WorksheetsPSAS GEO 25-26 SEM 1
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Ilmu geografi memiliki ruang lingkup kajian yang berfokus pada geosfer. Pernyataan berikut yang menunjukkan karakteristik ilmu geografi adalah …
Mengkaji peristiwa alam tanpa melihat peran manusia
Menguraikan hubungan timbal balik antara aktivitas manusia dan kondisi fisiknya
Membahas aspek manusia tanpa menyinggung faktor alam
Hanya menampilkan data wilayah dalam bentuk peta
Memusatkan kajian pada sejarah perubahan bumi dari masa purba
Pernyataan menyebutkan bahwa geografi mempelajari interaksi manusia dengan lingkungan fisiknya di ruang bumi serta mengenai persamaan dan perbedaan fenomena. Jika terjadi banjir bandang di suatu wilayah akibat penebangan hutan secara liar di daerah hulu, pengaplikasian konsep ilmu geografiyang tepat untuk memahami peristiwa ini adalah sebagai berikut ...
Menghitung kerugian material akibat banjir dan menyusun daftar nama korban yang terdampak.
Menyusun kronologi peristiwa penebangan hutan dan membandingkannya dengan sejarah bencana di wilayah lain.
Menjelaskan hubungan sebab-akibat antara interaksi negatif manusia (penebangan liar) dengan fenomena fisik (banjir bandang) dan menganalisis persebaran wilayah terdampak di ruang bumi.
Membuat laporan mendalam tentang jenis-jenis flora dan fauna yang punah akibat bencana alam tersebut.
Menganalisis kebijakan pemerintah daerah terkait perizinan penggunaan lahan di daerah hulu.
Perhatikan fenomena berikut:
1. Pembangunan terasering di lereng gunung untuk mengurangi laju erosi tanah saat musim hujan.
2. Penduduk di wilayah iklim kering memanfaatkan sumur bor dan teknik irigasi tetes untuk mengolah lahan pertanian.
3. Kebijakan pemerintah daerah untuk menetapkan jalur hijau sebagai area resapan air di kawasan perkotaan yang padat.
Berdasarkan contoh-contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa geografi memiliki karakteristik …
Memfokuskan kajian pada pemetaan dan kartografi semata.
Menjelaskan hubungan timbal balik antara aktivitas manusia dan kondisi alam.
Menekankan penelitian hanya pada gejala alam atmosfer dan hidrosfer.
Mempelajari asal usul kebudayaan tanpa menghubungkannya dengan tempat tinggal.
Berusaha merumuskan hukum-hukum universal yang berlaku di seluruh alam semesta.
Perhatikan fenomena berikut:
1. Pemilihan lokasi permukiman penduduk cenderung berada di dataran rendah yang subur, dekat dengan sumber air.
2. Masyarakat di lereng gunung berapi memiliki mata pencaharian sebagai penambang pasir karena ketersediaan material vulkanik.
3. Penggunaan kapal besar dan canggih untuk menangkap ikan di laut lepas menunjukkan penguasaan teknologi terhadap kondisi perairan.
Berdasarkan contoh-contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa geografi memiliki karakteristik …
Menjelaskan secara rinci tentang aspek geologi dan komposisi batuan.
Menitikberatkan kajian pada persamaan dan perbedaan fenomena sosial di masa lalu.
Mengkhususkan diri pada studi flora dan fauna yang hidup di permukaan bumi.
Menganalisis keterkaitan antara gejala fisik bumi dan respons atau aktivitas kehidupan manusia.
Hanya berfokus pada pengukuran dan penghitungan data kuantitatif spasial.
Berikut definisi geografi menurut Ptolomeus ...
Geografi adalah penyajian sebagian atau seluruh permukaan bumi dan fenomena-fenomena dalam bentuk peta
Geografi adalah penggambaran mengenai bumi
Geografi adalah disiplin ilmu yang memilki objek studi gejala-gejala yang tersebar dan berasosiasi dalam ruang
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang menerangkan sifat-sifat bumi dan hubungan kausal gejala-gejala yang tersebar serta berasosiasi dalam ruang.
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha menemukan serta memahami persamaan dan perbedaan yang ada di ruang muka bumi.
Bapak geografi dunia ...
