wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Interaksi Desa-Kota dan Teori Geografi

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Faktor Regional Complementarity (Saling Melengkapi) Menurut Edward Ullman, ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya interaksi antarwilayah. Salah satunya adalah adanya wilayah-wilayah yang saling melengkapi (Regional Complementarity). Kondisi ini terjadi jika...

a)

Kedua wilayah memiliki potensi sumber daya yang sama melimpahnya.

b)

Salah satu wilayah memiliki kelebihan sumber daya (surplus) sedangkan wilayah lain kekurangan (minus) sumber daya tersebut.

c)

Terdapat wilayah ketiga yang menawarkan alternatif kebutuhan yang lebih dekat.

d)

Adanya kemudahan pemindahan barang dan jasa antarwilayah.

e)

Jarak antarwilayah sangat jauh sehingga biaya transportasi tinggi.

2.

Zona interaksi desa-kota yang ditandai dengan penggunaan lahan campuran antara pertanian dan non-pertanian, serta merupakan daerah peralihan antara kota dan desa disebut...

a)

City

b)

Suburban

c)

Suburban Fringe

d)

Urban Fringe

e)

Rural Urban Fringe

3.
  1. Perhatikan faktor-faktor berikut:

    1. 1. Kemudahan pemindahan dalam ruang

    2. 2. Adanya wilayah yang saling melengkapi

    3. 3. Adanya kesempatan untuk berintervensi

    4. 4. Jumlah penduduk yang sama

    5. 5. Topografi wilayah yang seragam

    6. Faktor utama yang memengaruhi timbulnya interaksi desa-kota menurut Edward Ullman ditunjukkan oleh nomor...

a)

A. 1, 2, dan 3

b)

B. 1, 3, dan 5

c)

C. 2, 3, dan 4

d)

D. 2, 4, dan 5

e)

E. 3, 4, dan 5

4.

Dampak negatif yang paling merugikan dari segi demografi bagi desa adalah...

a)

Masuknya teknologi tepat guna ke desa.

b)

Meningkatnya pengetahuan masyarakat desa.

c)

Hilangnya tenaga kerja produktif pertanian (Brain Drain/Labor Drain).

d)

Terjadinya penetrasi budaya kota.

e)

Berkurangnya lahan hijau di kota.

5.

Kekuatan Interaksi (Teori Gravitasi) Diketahui Kota A memiliki jumlah penduduk 10.00010.000 jiwa dan Kota B memiliki penduduk 5.0005.000 jiwa. Jarak antara kedua kota adalah 5050 km. Berapakah kekuatan interaksi antara Kota A dan Kota B berdasarkan Teori Gravitasi?

a)

20.00020.000

b)

10.00010.000

c)

1.000.0001.000.000

d)

2.0002.000

e)

50.00050.000

6.

Fungsi Teori Titik Henti Teori Titik Henti (Breaking Point Theory) sangat berguna dalam perencanaan wilayah, terutama untuk...

a)

Menghitung jumlah penduduk miskin di perbatasan.

b)

Menentukan lokasi penempatan fasilitas pelayanan sosial (seperti pasar, sekolah, RS) di antara dua wilayah.

c)

Mengukur kekuatan interaksi antar dua kota.

d)

Menghitung indeks konektivitas jaringan jalan.

e)

Menentukan batas administrasi negara.

7.

Lokasi Titik Henti (Breaking Point) Kota A berpenduduk 320.000320.000 jiwa dan Kota B berpenduduk 20.00020.000 jiwa. Jarak antara kedua kota tersebut adalah 5050 km. Di manakah lokasi titik henti yang tepat untuk membangun pusat perbelanjaan?

a)

1010 km dari Kota A

b)

12,512,5 km dari Kota B

c)

1010 km dari Kota B

d)

1010 km di tengah-tengah

e)

4040 km dari Kota B

8.

Indeks Konektivitas Kansky Dalam Teori Grafik yang dikemukakan oleh Kansky, Indeks Konektivitas ( β\beta ) digunakan untuk mengukur kekuatan interaksi wilayah berdasarkan...

a)

Jumlah penduduk

b)

Jumlah jaringan jalan

c)

Jumlah fasilitas pelayanan

d)

Jumlah pusat perbelanjaan

e)

Jumlah sekolah

9.

Dampak positif interaksi desa-kota bagi wilayah kota adalah...

a)

Terpenuhinya kebutuhan tenaga kerja untuk sektor industri dan konstruksi.

b)

Munculnya permukiman kumuh (slum area).

c)

Meningkatnya angka kriminalitas.

d)

Berkurangnya lahan resapan air.

e)

Meningkatnya polusi udara.

10.

Penyebab Utama Slum Area Fenomena urbanisasi yang berlebihan dapat menyebabkan masalah serius di kota, salah satunya adalah munculnya permukiman kumuh (Slum Area). Faktor utama penyebab Slum Area adalah...

a)

Kurangnya lahan pertanian di desa.

b)

Tingginya harga lahan/sewa rumah di kota yang tidak terjangkau oleh pendatang berpenghasilan rendah.

c)

Banyaknya fasilitas hiburan di kota.

d)

Adanya program transmigrasi.

e)

Rendahnya tingkat pendidikan penduduk asli.

11.

