Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Cerdas Cermat Guru BASABA 2025

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Dalam sebuah kelas, guru memberikan tugas proyek kepada siswa untuk menganalisis dampak penggunaan plastik di lingkungan sekolah. Siswa diminta mengumpulkan data, membuat grafik, mencari literatur ilmiah, dan akhirnya menyusun rekomendasi solusi. Selama prosesnya, siswa tidak hanya mengerjakan instruksi, tetapi mencoba memahami akar masalah, membandingkan data antar kelas, dan mengaitkannya dengan isu lingkungan global.
Situasi ini paling tepat menggambarkan pendekatan pembelajaran mendalam karena…

a)

Siswa mengerjakan tugas berdasarkan langkah-langkah yang sudah diberikan guru secara sistematis.

b)

Siswa berusaha memahami konsep secara mendalam dan menghubungkannya dengan konteks yang lebih luas.

c)

Siswa mengumpulkan data untuk dipresentasikan sesuai tuntutan proyek.

d)

Siswa mengikuti prosedur ilmiah untuk menghasilkan laporan akademik.

e)

Siswa menyelesaikan tugas agar memenuhi penilaian keterampilan proyek.

2.

Seorang guru ingin meningkatkan kualitas pemahaman siswanya mengenai konsep peluang. Ia memberi soal yang menuntut siswa menjelaskan alasan dari jawaban yang mereka berikan, menghubungkan konsep peluang dengan situasi sehari-hari, serta membuat kesimpulan baru berdasarkan pola yang mereka temukan. Ketika mengumpulkan hasil tugas, ia mendapati bahwa siswa berusaha merasionalkan jawaban dan memberikan argumen logis.
Kondisi ini menunjukkan ciri pembelajaran mendalam karena…

a)

Siswa mampu menghafal rumus dan menggunakannya dengan akurat dalam soal.

b)

Siswa menerapkan konsep peluang pada soal cerita dengan prosedur yang diberikan.

c)

Siswa membangun pemahaman melalui analisis, refleksi, dan penghubungan antar konsep.

d)

Siswa mengerjakan latihan soal level tinggi tetapi hanya mengikuti contoh guru.

e)

Siswa mencari jawaban yang paling cepat dan efektif untuk menyelesaikan soal.

3.

Dalam pembelajaran sejarah, seorang guru memberikan studi kasus tentang “Revolusi Industri” dan meminta siswa meneliti bagaimana perubahan teknologi pada masa tersebut mempengaruhi aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Siswa diminta menghubungkan temuan mereka dengan perkembangan teknologi masa kini lalu membuat prediksi masa depan.
Pendekatan pembelajaran yang tampak jelas pada kegiatan tersebut adalah…

a)

Pembelajaran mendalam karena siswa mencoba memahami konsep dengan hafalan terstruktur.

b)

Pembelajaran mendalam karena siswa mengaitkan berbagai konsep lintas konteks untuk membangun pemahaman baru.

c)

Pembelajaran dangkal karena siswa hanya menyalin informasi dari internet.

d)

Pembelajaran dangkal karena tugas hanya fokus pada teknologi tanpa analisis.

e)

Pembelajaran prosedural karena tugas dilakukan langkah demi langkah.

4.

Dalam pelajaran IPA, siswa diberikan percobaan mengenai fotosintesis. Dua kelompok menunjukkan perilaku berbeda:

  • Kelompok A fokus menyelesaikan prosedur percobaan dengan benar agar mendapat nilai baik.

  • Kelompok B tidak hanya menyelesaikan percobaan, tetapi juga mendiskusikan alasan kenapa hasilnya berbeda dari teori, dan mencoba mencari variabel yang mungkin memengaruhi hasil.

Jika dilihat dari pendekatan pembelajaran, maka kelompok B menunjukkan ciri…

a)

Pendekatan pembelajaran dangkal karena fokus pada praktik eksperimen.

b)

Pendekatan pembelajaran dangkal karena mengikuti langkah guru.

c)

Pendekatan belajar strategis karena bertujuan mendapat nilai tinggi.

d)

Pendekatan belajar mekanistik karena mengikuti instruksi teknis.

e)

Pendekatan pembelajaran mendalam karena menganalisis penyebab dan membangun makna.

