wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL PILIHAN GANDA (TINGKAT SULIT)

Total questions: 71

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

Suatu negara secara sepihak menetapkan batas udara nasionalnya pada ketinggian 120 km tanpa melakukan perjanjian dengan negara lain. Negara tetangganya tidak memberikan protes selama 15 tahun dan selalu menghormati batas tersebut. Status hukum penetapan ini adalah…

a)

Tidak mengikat secara internasional

b)

Mengikat negara lain berdasarkan asas acquiescence

c)

Mengikat seluruh negara sebagai customary international law

d)

Mengikat hanya jika dibawa ke Mahkamah Internasional

2.

Negara X menetapkan batas udara 80 km. Negara Y memprotes karena menggunakan batas 100 km. Dalam hukum internasional, prinsip utama yang menentukan apakah batas tersebut dapat dipaksakan adalah…

a)

Opinio juris

b)

Pacta sunt servanda

c)

Prinsip kedaulatan udara penuh (complete air sovereignty)

d)

Prinsip res communis

3.

Jika banyak negara mulai menetapkan batas udara pada ketinggian yang sama dan melakukannya dalam waktu lama dengan keyakinan bahwa itu merupakan kewajiban hukum, maka batas tersebut menjadi…

a)

Treaty-based obligation

b)

International soft law

c)

Customary international law

d)

Unilateral legally binding act

4.

Dalam konteks ruang udara, prinsip yang membedakan antara udara (airspace) dan ruang angkasa (outer space) adalah konsep…

a)

Kedaulatan absolut vs res communis

b)

Kedaulatan bersama

c)

Militerisasi sepihak

d)

Territorial control vs non-intervention

5.

Penetapan batas udara secara sepihak dapat menjadi bagian dari customary international law jika…

a)

Banyak negara diam saja

b)

Diterima Dewan Keamanan PBB

c)

Negara-negara menggunakannya secara konsisten dan merasa berkewajiban menaati

d)

Ditulis dalam konstitusi setiap negara

6.

Negara yang ingin menetapkan batas udara pada ketinggian tertentu dan memastikan negara lain terikat harus menempuh mekanisme…

a)

Deklarasi sepihak yang diumumkan ke publik

b)

Mengajukan ke Majelis Umum PBB

c)

Membuat perjanjian internasional (bilateral/multilateral)

d)

Mengeluarkan NOTAM (Notice to Airmen)

7.

Negara X dan Y membuat perjanjian udara yang menetapkan batas udara 95 km. Negara Z tidak ikut perjanjian tersebut. Status negara Z adalah…

a)

Terikat karena prinsip erga omnes

b)

Tidak terikat karena perjanjian tidak membebani pihak ketiga

c)

Terikat karena aturan tersebut universal

d)

Terikat karena sudah diterapkan oleh dua negara besar

8.

Negara E menemukan pulau baru yang muncul dari aktivitas vulkanik dalam laut teritorial negara F. Namun E lebih cepat mendaratkan personel dan mengibarkan bendera. Apa status kedaulatan pulau tersebut?

a)

Menjadi milik E karena pendudukan efektif

b)

Tetap milik F karena muncul dalam laut teritorialnya

c)

Menjadi terra nullius

d)

Harus dirundingkan bersama

9.

Zona Ekonomi Eksklusif — Penangkapan Kapal Kapal G dari negara H tertangkap menangkap ikan di ZEE negara I. Kapal tersebut tidak membawa dokumen, dan negara asal tidak memberi jaminan. Apa kewajiban negara I?

a)

Membebaskan tanpa syarat

b)

Menahan sampai ada jaminan

c)

Tetap menahan meskipun ada jaminan

d)

Menghukum berdasarkan hukum perairan pedalaman

10.

Negara J memprotes karena garis batas warisan kolonial membelah etnis yang sama. J menuntut penyesuaian batas berdasarkan “pertimbangan etnis.” Mana yang benar menurut hukum internasional?

a)

J benar, garis batas harus mengikuti etnis

b)

J salah, karena uti possidetis juris mempertahankan batas kolonial

c)

Kedua negara dapat sepihak mengubah

d)

Sengketa otomatis menyebabkan garis baru

11.

