WorksheetsSoal Sumatif Konflik Sosial 2526 sem 1
Total questions: 25
Worksheet time: 51mins
Di Desa Kalipandan, pemerintah bekerja sama dengan perusahaan kontraktor untuk membangun bendungan kecil guna menampung air saat musim hujan. Perluasan lahan proyek menyebabkan sebagian area perkebunan warga harus dibebaskan. Sebagian warga mengeluh karena merasa tidak dilibatkan dalam sosialisasi awal, kompensasi dianggap tidak sebanding dengan potensi kerugian jangka panjang, dan beredar kabar kontraktor melakukan survei tanpa izin warga. Apa penyebab utama konflik dalam situasi tersebut?
Perbedaan budaya antara warga dan pemerintah
Keterbatasan jumlah tenaga kerja lokal
Perbedaan kepentingan dalam pemanfaatan lahan
Pengaruh modernisasi terhadap pola hidup masyarakat
Persaingan antar kelompok dalam hal ekonomi
Di Kecamatan Wanasari, pemerintah daerah meluncurkan program “Kampung Digital” untuk membantu UMKM beralih ke sistem penjualan online. Program ini menuai kontroversi: pedagang pasar tradisional menilai kebijakan hanya menguntungkan toko besar yang siap secara teknologi dan khawatir pendapatan menurun karena pelanggan lebih memilih belanja melalui platform digital. Sebagian pedagang muda melihat digitalisasi sebagai peluang, sementara sebagian lain menolak karena merasa tidak mampu mengikuti pelatihan teknologi. Situasi memburuk ketika muncul rumor di grup diskusi daring bahwa pemerintah akan menutup sebagian kios pasar untuk dijadikan pusat logistik daring. Konflik pada situasi tersebut dipicu oleh ...
Perbedaan tingkat pendidikan formal antar pedagang
Perbedaan persepsi dan kepentingan menghadapi digitalisasi
Persaingan pedagang dalam memperoleh pelanggan
Perbedaan nilai budaya antara pedagang tua dan muda
Dampak urbanisasi terhadap struktur sosial desa
Di SMA Mandala Utama, terjadi perselisihan antara organisasi OSIS dan ekstrakurikuler Teater terkait jadwal penggunaan auditorium. OSIS membutuhkannya untuk persiapan acara besar sekolah, sedangkan Teater sedang pada tahap latihan intensif menghadapi lomba tingkat provinsi. Keduanya sama-sama memiliki surat izin penggunaan auditorium dari guru pembina yang berbeda. Ketegangan meningkat ketika jadwal latihan Teater terganggu oleh kegiatan OSIS yang tiba-tiba diperpanjang tanpa koordinasi, dan perdebatan kian memanas saat kedua pihak saling menyindir di grup WhatsApp siswa. Penyebab utama konflik tersebut adalah ...
Perbedaan status sosial antar anggota organisasi
Perbedaan kepentingan dalam penggunaan fasilitas sekolah
Kurangnya kemampuan komunikasi individu
Perbedaan nilai budaya antara seni dan organisasi sekolah
Pengaruh teknologi yang mengubah perilaku siswa
Di Pasar Karya Sentosa, pedagang lama merasa terancam dengan kedatangan pedagang baru dari luar kota yang menawarkan harga jauh lebih murah karena mendapatkan barang langsung dari distributor besar. Pendapatan pedagang lama menurun drastis. Masalah makin rumit ketika beredar rumor bahwa pedagang baru memperoleh izin berjualan melalui “jalur khusus” dan tidak membayar retribusi penuh. Ketidakjelasan informasi memicu kecemburuan dan perdebatan keras antar pedagang; beberapa pedagang lama menuntut pengelola pasar menjelaskan aturan yang dianggap tidak transparan. Penyebab utama konflik pada situasi tersebut adalah ...