Immanuel Kant
Herodotus
Adam Smith
Ptolomeus
Eratosthenes
Objek material utama yang menjadi fokus kajian ilmu geografi dan mencakup seluruh fenomena, baik fisik maupun sosial, adalah...
Prinsip geografi
Konsep keruangan
Geosfer (lapisan bumi)
Pendekatan ekologi
Lingkungan hidup
Seorang peneliti sedang mengumpulkan data mengenai persebaran penduduk di suatu wilayah dan mencari tahu faktor-faktor sosial-ekonomi yang memengaruhinya. Dalam konteks objek material geografi, peneliti tersebut sedang mengkaji sub-lapisan ...
Litosfer
Antroposfer
Litosfer
Hidrosfer
Biosfer
Aktivitas penambangan ilegal di kawasan pegunungan menyebabkan kerusakan hutan dan erosi tanah yang parah. Material hasil erosi kemudian terbawa ke sungai, menyebabkan pendangkalan dan banjir di wilayah hilir.
Berdasarkan kasus di atas, fokus kajian geografi yang paling tepat adalah menganalisis interaksi antara sub-lapisan geosfer...
Atmosfer memengaruhi Antroposfer dan Biosfer.
Antroposfer memengaruhi Atmosfer dan Hidrosfer.
Litosfer, Hidrosfer, dan Antroposfer saling berkaitan.
Biosfer hanya berkaitan dengan Hidrosfer.
Antroposfer hanya berkaitan dengan Litosfer.
Seorang perencana kota ingin merancang sistem drainase yang ideal. Data yang paling penting untuk dikumpulkan oleh perencana tersebut agar sistem drainase berfungsi optimal dan meminimalkan risiko banjir harus mencakup informasi dari sub-lapisan geosfer...
Biosfer (jenis vegetasi) dan Antroposfer (jumlah penduduk).
itosfer (tekstur batuan) dan Biosfer (persebaran hewan liar).
Antroposfer (aktivitas ekonomi) dan Biosfer (ekosistem).
Atmosfer (curah hujan), Hidrosfer (daerah aliran sungai), dan Litosfer (topografi/jenis tanah).
Atmosfer (suhu udara) dan Antroposfer (tingkat pendidikan).
Sebagian besar masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir utara Pulau Jawa memiliki mata pencaharian utama sebagai nelayan. Mereka juga memiliki kebiasaan membuat perahu dan alat tangkap ikan secara mandiri menggunakan kayu dan bambu yang didapatkan dari hutan terdekat. Berdasarkan fenomena ini, aspek geografi yang paling menonjol adalah kombinasi dari...
Aspek Fisik – Abiotik dan Aspek Fisik – Biotik
Aspek Sosial – Budaya dan Aspek Sosial – Ekonomi
Aspek Fisik – Topologi dan Aspek Sosial – Budaya
Aspek Fisik – Abiotik dan Aspek Sosial – Ekonomi
Aspek Sosial – Penduduk dan Aspek Fisik – Abiotik
Kota Jakarta sering mengalami kemacetan parah yang disebabkan oleh tingginya volume kendaraan bermotor dan terbatasnya infrastruktur jalan. Hal ini mengakibatkan peningkatan polusi udara dan stres pada penggunanya. Dalam kajian geografi, permasalahan ini didominasi oleh kombinasi...
Aspek Fisik – Abiotik dan Aspek Fisik – Biotik
Aspek Fisik – Abiotik dan Aspek Fisik – Topologi
Aspek Sosial – Budaya dan Aspek Fisik – Abiotik
Aspek Sosial – Penduduk dan Aspek Fisik – Topologi
spek Sosial – Transportasi dan Aspek Fisik – Abiotik
Wilayah DKI Jakarta, yang merupakan dataran rendah dengan tingkat urbanisasi tinggi, memiliki curah hujan yang ekstrem selama musim hujan. Kondisi ini diperburuk dengan berkurangnya daerah resapan air akibat padatnya pembangunan, sehingga sering terjadi banjir tahunan yang mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial.
Berdasarkan teks tersebut, aspek geografi yang paling menonjol adalah kombinasi dari...