Negara K mengelola FIR di wilayah udara negara L atas dasar perjanjian lama. L sekarang ingin mengambil kembali FIR tersebut. Apa prinsip utamanya?

a)

FIR = kedaulatan mutlak

b)

FIR = fungsi teknis, tidak mempengaruhi kedaulatan

c)

FIR tidak dapat dialihkan

d)

FIR sama dengan wilayah pertahanan udara

12.

Kapal dari negara M ditemukan menyelundupkan barang ke teritorial negara N. Kapal masih berada 18 mil dari pantai. Apa kewenangan N?

a)

Tidak ada kewenangan

b)

Dapat menindak karena zona tambahan sampai 24 mil

c)

Harus meminta izin negara bendera

d)

Hanya mengawasi, tidak dapat menindak

13.

Negara O menghentikan kapal P di laut lepas dengan alasan “ancaman keamanan,” tanpa bukti. Apa prinsip yang dilanggar?

a)

Hak lintas damai

b)

Kebebasan laut lepas

c)

Hak transit

d)

ZEE

14.

Negara Q dan R mematok batas mengikuti lembah, tetapi perjanjian kolonial menetapkan batas mengikuti puncak. Q ingin mengubah karena puncak sulit dijangkau. Apa posisi hukum internasional?

a)

Boleh mengubah sepihak

b)

Tidak boleh mengubah sepihak karena terikat perjanjian

c)

Dapat berubah otomatis karena kondisi geografis

d)

ICJ akan otomatis mengubah batas

15.

Negara S membangun pulau buatan di ZEE dan mengklaim bahwa pulau itu menciptakan laut teritorial baru 12 mil. Apa status klaim tersebut?

a)

Sah

b)

Tidak sah karena pulau buatan tidak menciptakan laut teritorial

c)

Sah bila ada persetujuan negara lain

d)

Sah bila pulau besar

16.

Negara A membangun pagar keamanan yang berada 20 meter ke wilayah Negara B. Namun tidak disadari selama 10 tahun. Apakah perbatasan berubah?

a)

Ya, karena ada penguasaan efektif

b)

Ya, karena diam berarti setuju

c)

Tidak, karena tidak ada perjanjian

d)

Tidak, karena pagar hanya fasilitas keamanan

17.

Negara X ingin memindahkan monumen patok batas ke tempat yang lebih mudah diakses tanpa mengubah koordinat. Secara hukum…

a)

Diperbolehkan jika kedua negara sepakat

b)

Tidak boleh dalam kondisi apa pun

c)

Hanya boleh melalui ICJ

d)

Boleh dilakukan sepihak

18.

Negara A secara sepihak menetapkan zona konservasi di daerah perbatasan yang sebagian masuk wilayah negara lain. Tindakan ini melanggar prinsip…

a)

Sovereign equality

b)

Good faith

c)

Intertemporal law

d)

Non-intervention

19.

Negara X menggunakan drone militer melintasi perbatasan untuk pemetaan. Negara Y memprotes. Ini melanggar…

a)

Airspace sovereignty

b)

Innocent passage

c)

Right to survey

d)

Regional customary law

20.

Negara X ingin menjadikan mercusuar sebagai titik pangkal. Secara hukum…

a)

Boleh jika berada di daratan alami

b)

Tidak boleh jika struktur buatan

c)

Hanya boleh jika disetujui tetangga

d)

Hanya boleh jika mercusuar kolonial

21.

Negara B memasang kabel bawah laut melintasi ZEE negara A tanpa izin. Legalitasnya:

a)

Boleh, hak kebebasan laut

b)

Tidak boleh, harus izin

c)

Boleh jika tidak merusak lingkungan

d)

Tergantung deklarasi nasional

22.

Negara A ingin memperpanjang landas kontinen hingga 500 mil tanpa bukti geologi. Ini…

a)

Melanggar UNCLOS 76

b)

Perlu arbitrase

c)

Bergantung peta bathimetri

d)

Boleh jika unilateral

23.

