NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsLATIHAN UJIAN
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 0mins
Name
Class
Date
1.
Engine motor bakar 4 tak, dalam 1 siklus pembakaran membutuhkan…
a)
1x putaran poros engkol
b)
2x putaran poros engkol
c)
3x putaran poros engkol
d)
4x putaran poros engkol
e)
Semua pilihan jawaban salah
2.
Secara umum kendaraan masih mengandalkan internal combustion engine berbahan bakar bensin atau diesel, yang banyak ditemui pada kendaraan sehari-hari. Adapun maksud Internal Combustion Engine adalah....
a)
Mesin dengan pembakaran di luar silinder
b)
Mesin menggunakan listrik di dalamnya
c)
Mesin dengan pembakaran di dalam silinder
d)
Mesin tanpa bahan bakar (ramah lingkungan)
e)
Mesin dengan tenaga uap
3.
an Titik Mati Bawah (TMB). Langkah Piston tersebut terbentuk empat tahap utama kerja engine Yang dimaksud dengan langkah piston adalah.....
a)
Gerakan berputarnya piston
b)
Berputarnya Crankshaft karena dorongan Piston melalui Connecting Rod.
c)
Berputarnya Camshaft sesuai dengan putaran Crankshaft
d)
Gerakan membuka-menutupnya katup
e)
Gerakan naik-turun piston
4.
Saat piston bergerak dari TMA menuju TMB dan salah 1 katup terbuka, campuran udara dan bahan bakar mulai masuk ke dalam ruang bakar. Keterangan tersebut adalah langkah....
a)
Kompresi
b)
Usaha
c)
Buang
d)
Hisap
e)
Pengapian
5.
Campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar dipadatkan, oleh gerakan piston dari TMB menuju TMA. Keterangan tersebut adalah tahap....
a)
Hisap
b)
Kompresi
c)
Usaha
d)
Buang
e)
Bilas
6.
Setelah campuran bahan bakar dan udara yang telah dipadatkan mengalami pembakaran, ledakan mendorong piston kuat dari TMA menuju TMB. Dorongan ini menghasilkan tenaga utama yang dipakai untuk memutar poros engkol. Keterangan tersebut adalah langkah....
a)
Bilas
b)
Buang
c)
Usaha
d)
Kompresi
e)
Hisap
7.
Tenaga mesin bersumber dari hasil pembakaran atau ledakan di dalam ruang bakar. Komponen yang menjadi bidang untuk menerima ledakan tersebut adalah....
a)
Crankshaft
b)
Camshaft
c)
Piston
d)
Connecting Rod
e)
Spark Plug
8.
Gerakan naik-turun piston diteruskan menuju poros yang kemudian berubah menjadi putaran terus-menerus. Gerakan naik turun piston harus diubah menjadi gerakan memutar agar mudah diteruskan untuk memutar roda dan lainnya. Komponen yang mengubah gerakan naik-turun menjadi putaran tersebut adalah …
a)
Poros Nok
b)
Poros Engkol
c)
Batang Penghubung
d)
Torak
e)
Busi
9.
Pada motor 4 tak, katup masuk dan katup keluar harus terbuka maupun tertutup sesuai dengan waktu dan lama yang tepat. Waktu dan lama pembukaan katup tersebut diatur sesuai dengan tonjolan yang ada pada …..
a)
Valve/Katup
b)
Rocker Arm
c)
Piston
d)
Crankshaft
e)
Camshaft
10.
Gerakan tonjolan pada poros nok diteruskan melalui tuas kecil yang menekan batang katup agar dapat membuka dan menutup sesuai kebutuhan. Mekanisme tuas ini memastikan katup bergerak pada waktu yang benar tanpa keterlambatan. Pernyataan tersebut adalah fungsi dari …
a)
Timming Belt
b)
Connecting Rod
c)
Crankshaft
d)
Camshaft
e)
Rocker Arm
11.
Komponen yang ditunjukkan Nomor 1 adalah....
a)
Cam Follower
b)
Return Spring
c)
Valve
d)
Rocker Arm
e)
Push Rod
12.
Komponen yang ditunjukkan Nomor 5 adalah....
a)
Cam Follower
b)
Return Spring
c)
Valve
d)
Rocker Arm
e)
Push Rod
13.
Mekanisme katup dimana buka-tutup katup Hisap dan Buang digerakkan hanya oleh satu poros nok yang ditempatkan di bagian atas kepala silinder, adalah mekanisme katup tipe .....
a)
Twin Cam
b)
Desmodromic
c)
OHV
d)
DOHC
e)
SOHC
14.
Mekanisme katup yang menempatkan poros pengatur gerakan katup di dalam blok mesin (tidak diatas silinder mesin), lalu gerakan itu diteruskan ke katup melalui komponen perantara seperti pushrod dan rocker arm. Pernyataan tersebut adalah mekanisme katup tipe …
a)
DOHC
b)
SOHC
c)
OHV
d)
VVT-i
e)
Two Stroke
15.
