Font size
WorksheetsLATIHAN SOAL True or Flase
Total questions: 200
Worksheet time: 2hrs 40mins
Pertanian intensif umumnya membutuhkan modal besar dan penggunaan input yang tinggi per satuan luas.
Benar
Salah
Sistem pertanian ekstensif cenderung menerapkan mekanisasi modern secara menyeluruh.
Benar
Salah
Produktivitas per satuan luas pada pertanian intensif cenderung lebih rendah dibandingkan ekstensif.
Benar
Salah
Pertanian ekstensif sering dilakukan di daerah dengan lahan yang luas dan populasi penduduk yang relatif rendah.
Benar
Salah
Penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang tinggi merupakan ciri utama dari pertanian ekstensif.
Benar
Salah
Pertanian intensif bertujuan untuk memaksimalkan hasil panen dari lahan yang terbatas.
Benar
Salah
Shifting cultivation (perladangan berpindah) adalah contoh dari sistem pertanian intensif tradisional.
Benar
Salah
Pertanian ekstensif lebih mengandalkan kesuburan tanah alami dan tenaga kerja manusia/hewan.
Benar
Salah
Dalam sistem intensif, rotasi tanaman menjadi praktik yang kurang penting.
Benar
Salah
Pertanian intensif sering menghasilkan dampak lingkungan yang lebih besar, seperti erosi tanah dan pencemaran air.
Benar
Salah
Sistem Pertanian Terpadu (SPT) selalu mengintegrasikan kegiatan budidaya tanaman dan ternak.
Benar
Salah
Pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk tanaman adalah salah satu prinsip utama SPT.
Benar
Salah
SPT (Sistem Pertanian Terpadu) bertujuan untuk mencapai zero waste atau meminimalkan limbah.
Benar
Salah
Tumpangsari (Intercropping) adalah menanam satu jenis komoditas secara bergiliran pada musim tanam yang berbeda.
Benar
Salah
Tumpangsari dapat meningkatkan keragaman hayati dan menekan serangan hama penyakit.
Benar
Salah
Tanaman tumpang sari harus memiliki kebutuhan hara dan waktu panen yang sama persis.
Benar
Salah
Pola Tumpangsari biasanya melibatkan tanaman utama dan tanaman sela.
Benar
Salah
Sistem Pertanian Terpadu tidak memperhatikan aspek ekonomi dan sosial.
Benar
Salah
Lahan sawah dengan pemeliharaan ikan (mina padi) termasuk dalam konsep Sistem Pertanian Terpadu
Benar
Salah
Tumpangsari dapat mengoptimalkan penggunaan lahan dan cahaya matahari.
Benar
Salah
Hidroponik adalah sistem budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah.
Benar
Salah
Vertikultur adalah teknik budidaya dengan menanam secara bertingkat pada bidang vertikal.
Benar
Salah
Kebutuhan air pada sistem hidroponik umumnya jauh lebih tinggi daripada pertanian konvensional.
Benar
Salah
Hidroponik memerlukan larutan nutrisi yang mengandung semua unsur hara esensial bagi tanaman.
Benar
Salah
Vertikultur hanya cocok diterapkan di lahan yang sempit atau perkotaan.
Benar
Salah
Sistem sumbu (Wick system) adalah salah satu jenis teknik dalam vertikultur.
Benar
Salah
Media tanam seperti rockwool dan sekam bakar dapat digunakan dalam sistem hidroponik.
Benar
Salah
Teknik Nutrient Film Technique (NFT) pada hidroponik mengalirkan lapisan tipis larutan nutrisi secara terus menerus.
Benar
Salah
Vertikultur bertujuan utama untuk menghemat penggunaan air irigasi.
Benar
Salah
Biaya investasi awal untuk memulai pertanian hidroponik cenderung lebih rendah daripada konvensional.
Benar
Salah
Good Agricultural Practices (GAP) adalah pedoman untuk menghasilkan produk pertanian yang aman dan berkualitas.