Perbedaan agama dan latar belakang budaya antar pedagang
Ketidakseimbangan jumlah pedagang yang diterima pengelola
Komunikasi yang tidak efektif dan rumor yang tidak jelas
Perbedaan usia dan pengalaman dalam berdagang
Dampak kemajuan teknologi pada sistem distribusi
Di kawasan wisata alam Gunung Biru, warga lokal yang bekerja sebagai pemandu wisata berselisih dengan pengelola resort baru. Resort menyediakan jasa pemandu profesional dari luar daerah sehingga banyak pemandu lokal kehilangan pekerjaan. Ketegangan meningkat ketika muncul rencana pembukaan jalur wisata khusus yang hanya boleh dilewati tamu resort, sehingga akses wisata alam yang selama ini menjadi sumber pendapatan warga mulai dibatasi; warga melakukan aksi protes dan pengelola menuduh adanya provokasi dari kelompok tertentu. Konflik tersebut terjadi terutama karena ...
Perbedaan gaya hidup antara warga lokal dan pekerja resort
Perbedaan kepentingan dalam pemanfaatan sumber daya wisata
Perbedaan adat istiadat antara dua kelompok masyarakat
Kurangnya sarana komunikasi digital di desa
Masyarakat belum siap menerima wisata modern
Di Kelurahan Sindangrasa, pemerintah kota merencanakan pembangunan jalur angkutan umum baru yang melewati jalan utama permukiman warga. Sebagian warga menolak karena jalur berada sangat dekat dengan area sekolah dasar dan permukiman padat, menimbulkan kekhawatiran kebisingan, polusi, dan keselamatan anak-anak. Pedagang di sepanjang jalan utama mendukung rencana karena berharap jumlah pengunjung meningkat. Ketegangan memuncak ketika beredar kabar bahwa analisis dampak lingkungan (AMDAL) belum selesai, namun pekerjaan pengukuran tanah sudah dilakukan; muncul kecurigaan bahwa pemerintah tergesa-gesa dan tidak transparan. Manakah faktor-faktor penyebab konflik sosial pada situasi tersebut? (Pilih lebih dari satu)
Perbedaan kepentingan antara warga dan pedagang
Penyebaran informasi yang tidak jelas
Perbedaan nilai budaya
Kecurigaan terhadap ketidakterbukaan pemerintah
Perbedaan agama antar kelompok
Di sebuah kota industri, buruh pabrik tekstil melakukan aksi mogok setelah perusahaan menurunkan upah lembur secara sepihak. Para buruh menilai kebijakan tersebut tidak adil karena beban produksi justru meningkat. Manajemen perusahaan beralasan bahwa penurunan upah diperlukan untuk menyesuaikan biaya operasional. Selama dua minggu, produksi menurun drastis, dan hubungan antara buruh serta manajemen semakin menegang.
Beberapa organisasi buruh mulai membentuk aliansi untuk memperjuangkan hak mereka, sementara perusahaan memperketat aturan kerja dan mengancam pemutusan kontrak bagi pekerja yang dianggap menghasut. Berdasarkan teori konflik Karl Marx, fenomena tersebut terutama mencerminkan …
Konflik yang muncul akibat perbedaan cara pandang terhadap norma sosial
Konflik yang muncul dari ketegangan antara status sosial dan peran sosial
Konflik antara pemilik modal dan pekerja karena eksploitasi dalam sistem produksi
Konflik yang terjadi karena kurangnya komunikasi antaraktor sosial
Konflik yang terjadi akibat perubahan sosial yang terlalu cepat dalam masyarakat
Di sebuah lembaga pendidikan tinggi, terjadi perdebatan sengit antara dua kelompok dosen mengenai perubahan kurikulum. Kelompok pertama, yang terdiri dari dosen senior, menilai kurikulum harus mempertahankan mata kuliah klasik demi menjaga identitas akademik. Kelompok kedua, yang mayoritas dosen muda, mendorong revisi total demi menyesuaikan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Konflik ini sudah berlangsung cukup lama, namun menariknya hubungan pribadi antar dosen tetap terjaga. Mereka masih bekerja sama dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, meski perbedaan pandangan tetap kuat.
