wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sistem Matrilineal dan Patrilineal di Indonesia

Total questions: 10

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan sistem matrilineal?

a)

Sistem keturunan mengikuti garis ayah

b)

Sistem keturunan mengikuti garis ibu

c)

Sistem keturunan mengikuti garis kakek

d)

Sistem keturunan mengikuti garis nenek

2.

Siapa yang memiliki peran penting dalam sistem matrilineal?

a)

Mamak

b)

Saudara laki-laki

c)

Ibu

d)

Ayah

3.

Di mana suami tinggal dalam sistem matrilineal?

a)

Di rumah orang tua

b)

Di rumah istri

c)

Di rumah nenek

d)

Di rumah kakek

4.

Apa ciri utama dari sistem patrilineal?

a)

Perkawinan bersifat uxorilokal

b)

Perempuan memiliki kedudukan strategis

c)

Garis keturunan mengikuti ayah

d)

Garis keturunan mengikuti ibu

5.

Suku mana yang menerapkan sistem matrilineal?

a)

Suku Sunda

b)

Suku Jawa

c)

Suku Minangkabau

d)

Suku Batak

6.

Apa dampak dari sistem patrilineal?

a)

Perempuan memiliki kedudukan yang lebih kuat

b)

Menguatkan peran laki-laki sebagai kepala keluarga

c)

Harta pusaka diserahkan kepada perempuan

d)

Mamak memiliki peran kunci

7.

Apa yang terjadi pada perempuan dalam sistem patrilineal?

a)

Mereka memiliki kedudukan yang lebih terbatas

b)

Mereka menjadi kepala keluarga

c)

Mereka memiliki kedudukan yang lebih kuat

d)

Mereka tidak memiliki peran dalam keluarga

8.

Apa yang dimaksud dengan perkawinan virilokal?

a)

Istri tinggal di rumah orang tua

b)

Istri tinggal di keluarga suami

c)

Suami tinggal di keluarga istri

d)

Suami tinggal di rumah nenek

9.

Apa yang menjadi tantangan dalam sistem matrilineal?

a)

Semua anggota keluarga memiliki kedudukan yang sama

b)

Harta pusaka tidak diwariskan

c)

Laki-laki menghadapi dilema antara tanggung jawab

d)

Perempuan tidak memiliki peran

10.

Mengapa penting memahami sistem kekerabatan?

a)

Untuk mengutamakan satu sistem saja

b)

Untuk menghargai keberagaman adat dan budaya

c)

Untuk menghapuskan semua sistem kekerabatan

d)

Untuk mengabaikan nilai-nilai yang berkembang