WorksheetsSOAL UH 3 KELAS XII.1
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Kawasan yang memiliki kesamaan sifat atau karakteristik, baik fisik maupun sosial budaya, dan batas-batasnya relatif tetap serta jelas (statis), disebut sebagai...
Wilayah fungsional
Wilayah nodal
Wilayah formal
Wilayah regional
Wilayah spesifik
Pembagian wilayah yang didasarkan pada aspek sosial dan budaya ditunjukkan oleh kombinasi angka berikut:
1. Wilayah hutan lindung
2. Wilayah kebudayaan Minangkabau
3. Wilayah perkotaan
4. Wilayah aliran sungai
5. Wilayah Jogjakarta
1, 2, dan 3
2, 3, dan 5
1, 4, dan 5
2, 4, dan 5
1, 3, dan 4
Wilayah yang dibatasi oleh pola hubungan dinamis dan pergerakan (pergerakan orang, barang, atau informasi) dengan pusat kegiatan tertentu diklasifikasikan sebagai...
Uniform region
Generic region
Specific region
Nodal region
Natural region
Penerapan model Central Place Theory (Teori Tempat Sentral) oleh Christaller di Indonesia menghadapi kendala utama karena...
Tingkat ekonomi masyarakat yang masih rendah.
Struktur geografis dan kondisi topografi yang tidak seragam (kepulauan dan pegunungan).
Kurangnya kesadaran pemerintah akan pemerataan pembangunan.
Wilayah Indonesia yang terlalu luas.
Luas perairan yang lebih besar dari daratan.
Suatu pembagian wilayah yang hanya menggunakan satu kriteria penentu, misalnya zonasi iklim Köppen atau persebaran jenis batuan, dikenal sebagai...
Wilayah Total
Natural Region
Wilayah berdimensi banyak
Single Feature Region
Wilayah Berdimensi Ganda
Salah satu manfaat perwilayahan dalam kerangka perencanaan pembangunan adalah untuk...
Mengurutkan keanekaragaman bentuk permukaan bumi.
Memudahkan koordinasi berbagai program pembangunan yang berbeda antar sektor.
Menentukan batas-batas administrasi baru.
Penggunaan Metode Indeks Tertimbang untuk penentuan batas wilayah formal memberikan keunggulan berupa...
Proses analisisnya sangat sederhana dan mudah.
Tidak memerlukan data yang lengkap.
Penentuan faktor utama bersifat subjektif.
Hasil analisisnya kuantitatif, terukur, dan bobot variabel dapat disesuaikan dengan kepentingan analisis.
Tidak membutuhkan keahlian khusus untuk menafsirkan hasilnya.
Menurut Teori Growth Poles (Kutub Pertumbuhan) oleh Perroux, proses pembangunan wilayah cenderung...
Terjadi secara serentak di semua tempat dengan intensitas yang sama.
Tidak terjadi serentak, tetapi berawal dari titik-titik (kutub) tertentu dengan intensitas yang berbeda.
Selalu dimulai dari wilayah yang paling terisolasi.
Selalu dipicu oleh sektor pertanian tradisional.
Hanya terjadi di wilayah yang memiliki sumber daya alam melimpah.
Fungsi utama dari daerah penyangga (hinterland) yang mengelilingi sebuah kutub pertumbuhan adalah sebagai...
Pusat persaingan utama bagi kutub pertumbuhan.
Pemasok kebutuhan bahan mentah dan tenaga kerja untuk pusat pertumbuhan tersebut.
Lokasi utama untuk migrasi keluar dari pusat.
Tempat dimulainya pembangunan secara serentak.
Wilayah yang hanya fokus pada sektor jasa.
Hierarki tempat sentral dengan nilai K-3 mencerminkan prinsip pelayanan yang berorientasi pada...
Transportasi (Lalu Lintas)
Pasar (Ekonomi)
Administrasi (Pemerintahan)
Sosial (Pelayanan Publik)
Budaya (Kebudayaan)
Agar wilayah pelayanan suatu pusat sentral dapat mencakup area maksimum tanpa tumpang tindih dan tanpa menyisakan ruang kosong, Christaller menggunakan bentuk...
Persegi
Pentagon
Oktagon
Poligon
Heksagon
Contoh jenis barang atau jasa yang memerlukan jumlah konsumen minimum (threshold) yang besar agar usahanya dapat bertahan adalah...