Menurut Lewis A. Coser, konflik pada situasi tersebut dapat berfungsi sebagai …
Penyebab utama terjadinya disintegrasi lembaga pendidikan
Sarana untuk memperkuat hubungan kelompok karena pertentangan tidak bersifat permusuhan
Bentuk persaingan struktural yang menghasilkan perubahan status sosial
Penyebab kerenggangan total sehingga kelompok kehilangan kohesi
Proses destruktif yang menghapus norma kelompok secara permanen
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Sosial dan Pembangunan (2023) meneliti konflik antara komunitas nelayan tradisional dan perusahaan tambak udang di pesisir Kabupaten Marunda. Studi tersebut menemukan bahwa perluasan lahan tambak menyebabkan berkurangnya ruang tangkap ikan bagi nelayan. Nelayan tradisional mengeluhkan turunnya hasil tangkapan hingga 40% dalam dua tahun terakhir.
Penelitian juga menunjukkan bahwa perusahaan memiliki akses yang lebih besar terhadap perizinan, modal, dan teknologi, sementara nelayan berada dalam posisi tawar yang lemah. Ketidaksetaraan ini memicu munculnya aksi protes, negosiasi yang buntu, serta meningkatnya ketegangan antar kelompok.
Jurnal tersebut menyimpulkan bahwa konflik dipicu oleh ketimpangan penguasaan sumber daya dan perbedaan kepentingan ekonomi antara dua kelompok yang memiliki kekuasaan berbeda.
Berdasarkan teori konflik Marx, Dahrendorf, dan Coser, faktor-faktor apakah yang menjelaskan konflik pada wacana tersebut? jawaban lebih dari satu
Ketimpangan akses terhadap modal dan perizinan sebagaimana dijelaskan teori konflik Karl Marx
Pertentangan kepentingan antara kelompok yang memiliki kekuasaan berbeda sebagaimana dijelaskan Dahrendorf
Konflik yang memperkuat integrasi kelompok internal sebagaimana dijelaskan Lewis Coser
Konflik akibat perubahan teknologi yang tidak merata sebagaimana dijelaskan teori modernisasi
Konflik karena perbedaan nilai budaya antara nelayan dan perusahaan
Sebuah kecamatan di wilayah pesisir tengah meluncurkan program revitalisasi pantai untuk meningkatkan pariwisata. Pemerintah menata ulang kawasan, memindahkan sebagian lapak pedagang, serta membangun area khusus UMKM. Namun sebagian pedagang menilai mereka dipindahkan tanpa negosiasi. Mereka berpendapat bahwa lokasi baru kurang strategis dan mengancam pendapatan harian mereka.
Selama beberapa minggu, terjadi adu argumen antara pedagang dan petugas pemerintah. Namun setelah difasilitasi oleh tokoh masyarakat, kedua pihak mulai berdialog. Dari dialog itu, pemerintah bersedia meninjau ulang zonasi lapak, sementara pedagang mengusulkan model pembagian area usaha yang lebih adil. Pada akhir program, kedua pihak sepakat bekerja sama untuk menetapkan aturan baru.
Berdasarkan sifatnya, bentuk konflik sosial pada wacana tersebut termasuk …
Konflik destruktif karena menyebabkan kerugian ekonomi pedagang
Konflik konstruktif karena menghasilkan solusi bersama bagi kedua pihak
Konflik destruktif karena memicu pergantian kebijakan pemerintah
Konflik laten karena tidak terlihat dalam hubungan sehari-hari
Konflik destruktif karena berdampak pada citra kawasan wisata
Di Kabupaten Sukamerta, terjadi ketegangan antara kelompok peternak sapi lokal dan pejabat Dinas Peternakan. Peternak menolak aturan baru mengenai pengetatan distribusi susu segar karena menganggap biaya operasional naik, sementara harga beli dari pabrik tidak berubah. Dinas Peternakan menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan standar nasional yang harus diterapkan demi kualitas produk.
Alih-alih menemukan titik tengah, pertemuan antara perwakilan peternak dan dinas berjalan alot. Peternak merasa berada pada posisi yang lebih lemah dalam perundingan, sedangkan pihak dinas menilai aturan harus ditaati. Kedua kelompok memiliki kepentingan berbeda, tetapi tetap terhubung dalam relasi kerja yang tidak seimbang.