Putaran Crankshaft diteruskan ke Camshaft melalui sabuk khusus yang fleksibel namun tetap presisi menjaga sinkronisasi kerja mesin. Bahan sabuk tersebut adalah karet dan campuran bahan lain yang membuatnya tetap kuat. Komponen yang dimaksud adalah…
a)
Timing Chain
b)
Timing Belt
c)
Timing Gear
d)
Timing Rope
e)
Timing Tensioner
16.
Perputaran antara crankshaft dan camshaft pada beberapa mobil dilakukan dengan roda gigi yang saling mengait, menghasilkan perpindahan putaran yang sangat presisi tanpa slip. Sistem ini memiliki durabilitas tinggi karena berbasis gerigi logam. Penghubung putaran tersebut menggunakan sistem timing …
a)
Chain
b)
Belt
c)
Gear
d)
Tensioner
e)
Metal to metal
17.
Dalam pekerjaan perbaikan kendaraan, ada peralatan yang digerakkan sepenuhnya oleh tenaga tangan dan digunakan untuk pekerjaan dasar seperti membuka baut, mengencangkan mur, atau melepas komponen sederhana. Penggunaannya mengandalkan keterampilan teknisi tanpa bantuan tenaga tambahan. Perkakas tersebut masuk dalam kelompok ....
a)
Power Tool
b)
Special Service Tool
c)
Hand Tool
d)
Workshop Equipment
e)
Measuring Tool
18.
Pada beberapa pekerjaan tertentu dibutuhkan alat khusus yang bentuk dan fungsinya dirancang spesifik untuk satu jenis komponen atau prosedur servis. Alat ini tidak digunakan untuk pengerjaan keruskan umum. Perkakas khusus tersebut masuk dalam kelompok ....
a)
Measuring Tool
b)
Workshop Equipment
c)
Hand Tool
d)
Special Service Tool
e)
Power Tool
19.
Yang BUKAN TERMASUK dalam power tool adalah…
1 Air Compressor
2 Jack Stand
3 Vice Grip
4 Impact Wrench
5 Adjustable Spanner
6 Caddy Tool
7 Ratchet
8 Hand Grinder
9 Torque Wrench
a)
6 – 2 – 4 – 9 – 5
b)
1 – 7 – 4 – 3 – 6
c)
8 – 2 – 5 – 3 – 9
d)
7 – 3 – 6 – 9 – 5
e)
4 – 8 – 6 – 7 – 1
20.
Yang dimaksud Skala Utama pada Vernier Caliper/Sketmat, ditunjukkan oleh nomor....
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
21.
Yang dimaksud Skala Nonius pada Vernier Caliper/Sketmat, ditunjukkan oleh nomor....
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
22.
Bagian Vernier Caliper/Sketmat yang digunakan untuk mengukur lebar rongga benda kerja, seperti lebar silinder pada blok mesin ditunjukkan oleh nomor....
a)
5
b)
4
c)
3
d)
2
e)
1
23.
Pada proses pengukuran menggunakan jangka sorong, skala utama yang dibaca adalah....
a)
Yang lurus dengan nol Nonius.
b)
Setelah nol Nonius (ruas kanan)
c)
Tidak perlu dibaca
d)
Sebelum nol Nonius (ruas kiri)
e)
Bisa setelah maupun sebelum nol Nonius
24.
Hasil perhitungan berikut adalah....
a)
20,25 mm
b)
0,2,25 mm
c)
2,25 mm
d)
0,23 mm
e)
0,05 mm
25.
Hasil perhitungan berikut adalah....
a)
10,7mm
b)
10,07 mm
c)
17 mm
d)
100,7 mm
e)
107,0 mm
26.
Hasil perhitungan berikut adalah....
a)
8,5mm
b)
8,05 mm
c)
80,5 mm
d)
80,15 mm
e)
8,15 mm
27.
Hasil perhitungan berikut adalah....
a)
22,05mm
b)
205,5 mm
c)
22,5 mm
d)
202,05 mm
e)
202,5 mm
28.
Yang dimaksud Skala Nonius pada alat berikut ditunjukkan oleh nomor....
a)
7
b)
4
c)
6
d)
3
e)
1
29.
Hasil perhitungan berikut adalah....
a)
10, 90 mm
b)
11, 9 mm
c)
10, 19 mm
d)
10, 9 mm
e)
11, 09 mm
30.
Hasil perhitungan berikut adalah....
a)
10, 97 mm
b)
11, 47 mm
c)
10, 47 mm
d)
11, 45 mm
e)
11, 97 mm
31.
Hasil perhitungan berikut adalah....
a)
31, 29 mm
b)
31, 79 mm
c)
35, 79 mm
d)
35, 29 mm
e)
31, 59 mm
32.
