Font size
WorksheetsSOAL BAHASA INDONESIA
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Melodi di Balik Tirai
(1) Jari-jemari Arga terasa dingin seperti es, padahal panggung di hadapannya bermandi cahaya hangat. Dari balik tirai beludru merah yang tebal, ia bisa mendengar gumaman ratusan penonton yang memenuhi aula. Suara itu terdengar seperti dengungan lebah raksasa yang siap menyengat. Biola mahoni kesayangannya terasa licin di tangannya yang berkeringat. Ini adalah malam pertamanya tampil solo, sebuah mimpi yang kini terasa seperti mimpi buruk.
(2) "Arga, giliranmu lima menit lagi," bisik Pak Bima, gurunya, sambil menepuk pundaknya. Tepukan itu terasa seperti beban berat yang membuatnya semakin tertekan. Arga hanya mengangguk kaku, matanya terpaku pada sepasang sepatunya yang usang. Ia teringat kata-kata ayahnya sebelum berangkat, "Musikmu adalah suaramu, Nak. Jangan biarkan ketakutan membisukannya."
(3) Tiba-tiba, dari celah tirai, ia melihat seorang gadis kecil di barisan depan menatap panggung dengan mata berbinar penuh harap. Gadis itu memegang biola mainan, menirukan gerakan seorang pemain biola profesional. Pandangan itu seolah menjadi jangkar bagi jiwa Arga yang sedang terombang-ambing. Ia bukan hanya bermain untuk dirinya sendiri.
(4) Saat namanya dipanggil, Arga menarik napas dalam-dalam. Ia melangkah keluar dari balik tirai. Dengungan penonton seketika hening. Cahaya lampu terasa menyilaukan, tetapi kini tidak lagi menakutkan. Ia menatap ke arah gadis kecil itu, tersenyum tipis, lalu mengangkat biolanya. Saat gesekan pertama mengalunkan nada pembuka, seluruh keraguan di hatinya lenyap, digantikan oleh melodi yang murni dan kuat.
Penggunaan majas simile 'seperti dengungan lebah raksasa yang siap menyengat' paling efektif untuk menciptakan perasaan...
Kagum
Geli
Ancaman dan tekanan
Ketenangan
Unsur apa saja dalam teks yang paling berhasil membangun empati pembaca terhadap Arga? (Pilih semua jawaban yang benar)
Deskripsi fisik tentang kegugupannya (tangan dingin, berkeringat).
Penggunaan sudut pandang orang ketiga terbatas yang fokus pada pikiran Arga.
Penyebutan merek biola yang ia gunakan.
Dialog nasihat dari ayahnya.
Perubahan emosi utama yang dialami Arga dari awal hingga akhir cerita adalah dari...
Sedih menjadi gembira
Takut menjadi percaya diri
Marah menjadi tenang
Bingung menjadi yakin
Momen puncak (klimaks) yang mengubah seluruh suasana hati cerita terjadi saat...
Pak Bima menepuk pundak Arga.
Arga mengingat nasihat ayahnya.
Arga melihat gadis kecil dengan biola mainan.
Arga mengalunkan nada pembuka biolanya.
Frasa manakah yang secara eksplisit menggambarkan kondisi fisik Arga yang sedang gugup?
Bermandi cahaya hangat
Biola mahoni kesayangannya
Jari-jemari Arga terasa dingin seperti es
Dia melangkah keluar dari balik tirai
Perhatikan bait pantun nasehat berikut ini!
Negeri sakura nun jauh di sana
…
Janganlah suka menghina
Belum tentu dirimu lebih baik
Larik yang benar dan tepat untuk melengkapi pantun tersebut ialah …
Alangkah senang memakan daging itik
Daging itik enak rasanya
Itik hampir mirip dengan bebek
Daging itik sangat lezat jika digoreng
Kata yang mengalami penyempitan makna terdapat pada kalimat….
Partai yang dipilihnya memperoleh 15 kursi
Ayah membeli kursi tamu
Di ruang itu hanya tersedia 15 kursi
Kursi yang dimilikinya sudah rusak
Bacalah kutipan berikut!
“Dalam menghadapi tantangan global, literasi menjadi kemampuan dasar yang penting dimiliki setiap warga negara.”
Apa maksud dari kalimat tersebut?
Tantangan global bisa dihindari melalui literasi
Literasi membantu memahami tantangan global
Semua warga negara sudah memiliki literasi
Literasi bukan bagian dari tantangan global
Indonesia adalah negara kepulauan dengan kekayaan budaya yang luar biasa. Setiap daerah memiliki tradisi, bahasa, serta kearifan lokal yang menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. Keberagaman ini perlu dijaga melalui pendidikan multikultural, yang menghargai perbedaan dan mendorong sikap toleransi. Sayangnya, masih ada tantangan dalam penerapan pendidikan multikultural, seperti kurangnya pemahaman guru, ketimpangan akses pendidikan, dan minimnya sumber belajar yang relevan.
Salah satu cara menjaga keberagaman budaya menurut teks adalah…
Mendirikan museum adat
Melarang budaya asing
Menerapkan pendidikan multikultural
Menghapus tradisi kuno
Teks Bacaan: “Pengaruh Gaya Hidup Digital terhadap Produktivitas”
Paragraf 1:
Di era digital, penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel pintar, laptop, dan tablet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang mengandalkan teknologi untuk bekerja, berkomunikasi, bahkan bersantai. Gaya hidup ini mendorong masyarakat untuk terus terhubung dengan dunia maya setiap saat.
Paragraf 2:
Namun, gaya hidup digital yang terus-menerus terkoneksi ini tidak selalu berdampak positif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terlalu sering mengecek media sosial dan notifikasi dapat mengganggu konsentrasi dan menurunkan produktivitas. Individu menjadi lebih mudah terdistraksi dan sulit mempertahankan fokus dalam menyelesaikan tugas-tugas penting.
Paragraf 3:
Meski begitu, teknologi juga dapat meningkatkan efisiensi kerja jika dimanfaatkan secara bijak. Aplikasi pengelola waktu, komunikasi daring, dan penyimpanan cloud membantu pengguna menyelesaikan tugas lebih cepat dan kolaboratif. Maka dari itu, keseimbangan antara koneksi digital dan pengelolaan diri menjadi kunci meningkatkan produktivitas dalam dunia modern.
Ide utama paragraf pertama adalah…
Teknologi menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari
Ponsel pintar mengurangi kebiasaan membaca
Dunia maya memengaruhi komunikasi tatap muka
Media sosial menjadi hiburan utama masyarakat