Perairan internal negara A tertutup sepenuhnya dari laut bebas oleh negara lain. Solusi:

a)

Hak lintas damai (innocent passage)

b)

Hak transit khusus

c)

Hak akses keluar masuk

d)

Tidak ada hak

24.

Kapal survei negara B berada 180 nm dari pantai negara A tanpa izin. Tindakan ini legal jika…

a)

Tidak melakukan eksplorasi sumber daya

b)

Melakukan riset ilmiah murni

c)

Melakukan pemetaan militer

d)

Tidak legal sama sekali

25.

Negara B melakukan reklamasi besar sehingga garis pantai maju 5 km. Apakah memengaruhi ZEE?

a)

Tidak, reklamasi tidak mengubah batas

b)

Ya, baseline berubah

c)

Ya, jika disetujui tetangga

d)

Tergantung UNCLOS 7

26-32.
26.

Apa tujuan utama dari hukum perbatasan?

a)

Menjamin kedaulatan negara atas wilayahnya

b)

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan

c)

Mencegah kejahatan lintas batas

d)

Memfasilitasi kerja sama antarnegara

27.

Apa yang dimaksud dengan 'boundary' dalam konteks perbatasan negara?

a)

Zona transisi yang belum terdefinisi secara jelas

b)

Garis pemisah yang pasti dan ditetapkan secara hukum

c)

Wilayah tempat interaksi antarnegara terjadi

d)

Batas yang mengikuti fitur geografis seperti sungai atau pegunungan

28.

Apa prinsip utama yang digunakan dalam delimitasi batas negara pasca-kolonial?

a)

Prinsip Uti Possidetis Juris

b)

Prinsip Non-Intervensi

c)

Prinsip Penguasaan Efektif

d)

Prinsip Self-Determination

29.

Apa yang menjadi tantangan utama dalam proses demarkasi batas negara?

a)

Medan yang sulit seperti hutan lebat dan pegunungan terjal

b)

Kurangnya dokumen hukum yang mendukung

c)

Tidak adanya koordinasi antara negara-negara yang berbatasan

d)

Perbedaan interpretasi peta lama dan teknologi modern

30.

Apa yang dimaksud dengan 'effectivités' dalam hukum internasional?

a)

Hak awal yang diberikan melalui penemuan wilayah

b)

Pelaksanaan kedaulatan secara aktual dan berkelanjutan

c)

Prinsip yang melarang penggunaan kekerasan untuk memperoleh wilayah

d)

Hak rakyat untuk menentukan nasib sendiri

31.

Apa metode tradisional yang digunakan untuk memperoleh wilayah negara?

a)

Okupasi, Aneksasi, Cessie, Akresi, Preskripsi

b)

Adjudikasi, Self-Determination, Sesi

c)

Penetapan, Delimitasi, Demarkasi, Administrasi

d)

Uti Possidetis Juris, Effectivités, Non-Acquisition by Force

32.

Apa yang menjadi dasar hukum larangan aneksasi wilayah melalui perang?

a)

Pasal 2 Ayat (4) Piagam PBB

b)

Prinsip Uti Possidetis Juris

c)

Konvensi Montevideo 1933

d)

Prinsip Self-Determination

33.

Prinsip hukum internasional apa yang menyatakan bahwa batas administrasi negara baru mengikuti batas yang telah ditetapkan oleh negara kolonial sebelumnya?

a)

Uti Possidetis Juris.

b)

Pacta Sunt Servanda.

c)

Jus Cogens.

d)

Terra Nullius.

34.

Tujuan Hukum Perbatasan

a)

Memberikan hak eksklusif dan tertinggi atas wilayahnya.

b)

Mengurangi hak atas wilayah negara lain.

c)

Menghapus batas wilayah antar negara.

d)

Membatasi akses warga negara ke wilayah perbatasan.

35.

Studi kasus sengketa Pulau Sipadan dan Ligitan melibatkan negara... (pilih salah satu)

a)

A. Indonesia vs Singapura

b)

B. Indonesia vs Malaysia

c)

C. Malaysia vs Thailand

d)

D. Indonesia vs Filipina

36.

