NEW
Font size
WorksheetsRagam Bahasa dalam Kehidupan Sosial
Total questions: 24
Worksheet time: 12mins
Bahasa dijelaskan sebagai anugerah yang memungkinkan manusia berpikir, mengekspresikan diri, dan berkomunikasi. Berdasarkan penjelasan tersebut, mengapa ragam bahasa muncul dalam kehidupan sosial?
Karena bahasa adalah sistem yang selalu sama di setiap situasi.
Karena manusia memakai bahasa yang berbeda sesuai situasi, tujuan, dan lawan bicara.
Karena bahasa tidak dapat beradaptasi terhadap konteks sosial.
Karena semua penutur wajib menggunakan bahasa ilmiah setiap saat.
Dalam konteks perkembangan teknologi, muncul ragam bahasa digital seperti singkatan, emoticon, atau campur kode. Mengapa bentuk bahasa ini tetap dianggap komunikatif?
Karena bentuk tersebut mengikuti kaidah bahasa baku secara ketat.
Karena hanya dipahami oleh kalangan akademis.
Karena dipahami oleh komunitas pengguna teknologi meski tidak selalu baku.
Karena bahasa digital menggantikan semua ragam bahasa lainnya.
Ragam bahasa dipandang sebagai adaptasi penutur terhadap konteks sosial. Bagaimanakah hubungan antara konteks sosial dan pilihan bahasa?
Pilihan bahasa tidak dipengaruhi situasi atau hubungan antarpenutur.
Konteks sosial menentukan kadar formalitas, pilihan kata, dan gaya berbicara penutur.
Semua konteks sosial mewajibkan ragam informal.
Konteks sosial hanya memengaruhi logat, bukan kosakata.
Media sosial melahirkan bentuk bahasa baru yang lebih ringkas dan ekspresif. Mengapa fenomena ini dianggap sebagai bentuk ragam bahasa modern?
Karena media sosial menggantikan semua bentuk komunikasi lisan.
Karena media sosial menuntut pesan yang singkat dan cepat dipahami.
Karena bahasa di media sosial menghapus kebutuhan kosakata baku.
Karena media sosial menolak penggunaan bahasa formal.
Penutur sering menggunakan ragam ilmiah ketika menulis karya akademis, namun memakai bahasa gaul saat berbicara dengan teman. Apa yang menyebabkan perbedaan ini?
Pilihan bahasa tidak boleh berubah meski situasinya berbeda.
Perbedaan tujuan dan lawan bicara membuat ragam bahasa harus disesuaikan.
Bahasa ilmiah tidak boleh digunakan dalam dunia pendidikan.
Bahasa gaul wajib digunakan dalam semua situasi.
Ragam bahasa lisan memiliki unsur intonasi dan gestur, sedangkan ragam tulisan harus jelas tanpa bantuan nonverbal. Apa konsekuensi bagi penutur dalam ragam tulisan?
Penutur bebas meninggalkan struktur kalimat.
Penutur harus menggunakan struktur jelas karena tidak ada penanda nonverbal.
Penutur mengandalkan ekspresi wajah untuk memperjelas tulisan.
Penutur cenderung menghilangkan tanda baca.
Ragam resmi digunakan dalam pidato kenegaraan dan surat dinas. Apa ciri utama ragam resmi menurut isi file?
Menggunakan bahasa tidak baku agar lebih santai.
Mengikuti kaidah baku dan struktur kalimat yang teratur.
Memungkinkan penggunaan singkatan gaul.
Menggun
tama ragam resmi menurut isi file?
Menggunakan bahasa tidak baku agar lebih santai.
Mengikuti kaidah baku dan struktur kalimat yang teratur.
Memungkinkan penggunaan singkatan gaul.
Menggunakan bahasa isyarat sebagai pendukung.
Ragam tidak resmi digunakan dalam percakapan santai. Mengapa struktur kalimatnya sering kali tidak lengkap?
Karena percakapan bergantung pada konteks situasional dan berlangsung spontan.
Karena penutur tidak memahami bahasa baku.
Karena ragam tidak resmi harus menggunakan emoticon.
Karena ragam santai selalu mengikuti kaidah ilmiah.
Setiap bidang profesi memiliki istilah khusus, seperti hukum, kedokteran, dan teknologi. Apa tujuan utama ragam fungsional ini?
Agar penutur terlihat lebih rumit saat berbicara.
Agar komunikasi di bidang profesional menjadi lebih tepat dan efisien.
Agar masyarakat umum tidak dapat memahaminya.
Agar semua profesi menggunakan bahasa gaul.
Dialek Betawi, Jawa, dan Minangkabau menunjukkan ragam bahasa berdasarkan wilayah. Apa implikasinya terhadap bahasa Indonesia?
Ragam wilayah harus dihapus agar bahasa Indonesia seragam.
Ragam wilayah memperkaya keragaman bahasa Indonesia.
Ragam wilayah membuat komunikasi antarwilayah tidak mungkin.
