wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal BAB 2 !

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah kabupaten mengeluarkan Peraturan Daerah yang mewajibkan warga membayar tarif tambahan untuk layanan administrasi. Beberapa warga menilai aturan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang tentang Pelayanan Publik. Jika warga ingin menggugat aturan tersebut agar dibatalkan secara hukum, lembaga mana yang paling tepat untuk menangani uji materinya?

a)

Presiden

b)

DPR

c)

Mahkamah Agung

d)

MPR

e)

Mahkamah Konstitusi

2.

Dalam berbagai kesempatan, pemerintah menegaskan bahwa “kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945.” Jika suatu kebijakan pemerintah dibuat tanpa memperhatikan prinsip tersebut dan tidak sesuai dengan ketentuan UUD, maka implikasi konstitusional yang paling tepat adalah…

a)

Kebijakan tetap sah karena berasal dari pemerintah

b)

Kebijakan harus ditinjau kembali karena bertentangan dengan UUD

c)

Kebijakan boleh dilanjutkan jika disetujui presiden

d)

Kebijakan wajib diikuti rakyat tanpa kritik

e)

Kebijakan automatically menjadi Undang-Undang

3.

Seorang mahasiswa hukum menyatakan bahwa “Jika UUD 1945 dilanggar oleh peraturan yang lebih rendah, maka peraturan itu tidak memiliki kekuatan hukum.” Pernyataan tersebut menunjukkan pemahaman tentang…

a)

UUD 1945 dapat diganti kapan saja

b)

UUD 1945 bersifat simbolik dan tidak wajib dipatuhi

c)

UUD 1945 memiliki kedudukan tertinggi dalam hierarki hukum

d)

Undang-Undang lebih kuat dari UUD 1945

e)

Putusan presiden lebih tinggi dari konstitusi

4.

UUD 1945 menjamin hak-hak dasar warga negara melalui Pasal 28A–28J. Jika sebuah Undang-Undang baru membatasi hak kebebasan berpendapat secara berlebihan tanpa alasan keamanan nasional yang sah, maka tindakan yang paling sesuai dengan mekanisme konstitusional adalah…

a)

Mengabaikan UUD demi stabilitas politik

b)

Membawa UU tersebut ke Mahkamah Konstitusi untuk diuji

c)

Membiarkan UU berlaku sambil menunggu pemilu

d)

Rakyat melakukan aksi tanpa prosedur hukum

5.

Mahkamah Konstitusi menyatakan sebuah Undang-Undang bertentangan dengan UUD dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Dengan demikian, implikasi hukum paling langsung adalah…

a)

Undang-Undang tetap berlaku sampai presiden mencabutnya

b)

Undang-Undang otomatis batal sejak putusan dibacakan

c)

DPR dapat mengajukan banding ke MK

d)

MA berhak menunda pelaksanaan putusan MK

e)

Putusan MK harus diputuskan ulang setiap 5 tahun

6.

Jika pemerintah pusat menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) yang ternyata tidak sesuai isi Undang-Undang, maka konsekuensi logis menurut hierarki peraturan perundangan adalah…

a)

PP tetap berlaku karena berasal dari presiden

b)

PP dapat dibatalkan karena kedudukannya lebih rendah dari UU

c)

PP dapat menggantikan UU dalam kondisi tertentu

d)

PP menjadi otomatis lebih kuat dari Undang-Undang

e)

PP harus disetujui MPR

7.

Ketentuan dalam UUD 1945 menjadi dasar pembentukan lembaga negara. Jika pemerintah mencoba membentuk lembaga baru tanpa dasar hukum yang jelas dalam UUD maupun UU, maka tindakan tersebut…

a)

Tepat karena presiden memiliki kekuasaan penuh

b)

Tidak sah karena harus memiliki dasar konstitusional

c)

Dibolehkan asalkan diumumkan ke publik

d)

Hanya boleh dilakukan oleh MPR

e)

Wajib disetujui Gubernur

8.

Sebuah negara yang tidak menerapkan pembatasan kekuasaan dalam konstitusinya cenderung menghadapi masalah serius dalam pemerintahan. Berdasarkan teori konstitusional, risiko paling besar yang mungkin terjadi adalah…

a)

Pemerintah menjadi lebih efisien

b)

Kekuasaan dapat disalahgunakan karena tanpa mekanisme kontrol

c)

Demokrasi semakin kuat

d)

Rakyat semakin mudah mengawasi pemerintah

e)

Semua kebijakan menjadi lebih transparan

9.

Konstitusi disebut sebagai alat kontrol kekuasaan karena memuat prinsip bahwa setiap tindakan pemerintah harus sesuai dengan hukum tertinggi. Jika suatu keputusan presiden bertentangan dengan UUD, maka keputusan tersebut…

a)

Tetap berlaku karena kedudukan presiden tertinggi

b)

Dapat dibatalkan melalui mekanisme konstitusional

c)

Harus dipatuhi rakyat tanpa kecuali

d)

Tidak dapat digugat oleh siapa pun

e)

Menjadi kewenangan DPR untuk menetapkan sebagai UU

10.

Jika negara tidak menjamin keterbukaan informasi publik dalam konstitusi, maka kondisi yang paling mungkin terjadi adalah…

a)

Pemerintah semakin akuntabel

b)

Rakyat lebih mudah memahami kebijakan

c)

Korupsi dan manipulasi kebijakan semakin sulit terdeteksi

d)

Partisipasi publik meningkat

e)

Kebijakan negara menjadi lebih transparan

11.

