wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hilary Clinton

Total questions: 50

Worksheet time: 46mins

Name
Class
Date
1.

Seorang guru mendapati sebagian besar siswanya menunjukkan kesulitan dalam menerapkan konsep yang diajarkan, meskipun nilai tes pengetahuan mereka cukup baik. Pendekatan perencanaan pembelajaran manakah yang paling tepat diubah oleh guru tersebut untuk mengatasi masalah ini?

a)

Mengganti metode ceramah dengan diskusi kelompok secara masif.

b)

Merevisi tujuan pembelajaran agar lebih fokus pada indikator keterampilan dan HOTS.

c)

Menambahkan materi pengayaan yang lebih kompleks di akhir bab.

d)

Mengubah urutan penyampaian materi dari yang mudah ke yang sulit.

2.

Dalam sebuah pertemuan MGMP, muncul perdebatan mengenai penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). Salah satu guru berpendapat bahwa PjBL tidak relevan di kelas yang memiliki alokasi waktu mata pelajaran yang terbatas. Sebagai fasilitator, respon pedagogis manakah yang paling efektif untuk mengatasi keraguan tersebut?

a)

Menyarankan guru yang keberatan untuk fokus pada metode ceramah.

b)

Memberikan contoh proyek yang sangat sederhana dan memakan waktu singkat.

c)

Merancang "mini-proyek" yang durasinya singkat.

d)

Meminta guru lain yang berhasil menerapkan PjBL untuk memamerkan hasilnya.

3.

Di tengah proses pembelajaran, seorang siswa menunjukkan pemahaman yang jauh melampaui teman-temannya dan sering menyelesaikan tugas lebih cepat. Tindakan pedagogis yang paling tepat diambil guru saat itu juga adalah...

a)

Memberinya tugas administrasi ringan, seperti merapikan buku.

b)

Memberikan tugas pengayaan yang lebih menantang.

c)

Menurunkan level kesulitan tugas kelas agar semua siswa dapat sejalan.

d)

Memindahkannya ke kelas dengan level yang lebih tinggi pada pertemuan berikutnya.

4.

Guru menemukan bahwa dalam sesi diskusi hanya 20% siswa yang aktif berpendapat, sisanya cenderung pasif atau hanya mencatat. Untuk meningkatkan partisipasi aktif seluruh siswa pada pertemuan berikutnya, guru sebaiknya...

a)

Hanya mengajukan pertanyaan kepada siswa yang tidak aktif.

b)

Menerapkan teknik Think-Pair-Share atau Round Robin.

c)

Mengurangi waktu diskusi dan memperbanyak kuis individu.

d)

Mengatur kembali tempat duduk siswa secara acak di kelas.

5.

Di kelas yang heterogen, guru menyadari ada lima siswa yang selalu kesulitan fokus karena mudah terdist r aksi oleh suara atau gerakan di sekitar mereka. Langkah pengelolaan kelas yang paling strategis untuk meminimalkan distraksi bagi siswa-siswa tersebut adalah...

a)

Mengubah metode pembelajaran menjadi lebih dinamis dan berpindah-pindah.

b)

Memindahkan mereka di meja terdepan, jauh dari teman-teman yang lain.

c)

Menyediakan "zona fokus" di bagian kelas yang tenang.

d)

Menugaskan mereka untuk selalu duduk di dekat siswa yang paling disiplin.

6.

Seorang guru menyusun laporan hasil belajar untuk orang tua. Di dalamnya, ia mencantumkan bahwa "Ananda sering tidak fokus di kelas" dan "Nilai rata-rata kurang memuaskan". Pernyataan tersebut melanggar prinsip pedagogis mendasar dalam komunikasi hasil belajar, yaitu...

a)

Prinsip Positif dan Konstruktif: Fokus pada kekuatan dan langkah perbaikan, bukan labeling negatif.

b)

Prinsip Objektivitas: Menyampaikan data apa adanya.

c)

Prinsip Transparansi: Membuka semua informasi kepada orang tua.

d)

Prinsip Akuntabilitas: Guru bertanggung jawab atas kemajuan siswa.