Pakaian sehari-hari
Alat tulis kantor
Bahan makanan pokok
Layanan rumah sakit spesialis
Peralatan dapur sederhana
Konsep pengembangan wilayah agropolitan pertama kali dikemukakan oleh...
Walter Christaller
Perroux
August Losch
Myrdal
Friedman dan Douglass
Tujuan utama dari pengembangan konsep Agropolitan adalah untuk...
Memusatkan industri manufaktur di pedesaan.
Menciptakan pusat pertumbuhan di kawasan pedesaan berbasis sektor pertanian.
Mengurangi kebutuhan air untuk irigasi.
Menarik seluruh penduduk desa ke kota.
Mengatasi masalah defisit perdagangan global.
Dalam Teori Von Thünen (Sewa Tanah), faktor penentu utama perbedaan nilai sewa lahan pertanian adalah...
Kesuburan tanah dan jenis komoditas.
Biaya transportasi yang dipengaruhi oleh jarak lahan ke pasar.
Jumlah tenaga kerja yang digunakan.
Intensitas curah hujan tahunan.
Luas lahan yang dimiliki petani.
Semakin jauh lokasi lahan pertanian dari pusat pasar, maka...
Nilai sewa tanah akan semakin tinggi.
Biaya produksi akan semakin tinggi.
Biaya transportasi semakin tinggi dan nilai sewa lahan semakin rendah.
Keuntungan yang diperoleh petani semakin besar.
Biaya jual akan semakin rendah.
Peningkatan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur transportasi dan komunikasi bertujuan jangka panjang untuk...
Mengurangi peran sektor swasta dalam investasi.
Membatasi pergerakan penduduk antarwilayah.
Menciptakan efek penyebaran pembangunan dan mengurangi kesenjangan ekonomi regional.
Memastikan setiap wilayah berkembang dengan kecepatan yang sama.
Mempercepat proses penyusunan anggaran negara.
Empat pusat Wilayah Pembangunan Utama (WPU) di Indonesia, yang ditetapkan sebagai strategi pengembangan wilayah, adalah...
Aceh, Jakarta, Surabaya, dan Manado
Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar
Medan, Pontianak, Surabaya, dan Maluku
Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar
Palembang, Semarang, Balikpapan, dan Jayapura
Jika pemanfaatan ruang di suatu wilayah dilakukan tanpa mengindahkan prinsip daya dukung lingkungan (melebihi batas), dampak terburuk yang paling mungkin terjadi adalah...
Peningkatan efisiensi biaya transportasi.
Peningkatan kualitas pendidikan.
Degradasi lingkungan hidup dan hilangnya keberlanjutan sumber daya alam.
Penguatan keterkaitan antarpelaku pembangunan
Percepatan pembangunan sektor industri
Salah satu tujuan fundamental dari penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) adalah untuk...
Menggantikan peran RTRW Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Menetapkan tujuan jangka pendek pembangunan.
Menjadi acuan tunggal bagi pemanfaatan ruang di seluruh wilayah negara.
Fokus hanya pada pemanfaatan lahan untuk sektor primer.
Mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah yang tertinggal saja.
Kewajiban untuk menyediakan ruang evakuasi dan mitigasi bencana dalam penataan ruang merupakan implementasi dari strategi penataan ruang pada aspek...
Geoekonomi
Geopolitik
Potensi Sumber Daya Manusia
Keterbukaan
Pengelolaan kawasan rawan bencana
Pembangunan yang berkelanjutan (asas keberlanjutan) dalam penataan ruang harus mencakup tiga pilar utama, yaitu kelanjutan secara...
Administrasi, hukum, dan keadilan.
Spasial, sektoral, dan antarpelaku.
Ekologi, ekonomi, dan sosial.
Sentripetal, sentrifugal, dan homogenitas.
Politik, pertanian, dan ekonomi.
Kondisi desa yang masih terikat kuat pada adat istiadat, memiliki sistem sosial tertutup, dan memiliki tingkat pendidikan serta prasarana yang sangat minim, berada pada tahap...
Swasembada
Swakarya
Berkembang
Swadaya
Tradisional
Manakah yang merupakan kelompok potensi fisik desa?
1. Lahan pertanian
2. Modal dan investasi
3. Sumber mata air
4. Lembaga kemasyarakatan
5. Iklim dan cuaca
1, 3, dan 5
1, 2, dan 3
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
1, 2, dan 4
Desa yang kehidupan ekonominya didominasi oleh kegiatan penanaman dan pengolahan hasil perkebunan atau persawahan disebut...