Konstitusi berfungsi sebagai identitas nasional karena memuat nilai-nilai dasar bangsa. Jika suatu negara mengubah konstitusinya dengan menghilangkan prinsip-prinsip fundamental seperti kemanusiaan dan persatuan, maka dampak paling signifikan adalah…

a)

Identitas negara menjadi kabur atau kehilangan jati diri

b)

Pemerintah menjadi lebih kuat

c)

Undang-undang lebih mudah dibuat

d)

Rakyat lebih mudah dipersatukan

e)

Sistem hukum menjadi lebih fleksibel

12.

Selain menjadi hukum tertinggi, konstitusi juga menjadi pedoman stabilitas negara. Jika konstitusi tidak dijalankan dengan konsisten, maka situasi politik yang kemungkinan muncul adalah…

a)

Negara tetap stabil tanpa masalah

b)

Kekuasaan dijalankan tanpa dasar hukum yang jelas

c)

Pemerintah menjadi lebih transparan

d)

Masyarakat menjadi lebih patuh

e)

Semua lembaga negara bersatu tanpa konflik

13.

Setelah berlakunya Konstitusi RIS tahun 1949, Indonesia berubah dari negara kesatuan menjadi negara serikat. Jika sistem federal ini ingin dipertahankan, maka implikasi paling besar terhadap struktur pemerintahan Indonesia adalah…

a)

Pemerintah pusat menjadi sangat dominan

b)

Daerah memiliki otonomi luas sebagai negara bagian

c)

Presiden menjadi satu-satunya pemegang kekuasaan

d)

DPR tidak memiliki wewenang legislatif

14.

Pada masa UUDS 1950, kabinet sering jatuh karena adanya mekanisme mosi tidak percaya dari parlemen. Jika mekanisme ini digunakan terlalu sering, maka dampak paling terlihat dalam sistem pemerintahan adalah...

a)

Pemerintahan menjadi stabil

b)

Pergantian kabinet terjadi berkali-kali dan menyebabkan instabilitas

c)

Presiden memiliki kekuasaan absolut

d)

Parlemen tidak berfungsi

e)

Perdana Menteri tidak memegang kekuasaan apapun

15.

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan langkah penting dalam sejarah ketatanegaraan. Jika Dekrit tersebut tidak dikeluarkan, maka kemungkinan terbesar yang terjadi adalah...

a)

UUDS 1950 tetap berlaku meski pemerintah tidak stabil

b)

Konstituante berhasil menetapkan UUD baru

c)

Sistem parlementer semakin solid

d)

Indonesia kembali menjadi negara serikat

e)

Pemerintahan menjadi jauh lebih stabil

16.

Pada periode Demokrasi Terpimpin (1959–1965), presiden memiliki kekuasaan yang sangat kuat. Hal ini menjadi contoh bahwa...

a)

Sistem presidensial dapat berubah menjadi otoriter jika tidak diawasi

b)

DPR lebih berkuasa daripada presiden

c)

Yudikatif menjadi lembaga terkuat

d)

Kekuasaan presiden harus tidak dibatasi agar efektif

e)

Konstitusi tidak penting bagi pembagian kekuasaan

17.

Amandemen UUD 1945 bertujuan memperbaiki sistem ketatanegaraan agar lebih demokratis. Jika amandemen tidak pernah dilakukan sejak reformasi, maka sistem pemerintahan Indonesia kemungkinan besar tetap...

a)

Terpusat dan memberi kekuasaan besar pada presiden

b)

Lebih terbuka dan demokratis

c)

Memberikan otonomi luas pada daerah

d)

Memiliki pemilu langsung

e)

Menghadirkan banyak lembaga pengawas

18.

Salah satu hasil amandemen adalah presiden dipilih langsung oleh rakyat. Perubahan ini menguatkan prinsip bahwa...

a)

Kedaulatan rakyat dilaksanakan secara langsung dalam pemilihan pemimpin

b)

Presiden tidak perlu lagi diawasi

c)

Kekuasaan DPR otomatis berkurang

d)

Presiden tidak terikat konstitusi

e)

Pemilu tidak membutuhkan aturan

19.

Pembentukan DPD merupakan bentuk penguatan perwakilan daerah. Jika DPD tidak dibentuk, maka dampak terbesar terhadap daerah adalah...

a)

Daerah kehilangan kesempatan menyuarakan kepentingannya di tingkat nasional

b)

DPR menjadi tidak berfungsi

c)

Sistem presidensial berubah menjadi parlementer

d)

Pemerintah daerah menjadi lebih kuat

e)

Pemilu tidak dapat dilaksanakan

20.

Amandemen UUD dilakukan dalam empat tahap (1999–2002). Proses bertahap tersebut menunjukkan bahwa perubahan konstitusi harus dilakukan secara hati-hati. Hal ini karena...

a)

Konstitusi adalah dokumen yang tidak boleh disentuh

b)

Perubahan yang terburu-buru dapat mengganggu stabilitas negara

c)

Masyarakat tidak perlu dilibatkan

d)

Semua pasal harus diganti sekaligus

e)

UUD tidak memiliki dampak nyata bagi negara