Aspek Fisik – Abiotik dan Aspek Sosial – Kependudukan
Aspek Sosial – Ekonomi dan Aspek Sosial – Politik
Aspek Fisik – Biotik dan Aspek Fisik – Abiotik
Aspek Fisik – Topologi dan Aspek Sosial – Budaya
Aspek Sosial – Budaya dan Aspek Fisik – Topologi
Seorang peneliti geografi mempublikasikan sebuah laporan yang menunjukkan data komprehensif mengenai persebaran lokasi industri kecil dan menengah (IKM) di seluruh provinsi di Jawa Tengah. Laporan tersebut juga memuat informasi tentang jenis produk yang dihasilkan di setiap kabupaten.
Berdasarkan laporan dan tujuannya tersebut, prinsip geografi yang paling mendasari proses pembuatan dan penyusunan data dalam laporan tersebut adalah …
Prinsip Interelasi, karena menjelaskan hubungan antara jenis industri dan jumlah tenaga kerja.
Prinsip Distribusi, karena menunjukkan penyebaran (persebaran) fenomena IKM di suatu wilayah.
Prinsip Korologi, karena hanya menjelaskan satu fenomena secara menyeluruh.
Prinsip Deskripsi, karena menjelaskan wilayah dalam bentuk tulisan atau narasi.
Prinsip Perbandingan, karena membandingkan keuntungan yang diperoleh IKM di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kenaikan suhu permukaan air laut di perairan Indonesia secara berkelanjutan memicu peningkatan intensitas dan frekuensi badai tropis di wilayah tersebut. Peningkatan badai ini kemudian memengaruhi aktivitas nelayan yang harus menunda jadwal melaut mereka, sehingga pasokan ikan di pasar menjadi berkurang.
Berdasarkan fenomena tersebut, prinsip geografi yang paling tepat digunakan untuk menganalisis hubungan sebab-akibat antarperistiwa di atas adalah …
Prinsip Distribusi, karena menjelaskan sebaran daerah badai tropis di perairan Indonesia.
Prinsip Deskripsi, karena menjelaskan fenomena secara naratif melalui laporan.
Prinsip Korologi, karena hanya meninjau salah satu aspek fisik dan mengabaikan aspek sosial.
Prinsip Perbandingan, karena membandingkan pola badai di Indonesia dengan pola badai di Pasifik.
Prinsip Interelasi, karena mengkaji hubungan timbal balik antara fenomena fisik (kenaikan suhu laut dan badai) dengan fenomena sosial (aktivitas nelayan dan pasokan ikan).
Wilayah dataran tinggi Dieng mengalami penurunan suhu drastis hingga mencapai titik beku (0 derajat C) pada musim kemarau, fenomena yang dikenal sebagai embun upas. Meskipun fenomena ini indah dan menarik wisatawan, namun berdampak buruk bagi petani karena menyebabkan gagal panen pada tanaman kentang dan sayuran lainnya.
Pendekatan geografi yang paling tepat digunakan untuk menganalisis hubungan sebab-akibat antara fenomena embun upas dan kerugian petani adalah …
Pendekatan Keruangan, karena fokus pada persebaran lokasi gagal panen.
Pendekatan Sejarah, karena membandingkan suhu beku Dieng tahun ini dengan tahun sebelumnya.
Pendekatan Kelingkungan, karena menekankan pada interaksi dan hubungan timbal balik antara kondisi fisik lingkungan (suhu beku) dengan organisme hidup (tanaman kentang).
Pendekatan Kompleks Wilayah, karena membandingkan wilayah Dieng dengan wilayah lain.
Pendekatan Ekonomi, karena fokus pada perhitungan kerugian finansial petani.
Pemerintah kota merencanakan pembangunan moda transportasi massal baru (MRT) di pusat kota. Untuk menentukan stasiun dan jalur paling efektif, dilakukan studi mengenai pola sebaran kepadatan penduduk, jarak rata-rata tempuh dari pemukiman ke pusat aktivitas, dan aksesibilitas lokasi yang sudah ada.
Pendekatan geografi yang paling mendasari studi perencanaan pembangunan MRT tersebut adalah …
Pendekatan Kelingkungan, karena fokus pada dampak lingkungan dari pembangunan stasiun.
Pendekatan Komparatif, karena membandingkan pola transportasi di berbagai kota.
Pendekatan Temporal, karena membandingkan moda transportasi masa kini dan masa depan.
Pendekatan Kompleks Wilayah, karena menggabungkan data fisik dan sosial secara umum.
endekatan Keruangan, karena menekankan pada lokasi, persebaran, dan keterjangkauan (aksesibilitas) suatu fenomena di permukaan bumi.