Benar
Salah
Teknik budidaya meliputi kegiatan mulai dari pengolahan tanah hingga pemanenan.
Benar
Salah
Pengolahan tanah minimum (Minimum Tillage) bertujuan untuk mempertahankan struktur tanah dan biota..
Benar
Salah
Irigasi tetes (Drip Irrigation) dikenal sebagai metode pengairan yang efisien dalam penggunaan air.
Benar
Salah
Sanitasi lahan sebelum tanam tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat serangan hama penyakit.
Benar
Salah
Pasca panen adalah semua kegiatan yang dilakukan setelah panen hingga produk siap dikonsumsi atau dipasarkan.
Benar
Salah
Sortasi (pemilihan) adalah kegiatan pasca panen untuk memisahkan hasil yang baik dari yang rusak.
Benar
Salah
Pengeringan hasil panen bertujuan untuk meningkatkan kadar air agar tidak mudah busuk.
Benar
Salah
Curring adalah perlakuan pasca panen untuk mempercepat penyembuhan luka pada umbi atau rimpang.
Benar
Salah
Grading (pengkelasan) adalah kegiatan pasca panen berdasarkan ukuran, bentuk, dan warna produk.
Benar
Salah
Cool chain adalah sistem penyimpanan dan distribusi dengan suhu rendah yang diterapkan untuk produk segar.
Benar
Salah
Pengemasan produk pertanian tidak memiliki peran dalam mengurangi susut pasca panen.
Benar
Salah
Penggunaan varietas unggul adalah salah satu kunci keberhasilan dalam teknik budidaya.
Benar
Salah
Penentuan waktu tanam yang tepat termasuk dalam aspek teknik budidaya.
Benar
Salah
Penanganan pasca panen yang buruk dapat menyebabkan kerugian hasil mencapai 50% atau lebih.
Benar
Salah
Lahan kering (Dry Land Farming) adalah sistem pertanian yang mengandalkan sepenuhnya air hujan.
Benar
Salah
Sistem zero tillage (tanpa olah tanah) adalah teknik budidaya untuk lahan basah.
Benar
Salah
Blanching (blansir) adalah pemanasan singkat yang dilakukan sebelum pembekuan untuk menonaktifkan enzim.
Benar
Salah
Penggudangan yang baik harus memiliki ventilasi yang buruk dan kelembaban tinggi.
Benar
Salah
Sistem pertanaman monokultur berisiko lebih tinggi terhadap serangan hama spesifik.
Benar
Salah
Pupuk anorganik sering disebut sebagai pupuk kimia dan memiliki proses pelepasan nutrisi yang cenderung cepat.
Benar
Salah
Pupuk NPK adalah pupuk tunggal yang hanya mengandung satu unsur hara esensial utama.
Benar
Salah
Pemupukan lewat daun (foliar application) lebih efektif untuk unsur hara makro daripada unsur hara mikro.
Benar
Salah
Dosis pupuk yang berlebihan selalu menjamin peningkatan hasil panen secara proporsional.
Benar
Salah
Pupuk kandang dan kompos termasuk dalam kategori pupuk organik.
Benar
Salah
Unsur Nitrogen (N) berperan penting dalam pembentukan klorofil dan pertumbuhan vegetatif tanaman.
Benar
Salah
Aplikasi pupuk dasar dilakukan saat atau sebelum tanam.
Benar
Salah
Pupuk urea memiliki kandungan unsur Nitrogen paling rendah di antara pupuk N anorganik lainnya.
Benar
Salah
Pupuk slow-release (pelepasan lambat) bertujuan untuk menyediakan nutrisi tanaman dalam jangka waktu pendek.
Benar
Salah
Pemberian pupuk pada tanaman sebaiknya dilakukan pada saat tanah terlalu kering atau terlalu jenuh air.
Benar
Salah
Unsur hara esensial dibagi menjadi dua kelompok utama: makro dan mikro.
Benar
Salah
Unsur hara Makro adalah unsur yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang lebih kecil.
