wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Sumatif – Mata Pelajaran KJJ Fase F Kelas XI DPIB

Total questions: 30

Worksheet time: 2hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Dalam kegiatan awal survei pembangunan jalan baru, seorang surveyor melakukan pemeriksaan kondisi lahan, menentukan titik awal (BM), serta mengidentifikasi kontur tanah dengan alat ukur tertentu. Tujuan utama rangkaian kegiatan tersebut adalah memastikan bahwa data yang diperoleh akurat sehingga proses perencanaan desain jalan dapat dilakukan secara tepat. Berdasarkan kegiatan tersebut, pekerjaan yang dilakukan termasuk dalam tahap...

a)

Pembuatan rangka jembatan

b)

Survei pendahuluan dan pengukuran topografi

c)

Perhitungan volume pekerjaan tanah

d)

Pembangunan perkerasan jalan

e)

Penentuan metode pemadatan tanah

2.

Dalam suatu pekerjaan survei jalan, titik kontrol utama atau Bench Mark (BM) ditentukan terlebih dahulu sebagai dasar elevasi referensi seluruh pengukuran. Tanpa adanya BM, seluruh nilai elevasi tidak akan dapat ditentukan secara akurat. Hal ini menegaskan bahwa BM memiliki fungsi...

a)

Membantu interpretasi jenis tanah

b)

Menjadi titik referensi tetap bagi seluruh pengukuran

c)

Menentukan titik koordinat horizontal saja

d)

Menggambarkan bentuk jembatan dalam denah

e)

Menghitung volume beton struktur jalan

3.

Farhan melakukan survei topografi menggunakan alat waterpass untuk mengetahui perbedaan tinggi antar titik sepanjang trase jalan. Ia mencatat bacaan pada rambu ukur dengan metode Back Sight (BS), Intermediate Sight (IS), dan Fore Sight (FS). Metode ini dikenal sebagai metode...

a)

Tachymetri

b)

Poligon tertutup

c)

Levelling diferensial

d)

Survei udara

e)

Fotogrametri

4.

Dalam pengukuran poligon untuk trase jalan, ketelitian sudut menjadi aspek yang sangat penting agar hasil perhitungan koordinat tidak menyimpang jauh dari kondisi aslinya. Jika kesalahan sudut terlalu besar, maka perhitungan arah trase akan salah, sehingga penentuan batas jalan dan as jalan menjadi tidak valid. Alat paling tepat untuk mengukur sudut poligon pada survei tersebut adalah...

a)

Waterpass manual

b)

Theodolite atau Total Station

c)

Kompas analog

d)

Meteran gulung

e)

GPS navigasi biasa

5.

Selama survei trase jalan, surveyor menggunakan GPS geodetik yang mampu memberikan data koordinat dengan ketelitian hingga level sentimeter. Data koordinat ini kemudian digabungkan dengan hasil pengukuran theodolite untuk menghasilkan model kontur yang presisi. Proses integrasi data ini merupakan bagian dari...

a)

Survei pemetaan digital

b)

Pengujian material konstruksi jalan

c)

Pembuatan jembatan beton prategang

d)

Proses pengecoran rigid pavement

e)

Pengujian beban struktur jembatan

6.

Pada proses pembuatan profil memanjang (long section), surveyor mengambil elevasi titik-titik sepanjang trase dengan jarak interval tetap dan mencatat perubahan elevasi. Dari data tersebut akan terlihat bagian tanah yang perlu dipotong (cut) atau ditimbun (fill). Fungsi utama profil memanjang adalah...

a)

Menggambarkan ukuran jembatan secara rinci

b)

Menentukan karakteristik lalu lintas

c)

Menampilkan kontur elevasi sepanjang trase jalan

d)

Menghitung kekuatan pondasi jalan

e)

Menentukan arah aliran drainase saja

7.

Dalam analisis lokasi jembatan, surveyor mengukur lebar sungai, kedalaman dasar sungai, dan kecepatan arus air. Data ini digunakan untuk menentukan panjang bentang jembatan, posisi pilar, dan elevasi oprit penghubung. Tahap ini masuk dalam jenis survei...

a)

Survei geoteknik

b)

Survei hidrologi dan topografi

c)

Survei pemasangan perkerasan

d)

Survei pemadatan tanah

e)

Survei lalu lintas

8.