Dilihat dari posisi pelaku konflik, konflik pada wacana tersebut termasuk …
Konflik horizontal karena terjadi antarindividu dengan latar belakang sama
Konflik vertikal karena melibatkan pihak yang memiliki otoritas berbeda
Konflik horizontal karena melibatkan kelompok dengan kepentingan ekonomi
Konflik diagonal karena terjadi antara dua kelompok yang tidak berhubungan langsung
Konflik personal karena disebabkan hubungan pribadi yang buruk
Di kota Mandiri Raya, pemerintah daerah berniat mengubah pasar tradisional menjadi “Smart Market” yang menggabungkan konsep belanja digital, pembayaran cashless, dan sistem gudang otomatis. Para pedagang pasar tradisional menolak rencana tersebut karena khawatir mereka tidak mampu menyesuaikan diri. Mereka juga menganggap kebijakan itu hanya menguntungkan investor teknologi yang terlibat dalam proyek.
Ketegangan meningkat ketika pemerintah mengeluarkan aturan baru yang mewajibkan setiap pedagang melakukan registrasi digital. Sebagian pedagang yang tidak memiliki perangkat memadai merasa tersisih. Aksi protes muncul di depan kantor wali kota, menandakan bahwa konflik telah meluas dan mendapat perhatian publik.
Jika ditinjau dari aspek kehidupan yang melatarbelakangi, konflik tersebut termasuk konflik di bidang …
Kunci Jawaban: C
Sosial, karena pedagang tidak mampu bekerja sama dengan investor
Politik, karena terjadi perbedaan pandangan antara pemerintah pusat dan daerah
Budaya, karena pedagang memiliki nilai yang bertentangan dengan modernitas
Sosial-budaya, karena terjadi perubahan cara hidup masyarakat
Ekonomi, karena berkaitan dengan akses pedagang terhadap sistem perdagangan baru
Di sebuah desa penghasil kopi, ketegangan antara kelompok petani muda dan petani senior sebenarnya sudah lama ada. Petani muda ingin menerapkan model pertanian modern seperti mesin pemilah biji dan sistem pemasaran digital. Petani senior menolak perubahan karena percaya teknik tradisional lebih berkualitas.
Selama bertahun-tahun, perbedaan pandangan ini tidak pernah dibicarakan secara terbuka. Konflik berlangsung secara diam-diam dalam bentuk sindiran, penolakan terselubung, dan pembicaraan internal kelompok. Namun ketika pemerintah kabupaten mengadakan program “Kopi Modern Nusantara”, dua kelompok tersebut berselisih secara terbuka mengenai siapa yang berhak menerima bantuan mesin baru. Perdebatan memanas hingga muncul aksi boikot antar kelompok.
Dilihat dari waktu terjadinya, konflik pada wacana tersebut termasuk …
Konflik laten yang kemudian berkembang menjadi konflik manifes
Konflik manifes karena tampak jelas sejak awal
Konflik kronis karena hanya terjadi dalam satu periode saja
D.
Konflik episodik karena berlangsung sangat singkat dan selesai
Konflik acak karena tidak memiliki pola perkembangan
Berdasarkan tren pada grafik, manakah analisis yang paling tepat mengenai hubungan antara konflik sosial dan eskalasi kekerasan selama tahun 2021–2024?
Kasus kekerasan hanya dipicu oleh konflik lahan dan tidak terkait aspek lainnya.
Penurunan angka kasus pada 2024 membuktikan bahwa konflik tidak berbahaya bagi stabilitas komunitas.
Konflik sosial tidak mempengaruhi tingkat kekerasan karena peningkatan kasus bersifat acak.
Peningkatan kekerasan menunjukkan bahwa konflik yang tidak terselesaikan dapat berkembang menjadi kekerasan fisik.
Grafik menunjukkan bahwa konflik justru menurunkan potensi kekerasan.
Berdasarkan gambar tersebut, faktor-faktor apa saja yang menunjukkan bahwa konflik yang terjadi berpotensi berkembang menjadi kekerasan? pilih lebih dari satu jawaban !
