NEW
Font size
WorksheetsUAS Sumatif – Mata Pelajaran KIK Fase F Kelas XI DPIB
Total questions: 30
Worksheet time: 2hrs 30mins
Pada awal semester, siswa kelas XI DPIB di SMK Negeri 1 Simpang Teritip diberi tugas membuat sebuah produk meja komputer ergonomis untuk keperluan laboratorium sekolah. Sebelum memulai pembuatan fisik, mereka melakukan beberapa langkah awal seperti mengidentifikasi kebutuhan pengguna, menentukan tujuan produk, memperkirakan bentuk dan fungsi yang dibutuhkan, serta menyusun langkah kerja awal agar tidak terjadi kesalahan dalam proses produksi. Langkah awal tersebut merupakan bagian dari proses penting dalam kegiatan wirausaha yang harus dilakukan sebelum tahap produksi berjalan. Berdasarkan cerita tersebut, langkah yang sedang dilakukan siswa adalah…
Distribusi produk
Menyusun rencana produk
Pengemasan dan label
Audit layanan pelanggan
Evaluasi pemasaran
Setelah rencana produk selesai dibuat, kelompok siswa mulai membuat rancangan desain yang berisi ukuran komponen, estetika, material yang akan digunakan, serta sketsa tampilan akhir produk meja komputer. Rancangan ini akan digunakan sebagai acuan dalam proses produksi agar produk yang dihasilkan sesuai standar dan dapat diproduksi ulang dengan konsisten. Tahap yang dilakukan siswa tersebut merupakan bagian dari…
Analisis peluang pasar
Desain atau perancangan produk
Pelatihan tenaga kerja
Pengemasan dan distribusi
Evaluasi biaya produksi
Dalam diskusi berikutnya, siswa menentukan jenis usaha yang akan dijalankan berdasarkan kebutuhan sekolah, potensi pasar, dan kemampuan produksi yang dimiliki tim. Mereka mempertimbangkan apakah usaha tersebut akan berfokus pada furnitur sekolah, furnitur rumah, atau campuran keduanya. Setelah melalui pertimbangan dan pembahasan, mereka memutuskan memilih usaha pembuatan furnitur inovatif untuk institusi pendidikan. Kegiatan yang dilakukan siswa termasuk dalam tahapan…
Menetapkan jenis usaha
Quality control produk
Distribusi pemasaran
Evaluasi kepuasan pelanggan
Pembuatan branding produk
Untuk memperkuat keyakinan mereka dalam memilih usaha pembuatan meja komputer, siswa melakukan analisis pasar dan menemukan bahwa sekolah-sekolah mulai meningkatkan fasilitas digitalisasi. Mereka juga menemukan pesaing lain di daerah sekitar dan membandingkan kelebihan serta kelemahan produk mereka. Informasi ini kemudian dijadikan pertimbangan dalam menentukan strategi bisnis. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa siswa sedang melakukan…
Evaluasi produksi
Menganalisis peluang usaha
Penentuan harga jual
Perhitungan bahan baku
Penyelesaian konflik industri
Ketika proses masuk ke tahap teknis, siswa menghitung biaya yang diperlukan untuk memproduksi satu unit meja komputer termasuk estimasi kayu, baut, engsel, lem, cat, biaya listrik, tenaga kerja, dan margin keuntungan. Mereka menentukan harga pokok produksi (HPP) agar harga jual tidak merugikan. Tahap tersebut adalah kegiatan…
Analisis distribusi
Pengembangan branding
Menghitung biaya produksi
Menyusun laporan pemasaran
Evaluasi keluhan pelanggan
Dalam memastikan produk yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan aman, siswa menyusun ukuran standar produk agar sesuai kebutuhan ergonomis pengguna. Mereka menggunakan referensi standar industri dan menyesuaikannya dengan kondisi ruang laboratorium sekolah. Kegiatan tersebut merupakan bentuk…
Menyusun standar atau spesifikasi produk
Mengemas dan memberi label produk
Analisis after-sales service
Identifikasi pemasok bahan baku
Analisis SWOT usaha
Setelah desain disetujui, biaya dihitung, dan bahan tersedia, siswa memulai proses produksi meja komputer dengan langkah memotong material, merakit struktur, mengecat, hingga tahap finishing. Aktivitas ini membutuhkan ketelitian dan kemampuan teknis untuk memastikan hasil akhir sesuai rancangan. Tahapan tersebut disebut…
Pelaksanaan kegiatan produksi