Saat surveyor melakukan pengukuran situasi lapangan untuk jembatan, digunakan metode titik ikat (control points) agar penggambaran bentuk sungai, bangunan sekitar, dan kontur lokasi bisa digambarkan dengan skala yang tepat. Sistem penggambaran hasil survei ini biasanya disebut...

a)

Denah situasi (site plan)

b)

Potongan memanjang

c)

RAB pekerjaan jembatan

d)

Detail tulangan pier

e)

Spesifikasi teknis konstruksi

9.

Dalam kegiatan leveling, nilai elevasi titik baru dihitung menggunakan rumus: Elevasi baru=Elevasi BM+Back SightFore SightElevasi\ baru = Elevasi\ BM + Back\ Sight - Fore\ Sight . Rumus ini digunakan untuk menentukan...

a)

Panjang trase jalan

b)

Selisih koordinat lintang

c)

Perubahan elevasi antar titik

d)

Ketebalan beton jembatan

e)

Dimensi pier dan abutment

10.

Ali mencatat hasil survei lapangan berupa tabel elevasi, jarak antar titik, kondisi tanah, dan foto dokumentasi. Data ini kemudian diolah menjadi profil memanjang dan melintang untuk perencanaan penampang jalan. Proses pengolahan data ini dikenal dengan...

a)

Penyusunan metode kerja

b)

Pengolahan data survei topografi

c)

Pemeriksaan mutu beton

d)

Tahap finishing konstruksi

e)

Simulasi uji beban jalan

11.

Dalam proses pengukuran beda tinggi menggunakan metode waterpass, rambu ukur memiliki peran penting sebagai media pembacaan skala tinggi pada setiap titik kontrol. Surveyor harus memastikan rambu ukur tegak lurus terhadap permukaan tanah agar tidak terjadi kesalahan pembacaan. Hasil bacaan pada rambu ini kemudian dicatat sebagai Back Sight, Intermediate Sight, atau Fore Sight sesuai posisinya dalam proses leveling. Tanpa rambu ukur, sistem levelling tidak dapat dilaksanakan karena tidak ada acuan pembacaan elevasi. Berdasarkan uraian tersebut, fungsi utama rambu ukur dalam survei leveling adalah...

a)

Menentukan posisi titik poligon

b)

Mengukur sudut horizontal

c)

Menentukan arah garis trase

d)

Menyimpan data posisi koordinat

e)

Menjadi alat pembacaan perubahan elevasi

12.

Pada pekerjaan survei trase jalan, salah satu tahapan penting adalah menentukan jarak horizontal antara titik-titik yang sudah ditentukan sebelumnya. Pengukuran jarak ini dapat menggunakan meteran gulung, pita ukur fiber, atau alat Electronic Distance Measurement (EDM) pada Total Station. Tujuan pengukuran jarak horizontal adalah untuk memperoleh data panjang segmentasi trase yang digunakan dalam pembuatan peta dan profil memanjang. Ketelitian pengukuran sangat berpengaruh terhadap perencanaan teknis jalan seperti radius tikungan, kemiringan, dan volume pekerjaan tanah. Berdasarkan penjelasan tersebut, kegiatan mengukur panjang antar titik dinamakan...

a)

Pengukuran konversi koordinat

b)

Pengukuran jarak horizontal

c)

Pengukuran beda tinggi

d)

Pengukuran sudut vertikal

e)

Pengukuran offset situasi

13.

Dalam pemetaan hasil survei lapangan, pemilihan skala gambar menjadi sangat penting karena skala menentukan seberapa detail informasi lapangan ditampilkan dalam bentuk peta. Misalnya, peta dengan skala besar seperti 1:500 menunjukkan informasi lebih detail seperti posisi drainase, pepohonan, dan batas bangunan, sedangkan skala kecil seperti 1:50.000 hanya menunjukkan gambaran umum wilayah tanpa detail teknis. Kesalahan memilih skala dapat menyebabkan gambar menjadi sulit dibaca atau tidak representatif. Berdasarkan uraian tersebut, apabila skala peta terlalu kecil maka akibatnya adalah...

a)

Gambar menjadi terlalu besar untuk dicetak

b)

Detail jembatan menjadi terlalu lengkap

c)

Detail kondisi lapangan sulit terlihat

d)

Angka elevasi meningkat otomatis

e)

Peta tidak bisa digunakan untuk survei ulang

14.