Kedua kelompok memiliki kepentingan yang berlawanan dan berhadapan langsung
Adanya aparat keamanan yang mencoba memisahkan dua kelompok
Gestur tubuh warga yang saling menunjuk dan menunjukkan ekspresi marah
Poster yang dibawa warga menunjukkan identitas budaya yang berbeda
Suasana jalan yang sepi dan tertutupnya rumah warga menandakan ketegangan sosial meningkat
Di Kecamatan Mandalasari, dua kelompok pemuda yaitu Komunitas Gema dan Komunitas Rimba terlibat bentrokan berulang dalam enam bulan terakhir. Awalnya konflik muncul dari pertandingan futsal antarkomunitas yang berakhir ricuh. Namun kemudian situasinya membesar: masing-masing kelompok membentuk identitas yang semakin kuat, membuat simbol kelompok, dan aktif menyebarkan narasi "kami" dan "mereka".
Media lokal melaporkan bahwa anggota masing-masing kelompok mengalami peningkatan solidaritas internal, tetapi juga semakin membenci kelompok lain. Pada beberapa kejadian, tindakan kekerasan dilakukan oleh anggota kelompok yang sebelumnya dikenal sebagai individu yang tenang dan tidak agresif. Peneliti sosial yang mengkaji kasus ini menyimpulkan bahwa kekerasan tidak hanya dipicu oleh individu, tetapi oleh dynamics kelompok, terutama sentimen in-group vs out-group.
Berdasarkan teori faktor kelompok dalam perilaku kekerasan, manakah analisis yang paling tepat untuk menjelaskan fenomena tersebut?
Kekerasan muncul semata-mata karena dorongan emosional individu yang tidak stabil.
Kekerasan terjadi hanya karena faktor ekonomi dan perebutan fasilitas publik.
Konflik muncul karena kedua kelompok memiliki budaya yang sama sehingga saling bersaing.
Kekerasan terjadi karena setiap individu selalu memiliki kecenderungan agresif tanpa pengaruh sosial.
Anggota melakukan kekerasan karena kehilangan identitas pribadi dan larut dalam identitas kelompok (deindividuasi).
Di Desa Waringin, konflik antara kelompok tani dan pengelola irigasi muncul akibat pembagian air yang dianggap tidak adil. Setelah melalui beberapa kali pertemuan, kedua pihak menyepakati pembuatan jadwal distribusi air yang lebih transparan dan pembentukan tim pengawas bersama.
Manakah analisis yang paling tepat mengenai dampak positif konflik dalam situasi tersebut?
Konflik membuat masyarakat takut untuk bekerja sama dalam program desa berikutnya.
Konflik meningkatkan solidaritas internal kelompok dan menghasilkan kebijakan baru yang lebih adil.
Konflik menurunkan kepercayaan terhadap pengelola irigasi sehingga sistem irigasi berhenti berjalan.
Konflik menyebabkan hubungan antar petani terputus secara permanen.
Konflik menyebabkan hubungan antar petani terputus secara permanen.
Mahasiswa dua organisasi kampus berdebat mengenai pola kegiatan sosial. Setelah dimediasi oleh dosen pembina, kedua organisasi menggabungkan ide-idenya menjadi satu program baru yang lebih inovatif dan efektif.
Mengapa situasi tersebut dapat dikategorikan sebagai dampak positif konflik?
Konflik menyebabkan mahasiswa berhenti berorganisasi.
Konflik menghilangkan seluruh program lama tanpa pengganti.
Konflik membuat salah satu organisasi dibubarkan.
Konflik menghasilkan inovasi karena adanya pertukaran ide berbeda.
Konflik menunjukkan bahwa perbedaan tidak boleh dibahas terbuka.
Di sebuah pasar kota, pedagang lama dan pedagang baru berselisih mengenai lokasi lapak. Konflik berlanjut hingga terjadi aksi saling lempar barang. Pembeli menjadi takut dan menghindari pasar selama beberapa minggu.