Daerah hulu Sungai Citarum di Bandung memiliki masalah degradasi lingkungan dan alih fungsi lahan yang menyebabkan banjir besar di hilir. Pemerintah berencana mengatasi masalah ini dengan memadukan upaya penanaman kembali hutan di hulu (aspek fisik) sekaligus memberikan pelatihan ekonomi kreatif kepada warga sekitar (aspek sosial) untuk mengurangi ketergantungan pada pertanian monokultur.
Pendekatan geografi yang paling tepat digunakan untuk menyusun solusi penanganan masalah yang melibatkan integrasi fenomena fisik dan sosial di berbagai zona wilayah tersebut adalah …
Pendekatan Deskripsi, karena menjelaskan masalah secara rinci.
Pendekatan Kelingkungan, karena fokus hanya pada hubungan hutan dan erosi.
Pendekatan Keruangan, karena hanya fokus pada pola persebaran masalah.
Pendekatan Kompleks Wilayah (Regional), karena membandingkan karakteristik dan menganalisis interaksi antar wilayah yang melibatkan aspek fisik dan sosial secara menyeluruh.
Pendekatan Sejarah, karena menganalisis perkembangan alih fungsi lahan dari waktu ke waktu.
Konsep geografi yang menjelaskan adanya kecenderungan pengelompokan suatu fenomena pada wilayah tertentu, seperti permukiman padat di pusat kota atau pabrik yang saling berdekatan, disebut...
Konsep Aglomerasi
Konsep Interaksi
Konsep Nilai Guna
Konsep Morfologi
Konsep Keterkaitan Antar-ruang
Konsep geografi yang mengkaji bentuk permukaan bumi akibat tenaga endogen dan eksogen, seperti pegunungan, lembah, atau dataran, disebut...
Konsep Pola
Konsep Morfologi
Konsep Lokasi
Konsep Diferensiasi Area
Konsep Jarak
Pemerintah merencanakan pembangunan jalan tol baru yang menghubungkan dua kota. Sebelum memulai pembangunan, perlu dilakukan perhitungan mengenai biaya, waktu tempuh, dan kemudahan mencapai lokasi tersebut dari berbagai arah. Konsep geografi yang paling tepat diaplikasikan dalam perencanaan ini adalah...
Konsep Pola dan Jarak Absolut
Konsep Morfologi dan Keterkaitan Keruangan
Konsep Aglomerasi dan Diferensiasi Area
Konsep Jarak Relatif dan Keterjangkauan
Konsep Lokasi Absolut dan Nilai Guna
Bagian selatan Pulau Sulawesi didominasi karst yang membuat tanahnya miskin air, sehingga kurang cocok untuk pertanian padi sawah.
Permukiman transmigran di Kalimantan awalnya dibuka di lahan gambut, namun kini telah diubah menjadi permukiman permanen dan pertanian hortikultura.
Apabila dua fenomena tersebut dianalisis, konsep geografi yang paling menonjol dalam membandingkan perbedaan karakteristik dua wilayah tersebut adalah Diferensiasi Area. Konsep lain yang erat hubungannya dan menjelaskan alasan di balik aktivitas manusia (bertani padi vs. hortikultura) adalah...
Pola, karena menjelaskan bentuk permukiman yang terbentuk.
Aglomerasi, karena menjelaskan kepadatan penduduk di sana.
arak Absolut, karena mengukur luas kedua wilayah.
Interaksi, karena menjelaskan hubungan antarpulau.
Nilai Guna, karena menilai potensi yang ditawarkan lingkungan untuk dimanfaatkan manusia.
Perhatikan fenomena-fenomena berikut:
1. Terbentuknya pegunungan lipatan di tepi lempeng benua.
2. Erupsi gunung berapi yang mengeluarkan material vulkanik.
3. Terjadinya pengikisan batuan di tepi pantai akibat gelombang laut.
4. Perubahan bentuk tebing akibat proses pelapukan dan erosi air.
Fenomena yang seluruhnya merupakan hasil kerja dari tenaga endogen ditunjukkan oleh nomor...