7.

Setelah mengajar satu semester, guru melakukan refleksi diri dan menyadari bahwa ia cenderung mendominasi pembicaraan di kelas, sehingga kesempatan siswa untuk berpendapat menjadi sangat minim. Tindakan perbaikan pedagogis yang paling realistis untuk dilakukan pada semester berikutnya adalah...

a)

Membuat resolusi untuk berbicara lebih pelan saat mengajar.

b)

Menerapkan waktu hening wajib (wait time) setelah mengajukan pertanyaan dan mengurangi porsi ceramah hingga 50%.

c)

Mengganti semua materi ajar dengan video dan media interaktif.

d)

Meminta kepala sekolah untuk mengobservasi dan menegurnya saat ia terlalu banyak berbicara.

8.

Berdasarkan Teori Konstruktivisme Sosial Vygotsky, guru harus merancang pembelajaran yang berada pada Zona Perkembangan Proksimal (ZPD). Penerapan prinsip ini secara praktis di kelas adalah...

a)

Memberikan tugas yang dapat diselesaikan siswa secara mandiri tanpa bantuan.

b)

Mengatur kegiatan scaffolding melalui interaksi dengan guru atau teman sebaya yang lebih mampu.

c)

Menyediakan hadiah bagi siswa yang paling cepat memahami materi.

d)

Memastikan semua siswa mencapai level kemampuan yang sama sebelum pindah ke materi baru.

9.

Di era digital, guru Bahasa Indonesia meminta siswa untuk membuat video ulasan kritis terhadap sebuah karya sastra, alih-alih membuat esai tertulis. Tindakan ini merupakan implementasi pedagogis yang paling tepat dari prinsip...

a)

Mempromosikan video di media sosial.

b)

Mempermudah pekerjaan guru.

c)

Mengakomodasi kebutuhan ekspresi siswa di abad ke-21 melalui medium yang relevan.

d)

Prinsip Discovery Learning.

10.

Guru menemukan adanya tindakan perundungan (bullying) di media sosial yang dilakukan oleh sekelompok siswa di kelasnya. Respon pedagogis yang paling tepat dan beretika oleh guru adalah...

a)

Menghukum semua siswa yang terlibat dengan nilai nol di semua mata pelajaran.

b)

Melakukan intervensi yang fokus pada edukasi digital citizenship dan mediasi konflik, sambil bekerja sama dengan orang tua dan konselor.

c)

Mengunggah screenshot perundungan tersebut ke grup orang tua sebagai peringatan.

d)

Meminta siswa tersebut untuk meminta maaf secara tertulis di depan kelas.

11.

Kelas Guru A selalu hening, tertib, dan nilai ujiannya tinggi. Namun, ketika diminta bekerja kelompok tanpa pengawasan ketat, siswa cenderung bingung dan saling menyalahkan. Hal ini mengindikasikan bahwa pembelajaran Guru A berpotensi gagal dalam mengembangkan aspek...

a)

Kemandirian, Kolaborasi, dan Keterampilan Regulasi Diri.

b)

Kecerdasan linguistik.

c)

Kemampuan menghafal.

d)

Keterampilan motorik halus.

12.

Guru mengeluhkan adanya kesenjangan digital (digital divide) di kelasnya, di mana sebagian kecil siswa tidak memiliki akses internet atau perangkat yang memadai untuk tugas daring. Tindakan pedagogis guru yang paling etis dan inklusif adalah...

a)

Memberikan sanksi bagi siswa yang tidak mengumpulkan tugas daring.

b)

Mengganti semua tugas daring dengan tugas manual tanpa memedulikan yang sudah memiliki perangkat.

c)

Mengajarkan materi yang tidak memerlukan internet.

d)

Menyediakan opsi alternatif penyelesaian tugas dan memastikan perangkat di sekolah tersedia.

13.

