NEW
Font size
WorksheetsPSAS 2025 - Dasar Listrik dan Elektronika -10
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Komponen elektronik pasif yang berfungsi untuk menghambat dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian adalah...
Kapasitor
Induktor
Resistor
Dioda
Transistor
Satuan SI yang digunakan untuk mengukur resistansi listrik adalah...
Farad
Henry
Volt
Ampere
Ohm
Resistor yang nilainya dapat diubah dengan memutar atau menggeser disebut...
Resistor tetap
Resistor film
Potensiometer
Resistor Tergantung Cahaya (LDR)
Termistor
Resistor dengan pita warna merah, merah, merah, emas memiliki nilai resistansi...
2.2 Ω dengan toleransi 5%
22 Ω dengan toleransi 5%
2.2 kΩ dengan toleransi 5%
22 kΩ dengan toleransi 10%
220 kΩ dengan toleransi 5%
Penggunaan utama resistor dalam rangkaian elektronik, selain membatasi arus, adalah...
Menyimpan muatan listrik
Mengubah AC menjadi DC
Membagi tegangan (pembagi tegangan)
Memproduksi medan magnet
Memperkuat sinyal
Komponen elektronik pasif yang menyimpan energi sebagai muatan elektrostatik adalah...
Resistor
Induktor
Kapasitor
Diode
Varistor
Satuan SI yang digunakan untuk mengukur kapasitansi adalah...
Ohm
Henry
Volt
Ampere
Farad
Kapasitor dengan pelat positif dan negatif, yang umum digunakan dalam rangkaian DC, adalah...
Kapasitor Mica
Kapasitor Keramik
Kapasitor Elektrolit (Elco)
Kapasitor Poliester
Kapasitor Variabel
Dalam rangkaian filter daya, fungsi utama dari sebuah kapasitor adalah...
Mengurangi riak DC
Mengubah AC menjadi DC
Merubah tegangan DC
Mengurangi arus beban
Memproduksi frekuensi
Tiga kapasitor dalam seri memiliki nilai C1=10μF , C2=20μF , dan C3=30μF . Kapasitansi total Ctotal adalah...
60μF
11μF
≈5.45μF (dari 1/Ct=1/10+1/20+1/30 )
1.83μF
1.67μF
Komponen semikonduktor yang berfungsi sebagai penyearah (mengizinkan arus hanya dalam satu arah) adalah...
Resistor
Kapasitor
Induktor
Dioda
Transistor
Terminal positif dari sebuah dioda, tempat arus masuk, disebut...
Anoda
Basis
Kolektor
Emitor
Diode yang dirancang untuk mempertahankan tegangan yang stabil sebagai regulator saat terbalik adalah...
LED (Diode Pemancar Cahaya)
Diode Jembatan
Diode Schottky
Diode Zener
Diode Penyearah
Ketika sebuah dioda diberi bias maju, hasilnya adalah...
Arus mengalir
Dioda terbakar
Tegangan keruntuhan tercapai
Arus dapat mengalir ke belakang
Dioda bertindak sebagai isolator
Rectifier yang mengubah seluruh siklus AC menjadi DC (siklus penuh) adalah...
Rectifier gelombang penuh
Rectifier gelombang setengah
Sirkuit clipper
Sirkuit clamper
Sirkuit pengali
Komponen pasif yang menyimpan energi dalam bentuk medan magnet (induksi) adalah...
Resistor
Kapasitor
Induktor
Diode
Varistor
Induktor sering juga disebut...
Kapasitor
Resistor
Koil atau lilitan
Transformator
Generator
Satuan SI yang digunakan untuk mengukur induktansi adalah...
Farad
Ohm
Volt
Ampere
Henry
Dalam rangkaian AC, induktor memiliki sifat...
Menyalurkan DC dan memblokir AC
Menahan perubahan arus (menghalangi AC)
Melalui semua jenis arus tanpa hambatan
Menyimpan muatan listrik
Mengubah arus
Penggunaan utama induktor dalam elektronik adalah...
Pembatas arus DC
Komponen LPF (Low-pass filter) dan HPF (High-pass filter)
Regulator tegangan DC
Pembagi tegangan
Komponen penyearah
Perangkat pelindung yang memutuskan sirkuit ketika terjadi kelebihan beban dan/atau hubung singkat adalah...
Relay
Kontaktor
Saklar
MCB (Miniature Circuit Breaker)
Termistor
MCB memberikan perlindungan terhadap kelebihan beban menggunakan mekanisme...
Elektromagnetik
Bimetal
Dioda Zener
Kapasitor
Varistor
Perangkat yang melindungi orang dari kejutan listrik akibat kebocoran ke tanah (ground fault) adalah...
MCB
Fuse
MCCB
RCCB/ELCB/GFCI (perangkat arus residu)
Stabilisator
Overload current is characterized by...
Kontak langsung antara fase dan netral
Arus bocor ke tanah
Arus melebihi ampacity kabel untuk waktu yang lama
Terjadi lonjakan (overvoltage transien)
Penurunan tegangan mendadak
Sebuah sekering mengandung elemen yang meleleh atau putus ketika arus melebihi batas yang ditetapkan. Elemen tersebut terbuat dari...
Keramik
Baja
Tembaga
Sebuah logam dengan titik lebur rendah (misalnya, timah)
Getah
Fungsi utama dari konduktor tanah (pembumian) dalam instalasi listrik adalah...