Total Station merupakan salah satu alat modern dalam pekerjaan survei dan pemetaan yang mampu mengukur jarak, sudut horizontal, sudut vertikal, serta menyimpan data secara digital. Alat ini memungkinkan pengukuran yang lebih cepat dan akurat, serta menghasilkan data koordinat dalam format digital yang dapat dipindahkan ke perangkat lunak komputer seperti AutoCAD atau Civil 3D. Dengan pemanfaatan Total Station, pekerjaan survei jalan dan jembatan menjadi lebih efisien dibandingkan metode manual. Berdasarkan uraian tersebut, kelebihan utama penggunaan Total Station adalah...

a)

Meningkatkan akurasi dan efisiensi pekerjaan survei

b)

Mengurangi fungsi leveling konvensional

c)

Menghilangkan kebutuhan peta dasar

d)

Digunakan hanya untuk pengujian material

e)

Tidak memerlukan operator terlatih

15.

Dalam pelaksanaan pengukuran lapangan, ketelitian merupakan prinsip utama. Salah satu faktor yang memengaruhi ketelitian adalah kalibrasi alat. Jika alat seperti theodolite atau waterpass tidak dikalibrasi secara berkala, maka hasil pengukuran dapat mengalami kesalahan sistematis yang terus berulang di setiap bacaan alat. Kesalahan ini dapat menyebabkan perencanaan jalan melenceng dari trase yang direncanakan, bahkan menghasilkan perhitungan volume pekerjaan tanah yang tidak valid. Berdasarkan uraian tersebut, akibat dari penggunaan alat ukur yang tidak dikalibrasi adalah...

a)

Hasil pengukuran tetap akurat karena pengalaman operator

b)

Kesalahan hanya terjadi pada elevasi, bukan jarak

c)

Ketelitian meningkat karena alat semakin sensitif

d)

Data survei menjadi tidak valid dan menyimpang

e)

Tidak ada dampak karena dapat dikoreksi otomatis

16.

Dalam penyusunan desain geometrik jalan, data profil melintang (cross section) dibutuhkan untuk mengetahui bentuk permukaan tanah pada titik-titik sepanjang trase, mencakup lebar badan jalan, bahu jalan, parit drainase, dan kemiringan melintang agar air mengalir ke sisi jalan dan tidak menyebabkan genangan. Dengan profil melintang, perencana dapat menentukan penyesuaian desain antara kondisi eksisting dan rencana akhir. Berdasarkan hal tersebut, fungsi utama profil melintang adalah...

a)

Menunjukkan lokasi sungai dan jembatan

b)

Menentukan lebar jalan dan kemiringan permukaan

c)

Mengukur tinggi tiang pancang

d)

Mengidentifikasi batas administratif

e)

Menentukan jumlah kendaraan lewat

17.

Drainase merupakan aspek penting dalam pembangunan konstruksi jalan. Elevasi jalan harus dirancang agar dapat mengalirkan air hujan secara efektif ke saluran drainase. Dalam pelaksanaan survei, data elevasi diperlukan untuk menentukan arah dan volume aliran air agar tidak terjadi kerusakan struktur akibat genangan atau erosi. Dengan demikian, survei elevasi mendukung kinerja drainase. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan survei elevasi pada perencanaan jalan adalah...

a)

Mencegah genangan air dan kerusakan konstruksi jalan

b)

Mengukur jumlah kendaraan harian

c)

Menentukan klasifikasi jalan berdasarkan fungsi

d)

Mengukur volume campuran beton

e)

Menentukan panjang marka jalan

18.

Pada pengukuran poligon tertutup, surveyor harus memeriksa kembali hasil perhitungan sudut dan jarak untuk memastikan tidak terjadi deviasi yang melebihi toleransi teknis. Poligon dikatakan baik apabila error sudut dapat dikoreksi melalui metode distribusi koreksi sudut dan jarak sehingga hasil koordinat merepresentasikan kondisi lapangan dengan benar. Tahap koreksi ini penting agar peta dan gambar teknis tidak mengalami kesalahan geometri. Berdasarkan penjelasan tersebut, metode kontrol terhadap kesalahan poligon dilakukan melalui...

a)

Penambahan titik tengah manual

b)

Mengulangi semua titik pengukuran

c)

Pemeriksaan dan koreksi sudut serta jarak

d)

Mengubah titik kontrol menjadi GPS

e)

Mengabaikan titik dengan deviasi besar

19.