Untuk mempromosikan pemikiran divergen (kemampuan menghasilkan banyak ide), seorang guru memberikan pertanyaan esensial seperti: "Menurutmu, apa saja semua kemungkinan cara kita bisa mengatasi banjir di Jakarta selain meninggikan tanggul?" Jenis pertanyaan ini paling cocok untuk dinilai menggunakan rubrik yang fokus pada dimensi...

a)

Keakuratan data dan sumber yang digunakan.

b)

Tata bahasa dan kerapian penulisan.

c)

Kesesuaian dengan jawaban kunci yang sudah ditetapkan.

d)

Kelancaran ide, variasi ide dan keunikan ide.

14.

Ketika guru Bahasa Inggris mengajar tenses, ia meminta siswa untuk menulis caption media sosial untuk berbagai situasi (liburan masa lalu, rencana masa depan, dan rutinitas). Ini adalah penerapan pedagogis dari prinsip...

a)

Pembelajaran kontekstual.

b)

Drill and Practice yang menyenangkan.

c)

Menggunakan media sosial sebagai alat utama pembelajaran.

d)

Pembelajaran berbasis proyek yang kompleks.

15.

Di kelas terdapat siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Untuk mengajarkan materi Jenis-Jenis Energi, guru merancang diferensiasi proses. Hal yang harus disiapkan oleh guru adalah...

a)

Semua siswa menonton video dan membuat rangkuman.

b)

Menyediakan tiga jalur aktivitas.

c)

Menyiapkan 30 soal ujian yang berbeda-beda.

d)

Mengajarkan materi secara terpisah di kelas yang berbeda.

16.

Guru menyadari bahwa ada kelompok siswa yang selalu membuat kesalahan yang sama pada perhitungan matematis tertentu. Sebelum memberikan perbaikan, guru melakukan analisis mendalam terhadap kesalahan tersebut. Analisis ini merupakan langkah awal yang krusial dalam siklus pedagogis, yang disebut...

a)

Asesmen sumatif.

b)

Asesmen Diagnostik.

c)

Pengayaan.

d)

Pembelajaran berbasis proyek.

17.

Pemberian pembelajaran remedi yang efektif untuk sekelompok siswa yang belum mencapai KKM pada KD tertentu seharusnya...

a)

Mengulang metode dan soal yang sama dengan harapan siswa bisa lebih fokus.

b)

Memberikan tugas tambahan berupa rangkuman buku.

c)

Meminta mereka untuk belajar secara mandiri di rumah.

d)

Lebih fokus pada area kesulitan spesifik yang teridentifikasi dari asesmen diagnostik.

18.

Prinsip pedagogis yang menyatakan bahwa "Pengetahuan adalah produk dari interaksi sosial dan budaya" paling erat kaitannya dengan pandangan...

a)

Behaviorisme.

b)

Konstruktivisme Sosial.

c)

Kognitivisme.

d)

Nativisme.

19.

Guru mendapati bahwa salah satu siswanya mengalami tekanan mental atau stres tinggi karena tuntutan akademik yang terlalu berat dari orang tua. Respon pedagogis yang paling etis dan holistik oleh guru adalah...

a)

Menghubungi orang tua dan meminta mereka mengurangi tekanan.

b)

Memberi siswa tersebut cuti sekolah selama satu bulan penuh.

c)

Mengabaikan masalah tersebut karena itu masalah keluarga.

d)

Berkoordinasi dengan Guru BK dan orang tua untuk menyusun rencana dukungan emosional dan penyesuaian beban belajar yang realistis.

20.

Siklus Refleksi Pedagogis yang baik harus selalu berujung pada...

a)

Membuat jurnal harian tentang tingkah laku siswa.

b)

Menyusun laporan formal untuk kepala sekolah.

c)

Mengganti semua buku pelajaran di kelas.

d)

Perencanaan ulang pada pembelajaran berikutnya.

21.

Perubahan regulasi tentang kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah tahun 2024 menjadi 2025 diatur dalam...

a)

Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025

b)

Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025

c)

Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2025

d)

Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025

22.

Empat komponen utama kerangka kerja pembelajaran mendalam terdiri atas dimensi profil lulusan, prinsip pembelajaran, pengalaman belajar, dan...

a)

Kemitraan Pembelajaran

b)

Kerangka Pembelajaran

c)

Lingkungan Pembelajaran

d)

Praktik Pembelajaran

23.

