wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL PTS PAI X 2025

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan Q.S. al-Maidah/9: 48 ditegaskan bahwa kitab Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt. dengan haq (kebenaran). Kebenaran tersebut meliputi hal-hal berikut ini, kecuali ….

a)

Dzat yang menurunkan

b)

haq dalam kandungannya

c)

cara turunnya

d)

yang mengantarnya turun

e)

penafsiran manusia atas Al-Qur’an

2.

Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa a.s., Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s., dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s. AlQur’an menjadi saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu. Dalam hal ini Al-Qur’an berfungsi sebagai ….

a)

Muhaimin

b)

Mutakabbir

c)

Mutawir

d)

Mursyid

e)

Murabbi

3.

Dalam kedudukannya sebagai pemelihara, Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi yang bersifat universal (kully) dan mengandung kemaslahatan abadi bagi umat manusia sepanjang masa. Berikut ini yang merupakan bukti ajaran Islam bersifat universal adalah …

a)

Membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya

b)

Ajarannya mudah dilakukan oleh seluruh golongan manusia

c)

Setiap orang berhak menyampaikan isi Al-Qur’an kepada orang lain

d)

Memperluas peluang manusia untuk masuk surga

e)

Tidak ada syarat tertentu untuk melaksanakan ajaran Islam

4.

Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguh-sungguh dalam berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang tidak perlu hingga menghabiskan waktu sia-sia. Berikut ini yang bukan merupakan hambatan dalam menerapkan fastabiqul khairat adalah …

a)

kurangnya ilmu untuk memahami isi Al-Qur’an

b)

merasa diri paling benar dan menganggap pihak lain sesat

c)

Memiliki pendirian yang teguh dan konsisten

d)

merasa cukup dengan amal yang dilakukan

e)

tidak mau menerima nasihat dari orang lain

5.

5. Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!

a)

لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا

b)

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا

c)

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

d)

فَذَكِّرْ إِنَّمَا أَنْتَ مُذَكِّرٌ

6.

Arti dari potongan ayat di atas adalah ....

a)

maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah

b)

untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang

c)

yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya

d)

Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja)

e)

Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya

7.

Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini! Ayat yang bergaris bawah mengandung hukum bacaan …

a)

Mad jaiz munfashil dan idgham bilaghunnah

b)

Mad wajib muttashil dan idgham bilaghunnah

c)

Mad jaiz munfashil dan ikhfa’

d)

Mad wajib muttashil dan idzhar syafawi

e)

Mad iwad dan iqlab

8.

Islam sangat menghargai seseorang yang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan yang layak, dan mengkonsumsi makanan dari hasil usahanya sendiri. Bagi seorang muslim, etos kerja bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup duniawi, tetapi ada tujuan mulia yakni ….

a)

mencapai pangkat tertinggi

b)

memperoleh harta yang melimpah

c)

sebagai bagian ibadah kepada Allah Swt.

d)

dimuliakan oleh Masyarakat

e)

mendapatkan ketenangan hidup

9.

Bekerja keras merupakan perilaku mulia yang harus dilakukan setiap muslim. Di antara tujuan bekerja dalam Islam adalah menolak kemungkaran. Kemungkaran dapat terjadi pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut adalah ….

a)

Memiliki cita-cita yang terlalu tinggi

b)

Rasa malas dan berpangku tangan

c)

Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan

d)

Mendapatkan sumbangan dari orang lain

e)

Tergerak untuk memperbanyak ibadah

10.

Hikmah dari Allah Swt. tidak menjadikan umat Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan umat Nabi Muhammad Saw. sebagai satu umat adalah….

a)

Agar manusia saling mengenal dan belajar dari perbedaan

b)

Agar semua umat memiliki nabi yang sama

c)

Agar umat manusia tidak perlu berusaha

d)

Agar semua umat memiliki kitab yang sama

11.