Dalam pekerjaan survei trase jalan, garis Centerline adalah garis utama yang digunakan untuk menunjukkan jalur konstruksi jalan secara horizontal dan vertikal. Centerline digunakan sebagai dasar dalam penentuan batas badan jalan, lokasi pembebasan lahan, posisi utilitas, dan perencanaan struktur tambahan. Tanpa adanya Centerline, seluruh desain geometrik tidak memiliki acuan yang baku. Oleh karena itu, garis utama ini sangat penting dalam semua tahapan pekerjaan dari survei hingga pelaksanaan konstruksi. Berdasarkan uraian tersebut, fungsi garis Centerline adalah...

a)

Menentukan ketebalan perkerasan jalan

b)

Menentukan kualitas material konstruksi

c)

Menampilkan posisi drainase saja

d)

Menentukan volume pekerjaan timbunan

e)

Menjadi acuan utama penentuan jalur trase jalan

20.

Sebelum pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan dimulai, surveyor harus membuat peta situasi yang menggambarkan kondisi fisik lapangan seperti pepohonan, bangunan, sungai, utilitas bawah tanah, serta kontur tanah. Peta situasi ini bertujuan agar perencana dapat memahami karakteristik lapangan dan mempertimbangkan kendala teknis sebelum menentukan desain akhir. Tanpa peta situasi, keputusan teknis berpotensi salah dan dapat menghambat pelaksanaan proyek. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan utama penggambaran situasi lapangan adalah...

a)

Mengukur tebal perkerasan jalan

b)

Memberikan informasi objek fisik sebelum perencanaan

c)

Mengidentifikasi beban lalu lintas harian

d)

Menentukan merek peralatan konstruksi

e)

Menghitung biaya pekerjaan jembatan secara langsung

21.

Dalam pengukuran jaringan kontrol geodetik untuk proyek jalan dan jembatan, surveyor menetapkan titik triangulasi untuk memastikan bahwa seluruh titik kontrol memiliki hubungan matematis yang logis. Proses triangulasi ini dilakukan untuk meningkatkan ketelitian dan stabilitas koordinat titik dasar sehingga dapat digunakan dalam proses konstruksi dan pengendalian kualitas. Berdasarkan konteks ini, triangulasi diperlukan untuk...

a)

Menentukan harga satuan bahan konstruksi

b)

Menghubungkan titik kontrol melalui pengukuran sudut

c)

Menghitung tinggi banjir rencana

d)

Menentukan jumlah pekerja lapangan

e)

Menghitung volume beton secara langsung

22.

Surveyor menggunakan metode tachymetri ketika melakukan pemetaan kontur di area berbukit dengan tingkat perubahan elevasi yang cukup signifikan. Dengan metode ini, surveyor dapat memperoleh informasi sudut vertikal, sudut horizontal, dan jarak sekaligus sehingga peta kontur dapat dibuat lebih cepat daripada menggunakan metode leveling biasa. Metode ini sangat berguna dalam perencanaan jalan pegunungan. Berdasarkan uraian tersebut, metode tachymetri digunakan karena...

a)

Dapat memperoleh jarak dan elevasi secara bersamaan

b)

Hanya membutuhkan pengukuran koordinat saja

c)

Tidak memerlukan sudut vertikal

d)

Menghilangkan kebutuhan alat ukur

e)

Tidak dapat menghasilkan kontur

23.

Fotogrametri drone mulai banyak digunakan dalam survei jalan karena mampu menghasilkan citra udara resolusi tinggi yang menggambarkan kondisi kontur dan objek fisik secara detail. Data drone dapat diproses menjadi model digital elevasi (DEM) untuk membantu perancangan trase. Keuntungan utama penggunaan drone adalah cakupan area yang lebih luas dengan waktu survei yang lebih cepat. Berdasarkan uraian tersebut, manfaat utama survei drone adalah...

a)

Hanya digunakan untuk survei jembatan

b)

Menghasilkan data tanpa perlu pemetaan

c)

Menyediakan data visual tetapi tidak akurat

d)

Mempercepat survei dengan cakupan area besar

e)

Menghilangkan peran surveyor lapangan

24.

Software CAD seperti AutoCAD Civil 3D memungkinkan surveyor mengolah data titik koordinat menjadi model digital yang dapat digunakan untuk menghitung volume timbunan dan galian, serta menghasilkan profil memanjang dan melintang jalan. Dengan demikian, software ini mendukung transformasi dari data mentah lapangan menjadi output teknis siap pakai. Berdasarkan uraian tersebut, fungsi utama software CAD dalam survei jalan adalah...

a)

Keseluruhan pekerjaan konstruksi tanpa survei

b)

Mengolah data survei menjadi gambar dan model digital

c)

Mengukur kekuatan beton jembatan

d)

Menguji komponen perkerasan jalan

e)

Mencetak dokumen administrasi proyek

25.

