Font size
WorksheetsSoal Epidemiologi Intermediet
Total questions: 50
Worksheet time: 28mins
Sebuah penyakit terjadi bila tidak ada keseimbangan antara beberapa faktor dalam model epidemiologi klasik, yaitu agent–host–environment.
Benar
Salah
Konsumsi garam yang memperparah hipertensi merupakan faktor yang meningkatkan kemungkinan terjadinya atau memperburuk kondisi penyakit. Itu termasuk faktor risiko.
Benar
Salah
Studi epidemiologi yang bertujuan melihat pola penyebaran penyakit dan besarnya masalah kesehatan adalah studi deskriptif.
Salah
Benar
Teori penyebab penyakit yang dapat diterapkan pada penyakit infeksi maupun non-infeksi adalah multiple causation.
Salah
Benar
Ignaz Semmelweis membuktikan bahwa sepsis puerperalis dapat dicegah dengan prosedur aseptik dan antiseptik (mencuci tangan).
Salah
Benar
Pencegahan sekunder sebaiknya dilakukan pada tahap: Pencegahan sekunder = deteksi dini penyakit. Dilakukan pada masa penyakit dini (early disease), sebelum terjadi komplikasi.
A. Pada masa sehat
B. Pada masa penyakit lanjut
C. Pada masa penyakit dini
Menghitung population at risk
10.000 orang
9.800 orang
9.750 orang
Menghitung prevalensi akhir tahun Prevalensi = seluruh kasus lama + kasus baru Existing cases awal = 200 Kasus baru = 50 Total kasus pada akhir tahun = 250 Prevalensi = (250 / 10.000) × 10.000 = 250 per 10.000 populasi Manakah jawaban yang benar?
200 per 10.000 populasi
50 per 10.000 populasi
250 per 10.000 populasi
100 per 10.000 populasi
Menghitung insidens kumulatif Insidens = kasus baru selama periode ÷ population at risk Kasus baru = 50 Population at risk = 9.800 (hasil soal 7) Insidens = (50 / 9.800) × 10.000 ≈ 51 per 10.000 populasi Manakah jawaban yang paling mendekati nilai sebenarnya?
100 per 10.000 populasi
50 per 10.000 populasi
10 per 10.000 populasi
50 per 9.800 populasi
Proporsi laki-laki pada populasi Jumlah laki-laki = 6000, total = 10000 → proporsi = 6000 ÷ 10000 = 0.60 = 60%.
40%
50%
60%
70%
5-year incidence proportion (risk) At-risk awal = 1000 – 50 = 950. Kasus baru selama 5 tahun = 64. Risk = 64 ÷ 950 = 0.067368... ≈ 0.0674. Manakah jawaban yang benar?
0,05
0,0674
0,10
0,20
12. 5-year incidence rate (incidence density) Person-time ≈ 950 orang × 5 tahun = 4.750 person-years. Incidence rate = 64 ÷ 4.750 = 0.0134737 per person-year ≈ 0.0135 (pilihan terdekat 0,0139). Manakah jawaban yang benar?
0,005
0,0100
0,0139
0,0200
Ukuran frekuensi yang berguna untuk alokasi layanan tetapi tidak dapat membandingkan kejadian antar 2 populasi. Itu adalah angka kasus — berguna untuk alokasi sumber daya, tetapi bukan untuk perbandingan antar populasi karena tidak mempertimbangkan ukuran populasi. Manakah jawaban yang benar?
Angka insidens
Angka prevalensi
Angka kasus
Angka proporsi
Cumulative incidence (risk) pada populasi pegawai yang terpapar: Risk = 50 / 5.000 = 0,01 = 1%.
0,5%
2%
1%
5%
Incidence (risk) pada seluruh populasi pegawai yang berisiko (total): Total kasus = 50 + 200 = 250; total populasi = 5.000 + 20.000 = 25.000 Risk = 250 / 25.000 = 0,01 = 1%.
0,5%
2%
1%
5%
Insiden risk PJK pada kelompok perokok Data: - Perokok = 3.000 orang - Kasus PJK = 84 Incidence risk = 84 / 3.000 = 0,028 = 2,8%
2,8%
1,7%
1,61%
37,9%
Insiden risk PJK pada kelompok tidak merokok
2,8%
1,7%
1,61%
37,9%
Relative risk (RR) terjadi pada perokok Ie = 84/3000 = 0,028; Iu = 87/5000 = 0,0174 RR = 0,028 / 0,0174 ≈ 1,61.
2,8%
1,7%
1,61
37,9%
Attributable risk percent (persen kasus pada kelompok terpapar yang disebabkan oleh paparan) AR% = (Ie – Iu)/Ie ×100 = (0,028 – 0,0174)/0,028 ≈ 37,9%.
2,8%
1,7%
37,9%
1,61
Serial kasus (case series) termasuk: studi deskriptif.
(a)
Studi yang meneliti hubungan linier antara 2 karakteristik pada kelompok populasi (bukan individu) disebut studi ekologi.