Guru menjelaskan tujuan pembelajaran di awal agar murid...

a)

Memahami arah proses belajar

b)

Menjalankan kegiatan tanpa rencana

c)

Menghafal seluruh materi pelajaran

d)

Tidak mengajukan pertanyaan lagi

24.

Pembelajaran menjadi bermakna ketika murid...

a)

Menghafal konsep tanpa memahami

b)

Menyelesaikan tugas tanpa konteks

c)

Menerapkan konsep pada situasi nyata

d)

Mengulang materi dari buku saja

25.

Asesmen formatif digunakan untuk...

a)

Menghakimi kesalahan peserta didik

b)

Menentukan nilai akhir pembelajaran

c)

Memberikan umpan balik berkelanjutan

d)

Menetapkan kelulusan peserta didik

26.

Pembelajaran berkesadaran mendorong murid untuk...

a)

Mengikuti kegiatan tanpa berpikir

b)

Mengabaikan kesalahan yang terjadi

c)

Meregulasi dan mengelola belajarnya

d)

Menyetujui semua pendapat teman

27.

Penggunaan media digital bertujuan untuk...

a)

Mengurangi kualitas interaksi kelas

b)

Memperbanyak tugas yang harus dibuat

c)

Menggantikan sepenuhnya peran guru

d)

Membuat pembelajaran lebih interaktif

28.

Prinsip perencanaan kokurikuler adalah...

a)

Menyesuaikan kebutuhan serta konteks murid

b)

Menyamakan seluruh kegiatan pada tiap kelas

c)

Mengutamakan hafalan sebagai fokus utama

d)

Menghindari hubungan dengan pembelajaran

29.

Kegiatan kokurikuler efektif ketika...

a)

Dipusatkan pada ceramah sepanjang waktu

b)

Mengulang penjelasan guru tanpa praktik

c)

Memberi murid pengalaman belajar langsung

d)

Tidak perlu dilakukan refleksi bersama

30.

Kegiatan kokurikuler dianggap kurang bermakna jika...

a)

Melibatkan pengalaman nyata

b)

Hanya berfokus pada ceramah dan catatan

c)

Memberi kesempatan eksplorasi

d)

Mengembangkan keterampilan kolaborasi

31.

Penilaian dalam kokurikuler berfungsi untuk...

a)

Menentukan peringkat kelas peserta didik

b)

Memberikan umpan balik perkembangan

c)

Mencari peserta didik yang paling lemah

d)

Menetapkan nilai hukuman tertentu

32.

Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) dikembangkan untuk...

a)

Menyamakan seluruh proses belajar sekolah

b)

Menambah dokumen administratif sekolah

c)

Menyesuaikan kurikulum dengan konteks sekolah

d)

Menggantikan peran guru dalam pembelajaran

33.

Analisis konteks dalam Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) bertujuan untuk...

a)

Mengurutkan mata pelajaran berdasarkan nilai

b)

Menentukan tantangan dan kekuatan sekolah

c)

Menetapkan aturan kedisiplinan murid

d)

Mengetahui jumlah guru dan staf sekolah

34.

Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) mendorong pembelajaran yang...

a)

Kaku dan tidak dapat disesuaikan

b)

Sama untuk semua satuan pendidikan

c)

Fleksibel sesuai kebutuhan peserta didik

d)

Berbasis hafalan dari berbagai materi

35.

Evaluasi pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) dilakukan untuk...

a)

Menambah beban administrasi sekolah

b)

Membandingkan hasil antar satuan pendidikan

c)

Mengidentifikasi keberhasilan dan perbaikan

d)

Menghapus program yang telah berjalan

36.

Guru ingin meningkatkan literasi digital murid. Langkah pertama yang paling tepat adalah ...

a)

Melatih penggunaan media sosial

b)

Menyusun panduan etika digital

c)

Mengajarkan pemrograman komputer

d)

Menyediakan perangkat elektronik

37.

