Worksheetssubstansi dan strategi dakwah khulafaurrasyidin
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Ancaman terbesar yang dihadapi Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq pada awal masa pemerintahannya adalah..
Serangan dari Kekaisaran Romawi dan Persia
Pemberontakan oleh suku-suku Quraisy di Mekkah
Krisis ekonomi dan kelaparan hebat di Madinah
Gerakan kaum murtad dan nabi palsu (Perang Riddah)
Substansi dakwah utama Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq yang berkaitan dengan pemeliharaan sumber hukum Islam adalah..
Pembangunan Baitul Mal (kas negara)
Standardisasi Mushaf Utsmani
Pengumpulan naskah-naskah Al-Qur'an (kodifikasi awal)
Penetapan kalender Hijriah
Strategi dakwah utama yang paling menonjol pada masa Khalifah Umar bin Khattab, yang berhasil meluaskan wilayah Islam ke Syam, Mesir, dan Persia, adalah..
Konsentrasi pada penyelesaian konflik internal umat
Pembangunan pusat-pusat ilmu pengetahuan (madrasah)
Perluasan wilayah Islam (futuhat) secara besar-besaran dan terorganisir
Penyusunan kitab-kitab tafsir Al-Qur'an
Sebagai bagian dari strategi dakwah dan pemerintahan di wilayah taklukan (perluasan wilayah), kebijakan penting dalam administrasi yang diciptakan Khalifah Umar bin Khattab adalah..
Penerapan sistem administrasi dan penetapan kalender Hijriah
Pembangunan markas militer di pusat-pusat kota
Pembentukan Majelis Syura secara permanen
Pengembangan Angkatan Laut untuk pertahanan maritim
Prinsip utama dalam dakwah Khalifah Umar bin Khattab yang diterapkan kepada penduduk non-Muslim di wilayah taklukan (Ahlul Kitab) adalah..
Toleransi dan jaminan kebebasan beragama dengan membayar jizyah
Kewajiban konversi agama tanpa terkecuali
Penghapusan seluruh hukum dan tradisi lama
Pengusiran dari wilayah taklukan
Substansi dakwah Khalifah Utsman bin Affan yang dianggap sebagai jasa terbesarnya dalam menyatukan umat Islam dari segi rujukan utama adalah..
Standardisasi mushaf Al-Qur'an (Mushaf Utsmani)
Memperluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Pemberangkatan pasukan ekspedisi ke Andalusia
Penyelesaian kasus pembunuhan Khalifah Umar bin Khattab
Strategi utama mengapa Khalifah Utsman bin Affan merasa perlu melakukan standardisasi Al-Qur'an (Mushaf Utsmani) adalah karena...
Adanya permintaan dari raja-raja non-Muslim untuk mendapatkan terjemahan Al-Qur'an
Menyederhanakan bahasa Al-Qur'an agar lebih mudah dipahami
Memperkenalkan sistem penulisan baru (diakritik) pada huruf-huruf Arab
Adanya perbedaan cara baca (qira'at) di berbagai wilayah Islam yang dikhawatirkan menimbulkan perpecahan
Dalam strategi perluasan dan perlindungan wilayah, Khalifah Utsman bin Affan berjasa besar dalam mengembangkan armada...
Armada Udara (Pasukan Penerbang)
Armada Kavaleri (Pasukan Berkuda)
Armada Laut (Angkatan Laut Islam)
Armada Darat (Pasukan Infanteri)
Strategi dakwah Khalifah Ali bin Abi Thalib lebih berfokus pada penyelesaian masalah internal umat Islam yang disebabkan oleh Fitnah Kubra. Substansi dakwah Ali adalah...
Penegakan kembali keadilan dan ketaatan kepada hukum syariat di tengah konflik politik
Menerbitkan mata uang Islam pertama
Mengembangkan perdagangan bebas dengan Kekaisaran Romawi
Menaklukkan Tiongkok dan India untuk menyebarkan Islam
Langkah strategi dakwah dan politik yang diambil Khalifah Ali bin Abi Thalib untuk menertibkan kembali sistem pemerintahan setelah Fitnah Kubra adalah...
Pengumuman gencatan senjata abadi dengan Persia
Pengangkatan kembali semua gubernur yang telah diberhentikan
Pemindahan pusat pemerintahan dari Madinah ke Kufah (Irak)
Pembubaran seluruh struktur militer Islam
Strategi Khulafaur Rasyidin dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah-wilayah baru pasca penaklukan selalu diikuti dengan pengiriman para ulama yang ahli di bidang Al-Qur'an dan hukum Islam. Para ulama ini sering disebut sebagai..
Wali (Gubernur) dan Jenderal Militer
Muazin dan Khatib
Syaikh dan Sufi
Qari' (Pembaca/Penghafal Al-Qur'an) dan Fuqaha (Ahli Fikih)
Strategi Khulafaur Rasyidin dalam memilih dan menetapkan para gubernur (wali) yang kuat dan berintegritas di setiap wilayah taklukan bertujuan untuk...
Mengumpulkan harta kekayaan pribadi sebanyak-banyaknya
Menjamin stabilitas keamanan, kelancaran dakwah, dan administrasi yang adil
Menarik pajak dari wilayah non-Muslim sebesar-besarnya
Memperkenalkan sistem monarki absolut
Konsep dakwah yang diterapkan oleh Khulafaur Rasyidin yang tidak hanya terbatas pada ceramah dan ajaran lisan, tetapi juga melalui contoh nyata, tindakan, dan perilaku para pemimpin yang baik, dikenal sebagai istilah..
Dakwah bil Qalam (dakwah melalui tulisan)
Dakwah bil Jihad (dakwah melalui peperangan)
Dakwah bil Lisan (dakwah melalui lisan/ucapan)
Dakwah bil Hal (dakwah melalui perbuatan/teladan)
Salah satu strategi dakwah pada masa Umar bin Khattab adalah pembangunan kota-kota garnizun baru (Amsar) seperti Kufah, Bashrah, dan Fustat. Tujuan utama didirikannya kota-kota ini adalah...
Sebagai pusat ritual keagamaan bagi para mualaf
Sebagai pusat perdagangan internasional yang bebas pajak
Sebagai pangkalan militer permanen dan pusat administrasi untuk wilayah taklukan yang baru
Sebagai tempat peristirahatan para khalifah selama perjalanan
Perbedaan mendasar dalam fokus strategi dakwah antara Khalifah Umar bin Khattab dan Khalifah Ali bin Abi Thalib yang paling akurat adalah..
Umar berfokus pada sistem kekhalifahan, sementara Ali berfokus pada sistem monarki.
Umar berfokus pada perluasan wilayah (eksternal), sementara Ali berfokus pada penyelesaian konflik internal umat.
Umar berfokus pada pembangunan angkatan laut, sementara Ali berfokus pada angkatan darat.
Umar berfokus pada kodifikasi Al-Qur'an, sementara Ali berfokus pada perluasan masjid.