A. Studi Kasus
B. Studi Longitudinal
C. Studi Eksperimental
D. Studi Ekologi
Laporan kasus (case report) dapat dilakukan dengan mengamati: satu kasus baru kelainan/penyakit yang menarik dan belum pernah ditemukan.
Penelitian tentang 5 pemuda dengan PCP (kasus AIDS awal) → termasuk?
Case series
Control group
Cohort study
Randomized trial
Korelasi antara penjualan rokok dan angka kematian PJK pada data populasi → jenis hubungan? Ini adalah hubungan antar variabel pada level populasi, bukan individu → korelasi ekologis. Bisa bersifat linier, tetapi yang paling tepat sesuai jenis data adalah:
A. Korelasi linier
B. Korelasi individu
C. Korelasi ekologis
D. Korelasi positif
Terburu-buru menyimpulkan hubungan kausal dari studi ekologi → disebut?
A. Kesalahan individual
B. Kesalahan populasi
C. Kesalahan kausal
D. Bias ekologis
Studi deskriptif digunakan untuk semua kecuali:
Mengidentifikasi masalah kesehatan
Merencanakan program pelayanan kesehatan
Mencerminkan masalah kesehatan
Membuktikan hipotesis
Arah penelitian cross-sectional adalah?
Memiliki arah dari paparan ke penyakit
Memiliki arah dari penyakit ke paparan
Tidak memiliki arah (non-directional)
Berapa nilai sel B?
659
432
785
120
Hitung RR berdasarkan data di atas.
RR = 0,0435 / 0,0180 = 2,42
RR = 0,0180 / 0,0435 = 0,41
RR = 0,0435 / 0,0200 = 2,18
RR = 0,0435 / 0,0150 = 2,90
Dibulatkan menjadi 2,4 kali. Berapakah nilai RR yang benar?
1,8 kali
2,0 kali
2,4 kali
2,8 kali
Menghitung RR untuk aktivitas tingkat tinggi 1–19 menit/minggu dibanding 0 menit/minggu. Berapakah nilai RR yang benar?
14/18
18/14
14/14
18/18
Interpretasi nilai RR untuk seluruh level aktivitas. Semakin tinggi aktivitas intensitas tinggi → semakin rendah rate serangan jantung. Ini menunjukkan penurunan progresif risiko dengan meningkatnya aktivitas. Apa interpretasi yang benar?
RR tidak berubah
RR menunjukkan penurunan progresif dengan meningkatnya tingkat kebiasaan aktivitas intensitas tinggi
RR meningkat
RR tidak berhubungan dengan aktivitas
Berapa insidens kanker paru pada yang merokok?
50/200
20/200
5/200
100/200
Berapa insidens kanker paru pada yang tidak merokok?
25/300
50/300
100/300
200/300
Relative Risk (RR) RR = (50/200) / (25/300) Hitung nilai RR!
3,0
2,0
1,5
4,0
Interpretasi RR = 3,0. Apa interpretasi dari hasil RR = 3,0?
Faktor risiko terhadap kejadian kanker paru
Tidak berpengaruh
Menurunkan risiko kanker paru
Odds ratio = (A·D) / (B·C) = (53·85) / (53·46) = 85/46 ≈ 1,85
1,2
1,5
2,0
1,85
Pilih jawaban yang benar:
512
659
700
659
Pilih jawaban yang benar:
1,5 kali
2,0 kali
2,4 kali
3,0 kali
Berapakah incidence rate per 100 orang-tahun?
5,9
2,3
8,1
12,5
Berapakah prevalensi diabetes?
5,2%
2,1%
10,5%
7,8%
Berapakah prevalensi infeksi saluran pernapasan atas?
39,7%
15,2%
50,1%
27,8%
Berapakah proporsi kejadian hipertensi selama 10 tahun?
6,8%
12,5%
3,2%
9,0%
Berapakah nilai prevalensi?
0,25
0,33
0,50
0,42
Proporsi kejadian (incidence proportion) Kasus baru = 25 Populasi berisiko = 300 – 100 (kasus lama) = 200 Incidence = 25/200 = 0.125 = 12.5%
0,10
0,12
0,13
0,15
51. Orang-waktu dalam populasi =
28
15
40
62
Incidence-rate = 4 / 28 =
0,143
0,114
0,214
0,250
Beragam metode dan populasi berbeda menghasilkan hasil yang serupa.
Strength
Consistency
Specificity
Temporality
Asosiasi yang kuat memberikan bukti kausalitas lebih kuat. Hill menyatakan bahwa semakin kuat asosiasi (misalnya RR besar), semakin besar kemungkinan hubungan kausal.
Strength
Consistency
Specificity
Temporality
Paparan harus mendahului timbulnya penyakit. Ini adalah kriteria Hill yang paling penting: penyebab harus terjadi sebelum akibat. Kriteria Hill apakah ini?
Temporality
Consistency
Strength
Plausibility