Benar
Salah
Kalium (K) dikenal sebagai unsur yang penting untuk ketahanan tanaman terhadap penyakit dan kualitas buah.
Benar
Salah
Kekurangan unsur Fosfor (P) pada tanaman sering ditandai dengan warna daun yang cenderung hijau tua keunguan.
Benar
Salah
Unsur hara mikro hanya mencakup Zat Besi (Fe), Mangan (Mn), dan Seng (Zn).
Benar
Salah
Unsur hara mikro hanya mencakup Zat Besi (Fe), Mangan (Mn), dan Seng (Zn).Unsur Boron (B) penting untuk proses pembungaan dan pembentukan buah.
Benar
Salah
Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O) diperoleh tanaman dari air dan udara, dan sering dimasukkan dalam kategori unsur hara makro.
Benar
Salah
Gejala defisiensi unsur hara yang mobil (mudah bergerak) akan terlihat pada daun tua (bawah) terlebih dahulu.
Benar
Salah
Kalsium (Ca) adalah unsur hara yang sangat mobil dalam tubuh tanaman.
Benar
Salah
Tanaman dapat menyerap unsur hara hanya dalam bentuk molekul organik.
Benar
Salah
Irigasi tetes (drip irrigation) dikenal memiliki efisiensi penggunaan air yang sangat rendah.
Benar
Salah
Irigasi permukaan (surface irrigation) adalah metode irigasi paling modern dan berteknologi tinggi.
Benar
Salah
Irigasi curah (sprinkler irrigation) cocok digunakan untuk semua jenis lahan termasuk lahan yang sangat miring.
Benar
Salah
Fertigasi adalah praktik menggabungkan pemberian pupuk dengan air irigasi.
Benar
Salah
Irigasi bawah permukaan (subsurface irrigation) membasahi permukaan tanah untuk mencegah penguapan.
Benar
Salah
Salah satu keuntungan irigasi tetes adalah minimnya pertumbuhan gulma.
Benar
Salah
Irigasi pasang surut (tidal irrigation) umumnya digunakan pada budidaya padi sawah.
Benar
Salah
Pemberian air irigasi yang terlalu sering dan berlebihan dapat menyebabkan kondisi anaerobik pada zona perakaran.
Benar
Salah
Teknik irigasi yang dipilih tidak memengaruhi salinitas tanah.
Benar
Salah
Cekungan irigasi (basins) adalah salah satu bentuk irigasi permukaan.
Benar
Salah
Titik layu permanen (Permanent Wilting Point) adalah kondisi kadar air tanah terbaik untuk pertumbuhan tanaman.
Benar
Salah
Kapasitas Lapang (Field Capacity) adalah jumlah maksimum air yang dapat ditahan oleh tanah setelah gravitasi mengeringkannya.
Benar
Salah
Evapotranspirasi adalah kombinasi dari penguapan air dari permukaan tanah dan transpirasi oleh tanaman.
Benar
Salah
Drainase yang baik penting untuk mencegah keracunan akar akibat kekurangan oksigen.
Benar
Salah
Curah hujan efektif adalah bagian dari curah hujan total yang benar-benar tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh tanaman.
Benar
Salah
Air di tanah dapat ditemukan dalam bentuk air higroskopis, air kapiler, dan air gravitasi.
Benar
Salah
Air gravitasi adalah air yang paling mudah diserap oleh akar tanaman.
Benar
Salah
Salinitas air irigasi tidak memiliki dampak negatif terhadap tanaman.
Benar
Salah
Untuk meminimalkan kehilangan air, irigasi sebaiknya dilakukan pada saat suhu udara tertinggi di siang hari.
Benar
Salah
Pengelolaan air yang baik bertujuan untuk mempertahankan kadar air tanah di antara Titik Layu Permanen dan Kapasitas Lapang.
Benar
Salah
Mulsa berfungsi untuk menekan pertumbuhan gulma, menjaga kelembaban tanah, dan moderasi suhu tanah.
