wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

DK3 TP3 (LK 4,5,6)

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Apa kepanjangan dari singkatan K3LH yang wajib diterapkan di lingkungan kerja?

a)

Keamanan, Kesehatan, Keindahan, dan Kebersihan

b)

Keselamatan, Keamanan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup

c)

Keselamatan, Kesehatan kerja dan Lingkungan Hidup

d)

Kualitas, Kesehatan, Keseriusan, dan Lingkungan Kerja

e)

Keteraturan, Kesehatan, Keseriusan, dan Lingkungan Hidup

2.

Dalam sistem 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), apa yang dimaksud dengan tahap Ringkas?

a)

Membuang semua barang yang sudah tidak terpakai.

b)

Membersihkan tempat kerja secara rutin.

c)

Menetapkan standar kebersihan dan kerapian.

d)

Menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan dari tempat kerja.

e)

Melatih kedisiplinan diri di tempat kerja.

3.

Apa yang menjadi fungsi utama dari Safety Data Sheet (SDS) atau Lembar Data Keselamatan (LDK) pada bahan kimia?

a)

Menunjukkan harga bahan kimia tersebut.

b)

Menjelaskan prosedur pengiriman bahan.

c)

Menyediakan informasi terperinci tentang bahaya dan penanganan aman bahan tersebut.

d)

Menetapkan prosedur pembelian bahan kimia.

e)

Menyediakan daftar semua supplier bahan kimia.

4.

Berikut ini adalah contoh alat pelindung diri (APD) untuk melindungi mata, kecuali:

a)

Safety Goggles

b)

Kacamata Pengaman

c)

Face Shield

d)

Masker Respirator

e)

Chemical Splash Goggles

5.

Apa yang dimaksud dengan limbah B3?

a)

Limbah yang berasal dari bahan-bahan yang bisa didaur ulang.

b)

Limbah yang mengandung bahan kimia non-reaktif.

c)

Limbah dari bahan yang karena sifat, konsentrasi, atau jumlahnya dapat mencemarkan dan membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia.

d)

Limbah padat yang tidak dapat terurai secara alami.

e)

Limbah cair yang berasal dari sisa-sisa detergen.

6.

Bagaimana tahap Resik dalam 5R berkontribusi pada pencegahan kecelakaan di tempat kerja?

a)

Dengan menyusun semua peralatan sesuai ukurannya.

b)

Dengan memastikan setiap orang menggunakan APD lengkap.

c)

Dengan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari debu atau tumpahan, sehingga mengurangi risiko tergelincir atau kebakaran.

d)

Dengan membuang semua limbah non-B3.

e)

Dengan melakukan pelatihan keselamatan rutin.

7.

Jelaskan perbedaan mendasar antara limbah B3 dan limbah non-B3.

a)

Limbah B3 selalu berbentuk cair, sedangkan non-B3 selalu berbentuk padat.

b)

Limbah B3 memerlukan penanganan khusus karena sifat bahayanya, sedangkan non-B3 dapat dibuang seperti sampah rumah tangga biasa.

c)

Limbah B3 dapat didaur ulang, sedangkan non-B3 tidak dapat didaur ulang.

d)

Limbah B3 hanya dihasilkan oleh industri besar, sedangkan non-B3 dihasilkan oleh rumah tangga.

e)

Limbah B3 tidak memiliki simbol bahaya, sedangkan non-B3 memiliki simbol bahaya.

8.

Dalam prosedur penanganan keadaan darurat kebakaran, mengapa langkah pemicuan alarm harus dilakukan segera setelah api terdeteksi?

a)

Agar petugas pemadam kebakaran segera mendapatkan gaji.

b)

Untuk memberikan sinyal kepada petugas keamanan.

c)

Untuk memastikan evakuasi seluruh pekerja dapat dimulai secepat mungkin dan tim darurat mengetahui lokasinya.

d)

Untuk mengaktifkan sistem ventilasi darurat.

e)

Agar semua dokumen penting segera diamankan.

9.

Apa maksud dari simbol B3 berupa gambar tengkorak dan tulang menyilang (Toxic)?

a)

Bahan tersebut mudah terbakar pada suhu tinggi.

b)

Bahan tersebut dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

c)

Bahan tersebut bersifat korosif terhadap logam.

d)

Bahan tersebut dapat menyebabkan keracunan atau kematian bahkan pada dosis rendah.

e)

Bahan tersebut berbahaya bagi lingkungan perairan.

10.

Mengapa penting untuk memastikan jalur evakuasi selalu bebas dari hambatan?

a)

Agar petugas kebersihan dapat dengan mudah membersihkan lantai.

b)

Untuk memperlancar pengiriman barang antar departemen.

c)

Agar semua orang dapat bergerak cepat menuju titik kumpul dengan aman saat terjadi keadaan darurat.

d)

Agar mudah untuk mengatur tempat penyimpanan APD.

e)

Untuk memudahkan pemasangan rambu-rambu K3.