Seorang mukmin, adalah seorang yang beriman yang melaksanakan ibadah dengan sangat ikhlas, seakan-akan Allah Swt. melihatnya, meskipun ia tidak melihat Allah Swt. Pernyataan tersebut merupakan definisi dari ....

a)

Ihsan

b)

Iman

c)

Islam

d)

Ikhlas

e)

Istishab

12.

Dimensi dari keimanan itu menyangkut tiga ranah yaitu ma’rifatun bil qalbi, iqrarun bil lisan dan amalu bil arkan. Dari contoh-contoh amalan di bawah ini yang merupakan cabang iman dalam ranah ma’rifatun bil qalbi adalah….

a)

Belajar dan menuntut ilmu

b)

membaca kalimat thayyibah

c)

membaca kitab suci Al-Qur’an

d)

mengajarkan ilmu kepada orang lain

e)

mencintai dan membenci karena Allah Swt

13.

Beriman pada hakikatnya adalah satu padunya niat, ucapan dan perbuatan. Berikut ini yang bukan merupakan cabang iman dari ranah perbuatan adalah…

a)

mengurus perawatan jenazah

b)

menghindari bacaan yang sia-sia

c)

menunaikan dan membayar hutang

d)

meluruskan muamalah dan menghindari riba

e)

menjadi saksi yang adil dan tidak menutupi kebenaran

14.

Berikut ini yang bukan merupakan tanda-tanda orang yang beriman adalah….

a)

a. istiqamah dan tertib menjalankan shalatnya

b)

b. bila disebutkan nama Allah swt. hatinya bergetar

c)

c. menafkahkan sebagian hartanya di

d)

d. berjihad di jalan Allah swt. dengan harta dan jiwanya

e)

e. mempengaruhi orang lain untuk memerangi orang kafir

15.

Orang yang beriman, tidak akan luput dari ujian dan godaan yang terhadap keimanannya. Semakin beriman seseorang, semakin besar pula ujian dari Allah Swt. baginya. Berikut ini yang bukan merupakan ujian bagi seorang mukmin adalah….

a)

mukmin yang saling membenci satu sama lain

b)

mukmin yang saling mendukung satu sama lain

c)

datangnya orang munafik yang membenci kaum mukmin

d)

godaan hawa nafsu dari dalam diri setiap mukmin itu sendiri

e)

orang kafir yang memerangi kaum mukmin dengan tipu dayanya

16.

Orang yang beriman secara kaffah, akan senantiasa berhati-hati dalam kehidupannya. Ia akan menempatkan Allah Swt. sebagai tujuan utama dari setiap aktivitasnya. Dengan demikian, hikmah iman bagi seorang mukmin adalah….

a)

membuat seseorang menjadi resah dan gelisah hidupnya

b)

mudah terserang ujub, riya dan sum’ah

c)

membuat seseorang hanya mengharap rida Allah swt.

d)

membuat seseorang terhindar dari keberuntungan

e)

membuat seseorang tergantung kepada makhluk

17.

Hamid adalah seorang muslim yang taat beribadah dan berperilaku baik di sekolah. Sejak SMP dia bercita-cita untuk melanjutkan ke sekolah favorit di kotanya. Bahkan dia pernah bernadzar apabila ia diterima di sekolah tersebut, ia akan berpuasa sunah selama tiga hari. Namun hingga saat ini, Hamid belum juga menunaikan nadzar tersebut, karena setiap kali hendak berpuasa, selalu saja ada halangannya untuk menunda. Hal ini merupakan contoh ujian keimanan bagi hamid yang datangnya dari ….

a)

bisikan setan

b)

bisikan orang kafir

c)

bisikan dari kaum munafik

d)

bisikan orang mukmin lainnya

e)

bisikan dari dalam hatinya sendiri

18.

Iman, Islam dan ihsan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan yang kemudian disebut dengan agama Islam. Berikut ini yang merupakan pengertian dari iman adalah….

a)

mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan

b)

mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan

19.