Ketua Umum PB PGRI masa bhakti 2024-2029 dalam Kongres XXIII PGRI, Sabtu 2 Maret 2024, guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) adalah

a)

Dr Unifah Rosyadi MPd

b)

Profesor Dr Unifah Rosyidi, MPd

c)

Profesor Dr Unifah Roscidi MPd

d)

Profesor Dr Unifeh Rosyidi MPd

38.

Ketika guru menggunakan Canva untuk membuat media ajar, keterampilan abad 21 yang paling diasah adalah ...

a)

Komunikasi

b)

Kolaborasi

c)

Kreativitas

d)

Literasi data

39.

Manakah berikut yang merupakan contoh penerapan higher order thinking dalam pembelajaran?

a)

Menghafal rumus matematika

b)

Mengurutkan peristiwa sejarah

c)

Membandingkan dua teori ekonomi

d)

Menyalin teks dari papan tulis

40.
  1. Kolaborasi orang tua dan sekolah dalam program makanan bergizi dapat dilakukan dengan…

a)

Orang tua tidak perlu menyediakan sarapan lagi

b)

Membiarkan siswa memilih makanan apa pun

c)

Orang tua mendukung edukasi gizi di rumah dan sekolah mengawasi konsumsi di sekolah

d)

Menyerahkan sepenuhnya urusan gizi kepada pemerintah

41.

Di era Artificial Intelligence (AI), tantangan etika terbesar bagi pendidik adalah ...

a)

Melatih siswa membuat robot

b)

Menjaga orisinalitas karya siswa

c)

Mengurangi jam tatap muka

d)

Menghapus pekerjaan administratif

42.
  1. Contoh penggunaan AI yang etis adalah…

a)

A. Menggunakan AI untuk menyontek ujian

b)

B. Mengutip hasil AI tanpa menyebut sumber

c)

C. Menggunakan AI untuk belajar konsep baru dan memberi kredit sumbernya

d)

D. Memberikan tugas kepada AI tanpa membaca hasilnya

43.
  1. Berikut ini yang termasuk makanan tidak bergizi adalah…

a)

A. Buah-buahan

b)


B. Nasi dan lauk pauk

c)


C. Sayur mayur

d)


D. Makanan tinggi gula dan pewarna

44.

Beliau adalah Ketua PGRI Kabupaten Landak masa jabatan 2025-2030, yaitu ....

a)

Dian Kristian, S.Pd. M.Pd.

b)

Aspansius, S.Pd.

c)

Elia, M.Pd.

d)

Datinus, S.Pd., M.Pd.

45.

Beliau adalah menteri pendidikan dasar dan menengah sekarang, yang memiliki nama lengkap ....

a)

Nadiem Makarim

b)

Abdul Mu'ti

c)


Satryo Brodjonegoro

d)

Fadli Zon

46.

Mengapa pakaian adat di Indonesia berbeda-beda?

a)

A. Karena setiap daerah menerima bahan dari pemerintah pusat

b)

B. Karena setiap daerah mempunyai budaya, lingkungan, dan sejarah yang berbeda

c)

C. Karena masyarakat suka berkompetisi

d)

D. Karena pakaian adat ditentukan oleh cuaca saja

47.

Dalam konteks etika profesi, guru wajib menjaga prinsip "non-diskriminatif" yang berarti ...

a)

Menilai semua siswa sama rata

b)

Tidak membedakan siswa atas dasar apapun

c)

Tidak memberi nilai rendah

d)

Mengajarkan kesetaraan gender

48.

Kegiatan literasi numerasi bertujuan untuk ...

a)

Menghafal rumus matematika

b)

Mengaplikasikan angka dalam kehidupan sehari-hari

c)

Mengetahui definisi bilangan

d)

Menghafal tabel perkalian

49.

Jika guru ingin melatih empati siswa terhadap lingkungan, metode paling tepat adalah ...

a)

Ceramah tentang ekologi

b)

Diskusi kelompok tentang hewan langka

c)

Proyek aksi nyata menjaga kebersihan sekolah

d)

Ujian tertulis tentang perubahan iklim

50.

Negara yang pertama kali memperkenalkan konsep flipped classroom adalah ...

a)

Jepang

b)

Amerika Serikat

c)

Finlandia

d)

Korea Selatan