NEW
Font size
WorksheetsUH Dinamika Rotasi dan Momen Inersia — Kelas 11
Total questions: 15
Worksheet time: 1hrs 25mins
Bola A bermassa 60 gram dan bola B bermassa 40 gram dihubungkan oleh batang AB (massa batang diabaikan). Jika kedua bola diputar dengan sumbu putar di titik P, tentukan momen inersia sistem.
12,25 × 10^−4 kg m^2
13,50 × 10^−4 kg m^2
14,50 × 10^−4 kg m^2
15,50 × 10^−4 kg m^2
16,25 × 10^{−4} kg m^2
Sebuah benda berotasi dengan momen inersia 2 kg m^2 dan percepatan sudut 4 rad/s^2. Besar momen gaya yang bekerja adalah
2 Nm
4 Nm
6 Nm
8 Nm
10 Nm
Batang AB panjang 100 cm, massa 3 kg (massa tidak diabaikan). Pada batang bekerja gaya 20 N dan 10 N seperti pada gambar. Besar momen gaya terhadap titik P sebagai porosnya adalah (gunakan percepatan gravitasi g = 10 m/s^2).
2 Nm
3 Nm
4 Nm
5 Nm
6 Nm
Letak titik berat bidang homogen pada gambar terhadap titik O adalah
(2, 2) cm
(2, 3) cm
(2, 4) cm
(3, 2) cm
(3, 3) cm
Perhatikan gambar berikut. Koordinat titik benda terhadap sumbu y adalah
16 cm
12 cm
9 cm
8 cm
7 cm
Suatu benda mempunyai momen inersia 2 kg m^2 dan berotasi pada sumbu tetap dengan kecepatan sudut 1 rad/s. Momentum sudut benda tersebut adalah
2 kg m^2/s
4 kg m^2/s
6 kg m^2/s
8 kg m^2/s
11 kg m^2/s
Sebuah benda berbentuk bola pejal dengan momen inersia I=52MR2 memiliki massa 5 kg dan jari-jari 20 cm. Jika benda berotasi dengan kecepatan sudut 40 rad/s, berapakah energi kinetik rotasinya.
2 J
45 J
53 J
64 J
124 J
Sebuah katrol dari benda pejal dengan tali yang dililitkan pada sisi luarnya ditampilkan seperti gambar. Gesekan katrol dengan tali dan gesekan di sumbu putarnya diabaikan. Jika momen inersia katrol I=β dan tali ditarik dengan gaya tetap F , hubungan yang menyatakan percepatan tangensial katrol adalah
α = F · R · β
α=F⋅R⋅β2
α=F⋅(R⋅β)−1
α=F⋅R⋅(β)−1
α = (F⋅R)−1⋅B
Dua buah bandul A dan B masing-masing bermassa 2 kg dan 3 kg dihubungkan dengan tali melalui sebuah katrol licin (massa tali diabaikan). Jika percepatan gravitasi 10 m/s^2, besar tegangan tali adalah
20 N
21 N
22 N
23 N
24 N
Seorang atlet senam lantai memiliki momen inersia 4kg m2 ketika kedua lengannya terentang dan 2kg m2 ketika dirapatkan ke tubuh. Saat lengannya terentang, atlet berputar dengan kelajuan 3putaran/s . Setelah itu, ia merapatkan tangan ke tubuhnya. Tentukan laju putaran atlet ketika kedua lengannya merapat.
4 putaran/s
5 putaran/s
6 putaran/s
2 putaran/s
7 putaran/s
Jika momen inersia katrol I=21MR2 , maka percepatan katrol pada gambar adalah
20 m·s^−2
10 m·s^−2
5 m·s^−2
4 m·s^−2
2,5 m·s^−2
Silinder pejal ( I=21MR2 ) bermassa 5 kg dan jari-jari 20 cm menggelinding pada bidang miring dengan sudut kemiringan 37° terhadap horizontal. Berapakah percepatan silinder saat turun jika g=10 m/s^2.
3 m/s^2
4 m/s^2
5 m/s^2
6 m/s^2
7 m/s^2
Sebuah katrol cakram pejal bermassa 8 kg dan berjari-jari 10 cm. Pada tepinya dililitkan seutas tali yang ujungnya diikatkan beban 4 kg (g = 10 m/s^2). Besar tegangan tali adalah
10 N
20 N
30 N
40 N
50 N
Pada tengah-tengah batang AB digantungkan sebuah balok bermassa 8 kg. Besar tegangan tali yang terjadi bila massa batang diabaikan adalah
20 N
40 N
80 N
120 N
160 N
Perhatikan gambar berikut. Jika sistem dalam keadaan setimbang, besar tegangan tali (T) adalah
300 N
350 N
400 N
500 N
600 N