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

a)

mempercayai setengah hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan

b)

mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan

c)

mempercayai dengan hati, menolak dengan ucapan dan membuktikan dengan perbuatan

d)

mempercayai dengan hati, menyangkal dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan

20.

Harta benda yang dimiliki oleh seseorang berpotensi menjerumuskannya dalam jeratan tipu daya setan. Padahal, harta karunia Allah Swt. Tersebut seharusnya digunakan sebagai sarana ibadah. Berikut ini merupakan contoh penggunaan harta yang benar, kecuali ….

a)

disedekahkan untuk fakir miskin

b)

digunakan biaya biaya sekolah

c)

disimpan untuk tabungan hari tua

d)

membeli barang mewah dan unik untuk disimpan

e)

memenuhi kebutuhan keluarga

21.

Perhatikan narasi berikut ini! Allah Swt. sangat tidak menyukai seseorang yang mempergunakan harta secara berlebihan. Mereka menghamburkan harta sia-sia dan melupakan hak-hak orang lain atas hartanya. Ia membelanjakan harta melewati batas kepatutan menurut ajaran Islam, dan tidak ada nilai manfaatnya untuk kepentingan dunia maupun akhirat. Berdasarkan narasi tersebut, perilaku yang dimaksud adalah ….

a)

Israf

b)

riya’

c)

sum’ah

d)

hasad

e)

takabur

22.

Allah Swt. sangat membenci sifat hidup berfoya-foya. Oleh karena itu seorang muslim harus menghindari sifat tersebut. Salah satu cara menghindari sifat hidup berfoya-foya adalah membiasakan bersedekah dan membantu orang lain. Mengapa bisa demikian?

a)

sedekah akan mempercepat habisnya harta benda

b)

amal kebaikan yang paling sulit dilakukan adalah sedekah

c)

karena sedekah dapat menumbuhkan rasa empati kepada sesama

d)

tidak ada satu pun manusia yang dapat lepas dari takdir Allah Swt

e)

sedekah akan menjadikan seseorang semakin terkenal

23.

Berfoya-foya dalam pengeluaran harta bisa menciptakan dampak negatif, salah satunya adalah...

a)

Menimbulkan rasa syukur kepada Allah

b)

Meningkatkan kepedulian terhadap sesama

c)

Meningkatkan hubungan sosial dalam masyarakat

d)

Menyebabkan terlalainya kehidupan akhirat

e)

Mendorong pemahaman tentang pentingnya kebahagiaan duniawi

24.

Ayat dalam Al-Qur'an yang menggambarkan larangan berlebih-lebihan (israf) dalam penggunaan harta dapat ditemukan dalam surat....

a)

Al-Baqarah

b)

Al-An'am

c)

Al-Isra'

d)

Al-Furqan

e)

Al-Mu'minun

25.

Sikap berfoya-foya dapat tercermin dalam...

a)

Mengutamakan berbicara dengan bijaksana

b)

Berbicara hanya saat diperlukan

c)

Menggunakan kuota internet secara berkala

d)

Menghindari percakapan yang tak perlu

e)

Menghormati lawan bicara dalam setiap kesempatan

26.

Salah satu cara untuk menghindari sifat hidup berfoya-foya adalah dengan...

a)

Berpakaian mewah agar terlihat sukses

b)

Memiliki banyak perhiasan emas

c)

Menghambur-hamburkan harta secara boros

d)

Menyisihkan harta untuk ditabung

e)

Mengabaikan kebutuhan primer dalam hidup

27.

Dampak negatif dari sikap hidup berfoya-foya termasuk...

a)

Mempererat hubungan antar sesama warga masyarakat

b)

Meningkatkan rasa syukur kepada Allah

c)

Meningkatkan sifat rendah hati

28.

Salah satu contoh perilaku israf dalam makan dan minum adalah...

a)

Menghabiskan makanan saat merasa lapar

b)

Berbicara saat makan bersama

c)

Mengambil makanan lebih dari yang diperlukan

d)

Berbagi makanan dengan orang lain

e)

Mengunyah makanan dengan perlahan

29.