Dampak negatif konflik yang paling tampak berdasarkan wacana tersebut adalah …
Meningkatnya kualitas pelayanan pedagang kepada pelanggan.
Munculnya inovasi pengelolaan pasar secara kolektif.
Terciptanya persaingan sehat antar pedagang.
Meningkatnya daya tarik pembeli terhadap pasar.
Menurunnya aktivitas ekonomi dan kerugian bagi pedagang.
Di Kelurahan Mandala, konflik antara warga pro dan kontra pembangunan jembatan baru menyebabkan komunikasi antar tetangga menjadi renggang. Pertemuan warga biasanya aktif, kini minim peserta, dan beberapa kelompok membuat forum sendiri.
Jika konflik dibiarkan tanpa penyelesaian, prediksi dampak negatif yang paling logis adalah …,
Warga kembali berdamai tanpa proses mediasi.
Warga semakin kompak dan bekerja sama lebih baik.
Terjadinya pemisahan sosial yang lebih tajam antar kelompok warga.
Konflik tidak memengaruhi hubungan sosial secara jangka panjang.
Pemerintah kelurahan otomatis menyelesaikan konflik tanpa intervensi warga.
Di Desa Sukamerta, konflik muncul antara kelompok petani padi dan peternak sapi. Petani mengeluhkan tanaman mereka sering rusak akibat ternak yang dilepas terlalu dekat dengan lahan pertanian. Sementara itu, peternak menilai tidak ada padang rumput yang memadai sehingga mereka terpaksa melepas ternak di sekitar area tersebut.
Ketegangan meningkat ketika beberapa warga saling menyalahkan dalam rapat desa. Namun perangkat desa mengusulkan pertemuan mediasi formal untuk mencari solusi, mengundang kedua kelompok serta tokoh adat. Dalam pertemuan, muncul beberapa alternatif: penentuan zonasi area gembala, pembuatan pagar kolektif, dan pembagian waktu penggembalaan.
Solusi konflik yang paling tepat berdasarkan wacana tersebut adalah …
Menggunakan mediasi desa untuk menyepakati zonasi dan aturan bersama yang menguntungkan kedua pihak.
Meminta petani dan peternak menyelesaikan masalah sendiri tanpa campur tangan desa.
Menutup seluruh area ladang dan melarang penggembalaan.
Menghukum salah satu kelompok agar konflik tidak terulang.
Membiarkan kelompok mayoritas menentukan aturan tanpa diskusi.
Di sebuah perusahaan teknologi, dua divisi—Desain Produk dan Pemasaran—berselisih mengenai peluncuran produk baru. Divisi Desain menganggap produk belum siap secara kualitas, sementara Pemasaran merasa momentum pasar harus dimanfaatkan segera. Konflik ini membuat komunikasi antar divisi terputus, dan proses kerja terhambat.
Direktur perusahaan mempertimbangkan beberapa langkah: mengadakan joint meeting, melibatkan konsultan eksternal, membuat tim lintas divisi, atau menunda proyek sementara. Tujuannya agar kedua divisi dapat membangun pemahaman yang sama dan menemukan keputusan yang strategis.
Berdasarkan teori manajemen konflik, solusi yang paling efektif untuk mengembalikan kolaborasi antardivisi adalah …
Mengizinkan divisi Pemasaran meluncurkan produk tanpa persetujuan Desain.
Menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada karyawan tingkat bawah.
Membentuk tim lintas divisi untuk menggabungkan informasi, kebutuhan, dan perspektif kedua pihak.
Menghentikan seluruh proyek sampai salah satu divisi mengalah.
Memecat kepala salah satu divisi agar konflik mereda.
Di Kelurahan Bintangjati, konflik muncul antara warga yang mendukung pembangunan taman kota baru dan warga yang menolak karena khawatir area bermain anak akan tergusur. Diskusi di media sosial warga semakin memanas, bahkan muncul saling sindir antar kelompok. Ketua RT berusaha menenangkan situasi dengan mengundang kedua pihak untuk berdialog, tetapi sebagian warga enggan hadir.