Desa nelayan
Desa agraris
Desa industri
Desa wisata
Desa swasembada
Desa-desa yang berada di sekitar kota dan berfungsi sebagai wilayah penunjang serta pemasok kebutuhan bagi kota disebut...
Gemeinschaft
Gesselschaft
Patembayan
Gotong royong
Hinterland
Kota yang sudah sangat besar, ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan fungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi dan jasa utama, serta pengaruhnya meluas ke daerah sekitar (contoh: Jakarta, Surabaya), adalah fase...
Fase Eopolis
Fase Tyranopolis
Fase Polis
Fase Megapolis
Fase Metropolis
Menurut Griffith Taylor, kota yang mengalami kemerosotan moral, sosial, dan kerusakan fisik akibat berbagai masalah internal dan eksternal, diklasifikasikan dalam tahap...
Juvenile
Infantile
Mature
Eopolis
Senille
Berdasarkan model zona konsentris E.W. Burgess, zona yang dihuni oleh para pekerja terampil dengan penghasilan stabil dan sering disebut sebagai "zona rumah tinggal yang lebih baik" berada di nomor....
1
2
3
4
5
Menurut model sektor Homer Hoyt, wilayah yang menjadi pusat kegiatan bisnis (inti kota) dan wilayah yang menjadi tempat tinggal kaum buruh atau permukiman kelas rendah diindikasikan oleh nomor...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4 dan 5
E. 3 dan 5
Prinsip pelayanan yang dominan dan dicerminkan oleh nilai K-7 (seperenam wilayah tetangga) dalam Teori Tempat Sentral Christaller adalah prinsip...
Pasar (Ekonomi)
Transportasi (Lalu Lintas)
Budaya (Kebudayaan)
Sosial (Pelayanan)
Administrasi (Pemerintahan)
Manakah yang termasuk komponen utama dalam konsep Smart City (Kota Cerdas)?
1. Smart economy
2. Smart culture
3. Smart mobility
4. Smart government
5. Smart media
1, 2, dan 3
1, 3, dan 4
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
1, 2, dan 5
Konsep pembangunan kota yang menekankan pada penggunaan sumber daya yang efisien, pengurangan polusi, dan penciptaan lingkungan yang layak huni secara ekologis disebut...
Konsep compact city
Konsep smart city
Konsep Smart people
Konsep smart Living
Konsep Green City
Interaksi yang terjadi antara desa dan kota karena desa memproduksi bahan pangan yang tidak diproduksi kota, dan kota memproduksi barang industri yang dibutuhkan desa, didorong oleh faktor...
Multiple Nucleus Theory
Breakeven Point Theory
Intervening Opportunity
Spatial Transferability
Regional Complementarity (Kondisi Saling Melengkapi)
Menurut Teori Gravitasi, besarnya interaksi antara dua wilayah berbanding lurus dengan...
Jarak antarwilayah dan berbanding terbalik dengan kuadrat jumlah penduduk.
Selisih jumlah penduduk kedua wilayah dan berbanding lurus dengan jaraknya.
Perkalian jumlah penduduk kedua wilayah dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.
Jumlah penduduk wilayah yang lebih kecil dan berbanding lurus dengan jarak.
Jumlah penduduk yang lebih besar dan berbanding terbalik dengan jarak.
Berdasarkan Teori Indeks Konektivitas (Teori Grafik), semakin tinggi tingkat koneksi (jaringan jalan) antarwilayah yang diukur, maka...
Semakin rendah potensi interaksi antarwilayah.
Semakin sedikit potensi antarwilayah.
Semakin kompleks jaringan jalan, semakin rendah potensi interaksi.
Potensi interaksi dan perkembangan wilayah akan semakin tinggi.
Jumlah penduduk menjadi faktor yang paling dominan.
Arus urbanisasi yang tinggi dari desa ke kota akan mengakibatkan masalah bagi desa asal, yaitu...
Meluasnya daerah pemasaran hasil industri.
Peningkatan etos kerja penduduk desa.
Kepadatan penduduk di desa berkurang.
Hilangnya generasi muda produktif dan penurunan inovasi di sektor pertanian.
Masalah pengelolaan sampah yang meningkat di desa.
