WorksheetsPERSIAPAN K3
Total questions: 5
Worksheet time: 3mins
Langkah pertama dan paling mendasar dalam menyusun prosedur K3 yang efektif adalah...
Membeli semua Alat Pelindung Diri (APD) yang paling mahal.
Melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko di tempat kerja.
Menghukum karyawan yang melanggar peraturan keselamatan.
Menempel poster keselamatan di seluruh area kerja.
Menyalin prosedur K3 dari perusahaan lain.
Prinsip hierarki pengendalian risiko dalam K3 menempatkan metode pengendalian mana yang PALING efektif?
Administratif (misalnya: prosedur kerja, pelatihan).
Alat Pelindung Diri (APD).
Pengendalian teknis/rekayasa (misalnya: isolasi mesin, ventilasi).
Eliminasi (menghilangkan bahaya sama sekali).
Subtitusi (mengganti dengan bahan/proses yang kurang berbahaya).
Tujuan utama dari dilakukannya simulasi atau darilat evakuasi kebakaran secara berkala adalah...
Mengurangi premi asuransi kebakaran perusahaan.
Memastikan semua karyawan hafal dengan rute evakuasi dan tahu apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.
Memenuhi persyaratan administrasi dari pemadam kebakaran.
Menguji ketahanan fisik karyawan.
Menjadi bahan untuk konten media sosial perusahaan.
Dalam prosedur K3, apa yang dimaksud dengan "insiden hampir celaka" (near miss)?
Kecelakaan kerja yang mengakibatkan cacat permanen.
Kejadian di mana kecelakaan nyaris terjadi tetapi dapat dihindari, tanpa cedera.
Kecelakaan kecil yang hanya membutuhkan P3K.
Laporan kecelakaan yang dibesar-besarkan.
Kejadian di luar tempat kerja yang melibatkan karyawan.
Mengapa pelaporan "insiden hampir celaka" (near miss) justru sangat penting untuk dianalisis?
Karena pelaporannya paling mudah dan tidak berbelit.
Untuk mencari kambing hitam yang menyebabkan kejadian tersebut
Karena itu adalah kesempatan untuk memperbaiki sistem K3 sebelum kecelakaan yang sesungguhnya terjadi.
Agar perusahaan bisa menuntut karyawan yang lalai.
Hanya untuk memenuhi kuota laporan bulanan.