1) dan 3)
2) dan 4)
1) dan 2)
3) dan 4)
2) dan 3)
Sebuah wilayah dataran tinggi awalnya berbentuk perbukitan curam yang terbentuk akibat aktivitas tektonisme jutaan tahun lalu. Saat ini, bentuk perbukitan tersebut menjadi lebih landai, dan ditemukan banyak sungai yang berkelok-kelok (meander) serta delta di muaranya.
Berdasarkan deskripsi tersebut, proses yang menyebabkan perubahan bentuk awal perbukitan curam menjadi lebih landai dan terbentuknya delta menunjukkan peran dominan dari tenaga...
Eksogen, karena bekerja meratakan dan memindahkan material hasil dari tenaga Endogen.
Endogen, karena masih terjadi aktivitas vulkanisme dan tektonisme.
Endogen dan Eksogen yang bekerja secara serempak membentuk lipatan.
Eksogen, karena hanya terjadi di daerah pantai dan muara sungai.
Endogen, karena bertanggung jawab atas pembentukan meander dan delta.
Dari gambar yang ditampilkan, bentuk batuan yang tampak kemungkinan besar terbentuk di wilayah dengan karakteristik berikut, kecuali …
Perbedaan suhu siang dan malam yang ekstrem
Proses pelapukan dominan oleh suhu dan angin
Minimnya vegetasi penutup tanah
Kelembaban udara sangat rendah
Curah hujan tinggi sepanjang tahun
Tanah dikatakan bersifat basa jika memiliki nilai pH ...
kurang dari 5,5
sama dengan 6,5
kurang dari 7,0
lebih dari 7,0
sam dengan 7,0
Perhatikan ciri-ciri batuan berikut:
Terlihat lunak dan rapuh.
Permukaan batuan berlubang-lubang dan tidak beraturan.
Sering ditemukan di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi dan suhu panas.
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, proses yang paling berperan dalam perubahan bentuk batuan adalah...
Pelapukan mekanik yang disebabkan oleh kristalisasi garam.
Pelapukan biologis akibat aktivitas organisme bersel satu.
Pelapukan kimia yang didominasi oleh proses oksidasi dan hidrolisis.
Erosi oleh angin yang membawa material halus.
Sedimentasi material halus di daerah dataran rendah.
Di wilayah gurun dengan perbedaan suhu siang dan malam yang sangat ekstrem, batuan-batuan besar seringkali ditemukan pecah menjadi fragmen-fragmen kecil dengan bentuk yang tajam dan bersudut. Proses dominan yang menyebabkan batuan pecah tanpa mengubah komposisi kimianya adalah...
Pelapukan biologis oleh akar yang menembus batuan.
Erosi oleh air yang membawa material.
Pelapukan kimia akibat reaksi karbonasi.
Pelapukan mekanik akibat tegangan termal (perbedaan suhu).
Sedimentasi oleh tenaga gravitasi.
Proses geomorfologi yang dominan dalam pembentukan cekungan dan tebing curam tersebut adalah...
Erosi oleh angin (deflasi) yang membawa pasir.
Pelapukan kimia akibat air laut asin.
Sedimentasi material halus yang membentuk spit.
Erosi oleh aliran sungai yang masuk ke laut.
Abrasi oleh gelombang laut yang menghantam batuan dengan energi tinggi.
Wilayah muara Sungai Kapuas di Kalimantan Barat ditandai dengan terbentuknya daratan baru yang datar dan subur. Daratan ini terbentuk dari tumpukan material lumpur, pasir, dan tanah liat yang dibawa oleh aliran sungai dari hulu. Bentukan alam ini disebut delta. Proses yang paling berperan dalam pembentukan delta adalah...
Erosi vertikal di bagian hulu sungai.
Pelapukan mekanik di tepi sungai.
Sedimentasi material di cekungan muara sungai.
Tenaga endogen berupa patahan di dasar sungai.
Erosi oleh angin di sekitar pantai.
Di daerah gurun pasir yang kering, kecepatan angin yang tinggi membawa partikel-partikel pasir. Partikel-partikel ini kemudian mengikis batuan yang menghalanginya, membentuk pahatan-pahatan tidak beraturan yang unik pada batuan. Proses ini dikenal sebagai korasi. Faktor utama yang memengaruhi intensitas proses ini adalah...
Curah hujan yang tinggi dan kelembaban udara.
Kecepatan angin dan kekerasan material yang dibawa angin.