ICJ memenangkan Malaysia dalam sengketa Pulau Sipadan dan Ligitan pada tahun 2002 berdasarkan... (isi dengan istilah yang tepat)

a)

Efektivitas pendudukan

b)

Prinsip uti possidetis juris

c)

Perjanjian bilateral

d)

Keputusan arbitrase

37.

Zona ekonomi eksklusif (ZEE) adalah wilayah laut di mana negara pantai memiliki hak apa saja?

a)

Hak eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan sumber daya alam laut

b)

Hak kepemilikan penuh atas seluruh wilayah laut

c)

Hak untuk melarang semua kapal asing melintas

d)

Hak untuk mengatur perdagangan internasional di seluruh dunia

38.

Peran Mahkamah Internasional (ICJ) dalam sengketa perbatasan adalah:

a)

Menyelesaikan sengketa perbatasan antar negara melalui putusan hukum yang mengikat

b)

Menetapkan kebijakan luar negeri negara-negara yang bersengketa

c)

Mengatur perdagangan lintas perbatasan antar negara

d)

Menyusun perjanjian bilateral antara negara-negara yang bersengketa

39.

Pilihlah pilar utama UNCLOS berikut yang benar:

a)

Kedaulatan Negara

b)

Kebebasan Laut Lepas

c)

Pemanfaatan Sumber Daya

d)

Semua benar

40.

Sebutkan lima zona maritim menurut UNCLOS yang dijelaskan pada slide ini!

a)

Perairan Pedalaman, Laut Teritorial (12 mil), Zona Tambahan (24 mil), Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil), Landas Kontinen

b)

Perairan Pedalaman, Laut Teritorial (12 mil), Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil), Zona Konservasi, Zona Perikanan

c)

Laut Teritorial (12 mil), Zona Tambahan (24 mil), Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil), Zona Perikanan, Zona Konservasi

d)

Perairan Pedalaman, Zona Tambahan (24 mil), Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil), Zona Konservasi, Zona Perikanan

41.

Apa hak utama yang dimiliki negara di zona tambahan 24 mil laut?

a)

Kedaulatan penuh

b)

Penegakan hukum

c)

Eksplorasi sumber daya

d)

Navigasi bebas

42.

Zona 1: Perairan Pedalaman Hak negara lain: _________

a)

Tidak ada hak lintas damai

b)

Memiliki hak lintas damai

c)

Bebas melakukan eksplorasi

d)

Dapat melakukan penangkapan ikan

43.

Zona 2: Perairan Kepulauan Hak negara lain: _________.

a)

Hak Lintas ALKI & Lintas Damai

b)

Hak Eksplorasi Sumber Daya Alam

c)

Hak Pendaratan Bebas

d)

Hak Penangkapan Ikan Komersial

44.

Berdasarkan Pasal 27 UNCLOS, negara pantai tidak boleh melakukan penangkapan atau tindakan hukum terhadap kapal asing yang hanya lewat di laut teritorial, kecuali untuk hal-hal berikut. Manakah di bawah ini yang merupakan pengecualian?

a)

Akibat kejahatan yang berdampak di negara pantai

b)

Jika kejahatan tersebut mengganggu ketertiban atau keamanan di laut teritorial

c)

Atas permintaan nakhoda kapal atau perwakilan diplomatik konsuler dari bendera kapal

d)

Untuk pemberantasan perdagangan narkotika

e)

Semua benar

45.

Hak lintas damai membatasi ______ negara pantai di laut teritorial.

a)

kewenangan

b)

wilayah

c)

penduduk

d)

perairan

46.

Apa yang dimaksud dengan tahap delimitasi dalam penetapan batas wilayah?

a)

Tahap ini adalah penerjemahan kesepakatan politik ke dalam bentuk visual yang lebih teknis.

b)

Tahap ini adalah penetapan batas wilayah secara fisik di lapangan.

c)

Tahap ini adalah proses negosiasi antara dua negara mengenai batas wilayah.

d)

Tahap ini adalah penandatanganan dokumen resmi penetapan batas wilayah.