Benar
Salah
Mulsa plastik hitam perak (MPHP) tidak dapat membantu menolak serangga atau hama tertentu.
Benar
Salah
Mulsa organik akan terurai seiring waktu dan menambahkan bahan organik ke dalam tanah.
Benar
Salah
Mulsa harus diaplikasikan sangat tipis agar tidak menghalangi pertukaran gas antara tanah dan atmosfer.
Benar
Salah
Mulsa berupa sisa tanaman (jerami, serasah) termasuk dalam mulsa anorganik.
Benar
Salah
Penggunaan mulsa plastik bening lebih efektif dalam menekan pertumbuhan gulma daripada mulsa plastik hitam.
Benar
Salah
Mulsa yang berwarna gelap cenderung menyerap lebih banyak panas matahari, sehingga meningkatkan suhu tanah.
Benar
Salah
Salah satu kekurangan mulsa plastik adalah membutuhkan biaya tenaga kerja yang lebih sedikit untuk pemasangannya.
Benar
Salah
Mulsa dapat membantu mencegah erosi tanah akibat tetesan hujan langsung.
Benar
Salah
Mulsa organik tidak memberikan manfaat dalam mengatur suhu tanah.
Benar
Salah
Smart Agriculture bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Benar
Salah
Konsep dasar Smart Agriculture hanya berfokus pada peningkatan hasil panen tanpa mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.
Benar
Salah
Pertanian presisi (Precision Agriculture) adalah bagian integral dari Smart Agriculture yang menggunakan data untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat.
Benar
Salah
Smart Agriculture menghilangkan semua campur tangan manusia dalam proses pertanian.
Benar
Salah
IoT (Internet of Things) dalam Smart Agriculture merujuk pada jaringan perangkat fisik yang terhubung dan mampu mengumpulkan serta bertukar data.
Benar
Salah
Penggunaan utama IoT di pertanian adalah untuk mengotomatisasi sistem akuntansi keuangan.
Benar
Salah
Sensor kelembaban tanah yang terhubung ke internet adalah contoh penerapan IoT dalam Smart Agriculture.
Benar
Salah
Data yang dikumpulkan oleh perangkat IoT selalu diolah secara manual oleh petani.
Benar
Salah
Drone digunakan dalam Smart Agriculture terutama untuk pengiriman hasil panen jarak jauh.
Benar
Salah
Drone dapat digunakan untuk pemetaan lahan, pemantauan kesehatan tanaman, dan penyemprotan pupuk atau pestisida secara presisi..
Benar
Salah
Penggunaan drone dalam penyemprotan pestisida menghasilkan distribusi yang kurang merata dibandingkan metode manual.
Benar
Salah
Penggunaan drone dalam penyemprotan pestisida menghasilkan distribusi yang kurang merata dibandingkan metode manual.
Benar
Salah
Salah satu tantangan utama dalam penerapan Smart Agriculture adalah biaya investasi awal yang rendah untuk teknologi baru.
Benar
Salah
Akses terbatas ke infrastruktur internet dan listrik yang stabil merupakan tantangan, terutama di daerah pedesaan.
Benar
Salah
Perubahan iklim tidak relevan sebagai tantangan dalam konteks Smart Agriculture karena teknologi dapat mengatasinya sepenuhnya.
Benar
Salah
Ketersediaan tenaga kerja yang terampil dalam mengoperasikan teknologi Smart Agriculture bukanlah masalah di negara berkembang.
Benar
Salah
Penanganan hama dan penyakit dalam Smart Agriculture sering menggunakan pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) berbasis data.
Benar
Salah
Smart Agriculture memungkinkan deteksi dini hama dan penyakit melalui analisis citra atau sensor.
Benar
Salah
Strategi penanganan hama dalam Smart Agriculture mengarah pada penggunaan pestisida secara berlebihan.
Benar
Salah
Sistem peringatan dini (early warning system) berbasis data adalah salah satu strategi utama untuk mitigasi risiko penyakit tanaman.