Analisis pasar
Perhitungan anggaran
Evaluasi layanan pelanggan
Analisis supply chain
Sebelum memproduksi dalam skala lebih besar, siswa terlebih dahulu membuat contoh model atau produk percobaan (prototype) untuk diuji secara langsung oleh pengguna dan guru. Prototype ini menjadi dasar untuk melakukan perbaikan desain apabila diperlukan. Tahap tersebut merupakan proses…
Produksi massal
Pembuatan prototipe/ contoh produk
Pengemasan dan pelabelan
Audit biaya
Layanan konsumen
Karena produk yang dibuat memiliki rancangan unik dan berbeda dari furnitur lainnya, siswa mendaftarkan desain tersebut ke lembaga HAKI agar mendapat perlindungan hukum sehingga tidak mudah ditiru oleh pihak lain. Tindakan tersebut menunjukkan penerapan…
Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
Strategi distribusi
Pengemasan produk
Evaluasi pemasaran
Audit produksi
Setelah produk selesai, siswa melakukan pemeriksaan kualitas mulai dari kekuatan sambungan, ketepatan ukuran, hingga finishing permukaan. Produk yang tidak sesuai standar diperbaiki sebelum dikirim kepada pengguna. Langkah tersebut termasuk dalam proses…
Evaluasi usaha
Quality assurance
Brand positioning
Layanan pelanggan
Analisis pemasaran
Setelah melalui uji kualitas, siswa mengemas produk menggunakan bubble wrap, karton, dan plastik pelindung agar produk aman saat pengiriman dan tidak rusak karena gesekan atau tekanan. Proses tersebut termasuk…
Pengemasan produk
Penentuan harga
Desain ulang prototipe
Analisis permintaan
Quality improvement
Sebelum dikirim ke pengguna, siswa menempelkan label yang berisi informasi ukuran produk, bahan yang digunakan, merk usaha, instruksi perawatan, dan garansi produk. Kegiatan tersebut termasuk…
Branding internal
Labelling produk
Evaluasi promosi
Audit usaha
Perizinan industri
Untuk memperluas jangkauan pemasaran, siswa merancang strategi distribusi melalui marketplace, reseller, dan kerja sama dengan sekolah serta toko furnitur daerah. Proses tersebut merupakan bagian dari…
Evaluasi pelanggan
Layanan purna jual
Menyusun strategi distribusi
Quality standard procedure
Analisis operasional
Setelah beberapa meja komputer digunakan, sebagian pelanggan mengeluh mengenai permukaan yang mudah tergores. Siswa menanggapi keluhan ini dengan memberikan layanan perbaikan dan garansi serta memperbaiki proses finishing. Kegiatan tersebut merupakan bentuk…
Penolakan pelanggan
Layanan keluhan pelanggan
Penutupan usaha
Penghapusan desain
Evaluasi pemasok
Suatu hari, terjadi perselisihan antara tenaga kerja dan pemilik usaha terkait sistem penggajian dan waktu kerja. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, mereka menggunakan mekanisme hubungan industrial yang berlaku secara legal dan profesional. Situasi tersebut menggambarkan proses…
Penyusunan branding
Penyelesaian perselisihan hubungan industrial
Audit kepuasan pelanggan
Penyusunan SOP
Pengembangan produk
Dalam tahap pengembangan usaha, siswa menyusun proposal bisnis yang berisi target pasar, strategi pemasaran, estimasi biaya produksi, analisis risiko, serta proyeksi keuntungan usaha. Tahapan ini termasuk langkah…
Penyusunan proposal usaha (business plan)
Audit produksi
Desain ulang produk
Layanan garansi
Distribusi ekspedisi
Sebelum diproduksi massal, prototipe diuji kembali dengan mengundang pengguna dan guru untuk memberikan umpan balik mengenai desain, kenyamanan, dan fungsi. Hasil evaluasi ini menentukan apakah desain siap masuk tahap produksi. Kegiatan ini merupakan tahap…
Evaluasi prototipe
Pengemasan
Distribusi
Penyusunan SOP penjualan
Komersialisasi awal tanpa uji
Sebelum mulai produksi, siswa melakukan riset terhadap produk serupa yang sudah ada di pasaran. Mereka menganalisis kekuatan pesaing seperti harga murah, desain minimalis, serta reputasi produk, lalu mempertimbangkan bagaimana produk mereka dapat unggul. Kegiatan ini merupakan proses…
Analisis pesaing
Evaluasi distribusi