47.

Apa urutan proses yang dijelaskan dalam bacaan terkait penetapan perbatasan?

a)

A. Penetapan, Delimitasi, Demarkasi, Administrasi

b)

B. Delimitasi, Penetapan, Demarkasi, Administrasi

c)

C. Penetapan, Demarkasi, Delimitasi, Administrasi

d)

D. Penetapan, Administrasi, Delimitasi, Demarkasi

48.

Dasar perjanjian antara Indonesia dan Papua Nugini pada tahun 1973 adalah ________.

a)

Perjanjian Australia-RI 1973

b)

Perjanjian Malino 1946

c)

Perjanjian Linggarjati 1947

d)

Perjanjian Renville 1948

49.

Tantangan utama dalam pembagian wilayah antara Indonesia dan Papua Nugini adalah membelah ________ dan ________.

a)

komunitas adat & tanah ulayat

b)

hutan lindung & sungai besar

c)

kota besar & pelabuhan

d)

jalan raya & perbatasan militer

50.

Apa isi utama dari Konvensi Chicago 1944?

a)

Menegaskan konsep kedaulatan udara negara

b)

Setiap negara memiliki kedaulatan penuh dan eksklusif atas wilayah udaranya

c)

Mengatur batas wilayah laut

d)

Mengatur perdagangan internasional

51.

Apa kewajiban Indonesia terkait Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI)?

a)

Menjamin kebebasan lintas (Archipelagic Sea Lanes Passage) bagi kapal dan pesawat asing di Alur Laut Kepulauan yang telah ditetapkan.

b)

Melarang kapal asing melintas di seluruh wilayah perairan Indonesia.

c)

Mewajibkan kapal asing untuk membayar pajak saat melintas di ALKI.

d)

Menutup akses udara bagi pesawat asing di atas ALKI.

52.

Pengaturan Navigasi (Air Traffic Management - ATM) di Indonesia mengendalikan sebagian ruang udara di atas laut lepas sebagai amanat dari organisasi apa?

a)

A. PBB

b)

B. ICAO

c)

C. ASEAN

d)

D. IATA

53.

Satelit asing bebas melintasi orbit di atas wilayah Indonesia tanpa izin, karena tidak dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan. Pernyataan ini berlaku untuk:

a)

Ruang udara

b)

Ruang angkasa

c)

Wilayah darat

d)

Wilayah laut

54.

Salah satu kewajiban negara dalam kedaulatan udara adalah ...

a)

Menjamin keselamatan penerbangan sipil.

b)

Membatasi akses udara untuk semua negara.

c)

Melarang penerbangan militer asing tanpa alasan.

d)

Mengabaikan peraturan internasional penerbangan.

55.

Konsep cara memperoleh wilayah negara adalah sebagai berikut:

a)

Penaklukan, pembelian, penemuan, dan perjanjian

b)

Pemberontakan, penolakan, dan pengasingan

c)

Penyelundupan, perdagangan ilegal, dan pencurian

d)

Penyewaan, peminjaman, dan pertukaran sementara

56.

Prinsip Self-Determination dalam penguasaan wilayah berarti _______.

a)

hak rakyat menentukan nasib

b)

hak pemerintah menentukan batas wilayah

c)

hak negara lain mengatur wilayah

d)

hak militer menguasai daerah

57.

Negara secara historis mendapatkan wilayahnya melalui cara berikut:

a)

Penaklukan, perjanjian, pembelian, dan pewarisan

b)

Hanya melalui referendum rakyat

c)

Hanya melalui penunjukan PBB

d)

Hanya melalui migrasi penduduk

58.

Sebutkan dua syarat utama okupasi

a)

1. Penemuan (Discovery) 2. Penguasaan Efektif (Effective Control / Effectivités)

b)

1. Pengakuan Internasional 2. Perjanjian Damai

c)

1. Penetapan Batas Wilayah 2. Pengakuan oleh PBB

d)

1. Deklarasi Kemerdekaan 2. Pengakuan Negara Asing

59.