Ragam wilayah tidak memiliki nilai budaya.
Fungsi komunikatif ragam bahasa memastikan pesan dapat diterima sesuai konteks. Contoh penerapannya adalah…
Guru menggunakan bahasa baku ketika menjelaskan materi kepada siswa.
Guru menggunakan bahasa gaul pada ujian resmi.
Guru menggunakan bahasa daerah dalam sidang akademik formal.
Guru berbicara tanpa menyesuaikan lawan bicara.
Ragam bahasa dapat mencerminkan status sosial penutur. Hal ini ditunjukkan melalui…
Penggunaan bahasa formal oleh pejabat dalam rapat resmi.
Penggunaan bahasa santai dalam pidato kenegaraan.
Penggunaan bahasa daerah dalam semua konteks.
Penggunaan ragam ilmiah dalam percakapan keluarga.
Ragam bahasa dapat melestarikan nilai budaya melalui pepatah, peribahasa, atau ungkapan tradisional. Mengapa hal ini penting?
Karena budaya hanya dapat berkembang melalui bahasa formal.
Karena ragam bahasa daerah menjadi media pelestarian budaya masyarakat.
Karena budaya tidak ada hubungannya dengan bahasa.
Karena ragam budaya harus dihapus demi keseragaman.
Fungsi edukatif ragam bahasa tampak dalam dunia pendidikan. Apa manfaat utamanya?
Membuat proses belajar menjadi lebih santai tanpa aturan.
Membantu penyampaian ilmu pengetahuan secara sistematis dan jelas.
Menghilangkan kebutuhan akan bahasa baku.
Mengganti semua komunikasi dengan bahasa daerah.
Faktor geografis mempengaruhi ragam bahasa penutur. Contoh pengaruhnya adalah…
Semua wilayah memakai kosakata yang identik.
Perbedaan logat dan kosakata seperti 'gue', 'a
Faktor geografis mempengaruhi ragam bahasa penutur. Contoh pengaruhnya adalah…
Semua wilayah memakai kosakata yang identik.
Perbedaan logat dan kosakata seperti "gue", "aku", atau "saya".
Penutur di wilayah berbeda wajib memakai bahasa gaul.
Faktor geografis tidak berpengaruh pada bahasa.
Faktor sosial seperti usia dan pendidikan memengaruhi pilihan bahasa seseorang. Mengapa hal ini terjadi?
Karena semua kelompok sosial wajib menggunakan satu ragam saja.
Karena gaya bahasa menyesuaikan lingkungan sosial penutur.
Karena faktor sosial hanya memengaruhi logat.
Karena faktor sosial tidak berhubungan dengan gaya bahasa.
Ragam bahasa dipengaruhi situasi komunikasi. Apa contoh penyesuaian yang benar?
Menggunakan bahasa santai saat menyampaikan laporan resmi.
Menggunakan bahasa baku dalam rapat dan bahasa santai dalam obrolan informal.
Menggunakan ragam gaul dalam sidang formal.
Menggunakan dialek daerah dalam pidato resmi nasional.
Kemajuan teknologi menghadirkan istilah seperti "DM", "viral", dan "post". Bentuk ragam bahasa ini muncul akibat…
Kebutuhan ekspresi yang lambat dan panjang.
Pengaruh media digital yang menciptakan bentuk komunikasi baru.
Penghapusan aturan bahasa Indonesia.
Pemaksaan penggunaan bahasa asing.
Budaya turut memengaruhi ragam bahasa. Contoh nyatanya adalah…
Penggunaan tingkatan bahasa dalam budaya Jawa seperti ngoko dan krama.
Penggunaan bahasa daerah dalam ujian nasional.
Penggunaan bahasa gaul dalam ritual adat.
Pengabaian norma kesopanan dalam tradisi lisan.
Dalam dunia pendidikan, penutur dituntut mampu beralih ragam bahasa sesuai situasi. Mengapa kemampuan ini penting?
Agar penutur dapat menggunakan bahasa informal dalam semua keadaan.
Agar komunikasi efektif, sopan, dan sesuai harapan pendengar.
Agar penutur bebas menghilangkan kaidah bahasa.
Agar semua pembicaraan bersifat formal.
Ragam bahasa di media sosial sering sangat ringkas. Apa risiko utamanya jika digunakan dalam konteks resmi?
Pesan menjadi lebih jelas dan ilmiah.
Pesan dapat dianggap tidak sopan atau tidak sesuai situasi formal.
Bahasa gaul meningkatkan profesionalitas.
Bahasa singkat lebih dihargai dalam forum resmi.
Pemilihan ragam bahasa yang tepat mencerminkan kecerdasan berbahasa seseorang. Apa dampaknya dalam kehidupan sehari-hari?
Meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri dan membangun hubungan harmonis.
Menghilangkan kebutuhan komunikasi nonverbal.
Membuat semua interaksi menjadi formal.
Menuntut penutur memakai ragam ilmiah di semua kondisi.