Definisi Urban Sprawl Perkembangan kota yang merembet ke arah daerah pinggiran dan membentuk kenampakan fisik perkotaan baru disebut...

a)

Urbanisasi

b)

Ruralisasi

c)

Urban Sprawl

d)

Suburbanisasi

e)

Gentrifikasi

12.

Wujud interaksi kota dan desa yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah...

a)

Pergerakan barang dan jasa.

b)

Perubahan iklim.

c)

Perubahan politik nasional.

d)

Konflik antar suku.

e)

Bencana alam.

13.

Dampak negatif interaksi desa-kota bagi desa dalam bidang budaya adalah...

a)

Meningkatnya pendapatan penduduk.

b)

Masuknya budaya konsumerisme dan lunturnya gotong royong.

c)

Meningkatnya sarana pendidikan.

d)

Berkurangnya pengangguran.

e)

Meningkatnya kesadaran politik.

14.

Upaya Pemerataan Pembangunan Salah satu upaya untuk mengurangi dampak negatif urbanisasi di kota dan memeratakan pembangunan adalah dengan mengembangkan...

a)

Pusat perbelanjaan di pusat kota.

b)

Pusat Pertumbuhan Baru di wilayah pinggiran atau desa potensial.

c)

Apartemen mewah di tengah kota.

d)

Menutup akses jalan desa ke kota.

e)

Melarang penduduk desa masuk kota.

15.

Dasar Hukum Model Gravitasi Model Gravitasi (Gravity Model) dalam geografi diadaptasi dari hukum fisika...

a)

Hukum Archimedes

b)

Hukum Newton tentang Gravitasi

c)

Hukum Ohm

d)

Hukum Boyle

e)

Hukum Pascal

16.

Hubungan Jarak dalam Interaksi Kekuatan interaksi antara dua wilayah berbanding lurus dengan jumlah penduduknya dan berbanding terbalik dengan...

a)

Luas wilayahnya.

b)

Tingkat pendidikannya.

c)

Kuadrat jarak antara kedua wilayah.

d)

Jumlah kendaraannya.

e)

Jumlah industrinya.

17.

Definisi Pusat Pertumbuhan Wilayah yang perkembangannya sangat pesat dan menjadi pusat pembangunan yang dapat memengaruhi perkembangan wilayah-wilayah di sekitarnya disebut...

a)

Wilayah Formal

b)

Wilayah Fungsional

c)

Pusat Pertumbuhan (Growth Pole)

d)

Wilayah Administratif

e)

Wilayah Perencanaan

18.

Pergerakan orang dari desa ke kota yang bersifat sementara (tidak menginap) untuk bekerja di pagi hari dan pulang di sore hari disebut...

a)

Urbanisasi

b)

Transmigrasi

c)

Komutasi (Nglaju)

d)

Sirkulasi

e)

Imigrasi

19.

Faktor penarik (pull factor) terjadinya urbanisasi dari kota adalah...

a)

Sempitnya lahan pertanian di desa.

b)

Upah buruh di desa rendah.

c)

Fasilitas hiburan dan pendidikan di kota lebih lengkap.

d)

Kurangnya lapangan kerja di desa.

e)

Adat istiadat desa yang ketat.

20.

Maksud dari hinterland adalah...

a)

Wilayah pusat pemerintahan.

b)

Wilayah penyangga yang memasok kebutuhan pokok dan tenaga kerja bagi kota.

c)

Wilayah tempat pembuangan akhir sampah kota.

d)

Wilayah yang tidak memiliki hubungan dengan kota.

e)

Wilayah pusat industri berat.

21.

Dampak interaksi desa-kota yang bersifat positif bagi pembangunan fisik desa adalah...

a)

Meningkatnya konsumerisme.

b)

Peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan transportasi menuju desa.

c)

Banyaknya lahan pertanian yang dijual.

d)

Polusi udara meningkat.

e)

Hilangnya arsitektur tradisional.

22.

Bentuk Alih Fungsi Lahan di Pinggiran Kota Dalam interaksi desa-kota, sering terjadi 'alih fungsi lahan' di daerah pinggiran kota. Hal ini biasanya berupa perubahan lahan...

a)

A. Pertanian menjadi permukiman dan industri.

b)

B. Hutan menjadi pertanian.

c)

C. Permukiman menjadi hutan lindung.

d)

D. Industri menjadi pertanian.

e)

E. Perkantoran menjadi sawah.

23.

Pengaruh positif masuknya informasi dan teknologi dari kota ke desa adalah...

a)

Meningkatnya penggunaan pupuk kimia berlebihan.

b)

Meningkatnya pengetahuan petani tentang cara bertani modern dan efisien.

c)

Meningkatnya keinginan hidup mewah.

d)

Luntur nya nilai adat.

e)

Meningkatnya kriminalitas siber di desa.

24.

Lokasi permukiman kelas rendah di kota biasanya terletak dekat dengan...

a)

Pusat pemerintahan.

b)

Kawasan industri dan transportasi (stasiun/terminal).

c)

Kawasan elit pinggiran kota.

d)

Taman kota.

e)

Lapangan golf.

25.

Prinsip interaksi keruangan yang menyatakan bahwa 'semakin dekat jarak, semakin kuat interaksi, namun jika ada alternatif yang lebih dekat maka interaksi ke tempat jauh akan berkurang' disebut...

a)

A. Spatial Transferability

b)

B. Regional Complementarity

c)

C. Intervening Opportunity

d)

D. Distance Decay

e)

E. Connectivity