Sikap kikir dalam berfoya-foya ditunjukkan dengan...

a)

Memiliki banyak teman

b)

Sering berbicara tentang harta dan kekayaan

c)

Berbagi dengan orang yang membutuhkan

d)

Menyisihkan harta untuk investasi

e)

Tidak mau berbagi dengan sesama

30.

Seseorang yang hidup berfoya-foya cenderung...

a)

Memiliki sifat rendah hati

b)

Mengutamakan kehidupan akhirat

c)

Memahami pentingnya bersyukur

d)

Menimbulkan konflik dalam Masyarakat

e)

Menjadi lebih rendah diri

31.

Menghindari sifat hidup berfoya-foya dapat dilakukan dengan...

a)

Mencari kebahagiaan dunia secara berlebihan

b)

Mengabaikan hak-hak orang lain atas harta

c)

Menyisihkan sebagian harta untuk bersedekah

d)

Memperlihatkan perhiasan emas di depan orang lain

e)

Melupakan akhirat demi harta dan uang

32.

Ayat yang menggambarkan larangan tabzir (boros) dan israf dalam pengeluaran harta dapat ditemukan dalam surat...

a)

Al-Baqarah

b)

Al-Isra'

c)

Al-Furqan

d)

Al-Mu'minun

e)

Al-An'am

33.

Apa yang dimaksud dengan riya’ ....

a)

Memberitahukan amal ibadah kepada orang lain

b)

Melakukan amal ibadah dengan niat ikut-ikutan

c)

Memperlihatkan amal ibadah agar mendapat pujian

d)

Menyakiti perasaan orang lain dengan amal ibadah

e)

Menyembunyikan amal ibadah dari pandangan orang lain

34.

Dampak negatif dari sifat riya’ dan sum'ah adalah...

a)

Meningkatkan kepercayaan dari orang lain

b)

Membantu memperkuat nilai pahala amal ibadah

c)

Meningkatkan rasa puas atas amal yang dilakukan

d)

Menciptakan ikatan yang kuat dengan dunia

e)

Merusak nilai pahala dari amal ibadah dan merugikan pelakunya

35.

Riya’ dan sum'ah merupakan sifat yang...

a)

Mudah terdeteksi oleh orang lain

b)

Tidak berdampak pada nilai pahala amal ibadah

c)

Sulit terdeteksi namun memiliki dampak negatif

d)

Hanya muncul pada saat melaksanakan ibadah bersama

e)

Berkaitan erat dengan penampilan fisik seseorang

36.

Perbedaan antara riya’ dan sum’ah terletak pada...

a)

Niat dalam hati pelaku

b)

Perbuatan yang dilakukan

c)

Reaksi orang lain terhadap pelaku

d)

Jenis ibadah yang dilakukan

e)

Umur pelaku dalam melakukan amal

37.

Mengapa riya' termasuk dalam syirik khafi (samar)…

a)

Karena riya' hanya terjadi dalam bentuk perbuatan fisik yang dapat dilihat oleh orang lain

b)

Karena riya' berkaitan dengan niat dalam hati yang hanya diketahui oleh Allah SWT

c)

Karena riya' tidak berdampak pada nilai pahala amal ibadah

d)

Karena riya' hanya muncul pada saat melaksanakan ibadah bersama

e)

Karena riya' hanya berkaitan dengan pujian dari manusia

38.

Apa yang dimaksud dengan sum'ah …

a)

Melakukan ibadah dengan niat ikut-ikutan

b)

Memperlihatkan amal ibadah agar mendapat pujian

c)

Menghindari melakukan amal ibadah bersama orang lain

d)

Berbicara tentang amal ibadah yang telah dilakukan

e)

Memperdengarkan amal ibadah kepada orang lain agar mendapat pujian

39.

