wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Interprofessional Collaboration

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Manakah yang bukan termasuk manfaat interprofessional collaboration?

a)

Meningkatkan koordinasi pelayanan

b)

Meningkatkan keselamatan pasien

c)

Meningkatkan budaya kerja individualisme

d)

Meningkatkan penggunaan spesialis yang tepat

2.

Menurut Permenkes No.1691/2011, keselamatan pasien adalah sistem yang bertujuan untuk…

a)

Mengurangi biaya perawatan

b)

Membuat asuhan pasien lebih aman melalui pengelolaan risiko dan pelaporan insiden

c)

Mempercepat lama rawat pasien

d)

Meningkatkan kepuasan tenaga kesehatan

3.

Kejadian yang mengakibatkan cedera serius atau kematian pada pasien disebut…

a)

Near miss

b)

No harm

c)

Adverse event

d)

Sentinel event

4.

Seorang perawat menemukan bahwa dosis obat yang salah telah disiapkan tetapi menyadarinya sebelum pemberian, dan pasien tidak terpapar. Berdasarkan kategori yang diberikan, klasifikasi mana yang paling tepat untuk insiden ini, dan mengapa?

a)

Adverse event, karena setiap kesalahan obat otomatis dianggap sebagai bahaya

b)

Near Miss (Kejadian Nyaris Cedera, KNC), karena insiden tersebut tidak mencapai pasien

c)

Peristiwa Tanpa Bahaya (Kejadian Tidak Cedera, KTC), karena terpapar tanpa cedera

d)

Sentinel event, karena melibatkan potensi kematian atau cedera serius terlepas dari paparan

5.

Pernyataan mana yang paling baik menjelaskan mengapa kerja sama yang lebih kuat mengarah pada lebih sedikit kesalahan dalam keselamatan pasien?

a)

Proses menjadi terencana dan terstandarisasi, mengurangi variabilitas.

b)

Individu bekerja lebih lama, meningkatkan pengalaman dan kewaspadaan.

c)

Tim memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih independen oleh setiap klinisi.

d)

Persyaratan dokumentasi dihilangkan, mempercepat pengiriman perawatan.

6.

Profesi yang bertanggung jawab mencegah medication error dengan meninjau resep adalah…

a)

Apoteker

b)

Dokter

c)

Perawat

d)

Fisioterapis

7.

Contoh peran pasien dalam keselamatan pasien, kecuali.....

a)

Terlibat aktif dalam perawatan

b)

Melaporkan kejadian error

c)

Praktik kebersihan tangan

d)

Patuh terhadap intruksi dari tenaga kesehatan

8.

Peran keluarga dalam patient safety, kecuali.....

a)

Menyediakan informasi tentang riwayat pengobatan pasien

b)

Melaporkan kejadian eror yang dilakukan tenaga kesehatan

c)

Memberikan perawatan berkualitas saat di rumah

d)

Self care dan patuh terhadap rencana perawatan

9.

Intervensi untuk meningkatkan patient safety melalui IPC kecuali

a)

Mengembangkan protokol atau panduan

b)

Meningkatkan kerja individu tanpa koordinasi

c)

Integrasi elemen kolaborasi (komunikasi, koordinasi)

d)

Penerimaan dan kesiapan tim untuk kolaborasi

10.

Seorang pasien lansia dirawat karena infeksi. Saat perawat akan memberikan obat baru, cucu pasien memperhatikan label obat dan mengingat bahwa pasien pernah mengalami reaksi alergi berat terhadap obat dengan golongan yang sama. Tanpa menuduh atau menolak, cucu tersebut meminta perawat untuk memastikan ulang dengan dokter sebelum obat diberikan. Dari tindakan cucu pasien tersebut, manakah analisis yang paling tepat mengenai kontribusinya terhadap patient safety?

a)

Ia berperan menggantikan tenaga medis dalam pengambilan keputusan klinis karena pasien tidak mampu menyampaikan informasi sendiri.

b)

Ia secara aktif berfungsi dalam mendeteksi potensi kesalahan dan mendorong proses verifikasi klinis tanpa mengintervensi kewenangan profesional.

c)

Ia menghambat proses perawatan dengan menunda pemberian obat dan menyebabkan gangguan dalam alur pelayanan.

d)

Ia menunjukkan ketidakpercayaan terhadap tenaga kesehatan sehingga potensial menimbulkan konflik dalam tim pelayanan.