5.

Guru memberikan studi kasus mengenai polusi udara di kota besar. Alih-alih memberikan materi langsung, guru meminta siswa mengidentifikasi sendiri masalah utama, memformulasikan pertanyaan riset, mencari data primer dan sekunder, menganalisis pola polusi, serta memberikan rekomendasi yang didukung bukti.
Proses tersebut menuntut siswa bekerja dalam kelompok, berdiskusi kritis, dan melibatkan evaluasi terhadap temuan mereka.

a)

Pembelajaran berbasis ceramah karena guru tetap mengarahkan langkah-langkah.

b)

Pembelajaran hafalan karena fokus pada teori polusi.

c)

Pembelajaran langsung karena guru menyediakan data polusi.

d)

Pembelajaran berbasis masalah karena siswa menyelesaikan masalah nyata melalui investigasi mandiri.

e)

Latihan prosedural karena siswa hanya mengikuti contoh guru.

6.

Guru IPS meminta siswa mengkaji isu pengelolaan sampah di desa mereka. Untuk itu, guru mengajak siswa:

  • mewawancarai pengelola bank sampah,

  • berdiskusi dengan warga,

  • mengobservasi lingkungan,

  • serta membuat rekomendasi yang berbasis temuan lapangan.
    Guru juga mengundang tokoh masyarakat untuk memberikan pandangan terhadap hasil kerja siswa.

Praktik tersebut paling tepat menggambarkan kemitraan pembelajaran dalam hal…

a)

Koneksi sosial dan komunitas sebagai bagian dari proses belajar.

b)

Evaluasi akhir berbasis proyek tanpa interaksi dengan lingkungan.

c)

Penguatan hafalan tentang sistem pengelolaan sampah.

d)

Pembelajaran terpusat pada guru sebagai sumber utama informasi.

e)

Pembelajaran klasikal yang mengikuti buku teks.

7.

Seorang guru memberikan proyek analisis literasi digital. Guru menyediakan kerangka awal (tujuan, kriteria penilaian, dan contoh sumber), tetapi meminta siswa menentukan sendiri rencana belajarnya, menentukan alat analisis yang digunakan, dan menuliskan perkembangan pemahaman mereka. Dalam prosesnya, guru bertindak sebagai coach yang memfasilitasi, bertanya, dan memberi umpan balik yang mendorong siswa membuat keputusan akademik sendiri. Praktik tersebut termasuk kemitraan pembelajaran karena…

a)

Guru memberikan seluruh kebebasan belajar tanpa batasan.

b)

Guru memaksa siswa mengikuti langkah pembelajaran tertentu.

c)

Guru mengevaluasi hasil akhir tanpa memantau proses siswa.

d)

Guru membantu siswa mengembangkan kemandirian melalui pendampingan reflektif.

e)

Guru menetapkan seluruh sumber belajar dan cara pengerjaannya.

8.

Dalam pembelajaran matematika, guru meminta siswa untuk memulai kelas dengan “1 menit hening berfokus napas” sebelum mengerjakan soal. Setelah itu, guru mengajak siswa mengamati perasaan mereka ketika menghadapi soal yang sulit: apakah mereka merasa cemas, bingung, atau penasaran. Siswa kemudian diarahkan untuk mengelola fokus, menuliskan strategi yang akan dipakai, dan mengevaluasi ulang ketika muncul gangguan pikiran.

Prinsip pembelajaran mendalam yang tampak dominan adalah…

a)

Pembelajaran bermakna karena siswa menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata.

b)

Pembelajaran menggembirakan karena diawali dengan kegiatan penyegaran.

c)

Pembelajaran berkesadaran karena siswa hadir penuh, menyadari emosi, dan mengelola fokus.

d)

Ceramah reflektif karena guru meminta siswa menuliskan strategi.

e)

Pembelajaran kooperatif karena melibatkan pengalaman kelompok.