Mengurangi kejutan listrik
Memberikan jalur untuk arus bocor ke tanah
Menstabilkan tegangan
Meningkatkan efisiensi komponen
Meningkatkan estetika instalasi
Selama hubungan pendek, arus akan...
Tetap stabil
Menurun drastis
Meningkat tajam dan tiba-tiba
Menjadi DC
Berhenti sepenuhnya
Dalam instalasi rumah tangga satu fase, MCB satu fase dipasang pada...
Hanya netral
Hanya tanah (ground)
Hanya fase
Keduanya fase dan netral bersama-sama
Semua konduktor
Tujuan utama dari Standar Nasional Indonesia (SNI) yang terkait dengan instalasi listrik adalah...
Menjadikan instalasi lebih mahal
Menyederhanakan instalasi
Menjamin keselamatan dan keamanan pengguna
Mengurangi penggunaan kabel
Meningkatkan estetika
Komponen yang digunakan untuk melindungi peralatan elektronik sensitif dari lonjakan/transien adalah...
Termistor NTC
Resistor
Fusible
Varistor (MOV)
LDR
Kuantitas fisik yang mengukur jumlah elektron bebas yang mengalir melalui konduktor per unit waktu disebut...
Tegangan
Resistansi
Daya
Energi
Arus listrik
Hukum yang menyatakan hubungan antara tegangan (V), arus (I), dan resistansi (R) adalah...
Hukum Arus Kirchhoff (KCL)
Hukum Tegangan Kirchhoff (KVL)
Hukum Coulomb
Hukum Joule
Hukum Ohm
Menurut hukum Ohm, jika tegangan meningkat sementara resistansi tetap konstan, arus listrik akan...
Menurun
Tetap konstan
Berubah menjadi DC
Meningkat
Menjadi nol
Dalam rangkaian seri, besaran listrik yang memiliki nilai yang sama di setiap komponen adalah
Tegangan
Resistansi
Arus listrik
Daya
Energi
Dalam rangkaian paralel, besaran listrik yang memiliki nilai yang sama di setiap cabang adalah
Arus listrik
Resistansi
Voltase
Daya
Muatan
Muatan listrik bergerak dari potensial yang
Negatif ke potensial negatif
Negatif ke potensial positif
Tinggi (positif) ke rendah (negatif) potensial
Rendah (negatif) ke tinggi (positif) potensial
Nol ke potensial tinggi
Material yang memiliki sedikit elektron bebas sehingga sulit untuk menghantarkan listrik disebut
Konduktor
Semikonduktor
Elektrolit
Isolator
Superkonduktor
Seorang konduktor ideal memiliki nilai resistansi yang
Sangat tinggi
Nol
Satu ohm
Terhadap panjang
Terhadap suhu
Diberikan tegangan V adalah 12 volt dan resistansi R adalah 4 ohm, besar arus listrik I yang mengalir adalah
48 ampere
16 ampere
8 ampere
3 ampere
0.33 ampere
Sinyal listrik yang memiliki arah dan magnitudo yang berubah secara periodik (seperti daya utilitas) disebut
Arus searah (DC)
Arus bolak-balik (AC)
Arus transien
Arus riak
Arus statis
Energi listrik diukur dalam Sistem Internasional (SI) dalam satuan
Volt
Ampere
Watt
Joule
Watt-jam
Daya listrik P dihitung dengan produk dari
Muatan dan waktu (Q×t)
Voltase dan arus (V×I)
Resistansi dan arus (R×I)
Energi dan waktu (W×t)
Muatan dan voltase (Q×V)
Unit energi yang umum digunakan pada meter listrik rumah tangga adalah
Joule
Watt
Ampere
Volt
Kilowatt-jam (kWh)
Sebuah lampu ditentukan sebagai 60 watt/220 volt. Jika lampu dinyalakan selama 5 jam, energi listrik yang digunakan adalah
300 joule
300 watt-jam
0.3 kWh
30 kWh
3000 Wh
Konversi energi listrik menjadi energi panas (thermal) adalah prinsip kerja dari perangkat berikut, kecuali
Rice cooker
Setrika listrik
Dispenser pemanas air
Kipas angin listrik
Oven listrik
Rumus yang benar untuk menghitung energi listrik W yang diserap oleh suatu komponen selama waktu t adalah
W=P/t
W=V/I
W=P×t
W=I2/R
W=RV2
Faktor yang paling menentukan biaya listrik yang harus dibayar konsumen adalah
Daya terpasang
Magnitudo tegangan jaringan
Energi listrik (kWh) yang digunakan
Jumlah perangkat elektronik
Resistansi kabel
Sebuah pembangkit listrik yang mengubah energi kinetik air menjadi energi listrik adalah
Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)
Pembangkit listrik tenaga gas (PLTG)
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
Pembangkit listrik tenaga air (PLTA)
Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)
Efek yang muncul akibat aliran energi listrik melalui konduktor resistif (dikenal sebagai panas) disebut
Efek Doppler
Efek Faraday
Efek Termoelektrik
Efek Joule
Efek sinar-X
Jika sebuah perangkat memiliki daya P dan disuplai arus I, maka tegangan V di seluruh perangkat adalah
V=P×I
V=P/I
V=I/P
V=I2×R
V=W/t