Aktivitas kimiawi pada batuan beku.
Perubahan iklim secara drastis dalam waktu singkat.
Aktivitas seismik di wilayah tersebut.
Di kawasan karst (gamping) dengan curah hujan tinggi, batuan kapur mengalami pelarutan oleh air hujan sehingga terbentuk goa dan lubang-lubang vertikal (doline). Material hasil pelarutan tersebut kemudian terangkut oleh aliran sungai bawah tanah dan akhirnya diendapkan membentuk stalaktit dan stalagmit di dalam goa.
Berdasarkan urutan proses tersebut, pengaplikasian tenaga eksogen yang bekerja secara berurutan adalah...
erosi - sediemntasi - pelapukan
sedimentasi - erosi - pelapukan
erosi - pelapukan (kimia) - sedimentasi
pelapukan (mekanik) - sedimentasi - erosi
pelapukan (kimia) - erosi - sedimentasi
Lapisan D pada gambar menunjukkan ...
Horizon O (organik)
Horizon A (topsoil)
Horizon E (eluvial)
Horizon C (batuan induk lapuk)
Horizon R (batuan induk)
Perbandingan komponen tanah yang dibutuhkan tanaman adalah sebesar …
Bahan mineral 45%, bahan organik 5%, air 25%, dan udara 25%
Bahan mineral 40%, bahan organik 5%, 50 air %, dan 5 udara %
Bahan mineral 35%, bahan organik 10%, air 45%, dan udara 10%
Bahan mineral 45%, bahan organik 10%, air 25%, dan udara 20 %
Bahan mineral 35%, bahan organik 5%, air 30%, dan udara 30%
Seorang petani hendak menanam padi di lahan pertanian yang terletak di sekitar sungai besar. Petani tersebut tahu bahwa tanah di sana memiliki ciri-ciri umum seperti berwarna kelabu, strukturnya berlapis-lapis, dan dibentuk dari endapan lumpur serta pasir yang dibawa oleh air sungai. Jenis tanah yang paling sesuai dengan ciri-ciri tersebut adalah tanah …
Podsolik
Alluvial
Laterit
Kapur
Vulkanik
Seorang ahli geologi ingin mencari jenis tanah yang terbentuk akibat proses pelapukan batuan kapur. Tanah ini biasanya miskin unsur hara, kering, dan berwarna kemerahan hingga kuning. Jenis tanah yang menjadi fokus ahli geologi tersebut adalah tanah …
Kapur
Regosol
Podsol
Humus
Aluvial
Di wilayah perbukitan yang memiliki kemiringan lahan curam (lereng), tingkat erosi permukaan sangat tinggi saat musim hujan. Untuk mengurangi laju air limpasan, mencegah hilangnya lapisan tanah subur, sekaligus memungkinkan lahan tetap dapat ditanami, petani sebaiknya menerapkan teknik konservasi tanah secara vegetatif dan mekanik berupa...
enerapan strip cropping (penanaman berjalur) pada lahan datar dan pembuatan tanggul penahan ombak.
Penanaman tanaman penutup tanah (cover crop) dan pemberian mulsa organik tebal di lahan datar.
Penerapan sistem crop rotation (pergiliran tanaman) dan penggunaan pupuk kimia.
Pembuatan terasering (teras bangku) dan penanaman secara kontur (contour farming).
Pembuatan saluran drainase dan teknik penanaman secara tunggal (monokultur).
Jika kamu melihat peta dan menemukan bahwa semua sungai mengalir menyebar ke segala arah dari satu titik pusat, seperti dari puncak gunung berapi, pola aliran sungai itu disebut...
Pola Bulu Burung
Pola Radial
Pola Paralel
Pola Lurus
Pola Pinnate
Bayangkan ada beberapa sungai yang mengalir berdampingan dan hampir sejajar di daerah yang sangat miring (curam). Pola aliran sungai yang seperti itu disebut...
Pola Sentripetal
Pola Radial
Pola Paralel
Pola Tegak Lurus
Pola Dendritik
Pola aliran sungai di mana anak-anak sungai bergabung dengan sungai utama seperti tulang-tulang pada sehelai bulu burung, yaitu bertemu pada sudut yang sangat kecil (lancip), disebut...
Pola Rektangular
Pola Dendritik
Pola Radial
Pola Memanjang
Pola Bulu Burung