9.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, Bu Dina mencoba merancang asesmen formatif yang memberikan umpan balik cepat kepada siswa. Namun ia juga ingin asesmen tersebut dapat membantu siswa mengambil keputusan belajar secara mandiri. Dalam Model Kompetensi Guru, tindakan Bu Dina paling selaras dengan kompetensi…

a)

Kompetensi Pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan murid dan mendorong refleksi diri secara berkelanjutan.

b)

Kompetensi Pembelajaran yang menekankan perencanaan asesmen autentik untuk memantau perkembangan murid.

c)

Kompetensi Pembelajaran yang melibatkan murid mengelola proses belajarnya melalui asesmen yang memfasilitasi kemandirian belajar.

d)

Kompetensi Pengembangan Profesional yang menekankan adaptasi strategi pembelajaran melalui evaluasi diri guru.

e)

Kompetensi Pengembangan Keprofesian yang memfokuskan pada keterlibatan guru dalam komunitas belajar untuk meningkatkan asesmen.

10.

Bu Yeni melakukan refleksi rutin setelah pembelajaran. Ia menuliskan catatan apa yang berhasil, apa yang belum, dan ide perubahan untuk pertemuan selanjutnya. Ketika diminta kepala sekolah, ia juga mampu menjelaskan dasar pemilihan metode mengajarnya. Berdasarkan Perdirjen GTK, praktik tersebut menunjukkan bahwa Bu Yeni telah mengembangkan…

a)

Kompetensi Pengembangan Keprofesian melalui evaluasi diri dan dokumentasi pembelajaran.

b)

Kompetensi Pembelajaran melalui perancangan metode yang sesuai kebutuhan murid.

c)

Kompetensi Pembelajaran melalui asesmen formatif yang berkelanjutan.

d)

Kompetensi Pengembangan Diri melalui partisipasi aktif dalam pelatihan.

e)

Kompetensi Pengelolaan Kelas melalui monitoring perilaku belajar murid.

11.

Dalam sebuah diskusi kelompok, beberapa murid tampak tidak mau berpendapat. Pak Dedi kemudian mengubah pendekatan diskusi menjadi model berbasis pertanyaan pancingan yang lebih terbuka. Ia ingin menciptakan ruang aman agar murid merasa dihargai. Tindakan ini mencerminkan…

a)

Pengelolaan kelas yang berfokus pada penegakan aturan dan tata tertib.

b)

Pengembangan profesional untuk memahami psikologi murid.

c)

Diferensiasi proses belajar bagi murid yang pemalu.

d)

Pemanfaatan asesmen diagnostik untuk mengukur kesiapan murid berpendapat.

e)

Pengelolaan pembelajaran yang menjamin partisipasi aktif murid.

12.

Saat mengajar topik baru, Bu Arni menyiapkan berbagai sumber belajar: video, simulasi, teks bacaan, dan kegiatan praktik. Namun ia menekankan bahwa sumber-sumber itu harus digunakan murid untuk menemukan makna dan bukan sekadar mengikuti instruksi. Dalam konteks Model Kompetensi Guru, praktik ini menunjukkan bahwa Bu Arni menerapkan…

a)

Perencanaan kurikulum berbasis proyek.

b)

Asesmen autentik untuk menilai kemampuan interpretasi murid.

c)

Pengelolaan kelas berbasis inquiry dan penyelidikan ilmiah.

d)

Pembelajaran yang memfasilitasi eksplorasi murid melalui sumber belajar beragam.

e)

Pengembangan profesional melalui penggunaan teknologi pembelajaran.

13.

Kebijakan pelarangan total membawa telepon seluler (HP) ke sekolah sering dikritik karena secara tidak sengaja mengabaikan salah satu kompetensi krusial abad ke-21. Kompetensi yang paling terabaikan akibat larangan total, dari perspektif kesiapan hidup bermasyarakat digital, adalah:

a)

Pengurangan tingkat kebisingan dan gangguan di lingkungan kelas.

b)

Pencegahan tindak kriminalitas siber yang dilakukan oleh siswa.

c)

Peningkatan fokus belajar secara instan selama jam pelajaran.

d)

Kemampuan literasi digital, manajemen diri, dan etika penggunaan teknologi (digital citizenship) di lingkungan yang terkontrol.

