Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH Kedua_G9

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Di Indonesia sering terjadi perbedaan dalam tata cara salat (misalnya qunut Subuh) yang bersumber dari perbedaan mazhab. Menurut perspektif yang ideal dalam Islam, perbedaan furu' (cabang) yang bersumber dari mazhab mu'tabar seharusnya disikapi dengan...

a)

saling menghormati dan tidak saling menyalahkan

b)

memaksakan pendapat sendiri kepada orang lain

c)

menganggap mazhab lain tidak sah

d)

meninggalkan tata cara salat yang berbeda

2.

Sikap yang paling tepat dalam menghadapi perbedaan pendapat di antara para ulama mazhab adalah...

a)

Menganggap perbedaan itu sebagai bid'ah dan meninggalkannya.

b)

Mengikuti semua pendapat dari semua mazhab secara bersamaan untuk mendapat pahala maksimal.

c)

Tasamuh (toleransi) dan mengakui bahwa semua mazhab memiliki dalil kuat dari Al-Qur'an dan Sunnah, sehingga tidak perlu saling menyalahkan.

d)

Melakukan talfiq (mencampuradukkan) pendapat mazhab yang paling mudah secara terus-menerus.

3.

Imam Syafi'i pernah berguru kepada Imam Malik, menunjukkan adanya kesinambungan intelektual. Pengaruh Imam Malik terhadap Imam Syafi'i terlihat jelas dalam hal...

a)

Pengakuan atas pentingnya akal ra'yu secara berlebihan.

b)

Penggunaan metode Istihsan sebagai sumber hukum utama.

c)

Penekanan pada pentingnya Hadis Nabi dan tradisi yang shahih.

d)

Pembatasan penggunaan Al-Qur'an sebagai sumber hukum.

4.

Imam Ahmad bin Hanbal mendirikan Mazhab Hambali setelah menghadapi fitnah Khalqul Qur'an (Al-Qur'an adalah makhluk). Pengalaman ini memengaruhi metodologinya, sehingga ia sangat mengutamakan...

a)

Pendapat akal (ra'yu) di atas segalanya.

b)

Konsensus (ijma') para ulama kontemporer.

c)

Ketaatan mutlak pada dalil naqli (Al-Qur'an dan Hadis), dan menghindari takwil (penafsiran) yang berlebihan.

d)

Penggunaan Istihsan tanpa batas.

5.

Dampak sosiologis yang paling signifikan dari keyakinan akan Yaumul Hisab dan Yaumul Jaza' dalam kehidupan seorang Muslim adalah...

a)

Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kejujuran dalam berperilaku

b)

Menurunkan semangat bekerja dan belajar

c)

Mendorong perilaku konsumtif tanpa batas

d)

Mengabaikan nilai-nilai sosial dalam masyarakat

6.

Seorang pengusaha bernama Pak Hasan dikenal sangat tekun beribadah dan selalu berusaha memberikan gaji yang adil kepada karyawannya, meskipun keuntungan perusahaannya menjadi lebih kecil dibandingkan pesaing. Ia berprinsip: 'Dunia hanyalah sementara, yang terpenting adalah pertanggungjawaban di Hari Akhir.' Beberapa rekannya menganggapnya terlalu fatalistik dan tidak kompetitif.

Evaluasi manakah yang paling tepat menggambarkan dampak keyakinan Pak Hasan terhadap Hari Akhir?

a)

Ia menunjukkan sikap pasif dan fatalistik karena menganggap usaha duniawi tidak penting dibandingkan nasib di akhirat.

b)

BKeyakinannya mendorong tindakan yang adil dan dinamis di dunia sebagai bentuk persiapan dan bekal yang paling bernilai untuk pertanggungjawaban di akhirat.

c)

Keyakinannya akan menghambat kemajuan ekonomi karena fokusnya bergeser dari mencari keuntungan maksimal.

d)

Prinsipnya bertentangan dengan semangat ikhtiar (berusaha keras) dalam Islam karena ia mengurangi upaya untuk menjadi yang paling unggul di pasar.