Salah satu cara menghindari riya' dan sum'ah adalah dengan...

a)

Membuat tindakan amal ibadah lebih menarik agar orang lain memperhatikan

b)

Berbicara kepada teman-teman tentang amal ibadah yang telah dilakukan

c)

Melakukan amal ibadah secara tersembunyi tanpa sepengetahuan orang lain

d)

Memperlihatkan tanda-tanda fisik dari ibadah kepada orang lain

e)

Menyesuaikan amal ibadah dengan apa yang disukai oleh orang lain

40.

Mengapa sifat riya' dan sum'ah bisa merugikan pelakunya …

a)

Karena sifat ini membuat pelaku terlalu sibuk dengan urusan dunia

b)

Karena sifat ini dapat menghancurkan hubungan dengan orang lain

c)

Karena sifat ini mengurangi rasa syukur terhadap amal ibadah

d)

Karena sifat ini merusak nilai pahala dari amal ibadah

e)

Karena sifat ini membuat pelaku merasa lebih baik daripada orang lain

41.

Salah satu cara menghindari riyā' dan sum'ah adalah dengan...

a)

Memperlihatkan setiap amal ibadah kepada teman-teman terdekat

b)

Berbicara tentang amal ibadah yang dilakukan kepada semua orang

c)

Meluruskan niat dan menghindari keinginan mendapat pujian dari manusia

d)

Mengungkapkan perasaan puas atas amal ibadah yang telah dilakukan

e)

Menyembunyikan tanda-tanda fisik dari amal ibadah kepada orang lain

42.

Bagaimana cara menghindari sifat riyā' dan sum'ah …

a)

Memastikan bahwa semua amal ibadah dilakukan di tempat yang ramai

b)

Memperlihatkan amal ibadah kepada teman-teman terdekat untuk mendapatkan masukan

c)

Melakukan amal ibadah hanya pada saat ada orang lain yang melihatnya

d)

Meluruskan niat, bersyukur, dan mengingat kematian

e)

Mengungkapkan amal ibadah secara terbuka agar orang lain tahu

43.

Perintah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan disebut dalam Al-Qur’an dengan istilah….

a)

Ta’awun

b)

Ukhuwah

c)

Fastabiqul Khairat

d)

Tabzir

e)

Israf

44.

Ayat yang berbunyi “fastabiqul khairat” terdapat dalam Al-Qur’an Surat ...

a)

Al-Ma’un ayat 5

b)

Al-Baqarah ayat 148

c)

Al-Falaq ayat 3

d)

Al-‘Alaq ayat 1

e)

Al-Khafi ayat 10

45.

Manakah perbuatan berikut yang termasuk fastabiqul khairat di lingkungan sekolah adalah ...

a)

Menghindari tugas piket

b)

Mencontek saat ujian

c)

Membantu guru tanpa disuruh

d)

Menyebarkan gosip

e)

Menertawakan teman yang berbeda

46.

Contoh perilaku fastabiqul khairat dalam kehidupan sehari-hari adalah ....

a)

Membiarkan teman kesusahan

b)

Menjadi yang pertama membantu korban bencana

c)

Menunda pekerjaan

d)

Menyuruh orang lain duluan

e)

Menghindari kegiatan sosial

47.

Salah satu ayat yang mendorong umat Islam untuk bekerja keras dan bersungguh-sungguh adalah ...

a)

QS. Al-Ma’un ayat 1

b)

QS. Al-Baqarah ayat 148

c)

QS. Al-Falaq ayat 3

d)

QS. Al-Falaq ayat 3

48.

Makna dari “ikhlas dalam bekerja” adalah ....

a)

Bekerja agar mendapat hadiah

b)

Bekerja hanya jika dilihat atasan

c)

Bekerja tanpa mengharapkan imbalan dunia semata

d)

Bekerja untuk mencari kedudukan

e)

Bekerja karena dipaksa

49.

Rasulullah SAW. mengajarkan umatnya untuk berlomba dalam kebaikan sebagai bentuk ...

a)

Persaingan antas sesama

b)

Amal salih dan cinta sesama

c)

Pamer kebaikan

d)

Kekuasaan pribadi

e)

Balas jasa

50.

