wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal mg. 10 (Transplantasi Imunologi)

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien menderita luka bakar tingkat tiga yang parah. Untuk menutup area yang rusak, tim bedah memutuskan untuk memindahkan jaringan kulit dari bagian paha pasien ke area luka di punggungnya. Berdasarkan jenis donor, klasifikasi transplantasi apakah yang dilakukan dalam kasus ini?

a)

Komposit

b)

Allograft

c)

Xenograft

d)

Autograft

2.

Seorang pasien menjalani transplantasi ginjal. Dalam waktu 30 menit setelah anastomosis pembuluh darah selesai, organ ginjal donor mengalami pembengkakan, perdarahan, dan kegagalan fungsi. Investigasi menunjukkan adanya antibodi preformed dalam serum resipien yang bereaksi dengan antigen donor. Jenis penolakan imunologis apakah yang terjadi?

a)

Toleransi Imun

b)

Penolakan Hiperakut

c)

Penolakan Kronis

d)

Penolakan Akut

3.

Dalam respons awal sistem kekebalan tubuh penerima terhadap allograft (organ donor), sel T harus mengidentifikasi organ transplantasi sebagai 'asing'. Melalui molekul apakah sel T penerima mendeteksi antigen di permukaan sel organ donor?

a)

Reseptor TNF-α

b)

Molekul IgE

c)

Reseptor Sel B (BCR)

d)

Molekul MHC (Major Histocompatibility Complex)

4.

Seorang pasien transplantasi jantung memerlukan terapi imunosupresif jangka panjang. Obat yang diberikan bekerja dengan cara menekan aktivasi limfosit dan sel imun yang dapat merusak jaringan transplantasi. Apa tujuan utama dari pemberian obat imunosupresi ini dalam jangka waktu pasca-operasi?

a)

Meningkatkan penerimaan organ dan menekan aktivasi sel imun

b)

Mendorong penolakan hiperakut

c)

Meningkatkan produksi sitokin pro-inflamasi

d)

Mempercepat respons adaptif memori sel T

5.

Setelah 8 bulan menjalani transplantasi ginjal, pasien menunjukkan tanda-tanda penurunan fungsi ginjal secara bertahap. Hasil biopsi menunjukkan adanya fibrosis jaringan dan penebalan intima pembuluh darah (vaskulopati). Jenis penolakan apa yang paling mungkin dialami pasien tersebut?

a)

Aktivasi Sel T Sitotoksik

b)

Penolakan Akut

c)

Penolakan Kronis

d)

Penolakan Hiperakut

6.

Seorang pasien yang menerima transplantasi hati menunjukkan peningkatan signifikan kadar antibodi Donor-Spesifik (DSA) dalam darahnya. Peningkatan antibodi ini akan menyerang sel-sel transplantasi dan merusak strukturnya. Jalur respons imun manakah yang dominan berperan dalam proses penolakan ini?

a)

Jalur Seluler

b)

Jalur Humoral

c)

Kaskade Sitokin

d)

Regulasi Korektif

7.

Seorang ilmuwan sedang meneliti kemungkinan menggunakan sel punca hati dari seekor babi yang dimodifikasi secara genetik untuk mengobati kegagalan hati pada manusia. Meskipun masih jarang dilakukan, jenis prosedur transplantasi apakah yang sedang diteliti ini?

a)

Xenograft

b)

Komposit

c)

Allograft

d)

Autograft

8.

Untuk menilai risiko penolakan transplantasi ginjal, tim laboratorium melakukan pengujian yang mengukur tingkat antibodi reaktif resipien terhadap panel antigen HLA donor yang luas. Hasil pengujian ini digunakan untuk membantu dalam strategi pra-transplantasi. Tes laboratorium apakah yang dimaksud?

a)

Pengujian Histopatologi

b)

Tes Crossmatch

c)

Tes HLA

d)

Tes PRA (Panel Reactive Antibody)

9.

Penolakan akut yang terjadi dalam beberapa minggu pasca-transplantasi ginjal seringkali dimediasi oleh sel. Sel imun manakah yang diaktifkan oleh antigen donor dan menyerang jaringan transplantasi secara langsung dalam mekanisme penolakan ini?

a)

Neutrofil

b)

Makrofag M2

c)

Sel T Sitotoksik (CD8+)

d)

Sel B

10.

Ketidakcocokan antigen HLA antara donor dan resipien merupakan faktor risiko utama penolakan transplantasi. Apa peran spesifik dari ketidakcocokan HLA dalam memicu respons imun yang merusak organ transplantasi?

a)

Meningkatkan imunogenisitas antigen donor dan mengaktifkan sel T penerima

b)

Menyebabkan penolakan kronis saja

c)

Meningkatkan efektivitas obat imunosupresif

d)

Mempercepat pemulihan jaringan organ donor