Pertukaran yang mencakup pengiriman sayuran dan buah-buahan dari desa ke kota serta pembelian mesin pertanian dari kota oleh petani desa, merupakan contoh interaksi dalam bidang...
Budaya
Transportasi
Sosial
Administrasi
Ekonomi
Masuknya nilai-nilai baru dari kota yang melemahkan ikatan kekerabatan dan musyawarah di desa merupakan dampak negatif interaksi desa-kota pada aspek...
Ekonomi
Transportasi
Sosial
Budaya
Fisik
Keuntungan yang didapatkan kota dari interaksi yang terjalin dengan desa adalah...
Penurunan drastis pada polusi udara.
Pengurangan jumlah pengangguran di kota.
Tersedianya bahan baku industri dan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh sektor ekonomi kota.
Penurunan signifikan pada kepadatan penduduk.
Peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.
Interpretasi yang benar mengenai nilai Indeks Kebahagiaan (IK) suatu wilayah adalah...
Semakin rendah indeks menunjukkan tingkat kehidupan yang semakin bahagia.
Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kesejahteraan dan kepuasan hidup yang semakin bahagia.
Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan yang semakin tidak bahagia.
Indeks hanya berfokus pada faktor ekonomi.
Tidak ada hubungan antara nilai indeks dengan tingkat kepuasan hidup.
Manakah yang termasuk komponen dari dimensi Kepuasan Hidup dalam pengukuran Indeks Kebahagiaan?
1. Kesehatan fisik dan mental
2. Perasaan senang
3. Pendidikan dan keterampilan
4. Penerimaan diri
5. Keharmonisan keluarga
6. Tujuan hidup
1, 3, dan 5
2, 4, dan 6
1, 2, dan 4
3, 4, dan 5
2, 5, dan 6
Peningkatan kemudahan akses terhadap fasilitas publik yang memadai sebagai hasil dari pengembangan wilayah akan berdampak pada dimensi Indeks Kebahagiaan yaitu...
Perasaan (Affect)
Makna Hidup (Eudaimonia)
Pengembangan Diri
Kepuasan Hidup
Hubungan Sosial
Kualitas lingkungan merupakan salah satu komponen yang diukur dalam dimensi Indeks Kebahagiaan yaitu...
Makna Hidup
Perasaan
Affect
Eudaimonia
Kepuasan Hidup
Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) oleh masyarakat 5.0 untuk mengendalikan peralatan rumah tangga (lampu, AC, pintu) secara otomatis menunjukkan perubahan perilaku dalam aspek...
Mitigasi bencana
Kegiatan sosial ekonomi
Desain rumah tempat tinggal dan gaya hidup
Penggunaan moda transportasi
Pemanfaatan energi terbarukan
Pendekatan pembangunan berwawasan lingkungan menjadi penting karena didorong oleh...
Meningkatnya biaya pembangunan infrastruktur.
Pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat.
Kesejahteraan manusia menjadi fokus utama.
Peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan.
Meningkatnya standar kesejahteraan masyarakat.
Keuntungan utama dari metode perencanaan pembangunan secara top-down terletak pada efisiensi karena...
Keputusan didasarkan pada musyawarah masyarakat.
Pengambilan keputusan dan penyesalarasan program menjadi lebih cepat dan terpusat di pemerintah pusat.
Sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah.
Memperhatikan kebutuhan masyarakat secara detail.
Mengutamakan peran mitra kerja pembangunan.
Rasio Gini (Gini Index) adalah indikator keberhasilan pembangunan yang secara spesifik menunjukkan...
Tingkat pertumbuhan ekonomi negara
Angka harapan hidup masyarakat
Kualitas hidup masyarakat
Tingkat kesejahteraan sosial
Ketidakmerataan atau kesenjangan distribusi pendapatan enduduk
Penggunaan listrik sebagai sumber tenaga utama pada Revolusi Industri 2.0 berdampak pada...
Peningkatan penjelajahan benua.
Peningkatan produksi massal barang dan efisiensi waktu kerja.
Pengurangan penggunaan tenaga uap secara drastis.
Berkembangnya imperialisme dan kolonialisme.
Penurunan volume produksi barang.
Kekuatan interaksi antar Kota X (populasi 50.000 jiwa) dan Kota Y (populasi 40.000 jiwa) yang terpisah sejauh 100 km adalah...
100.000
200.000
400.000
500.000
2.000.000