Mengapa metode preskripsi jarang berhasil dalam perolehan wilayah?

a)

Karena sulit untuk membuktikan tidak adanya protes dari pemilik kedaulatan yang sah.

b)

Karena selalu melibatkan kekerasan dalam prosesnya.

c)

Karena metode ini hanya berlaku untuk wilayah laut saja.

d)

Karena preskripsi tidak diakui dalam hukum internasional.

60.

Apa yang dimaksud dengan akresi dalam perolehan wilayah?

a)

Akresi adalah perolehan wilayah baru melalui proses alamiah, yaitu penambahan daratan baru pada wilayah yang sudah ada.

b)

Akresi adalah perolehan wilayah melalui penaklukan militer terhadap negara lain.

c)

Akresi adalah perolehan wilayah melalui pembelian dari negara lain.

d)

Akresi adalah perolehan wilayah melalui perjanjian damai antara dua negara.

61.

Sebutkan salah satu contoh wilayah yang diperoleh melalui metode jual beli menurut penjelasan di atas!

a)

Pembelian Alaska oleh AS dari Kekaisaran Rusia (1867) atau Louisiana Purchase oleh AS dari Prancis (1803).

b)

Penjajahan Inggris atas India pada abad ke-18.

c)

Penaklukan Mesir oleh Kekaisaran Romawi.

d)

Perebutan wilayah Alsace-Lorraine oleh Jerman dari Prancis.

62.

Bagaimana cara menghasilkan wilayah menurut prinsip Hak Menentukan Nasib Sendiri?

a)

Dekolonisasi

b)

Invasi

c)

Pemisahan Diri (Separation/Secession)

d)

Aneksasi

63.

Sebutkan contoh negara yang memperoleh kemerdekaan melalui dekolonisasi

a)

Indonesia, Timor-Leste

b)

Amerika Serikat, Kanada

c)

Jepang, Korea Selatan

d)

Australia, Selandia Baru

64.

Cessie (Cession) adalah _______.

a)

Penyerahan wilayah lewat perjanjian.

b)

Penggabungan dua negara menjadi satu.

c)

Pemisahan wilayah secara sepihak.

d)

Penyerahan kekuasaan melalui referendum.

65.

Sebutkan salah satu ruang lingkup hukum internasional yang berkaitan dengan penetapan batas!

a)

Hukum Perjanjian Internasional (penetapan batas)

b)

Hukum Perdata Internasional

c)

Hukum Pidana Internasional

d)

Hukum Dagang Internasional

66.

Isi tujuan utama hukum perbatasan berikut: Mencegah Konflik: Menyediakan ________ damai untuk menyelesaikan sengketa.

a)

mekanisme

b)

perjanjian

c)

batas

d)

wilayah

67.

Termasuk wilayah ekstrateritorial seperti ______.

a)

kedutaan besar

b)

taman nasional

c)

bandara internasional

d)

gedung parlemen

68.

Identifikasi prinsip yurisdiksi yang paling mungkin digunakan oleh negara A untuk membenarkan klaimnya terhadap kelompok separatis yang melarikan diri ke negara B dan merencanakan serangan terhadap negara A.

a)

Prinsip nasionalitas

b)

Prinsip teritorial

c)

Prinsip perlindungan aktif

d)

Prinsip universalisme

69.

Prinsip apakah yang menjelaskan bahwa negara berwenang atas tindakannya yang terjadi di wilayahnya?

a)

Territorial Principle

b)

Nationality Principle

c)

Protective Principle

d)

Universality Principle

70.

Prinsip apakah yang memungkinkan Indonesia mengadili WNI yang melakukan korupsi di luar negeri?

a)

Nationality (Active Personality)

b)

Territorial (Teritorialitas)

c)

Universality (Universalitas)

d)

Protective (Protektif)

71.

Prinsip apakah yang memungkinkan Indonesia menuntut pelaku jika WNI dibunuh di luar negeri?

a)

Passive Personality

b)

Teritorial

c)

Universal

d)

Nasionalitas

72.

