyimpanan sampel tanah untuk analisis mikrobiologi harus dilakukan dengan
Pengeringan total
Pendinginan tanpa pengawet
Pemanasan hingga 60°C
Penambahan etanol
Penyimpanan di udara terbuka
Pengiriman sampel ke laboratorium sebaiknya dilakukan
Setelah satu minggu
Segera setelah pengambilan
Setelah dibiarkan 3 hari
Setelah dikeringkan
Setelah dipanaskan
Untuk sampel air laut, pengawetan yang sering digunakan adalah dengan
Etanol
Asam nitrat pekat
Penambahan formalin
Pendinginan 4°C
Pemanasan
Alasan pentingnya wadah tertutup rapat selama transportasi adalah
Menghindari tumpahan dan kontaminasi
Mempercepat penguapan
Memperbesar tekanan
Mengurangi berat
Mengubah warna bahan
Sampel minyak biasanya disimpan dalam
Botol logam
Botol kaca gelap
Kantong plastik
Kaleng terbuka
Tabung reaksi
Jika sampel berbentuk gas, transportasi dilakukan menggunakan
Kantong plastik
Tabung logam bertekanan
Botol kaca
Botol plastik
Balon karet
Pengawetan sampel air yang mengandung logam berat bertujuan untuk
Mengendapkan logam
Menjaga agar logam tetap terlarut dan tidak mengendap
Mengubah logam menjadi oksida
Menambah zat kimia
Menguapkan air
Saat membawa sampel dari lapangan ke laboratorium, wadah harus ditempatkan
Dalam kotak pendingin atau wadah pelindung
Di tempat terbuka
Di atas kendaraan tanpa penutup
Dalam kantong kertas
Di bawah sinar matahari
Tujuan utama dokumentasi dalam kegiatan sampling adalah
Menambah pekerjaan petugas
Menyimpan informasi terkait prosedur dan hasil pengambilan sampel
Mengurangi waktu analisis
Menghemat bahan
Mengganti proses pelabelan
Lembar catatan lapangan (field logbook) digunakan untuk mencatat
Jenis alat gelas yang digunakan
Semua aktivitas dan kondisi saat sampling
Hasil akhir analisis
Jumlah reagen laboratorium
Jadwal kerja petugas
Simbol bahaya “tengkorak dan tulang silang” pada bahan kimia menunjukkan
Iritan
Korosif
Beracun (toxic)
Mudah terbakar
Oksidator
Alat pelindung diri (APD) yang wajib digunakan saat sampling bahan kimia cair adalah
Sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung
Helm
Sepatu olahraga
Kacamata biasa
Topi dan kaus tangan