11.

Jika Anda secara tidak sengaja menumpahkan cairan kimia yang bersifat korosif di lantai laboratorium, langkah pertama dan paling mendesak yang harus Anda lakukan adalah:

a)

Membersihkan tumpahan dengan kain lap biasa.

b)

Mencari tahu penyebab tumpahan tersebut terjadi.

c)

Segera mengamankan diri, menjauhkan orang lain, dan mengisolasi area tumpahan, lalu merujuk pada Spill Control Kit yang sesuai.

d)

Menambahkan air dalam jumlah besar untuk mengencerkan tumpahan.

e)

Melaporkannya kepada atasan setelah tumpahan kering.

12.

Saat menyimpan bahan B3 yang bersifat mudah terbakar (Flammable), praktik K3LH manakah yang harus diterapkan secara ketat?

a)

Menyimpan bahan tersebut di rak terbuka.

b)

Menyimpannya di dekat sumber api atau panas.

c)

Menyimpannya dalam lemari tahan api dan jauh dari bahan oksidator.

d)

Menyimpannya di ruang yang memiliki ventilasi terbatas.

e)

Mencampur bahan tersebut dengan air untuk mengurangi sifat mudah terbakarnya.

13.

Berdasarkan prinsip 5R, Anda menemukan banyak dokumen lama dan peralatan rusak yang tidak terpakai di area kerja Anda. Tindakan 5R manakah yang harus Anda aplikasikan terlebih dahulu?

a)

Rapi

b)

Resik

c)

Rawat

d)

Rajin

e)

Ringkas

14.

Seorang pekerja harus menggunakan APD jenis Respirator saat menangani debu beracun. Jika masker yang digunakan adalah jenis Disposable Dust Mask biasa, kesalahan penerapan APD apa yang terjadi?

a)

Tidak ada kesalahan, karena masker debu sudah cukup.

b)

Kesalahan dalam perlindungan kulit.

c)

Kesalahan dalam memilih filter yang tepat untuk debu beracun (seharusnya menggunakan respirator kartrid).

d)

Kesalahan dalam perlindungan telinga.

e)

Kesalahan karena tidak menggunakan safety shoes.

15.

Setelah selesai bekerja di laboratorium kimia, Anda memiliki limbah yang berupa larutan asam kuat. Tindakan pengelolaan limbah yang benar adalah membuang limbah ini ke dalam wadah limbah dengan label:

a)

Limbah Padat Non-B3

b)

Limbah Cair Umum

c)

Limbah B3 Asam

d)

Limbah B3 Pelarut Organik

e)

Tempat Sampah Biasa

16.

Analisislah mengapa pemisahan dan pelabelan limbah B3 berdasarkan karakteristiknya (misalnya, Asam, Basa, Pelarut) adalah sangat penting dalam pengelolaan limbah.

a)

Untuk mengurangi volume total limbah yang dihasilkan.

b)

Untuk memudahkan petugas kebersihan dalam membuangnya di tempat sampah umum.

c)

Untuk mencegah reaksi berbahaya seperti ledakan, gas beracun, atau korosi yang mungkin terjadi jika limbah yang tidak kompatibel dicampur.

d)

Untuk memastikan limbah tersebut dapat dijual kembali.

e)

Untuk memenuhi persyaratan estetika laboratorium.

17.

Analisislah perbedaan bahaya utama yang diwakili oleh simbol B3 Korosif dan simbol B3 Iritan.

a)

Korosif menyebabkan kerusakan jangka panjang pada lingkungan, Iritan menyebabkan kerusakan pada mata.

b)

Korosif dapat merusak jaringan tubuh secara permanen dan merusak logam, Iritan menyebabkan peradangan sementara.

c)

Keduanya memiliki bahaya yang sama, hanya berbeda pada tingkat kerusakannya.

d)

Korosif hanya berbahaya melalui inhalasi, Iritan hanya berbahaya melalui kontak kulit.

e)

Korosif berbahaya bagi hewan, Iritan berbahaya bagi tumbuhan.

18.

Analisislah dampak terburuk yang dapat terjadi jika suatu perusahaan gagal menerapkan prinsip Rawat dan Rajin dari 5R.

a)

Hanya berdampak pada kurangnya estetika di tempat kerja.

b)

Menyebabkan peningkatan biaya pembelian APD baru.

c)

Menyebabkan penurunan kedisiplinan, sistem K3LH tidak berkelanjutan, dan standar kebersihan/keselamatan cenderung menurun dari waktu ke waktu.

d)

Membuat sulitnya membedakan antara limbah B3 dan non-B3.

e)

Mempercepat proses kalibrasi peralatan.