7.

Sains modern membahas heat death of the universe (kematian panas alam semesta). Walaupun ada kemiripan fenomena kehancuran, keyakinan Islam terhadap Hari Akhir memiliki dimensi yang melampaui sains, yaitu...

a)

Hanya Allah yang tahu kapan kehancuran akan terjadi.

b)

Kehancuran tersebut akan diikuti oleh kebangkitan kembali (Ba'ats) seluruh makhluk untuk diadili oleh Allah SWT.

c)

Kiamat terjadi karena tabrakan galaksi, bukan kehendak Tuhan.

d)

Sains modern adalah satu-satunya sumber yang valid untuk memahami Kiamat.

8.

Seorang siswa rajin beribadah dan menjauhi maksiat hanya karena takut siksa neraka, bukan karena mencintai Allah. Bagaimana Anda mengevaluasi kualitas amal siswa tersebut dari perspektif iman yang sempurna kepada Hari Akhir?

a)

Amalnya sempurna karena telah memenuhi rukun Islam.

b)

Amalnya tidak diterima sama sekali karena motivasinya salah.

c)

Amalnya sah secara fiqih, tetapi kualitas imannya masih kurang karena belum mencapai tingkat ihsan (cinta dan kesadaran melihat Allah).

d)

Amalnya lebih baik daripada orang yang beribadah karena berharap surga.

9.

Al-Qur'an menggambarkan Kiamat dengan pemandangan gunung berterbangan seperti kapas dan laut mendidih. Tujuan dari penggambaran kedahsyatan ini adalah untuk menanamkan kesadaran bahwa...

a)

Dunia adalah tempat yang paling aman dan nyaman.

b)

Seluruh hukum fisika dan keteraturan alam semesta yang kita kenal di dunia akan berubah total dan tunduk mutlak pada kehendak dan kekuasaan Allah.

c)

Manusia harus segera pindah ke planet lain.

d)

Hanya orang kaya yang bisa selamat dari goncangan tersebut.

10.

Manakah urutan tahapan Hari Akhir berikut yang paling tepat dan logis setelah terjadinya tiupan sangkakala?

a)

Kebangkitan manusia dari kubur, pengumpulan di Padang Mahsyar, hisab amal, pembalasan di surga atau neraka

b)

Pengumpulan di Padang Mahsyar, kebangkitan manusia dari kubur, hisab amal, pembalasan di surga atau neraka

c)

Hisab amal, kebangkitan manusia dari kubur, pengumpulan di Padang Mahsyar, pembalasan di surga atau neraka

d)

Pembalasan di surga atau neraka, kebangkitan manusia dari kubur, pengumpulan di Padang Mahsyar, hisab amal

11.

Terjadinya Kiamat Kubra (Kiamat Besar)?

a)

Mizan → Shirat → Ba'ats → Hisab.

b)

Ba'ats (Kebangkitan) → Hisab (Perhitungan) → Mizan (Timbangan Amal) → Shirat (Jembatan).

c)

Shirat → Hisab → Mizan → Ba'ats.

d)

Hisab → Ba'ats → Mizan → Shirat.

12.

Seorang pejabat publik memiliki kekuasaan untuk melakukan korupsi tanpa terdeteksi oleh hukum di dunia. Keyakinan sejati kepada Hari Akhir seharusnya berfungsi sebagai...

a)

Pendorong untuk melakukan korupsi sebanyak mungkin sebelum Kiamat.

b)

Penghalang utama dan filter moral yang mencegahnya melakukan kejahatan, karena ia yakin pengadilan Allah (Hisab) tidak dapat disuap atau dihindari.

c)

Alasan untuk menyalahkan takdir atas perbuatannya.

d)

Pembenaran bahwa semua perbuatannya akan dimaafkan karena telah beribadah.

13.