Benar
Salah
Penerapan Smart Agriculture hanya mengandalkan penggunaan pestisida kimia untuk mengatasi hama dan penyakit.
Benar
Salah
Peningkatan efisiensi melalui Smart Agriculture dapat menurunkan biaya produksi, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing harga produk.
Benar
Salah
Smart Agriculture membantu meningkatkan kualitas dan konsistensi produk pertanian, yang menjadi nilai tambah di pasar.
Benar
Salah
Penerapan Smart Agriculture tidak memberikan data ketertelusuran (traceability) produk kepada konsumen.
Benar
Salah
Penerapan Smart Agriculture tidak memberikan data ketertelusuran (traceability) produk kepada konsumen.Daya saing produk pertanian tidak dipengaruhi oleh adopsi teknologi Smart Agriculture.
Benar
Salah
Sinergi yang baik antara teknologi tradisional dan modern dalam Smart Agriculture adalah mustahil dilakukan.
Benar
Salah
Pengetahuan lokal petani (tradisional) sangat berharga untuk diintegrasikan dengan data dari teknologi modern.
Benar
Salah
Teknologi modern sepenuhnya menggantikan semua praktik pertanian tradisional, tanpa ada yang dipertahankan.
Benar
Salah
Aplikasi pupuk organik (tradisional) yang disesuaikan dosisnya berdasarkan analisis tanah (modern) adalah contoh sinergi
Benar
Salah
Iklim tropis dengan kelembaban tinggi meningkatkan risiko serangan hama dan penyakit, yang dapat diatasi dengan pemantauan presisi Smart Agriculture.
Benar
Salah
Tantangan utama penerapan Smart Agriculture di daerah tropis adalah musim dingin yang ekstrem.
Benar
Salah
Smart Agriculture di daerah tropis bermanfaat untuk mengoptimalkan manajemen air, terutama saat musim kemarau panjang
Benar
Salah
Ketidakstabilan curah hujan di daerah tropis merupakan tantangan yang tidak dapat diatasi oleh teknologi irigasi otomatis.
Benar
Salah
Manfaat utama Smart Agriculture di daerah tropis adalah menghasilkan data iklim mikro yang lebih akurat untuk tanaman.
Benar
Salah
Satelit hanya digunakan untuk memantau cuaca dan tidak memiliki peran dalam pemantauan kesehatan tanaman.
Benar
Salah
Sensor kelembaban tanah adalah salah satu teknologi utama untuk menentukan kapan dan berapa banyak air yang dibutuhkan tanaman.
Benar
Salah
Drone menggunakan teknologi multispektral untuk menangkap citra yang tidak terlihat oleh mata manusia, yang berguna untuk analisis kesehatan tanaman.
Benar
Salah
Teknologi pemantauan tanaman bertujuan untuk menerapkan dosis input (air, pupuk) secara merata di seluruh lahan.
Benar
Salah
Irigasi tetes (drip irrigation) dikenal karena efisiensi penggunaan airnya yang tinggi dibandingkan irigasi genangan tradisional.
Benar
Salah
Irigasi otomatis menggunakan sensor untuk memicu penyiraman hanya ketika tingkat kelembaban tanah mencapai batas bawah tertentu.
Benar
Salah
Efisiensi penggunaan air bukanlah tujuan utama dari penerapan teknologi irigasi modern.
Benar
Salah
Irigasi tetes sangat rentan terhadap penguapan air di permukaan tanah.
Benar
Salah
Penggunaan irigasi otomatis dapat mengurangi ketergantungan pada penjadwalan irigasi berdasarkan kalender.
Benar
Salah
Fungsi utama sensor dalam rumah kaca otomatis adalah untuk mengukur parameter lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya.
Benar
Salah
Sensor pH tanah tidak termasuk dalam sensor yang relevan untuk pemantauan tanaman.
Benar
Salah
Sensor kelembaban udara membantu sistem kontrol rumah kaca untuk mengatur ventilasi atau misting.