Audit bahan baku
Pengemasan produk
Kelola keluhan pelanggan
Siswa menyusun SOP agar proses produksi dapat dilakukan dengan langkah yang berurutan, aman, efisien, dan menghasilkan produk berkualitas sama walaupun dikerjakan oleh anggota yang berbeda. SOP tersebut dibuat untuk memastikan…
Produk berubah-ubah hasilnya
Konsistensi mutu produk
Produk dibuat tanpa aturan
Produksi spontan tanpa evaluasi
Produk dikembangkan tanpa standar
Untuk memperkenalkan produk ke masyarakat, siswa membuat logo, slogan, dan karakter visual usaha agar mudah dikenali dan memiliki citra profesional. Kegiatan ini merupakan bagian dari…
Pengendalian mutu
Branding produk
Audit bahan baku
Evaluasi pelanggan
Distribusi logistik
Sebelum menentukan harga akhir, siswa mengadakan survei minat konsumen melalui kuisioner digital untuk mengetahui preferensi pelanggan serta kemampuan daya beli pasar. Kegiatan ini terkait dengan…
Produksi
Analisis pasar
Pengiriman barang
Audit biaya
Produksi massal
Jika ada produk yang tidak memenuhi standar kualitas, siswa memperbaikinya melalui prosedur quality control tanpa langsung membuang atau menjualnya. Tindakan ini menunjukkan proses…
Penghapusan produk
Perbaikan melalui quality control
Perubahan merek usaha
Distribusi tanpa pengecekan
Penjualan cepat dengan diskon
Untuk menjalankan usaha secara legal, siswa mendaftarkan usaha mereka ke sistem perizinan pemerintah agar bisa beroperasi sebagai badan usaha resmi. Langkah ini merupakan bagian dari…
Legalitas usaha
Promosi dan pemasaran
Desain ulang produk
Pelabelan
Perbaikan prototipe
Setelah produk dijual melalui marketplace dan distributor, siswa mengumpulkan data penjualan dan mengevaluasi apakah strategi pemasaran, harga, dan distribusi yang diterapkan sudah efektif. Kegiatan ini disebut…
Evaluasi produksi
Evaluasi penjualan dan distribusi
Pembuatan SOP
Perhitungan HPP
Pembuatan desain baru
Produk yang dibuat mengikuti standar industri biasanya memiliki ukuran tetap, kualitas material konsisten, dan proses produksi yang dapat dikendalikan agar mutu tetap stabil. Hal ini menunjukkan bahwa produk dibuat berdasarkan…
Ukuran bebas
Spesifikasi terukur dan baku
Keputusan spontan
Ketersediaan acak
Tanpa acuan standar
Setelah usaha berjalan beberapa bulan, siswa menyadari bahwa keluhan pelanggan justru memberikan ide dan masukan penting yang dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa keluhan pelanggan dapat menjadi…
Hambatan usaha
Sumber peningkatan mutu
Penyebab penjualan berhenti
Alasan menutup usaha
Cara menghindari pelanggan
Dalam memilih bahan baku, siswa mempertimbangkan kekuatan material, ketahanan terhadap beban komputer, estetika, dan keamanan bagi pengguna agar produk dapat digunakan dalam jangka panjang. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan bahan harus mempertimbangkan…
Harga termurah saja
Mutu, kekuatan, dan fungsi
Selera pribadi
Ketersediaan produk acak
Warna paling menarik
Sebelum usaha dijalankan, siswa menyusun proposal usaha lengkap yang berisi analisis pasar, strategi penjualan, anggaran produksi, dan rencana distribusi agar usaha berjalan dengan arah yang jelas. Tujuan penyusunan proposal usaha adalah untuk…
Menghindari pelanggan
Menjadi panduan operasional usaha
Menutup usaha
Tidak melakukan evaluasi
Memproduksi tanpa rencana
Agar produk sampai ke pelanggan dengan cepat dan aman, siswa memilih strategi distribusi dengan memanfaatkan jasa logistik, reseller, dan pengiriman langsung ke sekolah. Strategi ini membantu usaha untuk…
Memperlambat penjualan
Menurunkan kualitas produksi
Mempercepat proses pengiriman
Meningkatkan jumlah keluhan
Membatasi akses pelanggan
Dalam menentukan strategi pemasaran, siswa perlu mengetahui berapa banyak produk yang harus dijual untuk mencapai titik impas. Hal ini berkaitan dengan…
Audit kualitas
Evaluasi pelanggan
Strategi distribusi
Pengembangan produk
Analisis biaya dan keuntungan