Kiamat Sughra (Kiamat Kecil) dan Kiamat Kubra (Kiamat Besar) adalah dua konsep yang berbeda. Perbedaan fundamental antara keduanya terletak pada...

a)

Kiamat Sughra tidak diawali tiupan terompet, sedangkan Kiamat Kubra diawali tiupan terompet.

b)

Kiamat Sughra hanya mencakup kematian individu, sedangkan Kiamat Kubra mencakup kehancuran total alam semesta dan berakhirnya kehidupan semua makhluk hidup.

c)

Kiamat Sughra hanya dialami oleh orang kafir, sedangkan Kiamat Kubra dialami oleh semua.

d)

Kiamat Sughra terjadi sebelum Nabi Muhammad SAW, sedangkan Kiamat Kubra terjadi setelahnya.

14.

Pandangan yang mengatakan bahwa jika seseorang ditakdirkan masuk surga atau neraka, maka perbuatan di dunia tidak lagi penting, bertentangan dengan konsep Hari Akhir. Hal ini karena Hari Akhir menegaskan bahwa...

a)

Hari Akhir hanya mengadili niat, bukan perbuatan.

b)

Keputusan akhir (Surga/Neraka) didasarkan pada perhitungan (Hisab) atas amal perbuatan dan keimanan manusia selama di dunia; takdir adalah rahasia Allah dan manusia wajib berikhtiar.

c)

Keputusan surga dan neraka sudah final sejak manusia lahir.

d)

Manusia tidak memiliki kebebasan memilih dalam hidupnya.

15.

Keluarnya Dajjal, turunnya Nabi Isa, dan munculnya Ya'juj dan Ma'juj adalah tanda-tanda besar Kiamat. Tujuan Allah SWT menunjukkan tanda-tanda ini kepada umat manusia adalah...

a)

Untuk menakut-nakuti dan membuat manusia putus asa.

b)

Sebagai ujian keimanan (fitnah) terakhir dan peringatan keras agar manusia segera kembali kepada ajaran Allah sebelum terlambat.

c)

Untuk memastikan bahwa hanya orang yang melihat tanda itu yang selamat.

16.

Hadis menyebutkan bahwa ulama adalah pewaris para Nabi. Makna pewaris dalam konteks ini tidak merujuk pada pewarisan harta, melainkan pewarisan...

a)

Kedudukan politik dan kekuasaan di pemerintahan.

b)

Kedudukan sosial yang tinggi dan kekayaan materi.

c)

Tanggung jawab menyampaikan ajaran, membimbing umat, dan menjaga keaslian syariat (Ilmu dan Hikmah).

d)

Hak untuk menafsirkan Al-Qur'an sesuka hati.

17.

Ilmu (baik agama maupun umum) berfungsi sebagai nur (cahaya) yang menerangi kegelapan. Jika ilmu adalah cahaya, maka fungsi utama seorang ilmuwan dalam masyarakat yang menghadapi masalah sosial-politik adalah...

a)

Menyembunyikan ilmunya agar tidak disalahgunakan.

b)

Memberikan solusi, panduan etika, dan kritik konstruktif berdasarkan prinsip-prinsip kebenaran dan keadilan yang diyakininya.

c)

Menyalahgunakan ilmu untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

d)

Hanya berfokus pada penelitian murni tanpa memikirkan dampaknya.

18.

Terdapat hadis yang menyatakan bahwa tidur seorang 'alim (orang berilmu) yang menerangi ilmunya lebih baik daripada ibadah sunnah seorang 'abid (ahli ibadah) yang bodoh. Esensi dari perbandingan ini adalah...

a)

Tidur memang lebih penting daripada salat.

b)

Ilmu itu sendiri adalah ibadah, dan amal yang didasari ilmu (kesadaran) memiliki kualitas dan dampak yang lebih besar daripada amal tanpa ilmu.

c)

Ahli ibadah tidak perlu berilmu.

d)

Hanya orang berilmu yang akan masuk surga.

19.