14.

Pak Reno sedang mempersiapkan modul ajar untuk Kurikulum Merdeka. Ia memulai dengan mengidentifikasi Capaian Pembelajaran (CP), lalu menurunkannya menjadi tujuan pembelajaran yang terukur, strategi diferensiasi, serta asesmen formatif. Urutan kerja Pak Reno menunjukkan bahwa ia memahami bahwa modul ajar dalam Kurikulum Merdeka harus…

a)

Terstruktur secara rinci sehingga guru dapat mengajar dengan langkah yang baku.

b)

Mengutamakan asesmen sumatif sebagai tolok ukur akhir pembelajaran.

c)

Berorientasi pada kompetensi dan fleksibel sesuai kebutuhan murid.

d)

Berbasis proyek agar murid terbiasa dengan kegiatan lintas disiplin.

e)

Mengikuti format tunggal sebagaimana diatur dalam buku panduan pusat.

15.

Seorang siswa mengeluh bahwa ia tidak paham pelajaran matematika sehingga malas belajar di rumah. Jika guru ingin menumbuhkan kebiasaan belajar yang positif, tindakan paling tepat adalah…

a)

Memberikan lebih banyak tugas agar siswa terbiasa belajar.

b)

Menyediakan sesi belajar kelompok yang dipandu, sehingga siswa bisa berdiskusi dan mencoba strategi belajar berbeda.

c)

Meminta siswa mencari video pembelajaran secara mandiri.

d)

Mengurangi materi yang diajarkan agar siswa tidak tertekan.

e)

Menambah jam pelajaran matematika setiap hari.

16.

Di sebuah kelas, siswa sudah rajin berolahraga, makan sehat, dan aktif belajar. Namun guru melihat mereka sering bertengkar dan tidak bisa bekerja sama. Kebiasaan yang paling perlu ditingkatkan adalah…

a)

Bangun pagi

b)

Bermasyarakat

c)

Tidur cepat

d)

Beribadah

e)

Makan bergizi

17.

Seorang anak menunjukkan perubahan positif: bangun pagi lebih cepat, lebih rajin ibadah, dan makan sehat. Namun kebiasaan tidur cepat belum berkembang. Analisis peran orang tua yang paling berpengaruh terhadap masalah ini adalah…

a)

Orang tua membiarkan anak bermain gadget sampai larut.

b)

Sekolah memberikan tugas terlalu banyak.

c)

Teman-teman anak sering mengajak bermain.

d)

Guru kurang disiplin dalam memberi contoh.

e)

Kantin sekolah tutup terlalu cepat.

18.

Seorang siswa menggunakan AI untuk menyelesaikan seluruh tugas tanpa memahami materinya. Guru mencurigai kualitas tugas terlalu sempurna. Tindakan guru yang paling tepat adalah…

a)

Memberi nilai tinggi karena tugasnya bagus.

b)

Melarang penggunaan AI sepenuhnya di sekolah.

c)

Mengabaikan hal tersebut karena keterampilan AI penting di masa depan

d)

Mengajak siswa berdiskusi tentang etika penggunaan AI dan meminta siswa menjelaskan proses belajarnya.

e)

Mengurangi nilai tanpa memberi penjelasan.

19.

Guru merasa semua tugas bisa dikerjakan AI sehingga ia tidak lagi merancang pembelajaran secara mandiri. Hal ini menyebabkan kualitas pembelajaran menurun. Solusi yang paling tepat adalah…

a)

Tetap mengandalkan AI karena lebih cepat.

b)

Menyadari bahwa AI adalah alat bantu, bukan pengganti profesionalisme guru.

c)

Menghindari penggunaan AI sama sekali.

d)

Menyerahkan pembelajaran kepada siswa dengan metode mandiri.

e)

Menggunakan AI untuk semua aspek termasuk keputusan pedagogis.