Prinsip apakah yang memungkinkan negara mengadili pelaku pembajakan, genosida, perdagangan budak, atau terorisme internasional?

a)

Universality Principle

b)

Territorial Principle

c)

Nationality Principle

d)

Protective Principle

73.

Dua prinsip yurisdiksi yang dapat digunakan Indonesia sebagai dasar hukum untuk mengadili pelaku perdagangan manusia terhadap WNI di luar negeri adalah:

a)

Prinsip nasionalitas dan prinsip perlindungan negara

b)

Prinsip teritorial dan prinsip universal

c)

Prinsip teritorial dan prinsip nasionalitas

d)

Prinsip universal dan prinsip perlindungan negara

74.

Urutkan tahapan berikut sesuai dengan proses yang benar: Penandatanganan, Persetujuan DPR, Pengesahan (ratifikasi) dengan Undang-Undang, Pertukaran dokumen ratifikasi, Publikasi dan pelaksanaan.

a)

Penandatanganan → Persetujuan DPR → Pengesahan (ratifikasi) dengan Undang-Undang → Pertukaran dokumen ratifikasi → Publikasi dan pelaksanaan.

b)

Penandatanganan → Pengesahan (ratifikasi) dengan Undang-Undang → Persetujuan DPR → Pertukaran dokumen ratifikasi → Publikasi dan pelaksanaan.

c)

Persetujuan DPR → Penandatanganan → Pengesahan (ratifikasi) dengan Undang-Undang → Pertukaran dokumen ratifikasi → Publikasi dan pelaksanaan.

d)

Penandatanganan → Persetujuan DPR → Pertukaran dokumen ratifikasi → Pengesahan (ratifikasi) dengan Undang-Undang → Publikasi dan pelaksanaan.

75.

Kapal patroli Bakamla mendeteksi kapal ikan berbendera Tiongkok sedang menebar jaring di Laut Natuna Utara, 180 mil laut dari garis pangkal kepulauan Indonesia. Hak berdaulat apa yang sedang dilanggar dan tindakan penegakan hukum apa yang boleh dilakukan oleh Bakamla menurut UNCLOS 1982?

a)

Hak berdaulat Indonesia atas sumber daya alam di ZEE dilanggar, Bakamla dapat melakukan penegakan hukum seperti pengusiran atau penangkapan kapal.

b)

Hak pelayaran bebas dilanggar, Bakamla hanya dapat memberikan peringatan.

c)

Hak atas wilayah teritorial dilanggar, Bakamla dapat menenggelamkan kapal.

d)

Hak atas laut lepas dilanggar, Bakamla tidak dapat melakukan tindakan apapun.

76.

Perusahaan farmasi Jepang menemukan spons langka di Landas Kontinen Indonesia pada kedalaman 200 meter dan mengklaim hak mengambilnya dengan alasan UNCLOS menjamin kebebasan riset ilmiah. Apakah argumen tersebut sah menurut hukum internasional?

a)

Tidak sah, karena Landas Kontinen merupakan hak eksklusif negara pantai untuk eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam.

b)

Sah, karena UNCLOS memberikan kebebasan riset ilmiah di semua wilayah laut.

c)

Sah, karena spons langka termasuk sumber daya bersama dunia.

d)

Tidak sah, karena riset ilmiah hanya boleh dilakukan di laut lepas.

77.

Berdasarkan UNCLOS, bagaimana posisi hukum latihan militer Armada Angkatan Laut Amerika Serikat di ZEE Indonesia dan protes diplomatik Indonesia?

a)

Latihan militer tanpa izin di ZEE negara lain tidak diperbolehkan menurut UNCLOS, sehingga protes Indonesia beralasan.

b)

Latihan militer di ZEE negara lain selalu diperbolehkan tanpa batas menurut UNCLOS.

c)

UNCLOS secara eksplisit mengizinkan latihan militer di ZEE tanpa perlu izin negara pantai.

d)

Protes diplomatik Indonesia tidak memiliki dasar hukum menurut UNCLOS.