Ilmu yang bermanfaat (ilmun nafi') adalah salah satu amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Kriteria utama agar ilmu dapat dianggap sebagai ilmun nafi' adalah...

a)

Ilmu tersebut harus memiliki nilai jual yang tinggi di pasar.

b)

Ilmu tersebut harus diajarkan di perguruan tinggi ternama.

c)

Ilmu tersebut mendorong pemahaman yang benar tentang Allah, mendekatkan diri kepada-Nya, dan memberikan solusi konstruktif yang membawa maslahat bagi kehidupan manusia.

d)

Ilmu tersebut hanya berfokus pada hal-hal mistis dan gaib.

20.

Seorang ilmuwan menemukan teori yang berpotensi merusak lingkungan jika disalahgunakan. Sebagai Muslim yang menjunjung keutamaan ilmu, bagaimana ia seharusnya bertindak?

a)

Memublikasikannya tanpa memedulikan dampaknya, karena ilmu harus disebarluaskan.

b)

Menyembunyikan temuannya karena takut disalahgunakan.

c)

Memublikasikannya disertai dengan panduan etika dan peringatan keras tentang potensi bahaya penyalahgunaannya, serta mengupayakan ilmu tersebut hanya digunakan untuk kebaikan.

d)

Menjual temuan itu kepada pihak yang paling berani membayar mahal.

21.

Seorang guru agama sangat fasih berbicara tentang kejujuran, tetapi ia sering menyontek saat ujian. Kasus ini menunjukkan bahwa orang tersebut...

a)

Tidak memiliki ilmu sama sekali.

b)

Menerapkan ilmu hanya sebatas hafalan lisan, tetapi gagal dalam mengintegrasikan ilmu tersebut dengan amal dan moral (tidak istiqamah).

c)

Mengutamakan ibadah ritual daripada ilmu.

d)

Telah mencapai derajat ulama tertinggi.

22.

Manakah di antara pernyataan berikut yang bukan merupakan keutamaan yang dijanjikan Allah SWT kepada orang yang menuntut ilmu?

a)

Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.

b)

Malaikat meletakkan sayapnya sebagai tanda ridha atas perjalanannya.

c)

Diberi jaminan kekayaan materi dan kedudukan politik yang tak terbatas.

d)

Didoakan oleh penduduk langit dan bumi, bahkan oleh ikan di lautan.

23.

Ilmu dalam Islam harus sejalan dengan tauhid. Konsekuensi logis dari hubungan ini adalah bahwa semakin tinggi ilmu seseorang (terutama ilmu tentang alam semesta), maka...

a)

Ia akan semakin meragukan keberadaan Tuhan.

b)

Ia harusnya menjadi lebih rendah hati dan semakin yakin akan kebesaran, kekuasaan, dan keteraturan ciptaan Allah SWT.

c)

Ia akan menjadi lebih sombong dan menganggap semua orang bodoh.

d)

Ia harus meninggalkan ilmu agama dan fokus pada ilmu dunia saja.

24.

Ulama ideal mampu menyeimbangkan fardhu 'ain (kewajiban individu) dan fardhu kifayah (kewajiban kolektif). Peran mereka dalam konteks fardhu kifayah sangat penting karena...

a)

Mereka bertanggung jawab untuk memastikan semua orang menjalankan salat.

b)

Mereka memiliki tanggung jawab untuk menguasai dan mengajarkan ilmu-ilmu spesifik (seperti kedokteran, teknik, atau ekonomi Islam) yang dibutuhkan oleh umat untuk menegakkan kemaslahatan kolektif.

c)

Mereka harus menghafal semua hadis.

d)

Mereka harus menjadi pemimpin politik di suatu negara.

25.

Hadis menyatakan, amal terputus kecuali dari tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh. Mengapa ilmu yang bermanfaat memiliki kedudukan yang setara dengan sedekah jariyah dalam hal pahala yang terus mengalir?

a)

Karena ilmu adalah benda mati seperti bangunan.

b)

Karena ilmu dapat dijual dan menghasilkan uang.

c)

Karena ilmu yang bermanfaat akan terus diamalkan dan diajarkan oleh generasi berikutnya, sehingga manfaat (dan pahala) dari ilmu tersebut tidak terhenti meskipun pemiliknya telah wafat.

d)

Karena ilmu adalah warisan yang harus dimiliki setiap orang.