20.

Setelah setahun menggunakan AI, sekolah ingin mengevaluasi dampaknya terhadap hasil belajar. Data menunjukkan peningkatan nilai, tetapi siswa menjadi kurang mandiri. Pendekatan evaluasi paling tepat adalah…

a)

Menghapus AI karena menurunkan kemandirian siswa.

b)

Menggunakan AI lebih intensif untuk melihat efek lainnya.

c)

Menyerahkan evaluasi kepada vendor AI.

d)

Menetapkan batasan penggunaan AI dan meningkatkan aktivitas belajar mandiri.

e)

Menilai efektivitas AI hanya berdasarkan nilai siswa.

21.

Dalam perdirjen, salah satu kompetensi berkaitan dengan integritas dan keteladanan. Bu Rani ingin menguatkan aspek ini. Tindakan yang paling menggambarkan penerapan perdirjen adalah…

a)

Konsisten memberi teladan dalam ucapan, sikap, dan penyelesaian tugas.

b)

Menuntut siswa disiplin namun ia sendiri sering terlambat.

c)

Membuat aturan keras agar tidak perlu memberikan contoh langsung.

d)

Menyerahkan pengawasan karakter kepada wali kelas.

e)

Meminta siswa menjadi teladan agar proses belajar efisien.

22.

Pendekatan disiplin positif dalam penegakan aturan sekolah sangat menekankan pada hal berikut, kecuali:

a)

Membangun kesadaran diri dan motivasi internal siswa.

b)

Menciptakan kesepakatan kelas dan lingkungan yang saling menghargai.

c)

Menerapkan konsekuensi yang logis dan mendidik, bukan hukuman fisik.

d)

Penggunaan hukuman fisik atau verbal yang bertujuan untuk menanamkan rasa takut dan kepatuhan instan.

23.

Praktik baik yang harus dilakukan guru di awal tahun ajaran atau sebelum memulai topik baru untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar, tingkat penguasaan kompetensi awal, dan gaya belajar siswa disebut:

a)

Asesmen Sumatif Akhir.

b)

Asesmen Diagnostik

c)

Asesmen Formatif

d)

Ujian Nasional

e)

Penilaian tengah semester

24.

Seorang peserta mendapatkan bocoran soal TKA yang beredar di internet. Jika sekolah menemukan kasus seperti ini, tindakan yang paling sesuai prinsip kebijakan TKA adalah…

a)

Mengizinkan peserta menggunakan bocoran agar bersaing.

b)

Mengabaikan karena bukan tanggung jawab sekolah.

c)

Melaporkan kepada pihak berwenang dan memberi edukasi tentang integritas.

d)

Melarang peserta ikut tes selamanya.

e)

Menyuruh peserta menghapus file tanpa tindakan lanjutan.

25.

Di sebuah SMP, seorang siswa bernama Dika sering diejek oleh beberapa teman sekelasnya karena tubuhnya gemuk. Guru mengetahuinya setelah Dika beberapa kali meminta izin ke UKS dengan alasan sakit perut, namun petugas UKS tidak menemukan masalah fisik. Suatu hari, Dika tidak masuk sekolah karena enggan bertemu teman-temannya. Wali kelas ingin segera mengambil tindakan. Apa langkah pertama yang paling tepat dilakukan wali kelas?

a)

Mengumpulkan semua siswa di kelas untuk menegur secara umum agar menghentikan perilaku mengejek.

b)

Menghubungi orang tua Dika untuk meminta penjelasan dan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah kepada keluarga.

c)

Melakukan percakapan empatik secara pribadi dengan Dika untuk menggali apa yang dialami dan perasaannya.

d)

Memanggil siswa-siswa yang diduga pelaku dan memberikan sanksi tegas agar tidak mengulanginya.

e)

Melapor langsung ke kepala sekolah agar kasus ditangani secara struktural.