Penerapan K3 menjadi fondasi untuk menjaga kelancaran aktivitas, mencegah hambatan produksi, dan memastikan setiap prosedur berjalan tertib sesuai standar. Kepanjangan dari K3 adalah …
a)
Ketentuan Kerja Kendaraan
b)
Kualitas Kinerja Karyawan
c)
Kebijakan Kerja Kesatuan
d)
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
e)
Kontrol Kerja Kegiatan
33.
Dalam kegiatan kerja, setiap orang diharapkan mampu menjalankan tugas tanpa menghadapi risiko yang menimbulkan cedera ataupun insiden yang merugikan. Kondisi aman ini menjadi dasar agar pekerjaan dapat berlangsung lancar tanpa gangguan. Kondisi aman ketika di tempat kerja dan di waktu bekerja disebut …
a)
Ketahanan fisik
b)
Efisiensi kerja
c)
Kesehatan Kerja
d)
Keselamatan Kerja
e)
Disiplin kerja
34.
Tubuh seseorang harus tetap berada dalam kondisi tanpa keluhan berarti setelah aktivitas selesai dilakukan. Keadaan ini memastikan pekerja dapat kembali beraktivitas pada hari berikutnya dengan performa yang sama baiknya. Keadaan tubuh yang tetap baik setelah bekerja, tanpa muncul gangguan fisik ataupun masalah tubuh setelah aktivitas kerja disebut …
a)
Ketahanan fisik
b)
Efisiensi kerja
c)
Kesehatan Kerja
d)
Keselamatan Kerja
e)
Disiplin kerja
35.
Dalam lingkungan kerja, berbagai prosedur, alat, dan aturan disiapkan untuk memastikan aktivitas dapat berjalan tanpa hambatan. Namun, keberhasilan semua upaya tersebut sangat bergantung pada satu aspek yang memiliki pengaruh terbesar terhadap terciptanya kondisi aman di tempat kerja. Aspek inilah yang menentukan apakah potensi bahaya dapat dihindari atau justru muncul karena kelalaian. Faktor utama dalam keselamatan kerja adalah …
a)
Gaji dan tunjangan kerja
b)
Kepemimpinan yang otoriter
c)
Sikap karyawan dan kondisi kerja
d)
Jumlah jam kerja yang sedikit
e)
Lokasi kerja yang dekat
36.
Di tempat kerja, penerapan K3 memerlukan berbagai penanda visual agar setiap orang dapat memahami situasi dengan cepat. Rambu-rambu tersebut menggunakan warna dan bentuk tertentu supaya mudah dikenali oleh siapa pun yang melintas di area tersebut. Salah satunya, rambu memiliki ciri khas warna dasar merah dengan garis miring memiliki arti …
a)
Rambu peringatan
b)
Rambu perintah
c)
Rambu larangan
d)
Rambu darurat
e)
Rambu informasi umum
37.
Warna pada rambu sangat membantu dalam membedakan jenis instruksinya, sehingga pekerja dapat memahami maksudnya tanpa perlu membaca panjang-lebar. Jika rambu K3 menggunakan warna dasar biru, memiliki arti …
a)
Rambu peringatan
b)
Rambu perintah / anjuran
c)
Rambu larangan
d)
Rambu darurat
e)
Rambu informasi umum
38.
Bentuk, warna, dan tujuan rambu K3 dibuat berbeda agar pesan visualnya tidak tertukar. Perbedaan utama antara rambu larangan dan rambu peringatan adalah … peringatan hanya memberi saran mengingatkan tentang potensi bahaya digunakan di luar ruangan
a)
Rambu larangan mengharuskan seseorang untuk mengikuti instruksi, sedangkan rambu
b)
Rambu larangan melarang suatu tindakan, sedangkan rambu peringatan hanya
c)
Rambu larangan hanya digunakan di dalam ruangan, sedangkan rambu peringatan
d)
Rambu peringatan berarti tindakan dilarang sepenuhnya
e)
Rambu larangan tidak wajib diikuti (boleh dilakukan dengan hati-hati)
39.
Tujuan utama dari penerapan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) adalah...
a)
Mengurangi waktu kerja
b)
Mengurangi jumlah karyawan
c)
Meningkatkan kebersihan dan efisiensi kerja
d)
Meningkatkan jam lembur
e)
Mempercepat produksi tanpa peduli keselamatan
40.
SOP adalah panduan yang menjadi acuan agar setiap langkah yang dilakukan tetap seragam dan sesuai prosedur. Dokumen ini membantu pekerja memahami urutan pekerjaan, cara melakukan tugas, serta standar yang harus dipenuhi agar hasilnya konsisten. Kepanjangan SOP adalah...
a)
Sistem Operasi Produksi
b)
Standar Operasional Perusahaan
c)
Standar Operasi Pengawasan
d)
Standar Operasional Prosedur
e)
Sistem Operasional Pekerjaan
Reset