Benar
Salah
Sensor CO_2 dalam rumah kaca bertujuan untuk memastikan konsentrasi karbon dioksida optimal untuk fotosintesis.
Benar
Salah
Sensor dalam rumah kaca mengirimkan data yang hanya bersifat kualitatif (deskriptif), bukan kuantitatif (angka).
Benar
Salah
Pengontrol (Controller) dalam sistem rumah kaca otomatis adalah otak yang menerima input dari sensor dan mengirimkan output ke aktuator.
Benar
Salah
Peran pengontrol hanya terbatas pada menampilkan data sensor.
Benar
Salah
Pengontrol dapat membandingkan nilai parameter sensor dengan set-point yang telah ditentukan oleh petani.
Benar
Salah
Contoh output dari pengontrol adalah perintah untuk menyalakan lampu pemanas atau membuka katup irigasi.
Benar
Salah
Kontrol iklim otomatis memastikan kondisi pertumbuhan tanaman tetap stabil dan optimal, terlepas dari kondisi cuaca luar.
Benar
Salah
Manfaat utama kontrol iklim otomatis adalah untuk meningkatkan kebutuhan tenaga kerja manusia.
Benar
Salah
Kontrol iklim otomatis dapat meminimalkan stres tanaman akibat fluktuasi suhu dan kelembaban yang ekstrem.
Benar
Salah
Peningkatan penggunaan energi listrik adalah manfaat utama dari kontrol iklim otomatis.
Benar
Salah
Pemeliharaan dan kalibrasi sensor secara teratur sangat penting untuk memastikan akurasi data yang dikumpulkan.
Benar
Salah
Sensor yang tidak terkalibrasi cenderung memberikan data yang lebih akurat daripada sensor yang baru dipasang.
Benar
Salah
Aktuator (seperti katup irigasi atau kipas ventilasi) tidak memerlukan pemeliharaan rutin karena tidak ada bagian yang bergerak
Benar
Salah
Jika data sensor tidak akurat, maka keputusan otomatis yang dihasilkan oleh pengontrol juga bisa salah.
Benar
Salah
Analisis data dalam rumah kaca otomatis hanya berguna untuk tujuan dokumentasi dan tidak untuk perbaikan kinerja.
Benar
Salah
Data historis dari rumah kaca otomatis dapat digunakan untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan yang paling efisien.
Benar
Salah
Teknik Machine Learning (Pembelajaran Mesin) dapat digunakan untuk memprediksi hasil panen berdasarkan data iklim dan pertumbuhan.
Benar
Salah
Analisis data memungkinkan petani untuk melakukan penyesuaian strategi penanaman secara real-time.
Benar
Salah
Analisis data dalam Smart Agriculture hanya berfokus pada data sensor kelembaban tanah.
Benar
Salah
Kecerdasan Buatan (AI) adalah kemampuan sistem komputer untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia.
Benar
Salah
Dalam Smart Agriculture, AI hanya digunakan untuk memprediksi harga pasar produk pertanian.
Benar
Salah
AI dapat digunakan untuk menganalisis citra drone guna mengklasifikasikan jenis hama atau tingkat keparahan penyakit.
Benar
Salah
Kecerdasan Buatan selalu memerlukan campur tangan manusia untuk setiap keputusan yang diambilnya.
Benar
Salah
Penggunaan AI dalam pertanian hanya terbatas pada otomatisasi penyiraman dan tidak mencakup analisis data besar (Big Data) atau pembelajaran mesin (Machine Learning)
Benar
Salah
Pertanian presisi adalah pendekatan manajemen pertanian yang mengakui dan merespons variabilitas di dalam lapangan.
Benar
Salah
Tujuan utama Pertanian Presisi adalah memperlakukan seluruh lahan pertanian secara seragam tanpa memperhatikan variasi spasial.
Benar
Salah
Pertanian presisi sering disebut sebagai Site-Specific Crop Management (SSCM) karena fokusnya pada lokasi spesifik.