Etos kerja dalam Islam berarti ....

a)

Bekerja keras demi mencari kekayaan sebanyak-sebanyaknya

b)

Bekerja sesuai kemampuan fisik semata

c)

Semangat disiplin dan tanggung jawab dalam bekerja karena Allah SWT.

d)

Bekerja agar dihormati oleh sesama manusia

e)

Bekerja hanya saat dibutuhkan

51.

Salah satu contoh etos kerja Nabi Muhammad SAW saat muda adalah….

a)

Menjual hasil kerja orang lain

b)

Menjadi pemimpin perang sejak kecil

c)

Berdagang dengan jujur dan Amanah

d)

Bermalas-malasan di rumah

e)

Hanya bekerja di musim panen

52.

Berikut ini adalah contoh sikap etos kerja di sekolah, kecuali…

a)

Membantu teman memahami Pelajaran

b)

Menyontek saat ujian

c)

Mengumpulkan tugas tepat waktu

d)

Datang tepat waktu

e)

Mengerjakan tugas dengan jujur

53.

Yang termasuk cabang iman dalam bentuk keyakinan dalam hati adalah...

a)

Menjaga lisan

b)

Percaya kepada malaikat

c)

Mengucapkan syahadat

d)

Membaca Al-Qur’an

e)

Menolong orang lain

54.

Jumlah cabang iman yang disebutkan dalam hadis Nabi SAW adalah lebih dari 70 cabang. Hal ini menunjukkan bahwa...

a)

iman memiliki banyak aspek dan dimensi dalam kehidupan seorang Muslim

b)

iman hanya terdiri dari satu cabang utama

c)

semua cabang iman sama pentingnya tanpa perbedaan

d)

jumlah cabang iman tidak relevan dalam kehidupan sehari-hari

55.

Cabang iman yang dilakukan melalui lisan ditunjukkan oleh pernyataan berikut, kecuali...

a)

Mengucapkan dua kalimat syahadat

b)

Membaca Al-Qur’an

c)

Berdzikir menyebut nama Allah

d)

Memberi ceramah kebaikan

e)

Menyisihkan gangguan dari jalan

56.

Ayat yang melarang sikap berlebih-lebihan dan berfoya-foya adalah...

a)

QS. Al-Ma’un ayat 1

b)

QS. Al-Furqan ayat 67

c)

QS. Al-Ikhlas ayat 3

d)

QS. Al-Lail ayat 5

e)

QS. Al-Falaq ayat 1

57.

Orang yang hidup dengan prinsip sederhana dan tidak berlebihan akan cenderung...

a)

Dibenci Masyarakat

b)

Tidak punya ambisi

c)

Boros dan konsumtif

d)

Disayangi Allah dan orang lain

e)

Kalah dalam persaingan

58.

Perilaku boros dalam pengeluaran harta dapat dilihat dari tindakan...

a)

Menggunakan uang untuk kebutuhan sehari-hari

b)

Membeli barang yang tidak diperlukan

c)

Berinvestasi untuk masa depan

d)

Menggunakan uang untuk pendidikan

e)

Menyisihkan sebagian harta untuk amal

59.

Dalam konteks ibadah, apa yang dimaksud dengan ikhlas?

a)

Melakukan ibadah hanya saat ada orang lain yang melihat

b)

Melakukan ibadah dengan niat yang tulus karena Allah SWT

c)

Melakukan ibadah dengan cara yang tidak sesuai syariat

d)

Melakukan ibadah untuk mendapatkan pujian

e)

Melakukan ibadah untuk kepentingan pribadi

60.

Ayat yang menyatakan pentingnya bersedekah dapat ditemukan dalam surat...

a)

Al-Mu'minun

b)

Al-Ma'un

c)

Al-Baqarah

d)

Al-Furqan

e)

Al-Isra'