Dalam pekerjaan survei hidrologi untuk jembatan, surveyor mengukur debit sungai, kecepatan aliran, dan elevasi muka air tertinggi. Data ini digunakan untuk menentukan elevasi lantai kendaraan, ukuran pilar jembatan, dan sistem drainase pengaman. Tanpa survei hidrologi, jembatan berpotensi terendam banjir atau mengalami erosi pondasi. Berdasarkan penjelasan tersebut, survei hidrologi diperlukan untuk...

a)

Mengukur elevasi tanah yang datar

b)

Menentukan harga material pengganti

c)

Mendesain dimensi jembatan sesuai kondisi sungai

d)

Menentukan arah garis marka jembatan

e)

Menghitung volume pekerjaan perkerasan jalan

26.

Geoteknik merupakan bagian penting dalam survei awal konstruksi jalan dan jembatan karena menyangkut kondisi tanah dasar yang akan menahan beban lalu lintas dan struktur jalan. Pengujian geoteknik seperti SPT, CPT, atau uji laboratorium sampel tanah diperlukan untuk mengetahui daya dukung tanah. Data ini digunakan untuk merencanakan stabilisasi tanah apabila diperlukan. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan utama survei geoteknik adalah...

a)

Mengukur sudut kemiringan jalan

b)

Menentukan nilai kepadatan perkerasan

c)

Memperhitungkan volume timbunan

d)

Menentukan kemampuan tanah menopang beban

e)

Mempercepat proses konstruksi drainase

27.

Dalam proses leveling tertutup, hasil akhir elevasi titik terakhir harus sama dengan elevasi referensi awal setelah ditambah koreksi error. Jika terdapat selisih, maka kesalahan tersebut harus dibagi dan disesuaikan berdasarkan metode distribusi kesalahan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keakuratan data dan memastikan seluruh titik elevasi valid. Berdasarkan uraian tersebut, leveling tertutup bertujuan untuk...

a)

Memastikan ketelitian hasil elevasi dengan kontrol kesalahan

b)

Menghilangkan kebutuhan bench mark

c)

Menggantikan pengukuran poligon

d)

Menghasilkan data tanpa koreksi

e)

Menentukan radius tikungan jalan

28.

Dalam perencanaan trase jalan, analisis topografi digunakan untuk menentukan apakah jalur lurus atau berbelok lebih efisien berdasarkan kontur dan kondisi alam sekitar. Semakin curam topografi, semakin besar kebutuhan pekerjaan galian dan timbunan sehingga biaya meningkat. Oleh karena itu, survei topografi berperan penting dalam menentukan alternatif trase terbaik. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan survei topografi adalah...

a)

Mengukur volume beton

b)

Menghitung panjang marka jalan

c)

Menentukan jenis kendaraan lewat

d)

Menyediakan informasi kontur untuk desain trase

e)

Mengatur lalu lintas selama konstruksi

29.

Survei lalu lintas dilakukan untuk mengetahui jumlah kendaraan yang melewati suatu ruas jalan, jenis kendaraan, serta beban yang akan diterima oleh perkerasan. Data ini kemudian digunakan dalam perencanaan tebal perkerasan agar mampu menahan beban kendaraan selama umur layanan jalan. Berdasarkan uraian tersebut, hubungan survei lalu lintas dengan rancangan perkerasan adalah...

a)

Tidak diperlukan karena perkerasan sama untuk semua jalan

b)

Hanya memengaruhi panjang jalan

c)

Menentukan tebal perkerasan sesuai beban kendaraan

d)

Menghilangkan kebutuhan survei geoteknik

e)

Hanya digunakan pada jembatan beton saja

30.

Seluruh data survei yang diperoleh di lapangan harus dicatat dalam buku kerja surveyor dan disimpan sebagai data valid agar dapat digunakan pada tahap perencanaan dan pengawasan proyek. Data ini menjadi dasar teknis yang digunakan insinyur perencana dalam menggambar desain, menghitung volume pekerjaan, dan menyusun anggaran biaya konstruksi. Berdasarkan uraian tersebut, fungsi utama dokumentasi hasil survei adalah...

a)

Menentukan warna marka jalan

b)

Menjadi acuan dalam perencanaan teknis konstruksi

c)

Digunakan untuk publikasi ilmiah saja

d)

Menggantikan dokumen kontrak proyek

e)

Menentukan jumlah pekerja di lapangan