Pemerintah kelurahan kemudian menyusun beberapa strategi: membentuk forum musyawarah bersama, menghadirkan konsultan tata ruang untuk menjelaskan dampak pembangunan, serta membuka kotak aspirasi yang bisa diisi seluruh warga tanpa harus bertemu langsung.
Berdasarkan wacana tersebut, solusi konflik sosial yang paling tepat untuk menurunkan ketegangan dan mencapai kesepakatan adalah …Pilih jawaban lebih dari satu!
Memaksa kelompok penolak untuk menerima keputusan mayoritas
Melakukan mediasi resmi dengan menghadirkan pihak luar yang ahli di bidang tata ruang
Membiarkan warga mendiskusikan konflik sendiri tanpa pertemuan formal
Membangun mekanisme partisipasi publik seperti kotak aspirasi dan forum musyawarah
Menghadirkan konsultan tata ruang untuk memberikan informasi objektif tentang dampak pembangunan
Di sebuah sekolah menengah, konflik muncul antara guru mata pelajaran dan tim kurikulum terkait perubahan jadwal pelajaran baru. Guru merasa perubahan tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan beban mengajar dan kondisi kelas. Sementara itu, tim kurikulum berpendapat bahwa perubahan dilakukan untuk menyeimbangkan alokasi jam pelajaran.
Ketegangan meningkat setelah beberapa guru menyampaikan keluhan melalui grup pesan internal yang akhirnya menimbulkan salah paham. Kepala sekolah melihat bahwa konflik mulai mengganggu suasana kerja dan meminta kedua pihak mengadakan pertemuan untuk mencari solusi bersama.
Dalam pertemuan tersebut, muncul beberapa strategi:
Menggunakan gaya collaborating untuk merancang jadwal yang memenuhi kebutuhan kedua pihak.
Menggunakan compromising, yaitu membagi ulang sebagian jadwal secara bertahap.
Menggunakan forcing dengan memaksakan jadwal yang sudah dibuat tim kurikulum.
Jika tujuan utama adalah menjaga hubungan kerja jangka panjang dan meningkatkan kualitas keputusan, strategi manajemen konflik yang paling tepat adalah …
Collaborating, karena melibatkan kedua pihak dalam solusi yang saling menguntungkan
Forcing, karena keputusan cepat harus diprioritaskan daripada hubungan kerja
Avoiding, agar konflik mereda sendiri tanpa perlu diskusi
Compromising, karena membiarkan satu pihak menentukan keputusan akhir
Accommodating, agar satu pihak mengalah demi menjaga suasana sekolah
Di sebuah perusahaan start-up teknologi, tim Pengembangan (Development) dan tim Layanan Pelanggan (Customer Service) berselisih tentang peningkatan fitur aplikasi. Tim Pengembangan merasa fitur baru belum siap dirilis karena masih banyak pengujian teknis yang harus dilakukan. Di sisi lain, Customer Service mendesak peluncuran cepat karena banyak keluhan pengguna yang menunggu perbaikan.
Situasi memanas ketika kedua tim saling menyalahkan dalam rapat koordinasi bulanan. CEO perusahaan menilai konflik ini dapat menghambat kinerja perusahaan jika tidak ditangani segera. Ia mempertimbangkan beberapa langkah:
Membuat cross-functional team untuk menjembatani kebutuhan teknis dan kebutuhan pelanggan.
Meminta pihak ketiga melakukan penilaian independen terhadap fitur baru.
Menunda proyek tanpa batas waktu sampai konflik mereda.
Berdasarkan prinsip manajemen konflik modern, langkah manakah yang paling efektif untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antar tim?
Menunda proyek tanpa batas waktu agar kedua tim tenang terlebih dahulu
Membiarkan masing-masing tim bekerja secara terpisah untuk menghindari gesekan
Menggunakan pihak ketiga untuk menentukan keputusan akhir tanpa melibatkan kedua tim
Membentuk cross-functional team agar perspektif dan kepentingan kedua tim dapat dipadukan
Memberikan keputusan final berdasarkan suara mayoritas dalam perusahaan