19.

Dalam situasi darurat yang memerlukan evakuasi, analisislah peran dari Titik Kumpul (Assembly Point).

a)

Tempat untuk mengadakan rapat evaluasi setelah kejadian darurat.

b)

Area di mana APD baru didistribusikan.

c)

Lokasi aman, jauh dari bahaya, tempat semua pekerja berkumpul untuk dihitung (absen) setelah evakuasi selesai.

d)

Tempat penyimpanan peralatan darurat.

e)

Lokasi di mana tim medis akan memberikan pertolongan pertama.

20.

Analisislah mengapa penggunaan sarung tangan kimia tidak dapat digeneralisasi untuk semua jenis bahan kimia, bahkan jika tingkat bahayanya sama.

a)

Karena sarung tangan kimia cepat rusak.

b)

Karena harganya terlalu mahal untuk penggunaan umum.

c)

Karena berbagai jenis bahan kimia (misalnya, pelarut organik, asam) memerlukan bahan sarung tangan yang berbeda (misalnya, nitril, neoprena) untuk memberikan perlindungan yang efektif.

d)

Karena sarung tangan kimia hanya melindungi dari panas.

e)

Karena sarung tangan kimia tidak nyaman digunakan.

21.

Evaluasilah manakah dari tindakan berikut yang merupakan pilihan terburuk dalam penanganan awal tumpahan bahan B3 cair yang belum diketahui jenisnya.

a)

Mengisolasi area dan menjauhkan semua sumber api.

b)

Merujuk pada SDS tumpahan jika ada.

c)

Menyeka tumpahan dengan kain yang mudah terbakar dan membuangnya ke tempat sampah biasa.

d)

Melaporkan kepada koordinator darurat.

e)

Menggunakan spill kit universal yang tersedia.

22.

Anda adalah koordinator K3LH. Evaluasilah faktor paling krusial yang menjamin keberhasilan dan keberlanjutan penerapan 5R di tempat kerja.

a)

Jumlah uang yang diinvestasikan untuk membeli peralatan baru.

b)

Seringnya penyelenggaraan acara gathering perusahaan.

c)

Komitmen, dukungan, dan keteladanan yang konsisten dari manajemen puncak (top management) dan seluruh pekerja dalam jangka panjang.

d)

Kualitas makanan di kantin.

e)

Pembuatan poster K3LH yang menarik.

23.

Evaluasilah mengapa penggunaan ventilasi yang memadai (seperti Fume Hood) menjadi sangat penting saat bekerja dengan bahan kimia yang bersifat Volatile dan Beracun (simbol Toxic dan Gas Cylinder).

a)

Untuk menjaga agar bahan kimia tetap dingin.

b)

Untuk mencegah kontaminasi silang antara dua bahan kimia yang berbeda.

c)

Untuk mencegah uap beracun mencapai zona pernapasan pekerja dan mengurangi risiko keracunan atau kerusakan paru-paru.

d)

Untuk memudahkan proses pencampuran bahan kimia.

e)

Untuk menghindari kerusakan pada instrumen laboratorium di sekitarnya.

24.

Anda adalah penanggung jawab K3. Rancanglah urutan langkah yang paling logis dan aman untuk diumumkan saat terjadi kebakaran kecil di laboratorium.

a)

Padamkan api → Evakuasi → Bunyikan alarm → Kumpul di Assembly Point.

b)

Evakuasi → Bunyikan alarm → Padamkan api → Kumpul di Assembly Point.

c)

Bunyikan alarm → Padamkan api (jika aman dengan APAR) → Evakuasi → Kumpul di Assembly Point.

d)

Bunyikan alarm → Padamkan api (jika aman dengan APAR) → Kumpul di Assembly Point → Evakuasi.

e)

Kumpul di Assembly Point → Evakuasi → Bunyikan alarm → Padamkan api.

25.

Seorang pekerja ingin merancang label penyimpanan untuk cairan A yang bersifat Flammable dan Corrosive. Label manakah yang paling lengkap dan sesuai dengan prinsip pelabelan B3?

a)

"Cairan A: Berbahaya"

b)

"Cairan A: Mudah Terbakar. Simpan di tempat sejuk."

c)

"Cairan A: Korosif. Jangan sentuh."

d)

"Cairan A: FLAMMABLE dan CORROSIVE. (Sertakan Simbol B3 yang sesuai, nama bahan, tanggal masuk, dan peringatan singkat). Simpan terpisah dari Oksidator."

e)

"Cairan A: Cairan biasa. Gunakan APD standar."