Benar
Salah
Teknologi GPS hanya digunakan untuk navigasi traktor dan tidak relevan untuk pemetaan variabilitas tanah.
Benar
Salah
Sistem Informasi Geografis (SIG) berfungsi untuk mengintegrasikan, menyimpan, menganalisis, dan menampilkan data geospasial pertanian.
Benar
Salah
Penginderaan Jauh (Remote Sensing) menggunakan satelit atau drone untuk mengukur sifat-sifat tanaman dan tanah tanpa kontak fisik.
Benar
Salah
Penginderaan Jauh (Remote Sensing) menggunakan satelit atau drone untuk mengukur sifat-sifat tanaman dan tanah tanpa kontak fisik.
Benar
Salah
Drone (UAV) dapat digunakan untuk pemantauan tanaman yang sangat cepat dan resolusi tinggi.
Benar
Salah
Kamera multispektral pada drone dapat membantu mendeteksi masalah hama atau penyakit pada tahap yang sangat awal.
Benar
Salah
Aplikasi Variable Rate Application (VRA) hanya dapat dilakukan oleh traktor, bukan oleh drone.
Benar
Salah
Drone dapat membuat peta elevasi digital (DEM) yang membantu dalam perencanaan drainase dan irigasi.
Benar
Salah
Yield monitor dipasang pada mesin panen dan mencatat hasil panen secara real-time di lokasi tertentu.
Benar
Salah
Data dari yield monitor tidak diperlukan untuk membandingkan kinerja berbagai varietas tanaman dalam satu lahan.
Benar
Salah
Akurasi GPS sangat penting untuk memastikan data hasil panen (yield) dapat dipetakan secara tepat ke lokasi spesifiknya.
Benar
Salah
Pertanian presisi mendorong aplikasi input (pupuk, air, pestisida) dengan dosis yang berlebihan untuk menjamin hasil.
Benar
Salah
Variable Rate Technology (VRT) adalah teknologi kunci untuk mencapai efisiensi sumber daya dalam Pertanian Presisi.
Benar
Salah
Dengan Pertanian Presisi, air irigasi dapat diterapkan berdasarkan kebutuhan spesifik zona dalam lahan.
Benar
Salah
Efisiensi sumber daya hanya berfokus pada penghematan pupuk, bukan air atau energi.
Benar
Salah
Pengurangan limpasan nutrisi dan bahan kimia ke badan air adalah dampak positif Pertanian Presisi terhadap lingkungan.
Benar
Salah
Pertanian presisi meningkatkan risiko erosi tanah karena penggunaan mesin yang lebih berat.
Benar
Salah
Peningkatan efisiensi penggunaan nitrogen dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dari lahan pertanian.
Benar
Salah
Penerapan Pertanian Presisi sama sekali tidak memengaruhi keanekaragaman hayati (biodiversitas) di lahan.
Benar
Salah
Meskipun memerlukan investasi awal yang besar, Pertanian Presisi dapat meningkatkan profitabilitas jangka panjang petani.
Benar
Salah
Manfaat ekonomi utama bagi petani dari Pertanian Presisi adalah peningkatan harga jual produk.
Benar
Salah
Optimasi input melalui Pertanian Presisi dapat menurunkan biaya produksi per unit hasil panen.
Benar
Salah
Tanpa analisis data yang tepat, peta hasil panen (yield map) tidak dapat memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti.
Benar
Salah
Analisis data spasial membantu mengidentifikasi zona manajemen yang berbeda di dalam lahan.
Benar
Salah
Keputusan dalam Pertanian Presisi didasarkan pada insting petani, bukan pada data yang dianalisis.
Benar
Salah
Dengan meningkatkan hasil panen rata-rata secara berkelanjutan, Pertanian Presisi berkontribusi pada ketahanan pangan.
Benar
Salah
Pertanian presisi dapat membantu memitigasi dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan melalui manajemen risiko yang lebih baik.
Benar
Salah
